Selasa, 18 Maret 2014

KECERDASAN, MAKANAN, DAN KEBIASAAN

Kecerdasan bukan hanya soal fikiran. Juga tentang otak, otak secara fisik. Sebagaimana organ tubuh yang lain, otak juga tunduk pada hukum yang mengatur seluruh organ tubuh. Artinya secara biologis, kimiawi, dan fisika, otak terikat pada sejumlah ketentuan yang harus sangat diperhatikan agar dapat berfungsi dengan baik.

Charles Krebs dalam Nutrisi Tepat Otak Optimal (2010) dan Kenneth Giuffre & Theresa Foy DiGeronimo dalam Memacu Kesehatan Otak (2009) secara sangat panjang lebar menguraikan sisi biologis otak dan karakteristiknya sebagai sebuah organ. Juga dijelaskan berbagai makanan dan kebiasaan yang bisa membantu perkembangan otak, serta yang dapat merusaknya.

Otak merupakan sistem yang bersifat integratif. Artinya meski otak memiliki triliunan sinapsis, dan bisa dikategorisasikan dengan banyak cara seperti belahan kiri dan kanan, atau kuadran otak yang membagi otak menjadi kanan atas dan bawah, serta kiri atas dan bawah, dan setiap lobus atau lokasi memiliki fungsi spesifik. Namun, otak bekerja secara holistik-simultan. Bekerja sebagai sebuah sistem yang utuh, beragam lobus itu saling memberikan kontribusi. Tentu saja ada bagian atau yang lobus yang lebih dominan sesuai fungsinya. Beginilah sifat alamiah otak.

Pastilah ada konsekuensi dari sifat alamiah otak itu. Bila ada bagian dari otak yang mengalami gangguan, seberapa kecil pun, akan membawa akibat pada keseluruhan otak. Oleh karena otak adalah pusat kesadaran dan kendali, pastilah gangguan pada otak membawa akibat pada tubuh secara keseluruhan, bahkan pada dimensi psikologis kita. Pada tingkat tertentu malah pada keseluruhan kemanusiaan kita.

Sebagai organ fisik, otak dipengaruhi oleh banyak hal seperti makanan,  minuman, dan kebisaan. Otak dapat berfungsi dengan normal jika mendapatkan asupan nutrisi yang tepat. Sebagai contoh, kita semua pasti pernah merasakan bagaimana rasanya jika sedang lapar. Apakah masih bisa menggunakan otak dengan baik? Atau jika sedang sangat kekenyangan.

Orang yang mabuk, karena alkohol atau mabuk perjalanan, juga susah untuk menggunakan otaknya. Biasanya tidak bisa fokus. Meski otak membutuhkan nutrisi yang beragam sebagai bahan bakar untuk dapat berfungsi. Jangan dikira otak bisa bekerja dengan baik, bila jumlah nutrisi berlebihan. Seperti contoh, otak membutuhkan  glukosa dan asam lemak, terutama omega-3 untuk bisa berfungsi normal. Namun, jangan juga sampai berlebih, karena justru akan menjadi penghambat bagi normalitas otak.

Shigeo Haruyama dalam The Miracle of Endorphin (2011) menegaskan kita harus memiliki pengetahuan tentang nutrisi dan sungguh-sungguh mengontrol pola makanan yang seimbang. Untuk menjaga kesehatan otak makanan harus mengadung sedikit lemak dan sedikit kalori, sekaligus cukup protein berkualitas tinggi. Celakanya, makanan lezat itu didapat dari makanan yang mengandung lemak tinggi. Lemak jenuh pula. Bila makanan tidak dikontrol memang sangat berbahaya bagi otak. Jadi makanan itu harus pas dan seimbang. Jangan berlebihan atau kekurangan.

Bahaya bisa muncul, terutama bagi anak yang sedang tumbuh bila mengalami kekurangan nutrisi dalam jangka panjang. Situasi ini bisa mengakibatkan kerusakan otak permanen. Sebagai contoh, jika kekurangan vitamin A dalam jangka panjang, bagian otak yang mengatur penglihatan akan terganggu, dan orang bisa mengalami rabun senja. 

Sekarang ini situasi makin runyam karena banyaknya makanan dan minuman pabrikan yang dikonsumsi anak-anak. Makanan pabrikan banyak mengandung fruktosa tinggi, zat pewarna, perasa buatan , dan zat pengawet. Sementara itu makanan cepat saji mengandung banyak lemak trans yang juga sangat berbahaya.

Berdasarkan sumber-sumber yang disebutkan di atas dan Kompas.com, inilah sejumlah makanan, minuman dan kebiasaan yang berpengaruh buruk pada otak untuk semua usia. Terlalu banyak nonoton televisi dan main games, merokok, meminum alkohol, menggunakan HP terlalu lama karena ada gelombang elektromanetik yang bisa menimbulkan gangguan langsung pada otak. Kurang melakukan stimulasi pada otak, jarang bicara, kurang tidur dan banyak begadang. Tidur dengan menutupi kepala, karbondioksida akan terkonsentrasi. Terlalu banyak mengonsumsi gula, dan makan berlebih. Tidak sarapan yang mengakibatkan gula darah turun dan fungsi otak menurun.  Makan secara berlebihan.

Sering mengonsumsi mi instan, ada lapisan lilin pada mie instan, mengonsumsi secara bersamaan vitamin C dan udang, akan muncul zat arsenik yang bisa membuat IQ turun. Banyak mengonsumsi sate, ada karbon hasil pembakaran yang berbahaya, segerakan makan mentimun sebagai upaya mengatasinya. Menggunakan botol air mineral berulang-ulang, ada zat karsinogen yang berbahaya.

Sejumlah makanan yang bisa sangat membantu menjaga kesehatan otak adalah sayuran hijau, minyak ikan, kuning telur, cokelat, dan kacang-kacangan. Tentu saja dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Kita harus secara sungguh-sungguh menjaga makanan dan berupaya melakukan kebiasaan yang baik untuk tumbuh kembang otak seperti berolahraga, menstimulasi otak dengan belajar hal-hal baru, melakukan permainan yang menantang otak, dan rajin melakukan relaksasi, dan ibadah secara teratur, serta rajin berbuat baik.

MAKANAN DAN MINUMAN SERTA KEBIASAAN YANG BAIK AKAN MEMBUAT OTAK SEHAT DAN DAPAT BERFUNGSI SECARA OPTIMAL.

32 komentar:

  1. Nama : Pathurochmah
    Kelas : P.IPS Reguler B 2013
    kecerdasan, makanan, dan kebiasaan ternyata ketiganya merupakan hal yang saling terkait satu dengan yang lainnya, untuk mengetahui adanya keterkaitan antar kegtiganya diperlukan semacam eksperimen terhadap otak itu sendiri. bagaimana orang yang mengkonsumsi makanan dan kebiasaan yang buruk, mempengaruhi kecerdasan seseorang . dan bagaimana pola makan dan kebiasaan yang baik juga mempengarhui kecerdasan sesorang. untuk mendapatkan penelitian yang akurat seorang peneliti memerlukan metode kualitatif dan kuantitatif. apalagi terkait dengan pengujian masalah otak ini, perlu eksperimen yang mendalam karena otak merupakan sesuatu yang letaknya didalam dan bagian dari organ yang rumit untuk diteliti namun, dengan kemajuan teknologi saat ini mempermudah penelitian otak. kecanggihan alat ini juga karena kekurangan ilmu sendiri, sehingga memunculkan banyak alat-alat baru yang lebih canggih agar menutupi kekurangan sebelumnya. selain itu, penelitian kualitatif juga sangat dibutuhkan karena bisa jadi pola makan yang buruk, keadaan keluarganya yang tidak harmonis atau himpitan ekonomi yang ada. kebiasaan yang buruk atau baik juga tergantung pola pengasuhan dan lingkungan yang mempengaruhinya, meski kedua hal ini bukanlah sesuatu hal yang mutlak. karena ada banyak kemungkinan, maka dari itu diperlukan penelitian kualitatif yang mendalam juga penelitian kuantitatif yang akurat,
    pertanyaan
    1. bagaimana perkembangan kecerdasan seorang anak yang mengalami kecacatan mental?
    2. seorang psikopat diyakini memiliki gangguan pada otaknya, mungkinkah para psikopat itu mengalami hal ini karena pola makanan dan kebiasaan yang buruk?
    3. jarang berbicara bisa memicu gangguan pada otak, lalu bagaimana dengan orang-orang yang bisu?

    BalasHapus
  2. NAMA : FANNY FITRIYANI
    NIM : 4915131376
    P.IPS A 2013

    Menurut saya, tulisan di atas sangat bermanfaat sekali bagi si pembaca karena menginformasikan beberapa hal yang mungkin sebagian besar orang belum mengetahuinya. Otak merupakan suatu sistem. Apabila ada satu elemen yang terganggu maka akan terjadi gangguan juga pada elemen-elemen lainnya. Sistem kerja otak juga dipengaruhi oleh makanan yang kita makan. Otak juga memerlukan zat-zat tertentu yang terkandung di dalam makanan untuk melancarkan dan mendorong sistem kerja otak. Namun sayangnya, kita seringkali tidak pernah memikirkan makanan yang kita makan itu mengandung gizi yang baik untuk otak atau malah merusak sistem kerja otak. Setiap hal yang kita lakukan tentu saja memiliki resiko. Sama seperti halnya jika kita makan berlebihan maka otak kita tidak akan berfungsi dengan baik. Begitupun sebaliknya, jika kita telat makan ataupun jarang makan maka otak kita juga akan mengalami gangguan yaitu tidak bisa berpikir dengan baik. Tidak hanya dari segi makanan dan minuman saja, kebiasaan yang buruk juga mempengaruhi sistem kerja otak. Seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih, manusia terkadang terlena dengan semua kecanggihan itu. Kita terkadang tidak menyadari bahwa kita melakukan hal-hal yang membahayakan anggota tubuh kita. Misalnya memainkan handphone sambil tidur-tiduran, menonton tv atau menggunakan laptop seharian, kegiatan seperti itu jelaslah dapat membahayakan mata kita dan penggunaan otak yang terlalu diporsir atau dipaksakan pun akan membuat otak menjadi lelah. Bukan hanya manusianya saja yang bisa merasakan lelah, otak juga bisa lelah dan pikiran akan buyar jika kita tidak bisa mengelolanya dengan baik. Maka dari itu, mulailah makan makanan yang sehat dan tinggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk agar otak dan seluruh anggota tubuh kita selalu sehat dan terjaga.
    Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan :
    1. Jika kita sudah mengatur pola makan yang baik dan juga memakan makanan yang dapat membantu kesehatan otak, tetapi kita masih melakukan kebiasaan yang buruk seperti terlalu sering menonton televisi apakah kesehatan otak kita masih terganggu?
    2. Jika otak mengalami gangguan, seberapa besarkah pengaruh yang ditimbulkan terhadap organ tubuh yang lain?
    3. Adakah hal lain yang dapat mengganggu kesehatan otak selain dari makanan dan juga kebiasaan buruk?

    BalasHapus
  3. Dessy Permata Sari (4915131417)
    Kecerdasan dan makanan ternyata saling berhubungan. Makanan yang kita makan setiap hari dapat membawa pengaruh buruk bagi perkembangan otak, khususnya pada kecerdasan individu. Tetapi makanan yang sering kita jumpai sekarang ini kebanyakan makanan yang sudah diberi bahan pengawet. Bahkan sayuran hijau pun sudah diberi bahan kimia yang lambat laun dapat merusak tubuh dan otak kita. Kebiasaan-kebiasaan yang kita lakukan ternyata juga dapat membawa pengaruh buruk pada otak seperti terlalu banyak menonton televisi, main games, merokok, meminum alkohol, menggunakan HP terlalu lama yang sekarang ini banyak dilakukan oleh masyarakat modern. Lalu kebiasaan masyarakat modern yang lebih suka mengkonsumsi makanan instan seperti mie, juga dapat membawa pengaruh buruk bagi otak. Dalam hal ini kita harus lebih memperhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Makan juga jangan terlalu berlebih. Seperti peribahasa” Makan Sebelum Lapar, Berhenti Sebelum Kenyang” yang berarti jika dia makan karena sudah lapar atau memang butuh untuk makan dan jika dia makan, maka dia tidak berlebihan dalam makan dan tidak sampai kenyang yang berlebih. Sehingga makanan itu harus pas dan seimbang. Jangan berlebihan atau kekurangan.
    1. Mengapa orang Jepang lebih cerdas dan lebih maju dibanding negara kita? Apakah konsumsi makanan berpengaruh dalam hal ini?
    2. Dalam era sekarang ini anak-anak lebih suka mengkonsumsi makanan cepat saji dibanding makanan buatan rumah, bagaimana hal ini bisa terjadi? Dan bagaimana solusi yang tepat mengatasi hal ini?
    3. Bagaimana perkembangan kecerdasan seorang anak yang mengalami busung lapar?

    BalasHapus
  4. Saya Annisa Ekafenty Ramadhania (4915131407) dari Pendidikan IPS A 2013. Saya ingin mengomentari tulisan yang berjudul Kecerdasan, Makanan, dan Kebiasaan. Saya sangat setuju sekali dengan tulisan ini. Otak merupakan pusat kesadaran dan kendali. Jika salah satunya terganggu pada otak, maka akan membawa akibat pada tubuh secara keseluruhan. Salah satunya jika kita sedang kelaparan maka kita tidak bisa berpikir secara optimal. Tentu ini akan mempengaruhi bagaimana konsentrasi dan kecerdasan kita. Selain itu, jika kita tidak sarapan maka akan menurunkan daya IQ kita. Tentu ini sangatlah merugikan karena otak kita tidak berfungsi secara optimal. Selain itu, pengaruh dengan adanya makanan mempengaruhi kecerdasan otak kita. Makanan yang instan serta buatan pabrik akan mempengaruhi kesehatan otak kita. Melakukan kebiasaan yang tidak baik seperti menonton televisi terlalu lama atau kebiasaan bermain smartphone tentu bukanlah kebiasaan yang baik. Karena, waktu kita akan tersita dengan kebiasaan yang tidak baik. Kebiasaan tersebut haruslah diubah dengan melakukan olahraga agar kesehatan kita dapat terjaga, terutama kesehatan otak agar dapat berfungsi secara optimal.
    Pertanyaan:
    1. Apakah manusia yang selalu menjaga kesehatan tubuh serta otaknya, memakan makanan yang sehat serta selalu melakukan kebiasaan yang baik sudah dipastikan tidak akan terhindar dari penyakit?
    2. Bagaimanakah menyadarkan dan mengimbau seseorang yang mengetahui bahwa makanan tersebut dapat membahayakan kesehatan namun mengapa banyak yang tidak sadar akan kesehatan dan tetap mengonsumsi makanan tesebut?
    3. Mengapa masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak sadar akan kesehatan dalam menjaga pola makan dan kebiasaan yang buruk? Apakah ini telah membudaya dalam hidup masyarakat Indonesia?

    BalasHapus
  5. Nama : Raras Elvinza
    No. Reg : 4915131395

    Memang benar yang dikatakan bapak pada tulisan tersebut bahwa otak adalah pusat kesadaran dan kendali, jadi pastilah gangguan pada otak membawa akibat pada tubuh secara keseluruhan, bahkan pada dimensi psikologis kita. Jadi jika ada salah satu saja sistem organ tubuh kita terganggu atau mengalami sesuatu yg berlebih, maka sudah pasti akan terjadi gangguan pada otak kita. Maka dari itu kecerdasan, makanan, dan kebiasaan ternyata ketiganya merupakan hal yang saling terkait satu dengan yang lainnya.

    1. Apa dampak besar jika otak sudah mengalami gangguan?
    2. Bagaimana cara mengatasi kerusakan otak yang sudah memberi dampak pada tubuh secara keseluruhan?
    3. Apa bedanya perkembangan otak pada anak yang normal dengan anak yang mengalami cacat mental?

    BalasHapus
  6. Titin Watini
    P.Ips B 2013
    Otak adalah pusat pengatur seluruh tubuh dan pemikiran manusia, namun jika ada bagian otak yang rusak maka akan berpengaruh ke seluruh tubuh. Memang kebiasaan dan makanan sangat berpengaruh terhadap kerja otak begitupun pada tubuh, pola makan dan istirahat yang tidak seimbang mengakibatkan bermunculan berbagai penyakit. Contoh karena kita begadang di karenakan mengerjakan tugas ketika pagi dikarenakan kita harus masuk kuliah jam 8 dan pasti bangun kesiangan dan tak sempat untuk sarapan, ketika kita sedang belajar dan mencoba memahami materi yang di berikan dosen maka kita pasti akan kesulitan untuk memahami materi yang sedang di jelaskan dari hal tersebut pola makan dan kebiasaan yang tidak seimbang mengakibatkan kerja otak yang tidak berfungsi dengan baik. Dalam meneliti permasalahan otak di perlukan penelitian kuantitatif dan kualitatif karena penelitian tersebut tidak hanya melakukan wawancara dan berbasic pada studi kasus. Bagaimana jika mengatur pola makan dan kebiasaan dengan baik padahal kita di tuntut untuk bekerja yang merubah pola makan dan istirahat tidak seimbang ? contohnya seperti karyawan PT yang pekerjaannya di sip, kemudian apakah dengan menjaga pola makan dan kebiasaan dengan baik akan memastikan kerja otak akan baik ? lalu bagaimana dengan kasus ibu dedeh yang membunuh anaknya dan beliau mengaku bahagia, apakah otak ibu dedeh mengalami kerusakan ? padahal menurut psikologi ibu dedeh tidak mengalami gangguan jiwa.

    BalasHapus
  7. Lina Wati P.IPS B 2013. Otak adalah pusat kesadaran dan kendali seluruh aktivitas manusia, pastilah gangguan pada otak membawa akibat pada tubuh secara keseluruhan, bahkan pada dimensi psikologis kita. Peran makanan serta kebiasaan sangat berpengaruh dalam pengoptimalan kinerja otak. Hal- hal yang menjadi kebiasaan manusia seperti terlalu banyak nonoton televisi dan main games, merokok, meminum alkohol, menggunakan HP terlalu lama dll, justru bisa menyebabkan gangguan pada otak. Pola makanan yang baik serta melakukan kebiasaan baik adalah hal yang terbaik untuk otak kita.
    Pertanyaan :
    1. Bagaimana cara kerja otak pada orang yang mengalami gangguan jiwa?
    2. Makanan pabrikan adalah makanan favorit bagi masyarakat, tapi justru itu kurang baik bagi otak kita, bagaimana cara mengatasi masalah ini?
    3. Apa yang salah pada otak orang-orang yang cacat mental?

    BalasHapus
  8. INTAN BAHRIANI KHAER
    4915131391
    PIPS A 2013

    Makanan dan kebiasaan memang berpengaruh pada fungsi otak. Benar yang dikatakan bapak dalam tulisan diatas bahwa sederhananya kalau kita kelaparan pasti otak tidak mampu memikirkan hal yang berat dan apabila terlalu kenyang pun membuat otak susah berfikir. Pemikiran ini sudah ada sejak zaman nabi, “makanlah sebelum lapar dan behentilah sebelum kenyang”. Agar kita menyeimbangkan nutrisi dalam tubuh yang akan mengalir ke otak, selain itu juga membuat kita menjadi disiplin dalam kebiasaan makan. Namun seiring dengan waktu, kini makanan sehat dan terjaga nutrisinya sulit untuk didapat. Mungkin hanya makanan olahan sendiri yang bisa diatur untuk mencukupi gizi dan kesehatannya. Masalahnya terletak pada manusia yang malas untuk membuat makanan sendiri, kebanyakan manusia lebih mengandalkan untuk membeli makanan di cepat saji di luar daripada membuat makanan sendiri, selain membutuhkan waktu lama, makanan buatan sendiri apabila dimakan siang hari keadaannya sudah tidak hangat lagi. Masih banyak alasan untuk membeli makanan instan dan cepat saji. Kebanyakan dari kita tidak mengetahui apa dampak yang akan terjadi dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Asal kenyang dan enak menjadi syarat utama bagi sebagian besar orang, mungkin dari pola hidup dan kebiasaan yang telah salah membuat manusia mudah terserang penyakit. Lalu apa yang mampu membuat manusia sadar akan pentingnya kesehatan ragawi terutama otak?

    Pertanyaan:
    1. Apabila ada makanan yang membahayakan otak, lalu makanan seperti apa yang menyehatkan otak?
    2. Apa upaya yang harus dilakukan agar manusia sadar kesehatan otak dan berhenti mengonsumsi makanan berbahaya?
    3. Kalau memang makanan instan dan cepat saji membahayakan manusia, kenapa dilegalkan di Indonesia? Pemerintah yang tidak protektif atau kita yang kurang selektif?

    BalasHapus
  9. Aulia Komala
    4915133428
    P.IPS REG B 2013

    Pengaruh makanan serta kebiasaan pada kecerdasan otak memang sudah menjadi topik penelitian bagi para ahli. Ada beberapa ahli yang mengatakan bahwa "kecerdasan/IQ"seseorang itu adalah given atau dari sananya. Tidak berpengaruh terhadap keadaan lingkungannya yang dapat membentuk sebuah kebiasaan. Tetapi ada pula ahli yang berkata bahwa kecerdasan otak manusia atau IQ itu dipengaruhi oleh kebiasaan yang dibentuk dari lingkungan sosialnya serta makanan yang dikonsumsinya. Untuk mengetahui kebenaran dari pendapat-pendapat itu seorang ahli harus melakukan penelitian yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif ditunjukkan dengan cara mengamati, mengobservasi objek dari penelitian. Misalnya saja peneliti ingin mengetahui kecerdasan otak anak yang memiliki kebiasaan bermain game dengan seorang anak yang memiliki kebiasaan membaca buku. Kedua anak tersebut diteliti oleh peneliti dengan melihat keseharian mereka beraktivitas dan berkomunikasi dengan orang lain. Penelitian kualitatif memang tidak terlalu akurat dan mutlak kebenarannya, karena penelitian ini meneliti dari "luar"nya saja, tidak secara mendalam. Maka dari itu untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan mendalam dibutuhkan penelitian kuantitatif yang harus diteliti di laboratorium. Penelitian kuantitatif sudah mutlak adanya karena berdasarkan uji coba laboratorium. Untuk meneliti kecerdasan anak yang dipengaruhi oleh makanan dan kebiasaan kita bisa memakai gabungan kedua tipe penelitian ini.

    1. Apakah kebiasaan yang buruk selalu memberikan dampak kecerdasan yang buruk juga?
    2. Mengapa seorang anak autis yang memiliki "kecacatan" bisa memiliki kecerdasan yang lebih dibandingkan dengan anak yang normal?
    3. Bagaimana cara untuk mencegah kebiasaan buruk yang bisa mengakibatkan kurangnya kecerdasan?

    BalasHapus
  10. Nama : Dinta Fajryenti
    Nim: 4915131386
    P IPS REG A 2013
    Saya sangat setuju dengan tulisan ini karena makanan juga menetukan keceradasan seseorang. Makanan mengandung berbagai nutrisi yang mampu mempengaruhi manusia seperti kebutahan energy ataupun untuk asupan nutrisi otak. Energy yang kita dapatkan sumber utamanya adalah dari makanan terutama yang mengandung karbohidrat. Karbohidrat akan dibakar oleh tubuh menjadi tenaga, tenaga itulah yang kita butuhkan untuk beraktifitas. Selain itu asupan nutrisi otak juga dipengaruhi oleh makanan, karena otak adalah pusat kesadaran dan kendali, pastilah gangguan pada otak membawa akibat pada tubuh secara keseluruhan, bahkan pada dimensi psikologis kita. Nutrisi untuk otak yang paling baik adalah terdapat di sayuran hijau dan ikan. Jika nutrisi otak telah tercukupi maka sistem kerja dalam otak pun akan bekerja secara optimal dan itu akan mempengaruhi kecerdasan seseorang. Oleh karena itu kita harus mencukupi makanan yang bergizi untuk pendukung kecerdasan otak.
    Pertanyaan :
    1. Bagaimana caranya menghilangkan kebiasaan buruk mengkonsumsi makanan siap saji ?
    2. Saat ini banyak sayuran yang beredar dipasaran menggunakan pestisida yang berlebihan dan itu akan mempengaruhi nutrisi dalam sayuran. Sedangkan sayuran organik yang tidak menggunakan pestisida harganya mahal, padahal kita mengingkan sayuran organik tapi kita terbatasi oleh biaya. Menurut bapak bagaimana menangani kasus di atas ?
    3. Bagaimana Pola makanan yang baik agar kebutuhan nutrisi dalam tubuh kita terpenuhi ?

    BalasHapus
  11. Anggi Ratna Furi
    P.IPS REG B 2013
    kecerdasan, makanan dan kebiasaan memang saling berpengaruh satu sama lain. Seperti yang kita ketahui adanya makanan makanan yang bernutrisi yang harus kita konsumsi agar kecerdasan otak meningkat, lalu kebiasan kebiasaan yang baik atau bahkan kebiasaan kebiasaan mengkonsumsi makanan bernutrisi juga dilakukan demi terciptanya pengaruh yang baik untuk kecerdasan. Banyak para peneliti menyatakan bahwa adanya berbagai jenis makanan dan kebiasaan yang bisa membantu perkembangan otak, serta jenis makanan yang justru dapat merusak perkembangan otak. Dengan tersedianya teknologi canggih untuk mengetahui isi otak seseorang atau bahkan untuk membandingkan otak satu dengan otak yang lainnya peneliti tidak perlu lagi membongkar isi kepala secara langsung, sehingga peneliti mampu dengan mudah mengetahui pengaruh apa yang bisa menyebabkan kinerja otak khusunya pada kecerdasan manusia. Setiap orang pasti tau mana makanan bernutrisi yang baik untuk dikonsumsi dan mana yang tidak baik di konsumsi mereka juga pasti ingin membiasakan mengkonsumsi makanan yang bernutrisi, namun tidak setiap orang juga mampu memenuhi hasrat keinginannya. Banyak faktor yang menghambat mereka untuk membiasakan mengkonsumsi makanan bernutrisi, salah satunya adalah tidak adanya uang dan bahkan mungkin tidak tersedianya makanan bernutrisi disekitar lingkungannya.
    pertanyaan
    1. Hal apa saja yang terjadi ketika kecerdasan, makanan dan kebisasaan tidak berjalan beriringan ?
    2. Jika memang makanan bernutrisi mampu mempengaruhi kecerdasan , bagaimana dengan para orang miskin yang cerdas yang bisa jadi mereka hanya mengkonsumsi makanan ala kadarnya ?
    3. Indikator apa saja yang bisa menyatakan bahwa suatu makanan bisa dikatakan baik dan layak dikonsumsi ?

    BalasHapus
  12. Agustina R
    P.IPS REB B 2013

    Kebiasaan yang buruk itu dapat membuat otak melakukan hal-hal yang tidak baik. Sama halnya dengan kebiasaan mengkonsumsi makanan yang tidak baik. Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang tidak bernutrisi akan mempengaruhi kecerdasan otak sehingga kita harus benar-benar menjaga makanan yang akan kita konsumsi. dan sebaliknya kebiasaan yang baik mampu meningkatkan kecerdasan otak sehingga semua hal itu mempunyai keterkaitan satu dengan yang lainnya.

    1. makanan yang bergizi justru sering diolah dengan cara yang tidak baik seperti ditambah dengan bahan pengawet. Di zaman yang sekarang tekhologi bisa membuat makanan yang biasa dapat bertahan lama. bagaimana dengan makan di zaman yang akan datang dengan teknologi yang jauh lebih canggih dengan sekarang?
    2. bagaimana orang yang mempunyai keterbatasan ekonomi dapat mengkonsumsi makanan yang bernutrisi?
    3. apakah makan yang bernutrisi identik dengan harga yang mahal?

    BalasHapus
  13. Lucy Santa Katarina (P. IPS A 2013)

    Kebiasaan, makanan, dan kecerdasan otak bisa diibaratkan dengan teori struktur fungsional yaitu semua komponennya terstruktur dan saling memberikan fungsi yang melengkapi antara satu dengan yang lain. Kebiasaan yang baik akan menghasilkan sikap yang baik lalu memakan makanan yang baik dan alhasil otak berjalan secara optimal. Masalahnya, kurangnya pengetahuan tentang nilai gizi pada makanan dalam masyarakat. Hal ini membuat masyarakat menggampangkan pola makan dan kebiasaannya tanpa memperdulikan kesehatan jangka panjangnya. Dari tulisan diatas, setidaknya saya telah tahu dan benar-benar sadar bahwa sakit itu mahal namun SEHAT bukan hanya saja mahal tetapi butuh ketelatenan yang prosesnya bisa mencapai seumur hidup.
    Pertanyaan :
    1. Apakah sama tumbuh kembang anak yang lahir secara prematur dan anak yang lahir dengan sehat jika dilihat dari kecerdasan otaknya?
    2. Disebutkan tadi makanan yang dapat membantu kesehatan otak yaitu cokelat/ikan, bagaimana bila ada seseorang yang mengalami alergi pada makanan tersebut? apakah berpengaruh penting pada kecerdasan otaknya?
    3. Adakah faktor lain yang dapat memicu menurunnya IQ pada seseorang selain yang disebutkan bacaan diatas? (faktor gen, sosial, ekonomi, dll)

    BalasHapus
  14. NAMA : NUR ANISA ATMAJA (P.IPS.A 2013)
    NIM : 4915131383

    Menurut saya, otak itu diibaratkan seperti pusat mesin dari suatu kendaraan. Apabila mesin itu mengalami gangguan ataupun kerusakan, pastilah kendaraan itu tak akan mampu dijalankan sebagaimana fungsinya. Tentu harus ada perbaikan kembali untuk dapat digunakan. Begitu juga otak, yang berfungsi sebagai pusat pengendali yang memainkan peran besar dalam sistem kerja tubuh kita. Jika terjadi masalah pada otak kita, entah seberapa kecil ataupun besar masalah itu tentu dapat mempengaruhi keseluruhan sistem tubuh. Oleh karenanya sebelum otak kita menjadi bermasalah, maka perlulah adanya suatu pencegahan dan menjaga otak agar tetap sehat. Otak yang sehat akan membentuk kecerdasan otak. Lalu bagaimana caranya? Otak bersinergi dengan pola kebiasaan yang dilakukan seseorang, pola makanan dan minuman yang kita konsumsi. kebiasaan seseorang yang selalu berpikir positif juga salah satu dari cara menyehatkan otak agar tidak stres. Mengatur pola makan dan minum dengan komposisi dan takaran yang tepat memang susah-susah gampang. Seperti yang dijelaskan ditulisan ini bahwa, otak memerlukan glukosa, asam lemak, dan omega3 agar dapat berfungsi normal. Yang menjadi masalah adalah banyaknya orang yang tidak tahu makanan apa saja yang mengandung nutrisi-nutrisi tersebut. Bahkan yang tahupun belum tentu mengerti takaran yang tepat seperti apa. Ada yang setiap hari mengkonsumsi makanan yang mengandung glukosa berlebihan dengan alasan suka atau hobi. ada yang jarang sekali mengkonsumsi makanan seperti ikan yang mengandung omega3. ini biasanya terjadi pada masyarakat yang benar-benar kekurangan secara ekonomi. Alih-alih mereka hanya membeli makanan yang murah namun tak memiliki gizi ataupun nutrisi yang baik bagi perkembangan otak. semuanya tergantung pada kesadaran diri individu masing-masing. semoga dengan tulisan ini masyarakat bisa sadar bahwa otak perlu di jaga dengan baik.
    pertanyaannya adalah:
    1. Apakah semata-mata otak memiliki kecerdasaan dari bawaan lahir atau dari suatu keturunan?
    2. Apakah tingkat kecerdasaan seseorang hanya bisa dibentuk melalui kebiasaan dan makanan saja?
    3. Apakah seseorang yang memiliki keterbelakangan mental, bisa kembali normal jika ia mengkonsumsi makanan yang memiliki nutrisi untuk kesehatan otak dengan takaran yang tepat?

    BalasHapus
  15. Siti Alawiyah
    4915131385

    Makanan dan kebiasaan sangat mempengaruhi perkembangan otak manusia. Bila dilihat dari makanan yang dikonsumsi manusia zaman sekarang, manusia terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang dibuat dari pabrik atau bisa dibilang dengan makanan cepat saji. Di dalam makanan cepat saji terdapatnya pengawet makanan , pewarna makanan yang tidak alami, dan penyedap makanan itu semua dapat merusak organ otak manusia. Memang efeknya tidak langsung berpengaruh terhadap otak manusia namun lambat laun pasti efek yang diakibatkan oleh makanan cepat saji pasti terjadi. Kebisaan manusia zaman sekarang yaitu manusia tidak bisa terlepas yang namanya handphone, mereka lebih baik ketinggalan dompet daripada handphone. Namun mereka lupa bahwa terlalu lama menggunakan handphone dapat menimbulkan gangguan langsung terhadap otak manusia. Itu hanya salah satu contoh kebisaan manusia yang dapat merusak otak manusia masih banyak lagi kebisaan manusia yang dapat merusak otak manusia. Menurut saya manusia harus merubah kebisaan dan makanan yang dimakannya agar otaknya dapat bekerja dengan optimal. Terutama bagi anak yang sedang mengalami pertumbuhan mereka harus memakan makanan yang kaya akan vitamin dan protein agar otaknya dapat berkembang dan dapat dengan mudah menganalisis suatu masalah.

    1. Bagaimana manusia dapat menghilangkan suatu kebisaan yang dapat merusak otak manusia?
    2. Makanan seperti apa yang dapat merusak otak manusia?
    3. Penelitian apa yang digunakan untuk mengetahui bahwa kebiasaan dan makanan dapat merusak otak manusia?

    BalasHapus
  16. Ajeng Nur Aryani
    P.IPS A
    Makanan memamng dapat mempengaruhi kecerdasan pada otak dilihat dari orang Jepang yang makan ikan setiap hari katanya bisa membantu mencerdaskan otak karena ikan mengandung omega yang tinggi. Untuk kita harus berpola makan yang baik anyak mengkonsumis buah dan sayuran yang mengandung vitamin dan protein yang tinggi. Tidak hanya sayuran dan buah tetapi makanan seperti daqging ayam, ikan sapi, dan telur juga harus dikonsumsi. Ada baiknya mengkonsumsi telur ayam kampung dibandingkan mengkonsumi telur ayam biasa sebab telur ayam kamqpung itu bagus sekali dan kaya protein yang tinggi. minuman juga dapat mempengaruhi tubuh dan otak kita minum air putih sebanyak-banyaknya sdalam sehari membantu dehidrasi yang sedang menyerang kita, banyak minum jus dapat memperlancar pencernaan kita dengan teratur dan lancar, maka dari itu kecedasan dalam memilih makanan memang sangat dibutuhkan apalagi dengan kita yang masih muda seperti itu jagalah baik baik kesehatan otak kita tubuh kita sebab, dimasa yang sekarang ini mahasiswa muda seperti sekarang sedang rajin-rajinya dalam mengolah otak dan suka banyak makan. hiduplah berpola makan yang tersatur dan cerdaslah dalam memilih makanan untuk otak dan tubuh kita.
    1. Mengapa sekarang masyrakat Indonesia suka sekali makan Jungfood dan apa pengaruhnya bagi otak kita ? apakah kita menjadi lelah ? apakah kita memakan Jungfood akan menjadi malas ?
    2. Mengapa makanan yang kita makan dapat mempengaruhi kinerja pada otak kita ? apa dampaknya ? dan apa pula manfaatnya ?
    3. Apakah bianatang juga memilih makanannya untuk mencerdaskan otaknya juga ?

    BalasHapus
  17. Saya baru menyadari dari tulisan Bapak bahwa kecerdasan, makanan dan kebiasaan itu saling berkaitan. Ternyata kecerdasan itu bukan hanya dipengaruhi oleh kemauan si anak. Namun dalam hal yang peling dasar, yaitu makanan juga mempengaruhinya. Makanan yang mengandung protein tinggi memang sangat di butuhkan otak. Dalam hal ini kita harus bisa teliti dalam memilih makanan yang akan kita konsumsi. Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang serba instan harus diubah mulai saat ini. Kita harus mengetahui kandungan apa saja yang ada dalam makanan tersebut. Agar makanan tersebut dapat menjadi sesuatu yang berguna untuk oragan tubuh kita.

    1. Apakah orang yang sering atau suka tidur itu disebabkan karena kesalahan asupan makanan, kecerdasan atau kebiasaan?

    2. Coklat adalah termasuk makanan yang membantu menjaga kesehatan otak. Yang saya tanyakan coklat dalam bentuk apakah yang bagus untuk di konsumsi? Lalu apakah coklat yang dijual di supermarket itu bagus untuk di konsumsi?

    3. Apakah insomnia itu termasuk dalam banyak begadang? Apakah insomnia juga disebabkan karena makanan, kecerdasan dan kebiasaan yg kurang baik?

    4. Bagaimana dengan anak yang memiliki alergi terhadap beberapa makanan yang mengandung protein tinggi seperti ikan? Apakah ada alternatif lain untuk penggantinya?

    BalasHapus
  18. LIA APRILIA
    P.IPS.A.2013

    Otak kita membutuhkan asupan nutrisi untuk membuatnya tetap sehat dan dapat bekerja dengan baik. Kemampuan otak kita juga sangat dipengaruhi oleh makanan yang kita konsumsi setiap hari. Latihan, belajar, dan asupan nutrisi yang cukup akan membuat otak kita menjadi lebih cerdas dan mampu bekerja dengan baik. tetapi kini zaman sudah sangat modern membuat manusia menjadi malas untuk melakukan sesuatu mereka lebih senang dengan hal-hal yang berbau instan.

    Pertanyaan
    1. apakah [para pemerintah tidak mencegah makanan-makanan yang dapat mengganggu otak semua manusia?
    2. bagaimana caranya menghindari kebiasaan buruk untuk tidak mengkonsumsi makanan dan minuman tersebut bagi yang sudah terbiasa mengkonsumsinya ?
    3. lalu bagaimana dengan orang diluar sana yang sering mengkonsumsi alkohol akal fikiran atau otak tidak bekerja seperti semula

    BalasHapus
  19. Rikky Leander
    PIPS B 2013
    Bila kita lihat dan teliti secara mendalam, otak adalah sebuah organ tubuh yang berungsi sebagai penopang organ-organ tubuh yang lainnya. Dalam proses bekerja, otak juga membutuhkan beberapa sokongan daya, seperti makanan dan kebiasaan yang dilakukan. Hal ini mutlak adanya dan tak dapat untuk ditolak. karena tanpa kedua hal ini maka otak tak dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara baik,benar, dan tepat. Yang paling dominan dalam mempengaruhi pola perkembangan otak adalah sebuah nutrisi yang diterima dan masuk kedalam tubuh dan kemudian diterima oleh bagian otak. alangkah lebih baik dan bijaknya kalau kita dapat memilih semua makanan yang ada seta memperhatikan bahaya dari makanan/minuman tersebut bila masuk kedalam tubuh serta otak kita. Kita tahu bahwa seiring perkembangan jaman, makanan cepat saji telah beredar dimana-mana dan menjamur, produk makanan yang dihasilkan di era globalisasi ini adalah makanan yang serba instan, berwarna dan berpengawet. Bila kita menyayangi otak kita sendiri maka kita akan dengan bijak untuk memilih-milih makanan apa yang tepat untuk pola pertumbuhan diri. Selain makanan kita juga harus menjaga keteraturan sikap hidup yang benar. Karena ketika kita melakukan suatu kebiasaan yang baik atau yang buruk, maka hal itu akan sangat berdampak besar yang diterima oleh otak tiap masing-masing orang. Namun semua itu bisa kita cegah dan tanggulangi jika kita mau merubah gaya hidup dengan menjadi lebih baik lagi, serta menjaga pola makan dan menu makan yang benar. Serta untuk penyegaran otak kita membutuhkan sedikit olahraga. Agar saraf-saraf otak tidak terlalu tegang dan mudah untuk stress.

    Pertanyaan :
    1. Mengapa makanan dan kebiasaan sangat mampu untuk mempengaruhi pola kinerja otak ?
    2. Bagaimana dengan pola pertumbuhan pemikiran serta pengembangannya pada manusia yang sakit jiwa ? apakah kebiasaan khayalan dan ilusi yang dilakukannya dapat membuat saraf otaknya menjadi gila ?
    3. Bagaimana jika otak tidak mendapatkan sokongan daya kekuatan dari makanan dan kebisaaan yang ada ? apakah yang akan terjadi ?
    4. Apakah ada cara yang lebih efektif untuk meningkatkan cara kerja dan berikir otak dengan sangat brilian tanpa harus dari makanan dan kebiasaan ?
    5. Apakah ada batasan dalam kinerja otak ? bagaimanakah kita dapat mengetahui bahwa otak kita itu terbatas ?

    BalasHapus
  20. menjadi manusia yang cerdas tentu tidak bisa kita wujudkan dalam hitungan jam. kecerdasan itu adalah pribadi yang di bentuk dari berbagai hal. terkadang seseorang ingin memiliki kecerdasan yang instan tanpa memerhatikan hubungan sebab akibat nya. mengapa bisa cerdas, bagaimana memiliki kecerdasan, bagaimana menjaga kecerdasan, apa saja faktor penghilang daya kerja otak, apakah kecerdasan bisa musnah.
    membaca tulisan di atas, makanan yang berpengaruh terhadap kecerdasan ternyata cukup kompleks jenisnya. apalagi jaman sudah modern dan canggih sehinnga membuat kemalasan manusia modern juga menjadi dua kali lipat..

    1. Apakah makananmemiliki peanan penting dalam menstabilkan kecerdasan kita ?
    2. Bagaimana menjaga kecerdasan kita sedangkan setiap hari kia di hadap kan pada kebiasaan yang tidak baik jika mengacu pada tulisan di atas ?
    3. Bagaimana kah caranya gar kita mampu menjaga kecerdasan kita jika kita sehari-hari tidak di tunjang oleh makanan bergizi yang di butuh kan otak

    BalasHapus
  21. Nurul Ramadhita P. W
    4915133415
    P. IPS Reg B 2013
    Makanan dan kebiasaan yang sering kita lakukan memang sangat mempengaruhi otak kita, namun bukankah dari sisi lain secara tidak langsung sugesti yang diberikan oleh otak juga dapat mempengaruhi makanan apa yang akan kita makan dan membentuk kebiasaan masing-masing individu. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian secara kuantitatif dan kualitatif tentang bagaimana keterkaitan antara ketiga hal ini. Dari segi kuantitatif, kita dapat mengetahui seberapa besar pengaruh makanan dan kebiasaan terhadap tingkat kecerdasan sesorang, dan begitupun sebaliknya. Dari sini kita dapat menyimpulkan mana yang lebih mempengaruhi. Kemudian dari segi kualitatif, kita akan mengetahui apa saja dan bagaimana makanan dan kebiasaan mempengaruhi kecerdasan seseorang baik secara positif maupun negatif, dan begitupun sebaliknya.
    Pertanyaan:
    1. Bagaimana cara maupun sudut pandang ilmu untuk membuktikan secara empiris tentang keterkaitan antara ketiga hal ini?
    2. Bagaimana dengan seseorang yang selalu mengkonsumsi makanan serta minuman yang sehat namun tidak memiliki kebiasaan yang baik, ataupun sebaliknya?
    3. Jika makanan dan kebiasaan merupakan faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan seseorang, bagaimana dengan anak-anak berkebutuhan khusus (down syndrome)? Pada umumnya anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus ini memiliki IQ diatas rata-rata, mengapa demikian? Bukankah makanan serta kebiasaan yang mereka lakukan tidaklah sama?

    BalasHapus
  22. Nama : Tiara Indah Pertiwi
    P.IPS B 2013
    4915133425


    ternyata makanan yang selama ini kita makan setiap hari sangat mempengaruhi kecerdasan kita dan fungsi otak kita. pola makan yang tidak teratur dan kebiasaan makan makanan yang tidak baik membuat penurunan fungsi pada otak kita dan juga akan mempengaruhi fungsi tubuh kita. sayangnya tidak banyak orang yang peduli akan makanan yang dimakannya mereka hanya menuruti perut yang lapar dan tidak memperdulikan gizi yang dikandung oleh makanan tersebut serta pengaruhnya terhadapa otak dan tubuh di masa yang akan datang. hal ini terjadi karena mungkin orang tersebut kekurangan dalam hal ekonomi nya yaitu mereka makan yang seadanya atau mereka yang mempunyai uang banyak dengan makan makanan yang enak atau mewah. hal ini harus dilakukan dengan penelitian kualitatif maupun kuantitaif untuk menemukan data yang sebenar-benarnya.

    apakah orang yang memiliki kekurangan gizi itu otaknya masih berfungsi atau sudah tidak bisa berfungsi lagi?
    Bagaimana memunculkan rasa perduli kita terhadap pola makan yang baik agar otak dan tubuh kita dapat berfungsi dengan baik?
    Apa saja gangguan organ tubuh jika fungsi otak tidak berjalan dengan baik?

    BalasHapus
  23. Yulinda Indah Pramesta
    4915133440
    PIPS B 2013

    Otak merupakan bagian terpenting dari tubuh manusia. Bisa dibilang bahwa Otak merupakan bagian dari tubuh manusia yang tidak tergantikan. Manusia dapat hidup dengan hanya satu tangan, satu kaki, satu ginjal atau tanpa rahim sekalipun namun tidak mungkin bisa hidup dengan sebelah otak, begitu pentingnya otak bagi manusia. Begitu pentingnya otak bagi manusia, karena otaklah yang mengatur segala sistem dalam tubuh manusia, bila otak mengalami kerusakan maka seluruh sistem saraf dan organ-organ yang lain dalam tubuh manusia pun akan ikut rusak. Untuk itu sebisa mungkin manusia menjaga agar otaknya tetap sehat dengan menjaga pola makan, tidur, dan berolahraga. Makanan sangat mempengaruhi kondisi otak kita, pilihlah makanan yang dapat mencerdaskan dan menjaga fungsi otak bukan makan makanan yang malah merusak fungsi otak seperti halnya makanan yang mengandung banyak bahan pengawet, lama-kelamaan bila dikonsumsi secara terus-menerus itu akan merusak fungsi otak. Menjaga kesehatan organ penting seperti otak ternyata bukanlah hal yang sulit. Cukup memberikan asupan nutrisi agar otak bisa memaksimalkan fungsinya dengan baik. Nutrisi itu diperoleh dengan makan buah-buahan, sayur, ikan dll. Hal untuk mejaga pola makanan yang sehat tersebutlah butuh kebiasaan. Dengan membiasakan mengkonsumsi makanan yang sehat maka akan diperoleh juga otak yang sehat. Untuk mengetahui apakah makanan tersebut sehat atau tidak untuk otak, maka diperlukanlah penelitian kuantitaif dan kualitatif secara mendalam. Banyak penelitian dari berbagai ahli tentang apa saja makanan yang sehat untuk otak sehingga manusia lebih mengetahui dan menjaga kesehatan otak mereka
    Pertanyaan:
    1. Apakah orang yang mengalami sakit jiwa dikarenakan fungsi otaknya terganggu?
    2. Bagaimana dengan kondisi otak anak-anak yang cacat mental?
    3. Mengenai kebiasan, apakah kebiasaan bergadang sampai dini hari dan mengurangi waktu tidur yang cukup dapat mempengaruhi kondisi kesehatan otak?
    3.

    BalasHapus
  24. HIMAWAN WIGUNA
    P.IPS REG B 2013

    Komentar saya tentang tulisan KECERDASAN, MAKANAN, DAN KEBIASAAN. menurut saya sebenarnya makanan tidak terlalu memiliki pengaruh yang besar pada otak. memang benar saat kita lapar dan kekenyangan fungsi otak kita tidak akan berfungsi secara optimal.

    pertanyaan :
    1.mengapa orang-orang luar negeri (bule) sering makan makanan yang instan tetapi otaknya masih bisa digunakan segara maksimal?
    2.bagaimana yang terjadi pada orang-orang yang kelebihan (autis)?
    3.kebanyakan makanan yang memiliki lemak tinggi disukai banyak orang, bagaimana cara mengatasinya?

    BalasHapus
  25. Kecerdasan, makanan, dan kebiasaan memang salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan otak kita. Namun di samping itu ada yang jauh lebih penting , yaitu pola pengasuhan terhadap anak. Berdasarkan pengamatan saya pada keponakan saya di rmh, sangat jauh berbeda perkembangan otaknya antara anak yang setiap harinya ditinggal bekerja oleh kedua orang tuanya namun pada waktu senggang atau malam hari anak tersebut selalu diajarkan pengenalan teknologi dan belajar apa saja yang menjadi bahan ajarnya seperti baca tulis huruf hijaiyah atau sebagainya. Mereka pun selalu memberikan perhatian khusus pada anak tersebut dengan memfasilitasi berbagai alat pembelajaran yang dapat menunjang anak tersebut dalam belajar. Tak hanya itu dalam hal gizi pun orang tua nya tak mau coba-coba mereka selalu memberikan asupan makanan yang baik dengan kualitas makanan siap saji. Dan alhasil anak tersebut dapat tumbuh dengan cepat perkembangan otaknya dibandingkan dengan teman-teman sebayanya, bahkan dia sudah pandai memainkan gadget merk apapun. Dan pada keponakan saya yang satu lagi, dia setiap hari selalu di bertemu dengan kedua orang tuanya. Mamahnya pun selalu menemaninya kemana pun dia pergi, namun perkembangan otaknya jauh berbeda dengan keponakan saya yang pertama padahal usia mereka sama hanya bebeda berapa bulan saja. Keponakan saya yang satu ini lebih pemalu, cengeng dan susah untuk bergaul. Namun daya tangkapnya tidak jauh berbeda, setiap hari orang tua nya selalu memberikan makanan apa saja tanpa memperhatikan gizi dan daya tampung perut si anak. Dari pengamatan itu saya dapat menyimpulkan bahwa betapa pentingnya pola asuh terhadap perkembangan anak dan memang pola makan pun sangat menentukannya.
    Tapi pertanyaannya, bagaimana pada anak yang memiliki kecerdasan otak diatas rata-rata namun beliau tidak mampu secara ekonomi dan makan pun seadanya tanpa memperhatikan kualitas gizi?
    Bagaimana bapak menanggapi pengamatan diatas, padahal kuantitas waktu mereka untuk bertemu dengan orang tuanya sangat bertolak belakang. Apa yang menjadi penyebab perkembangan otaknya lebih cepat yang setiap harinya ditinggal orang tuanya bekerja?
    sayuran buah dan kacang-kacangan adalah salah satu makanan yang dpaat membuat otak berkembang secara optimal. Namun kita semua tau kualitas sayur-sayuran dan buah-buahan di indonesia itu kualitas impor semua yang mengandung banyak pestisida. Bagaimana menyikapi hal ini?

    BalasHapus
  26. Situ Chadijah
    P.IPS B 2013


    makanan dan kebiasaan juga mempengaruhi kecerdasan otak kita. Orang jaman sekarang lebih suka yang instan terutama makanan, kebanyakan dari mereka tahu bahwa makanan instan itu tidak baik tapi masih saja tetap mengkonsumsinya. Terutama anak-anak yang mengkonsumsi makanan instan tersebut, dengan otak yang masih berkembang makanan instan ini bisa menghambat laju otaknya.
    Seperti yang pak Nusa tuliskan MAKANAN DAN MINUMAN SERTA KEBIASAAN YANG BAIK AKAN MEMBUAT OTAK SEHAT DAN DAPAT BERFUNGSI SECARA OPTIMAL.

    1. makanan yang baik untuk otak makanan yang alami yang masih segar, tapi jaman sekarang banyak makanan yang alami sudah mengandung zat-zat kimia. bagaimana menurut bapak?
    2. orang jaman sekarang banyak yang sering mengkonsumsi makanan pabrikan tersebut, bagaimana cara agar mereka tidak sering mengkonsumsi makanan tersebut?
    3. bagaimana dengan orang dengan kebiasaan baik dan makanan yang baik tetapi masih ada yang salah dengan otaknya?

    BalasHapus
  27. Muhamad Asharianto
    P.IPS R B 2013
    4915133408

    Otak memiliki peran penting dengan memberikan makanan serta kebiasaan yang baik akan menghasilkan output yang baik pula. Pola makan yang tidak sehat terbentuk dari kebiasaan yang tidak baik. Nutrisi yang masuk dari makanan menstimulasi perkembangan otak untuk berkembang. Kebiasaan yang baik atau pun melakukan hal yang baru untuk mengasah ketajaman daya pikir maupun tindakan. Pengoptimalan akan otak membentuk sifat superior bagi kita yang mau membentuk serta melatih kecerdasan.

    Pertanyaan :
    1. Seberapa besarkah dampak akan kandungan kimiawi jika masuk dalam otak? dan jelaskan?
    2. Kenapa alkohol membuat tidak sadar otak manusia jika meminumnya?
    3. Bagaimana perbedaan kecerdasaan antara bangsa Asia, Eropa, msupun benua lainnya karena mereak memiliki makanan pokok yang berbeda?

    BalasHapus
  28. nama: hamdan yusra
    kelas: P.IPS B 2013

    otak terikat pada sejumlah ketentuan yang harus sangat di perhatikan agar berfungsi dengan baik, otak bekerka secara integratif, menjadi suatu sistem yang utuh. sekecil apapun akan menimbulkan akibat yang menyeluruh terhadap bagian- bagian otak.
    bahkan asupan nutrisi yang baik tapi tidak sesuai dengan kadarnya atau berlebih dapat berakibat buruk pada otak.
    makanan cepat saji yang enak, yang sering di jumpai ternyata mengandung lemak yang tinggi yang tak baik untuk tubuh.
    anak- anak yang dalam masa perkembangan jauh lebih riskan terkena dampak dari makanan- makanan tersebut. selain makanan ternyata terlalu sering menonton tv, merokok bahkan bermain hp juga berdampak negatif.
    sayuran hijau, minyak ikan, kuning telurerupakan makanan yang baik untuk perkembangan otak.

    pertanyaan:
    1. bagaimana membuat masyarakat ( dewasa dan anak- anak) meninggalkan makanan yang tidak baik bagi kesehatan dan berpindah ke makanan yang sehat?
    2. bagaimana mengembangkan kualitas otak pada anak?
    3. seberapa besar pengaruh makanan pada perkembangan otak?
    4. bagaimana perkembangan otak bagi orang yang memiliki keterbelakangan? dan apakah asupan makanan akan membantu memulihkan kondisi otaknya?
    5. bagaimana mengembangkan motorik seaeorang?

    BalasHapus
  29. SYIFA MAHARANI DANIAR
    4915131400
    P.IPS A

    Kecerdasan makanan dan kebiasaan itu saling terkait satu sama lain . Kecerdasan pada makanan bisa terkait karena pola makanan yg kita makan sehari-harinya. Makanan yg kurang baik juga dapat mengganggu sistem kerja otak. Kecerdasan pada kebiasaan itu tergantung pada diri kita yang membawanya agar kita dapat menjaga cara kerja otak supaya lebih baik. Otak pun bisa rusak karena gangguan fikiran salah satu contohnya hidup seseorang bermasalah pada teman-teman kampusnya dan seseorang itu menjadikan masalah tersebut menjadi beban diotaknya itu bisa mempengaruhi cara kerja otakdan jarang berbicara juga dapat membuat sistem kerja otak menjadi rusak. Jika manusia mengalami kerusakan otak secara mendalam kemungkinan besar karena makanan dan kebiasaan buruk yang dilakukan itu terus menerus dilakukan jika sistem otak sudah mengalami kerusakan manusiapun bisa stres atau gila.
    PERTANYAAN
    1.Bagaimana jika asupan makanan dan kebiasaan buruk itu selalu terulang?
    2.Apakah seseorang anak yg cacat mental mempunya cara kerja otak yg sama dengan seseorang anak yg normal?
    3.Mengapa kecerdasan makanan dan kebiasaan itu saling terkait satusama lain?

    BalasHapus
  30. Syifa Maharani Daniar
    4915131400
    P,IPS A 2013

    Menurut saya kecerdasan makanan dan kebiasaan itu saling terkait satu sama lain.Kecerdasaan pada makanan bisa terkait karena pola makanan yang kita makan sehari-harinya.Makanan yang kurang baik juga dapat mengganggu sistem kerja otak.Kecerdasaan pada kebiasaan itu tergantung pada diri kita yang membawanya agar kita dapat menjaga cara kerja otak supaya lebih baik.Otak pun bisa rusak karena gangguan fikiran salah satu contohnya hidup seseorang bermasalah pada teman-teman kampusnya dan seseorang itu menjadikan masalah tersebut menjadi beban diotaknya itu bisa mempengaruhi kerja otak dan jarang jarang berbicara juga dapat membuat sistem kerja otak menjadi rusak.Jika manusia mengalami kerusakan otak secara mendalam kemungkinan besar karena makanan dan kebiasaan buruk yang dilakukan itu terus menerus dilakukan jika sistem otak sudah mengalami kerusakan manusiapun bisa stres atau gila.

    PERTANYAAN:
    1.Bagaimana jika asupan makanan dan kebiasaan buruk itu selalu terulang?
    2.Apakah seseorang anak yang cacat mental mempunyai cara kerja otak yang sama dengan seseorang anak yang normal?
    3.Mengapa kecerdasaan makanan dan kebiasaan itu saling terkait satu sama lain?

    BalasHapus
  31. Dara Nirmala R
    4915131413
    P.IPS A 2013

    Menurut saya kecerdasaan itu penting bagi hidup kecerdasaan pun dizaman modernisme sekarang ini sangat penting dan kebiasaan pun subjek keduanya saling berkaitaan satu sama lain.Jika kita tidak ada kecerdasaan dalam memilih makanan yang baik dan bergizi kita tidak akan sehat otak kita akan terganggu dengan makanan yang instan karena didalamnya banyak zat pengawet yang mengakibatkan kerusakan pada otak manusia itu sendiri.kalau dari dini kita mengkonsumsi makanan yang tidak baik akan menimbulkan kebiasaan memakan makanan yang kurang bergizi itu.Maka dari itu kecerdasaan disini sangat dibutuhkan.Manusia harus juga banyak mengkonsumsi nutrisi atau vitamin c yang sangat berpengaruh besar terhadap kinerja kerja otak yang baik.Otak sangat berpengaruh besar terhadap kehidupan atau kebiasaan kita sehari-hari,jika otak keganggu maka akan buyar semua.

    Pertanyaan :
    1.Apakah semua makanan harus dengan kecerdasaa?
    2.Bagaimana mengatasi kebiasaan manusia dizaman modernisme ini atas makanan yang instan?
    3.Bisakah makanan instan itu merusak keseluruhan otak ?

    BalasHapus
  32. Deasy Tiara
    4915137154
    Seperti yang bapak jabarkan kecerdasan ,makanan,dan kebiasaan saling berkaitan. Tapi bagaimana bapak bisa menjelaskan anak-anak berprestasi dalam akademik yang saya sering lihat berasal dari perekonomian yang lemah? memang kebiasaan mereka giat belajar yang membuat prestasi mereka bagus tapi bukankah makanan atau asupan gizi juga terkait dalam hal kecerdasan?
    Kalau melihat kemampuan keluarga anak-anak berprestasi ini dalam membeli dan mengkonsumsi makananan sangat bergantung pada penghasilan harian mereka atau dengan kata lain makanan yang dikonsumsi tidak dalam asupan gizi yang cukup. Apakah ada faktor lain yang dapat menjelaskan peristiwa ini? Mohon penjelasaannya pak 

    BalasHapus

setiap komentar yang masuk akan terkirim secara langsung ke alamat email pribadi Bapak DR. Nusa Putra, S.Fil, M.Pd