Pada akhir pidato yang sangat singkat saat pelantikan, Presiden Jokowi menegaskan bahwa agar semua warga negara ikut serta dalam kapal besar Indonesia. Sebagai nahkoda, Jokowi akan tunduk pada kehendak rakyat dan konstitusi. Prabowo termasuk yang memuji pidato itu.
Sesaat setelah KPU
secara resmi mengumumkan kemenangan pasangan Jokowi-JK, Jokowi didampingi JK
berpidato di atas kapal. Dalam pidatonya itu sudah sangat jelas pendirian dan
prinsip Jokowi. Salam tiga jari, salam persatuan Indonesia. Dengan lebih dulu
memuji pasangan Prabowo-Hatta, Jokowi mengajak semua warga bangsa untuk bekerja
bersama, bergerak bersama bagi kemajuan Indonesia, untuk kesejahteraan rakyat
Indinesia.
Kehadiran Jokowi
ke rumah ayah Prabowo untuk bersua Prabowo adalah pertanda bahwa kemajuan
Indonesia hanya bisa dibangun dalam kebersamaan, dalam semangat gotong royong.
Karena itu boleh saja berbeda, berdiri pada posisi yang tidak sama, tetapi
masih dalam kapal yang sama, dengan tujuan yang sama.
Inilah makna
persatuan Indonesia. Inilah pengejawantahan bhinnekatunggalika. Kita memang
berbeda. Berbera partai politik, berbeda koalisi. Namun, semuanya bagi dan
untuk Indonesia.
Kita kuat karena
kita bersatu. Kita bersatu karena kita kuat. Inilah yang pernah diucapkan
Jokowi. Inilah semangat asli Indonesia. Kita bisa merdeka dengan semangat itu.
Pastilah, kita bisa maju dengan semangat yang sama.
Suharto, sebagai
orang yang terlibat dalam sejarah panjang Indonesia sangat yakin bahwa
persatuan dan kesatuan adalah keunggulan dan kekuatan kita. Karena itulah ia
lakukan apapun untuk menjaga dan mempertahankannya. Namun, ia mau kesatuan itu
bermakna keseragaman. Perbedaan dihayati sebagai racun yang berbahaya. Itulah
sebabnya ia memaksakan kehendak. Salah satu bentuknya adalah asas tunggal
Pancasila.
Suharto salah, dan
ia harus menerima akibatnya. Sejatinya kesatuan keindonesiaan adalah kesatuan
dalam keberagaman. Perbedaan dan keberagaman itu asli Indonesia. Dari
"sononya" sudah begitu. Pengingkaran terhadap keberagaman Indonesia
merupakan pengingkaran terhadap Sunatullah. Oleh karena itu pasti akan
menimbulkan masalah. Pengingkaran terhadap keberagaman itu justru akan membuat
kita terpecah belah, lemah dan bubrah.
Pengingkaran
terhadap keberagaman Indonesia membuat kita kehilangan jati diri dan tak lagi
berpribadi. Ujungnya adalah keindonesian yang dikebiri, berakhir dengan mati
suri.
Jadi, ajakan agar
kita semua berada dalam kapal yang sama bermakna agar kita berperan dan
berfungsi sesuai dengan kapasitas, kompetensi, kewenangan, kebisaan, dan cara masing-masing
untuk mencapai tujuan yang satu dan sama. Dengan cara penempatan diri seperti
itulah yang memungkinkan kapal Indonesia itu akan terus mengarungi samodra luas
mencapai tujuan sejatinya. Tak peduli ombak badai menggulung menggungcang.
Karena sejatinya kita adalah bangsa pelaut. Kita bisa dan biasa hidup dengan
topan badai. Justru topan badai itulah yang membesarkan kita.
Lihatlah, Topan
badai pilpres membuat kita makin matang dan kuat. Membuat kita makin solid dan
saling menghargai kapasitas masing-masing. Dalam konteks itulah salam tiga jari
menjadi penting. Tak ada lagi satu dan dua.
Tentu saja itu
tidak berarti kita kehilangan kekritisan pada nahkoda. Justru menjadi kewajiban
kita untuk senantiasa mengingatkan nahkoda akan tujuan mulia dari kapal besar
ini.
Perjalanan
menerjang samodra, menuju pantai tujuan telah kita mulai. Semoga kita semua
adalah pelaut sejati yang pantang menyerah sampai ke tujuan, apapun yang
melintang menghadang dan menantang. Dan tak ada bajak laut di antara kita.
INDONESIA AKAN
MENJADI BESAR DAN MULIA DALAM DAN DENGAN KEBERSAMAAN.
Menyatukan pemikiran bangsa Indonesia yang beragam ini adalah hal yang salah, dengan perbedaan ini lah yang membuat unik. Boleh saja pemikiran untuk memjukan bangsa berbeda, yang penting tujuannya sama yaitu membangun, memajukan, mensejahterakan negeri ini. Bersama-sama berjuang pantang menyerah meskipun badai menerjang, tak kenal lelah dan putus asa. Kita pun ingat dengan perjuangan bangsa ini untuk Indonesia merdeka. Semangat yang tak pernah pudar dicontohkan oleh presiden kala itu Ir.Soekarno. hingga akhirnya kemerdekaan itu terwujud. Masyarakat di kita sekarang harus mencontoh semangat para pejuang terdahulu. Jika dulu tanpa pamrih memperbutkan kemerdekaan, sekarang kita tanpa pamrih membangun negeri ini bersama
BalasHapusKita patut berbangga karena bangsa Indonesia dianugerahi kemajemukan yang menjadi kekayaan bangsa kita, dan kita juga memiliki alat pemersatu yang telah teruji yaitu Pancasila.
BalasHapusBangsa dan negara kita sudah resmi melewati masa transisi kepemimpinan dimana pasangan Susilo Bambang Yudhoyono & Boediono memberi estafet kepemimpinan nasional kepada pasangan Joko Widodo & Jusuf Kalla. Tantangan baru telah menanti dibawah nahkoda kepemimpinan nasional yang baru, dan kita sebagai bangsa Indonesia harus terus berusaha menjaga persatuan nasional dengan kapasitas serta kemampuan diri masing-masing. Hal tersebut demi terciptanya integrasi bangsa berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika.
Asyifa Laely
BalasHapusP.IPS B 2014
Karena semakin tinggi pohon semakin kencang pula anginnya, mungkin pepatah inilah yang menjadi pemicu semangat untuk indonesia kedepannya. Belajar dari pengalaman pada masa-masa sebelumnya. Dengan presiden baru dan berjuta harapan baru untuk negeri tercinta ini. Serta saling bekerja sama untuk membangun indonesia hebat yang sesungguhnya.
Menurut saya pidato yang di sampaikan pak Jokowi dalam acara pelantikan presiden beberapa hari yang lalu menjelaskan bahwa ia ingin mengajak rakyat Indonesia untuk bergerak bersama dalam kemajuan bangsa untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia.Walaupun Indonesia banyak memiliki ragam perbadaan tetapi kita semua mempunyai tujuan yang sama yaitu menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar dan tangguh....Semoga apa yang di ucapkan pak jokowi dalam pelantikan yang lalu bisa terealisasikan dengan baik dan bisa menepati janji-janjinya yang pro terhadap rakyat kecil.........Nabila Chairina 4915141046 Pendidikan IPS A 2014
BalasHapusMenurut saya pidato yang di sampaikan pak Jokowi dalam acara pelantikan presiden beberapa hari yang lalu menjelaskan bahwa ia ingin mengajak rakyat Indonesia untuk bergerak bersama dalam kemajuan bangsa untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia.Walaupun Indonesia banyak memiliki ragam perbadaan tetapi kita semua mempunyai tujuan yang sama yaitu menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar dan tangguh....Semoga apa yang di ucapkan pak jokowi dalam pelantikan nya beberapa hari yang lalu bisa terealisasikan dengan baik dan bisa menepati janji-janjinya yang pro terhadap rakyat kecil.........Nabila Chairina 4915141046 Pendidikan IPS A 2014
BalasHapusKomentar saya , saya sangat setuju dengan artikel ini. Jokowi adalah sosok presiden yang unik. Beliau memilih berpidato di sebuah kapal besar yang mengibaratkan seorang pemimpin itu adalah nahkoda yang membawa penumpangnya ke suatu tujuan. Tujuan jokowi itu adalah menjadikan negara indonesia ini menjadi negara yang lebih baik lagi. Oleh karena itu, jokowi meminta kepada seluruh warga negara indonesia untuk saling bekerja sama , bergerak bersama demi membangun negara indonesia yang lebih baik, makmur dan sejahtera. ( Siti Nur Rosdiana , P.IPS A 2014 )
BalasHapusSaya setuju dengan tulisan bapak, sama seperti "Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh" memang seharusnya rakyat Indonesia bersatu dan bersama tidak bersikap individualis lagi. Karena tidak hanya pemerintah yang berkuasa tetapi masyarakat pun ikut andil dalam perubahan Indonesia ini. Banyak masyarakat berharap agar Indonesia lebih maju lagi, lebih berkualitas, tidak ada orang-orang yang korupsi lagi, saling bersatu dan bekerja sama untuk Indonesia yang besar dan mulia.
BalasHapusEka Yuliyanti
P.IPS B
4915142817
Rijalul Fahmi
BalasHapus4915145529
P.IPS B 2014
Assalamualaikum wr wb
Tulisan yang sangat menarik, mengispirasi saya bahwa memang betul sekali bahwa indonesia ini adalah kapal besar, seperti halnya jika kapal ingin berlayar harus dibutuhkan orang yang mampu berperan untuk menjalankan kapal agar kapal besar ini bisa berjalan baik dan bisa berlayar mengelilingi samudra disinilah kita butuh seorang nahkoda yang dapat memimpin perjalan kapal besar ini nahkoda yang dapat menjalankan kapal, yang dapat menetukan keputusan kemana kapal ini akan berlayar, yang dapat menentukan kapan kapal ini akan bersandar dan kapan kapal ini akan berlayar kembali.
Bpk. Ir h.joko widodo telah dilantik menjadi presiden republik indonesia, dia harus menjadi nahkoda bagi negara ini, nahkoda yang mampu menjaga, memimpin, dan menghantarkan penumpang kapal (Rakyat) sampai ke pulau impian (kemakmuran dll), bukan hanya menguntungkan Anak buah kapalnya saja (Tim Koalisi). Itu harapan saya semoga nahkoda kita yang baru ini nahkoda yang kuat dan mampu memimpin dan menjaga penumpangnya dari badai dan ombak besar bukan nahkoda boneka dari golongan tertentu. Terima Kasih
Wasalamualaikum wr wb
Nadea Uzmah
BalasHapusP.IPS B
HIDUP INDONESIA!!!
Saya berharap Jokowi-JK dapat menyatukan Indonesia dan menjadikan Indonesia negara yang lebih maju dari sebelumnya. Salam tiga jari merupakan simbol kesatuan, bukan dua jari atau satu jari. Kita bisa jika bersama-sama. Membangun Indonesia menjadi lebih baik lagi. aamiinnn
Nama : Firaas Azizah
BalasHapusKelas : P.Ips A
Kode : 4915141031
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Saya sependapat, bahwa kemajuan bangsa Indonesia hanya bisa di bangun dalam kebersamaan berdasarkan persatuan yang kuat antar rakyat Indonesia. Hal ini terdapat di Pancasila pada sila ke-3 yang berbunyi “Persatuan Indonesia”, dengan persatuan yang kuat Indonesia akan terus bertahan dan semakin maju walaupun banyak perbedaan tetapi bukanlah hambatan untuk berubah. Dalam semboyan bangsa Indonesia yang berbunyi “ Bhineka Tunggal Ika” yang artinya walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu tujua, walaupun kita terdiri dari banyak suku, bahasa, kebudayaan, dan ras di Indonesia tetapi tujuan kita sama yaitu memajukan bangsa Indonesia untuk lebih menjadi negara yang maju, dan sejahtera.
Semakin banyak tangan yang merangkul dalam kebersamaan untuk memajukan bangsa Indonesia, makan semakin besar kebersamaan dan pertahanan bangsa Indonesia untuk lebih maju dan sejahtera.
Pada saat pelantikan Presiden terpilih kita Joko Widodo saya tak sempat melihat atau sekedar menonton siaran langsungnya, maklum ada kuliah. Tapi saya berusaha untuk tetap mengikuti perkembangan headline news pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 ini melalui media sosial. Dan nyatanya sangat luar biasa.
BalasHapusTanggapan dari berbagai media mengenai pelantikan Jokowi-JK sangat positif, ini juga mempengaruhi bursa saham dan investasi di Indonesia sehingga pada saat itu nilai tukar rupiah menguat. Itu terjadi karena kondusifnya proses pelantikan dan serah terima jabatan dari SBY ke Jokowi, mereka menganggap stabilitas keamanan di Indonesia mulai membaik. Dan akan terus membaik.
Pada saat Jokowi berpidato kenegaraan untuk pertama kalinya sebagai Presiden, beliau terlihat sangat siap, fokus, dan tenang. Pembawaannya yang humble dan merakyat menjadikan ia sosok yang sangat dielu-elukan masyarakat. beliau seperti oasis ditengah gurun yang luas.
Rakyat kini tengah menunggu janji dan program-program yang akan segera di wujudkan oleh Jokowi-Jk dan pemerintahannya. Rakyat kini menaruh harapan lebih terhadap pemimpin ketujuh negeri ini.
TITA NURMALA –P.IPS B 2014
4915144096
Yumna Adzillah
BalasHapusP.IPS B 2014
4915144089
Saya juga setuju dengan pidato Pak Jokowi bahwa untuk membangun Indonesia maka bukan hanya para pejabat dan petinggi negara tetapi juga harus dengan dukungan dari rakyat. Dukungan dari rakyat juga bukan hanya dengan dukungan berupa kata2 tetapi juga dengan mengikuti aturan yang diberlakukan oleh pemerintah, karena aturan aturan yang dibuat juga untuk kepentingan dan kebaikan rakyat itu sendiri.
Ilham Mahardhika Wibowo
BalasHapusP.IPS B (4915144092)
ya memang dalam bergantinya presiden indonesia ini, para presiden dan awak-awaknya harus membikin kapal yang bertujuan yang sama,. kita sebagai bangsa indonesia harus tetap satu jua, satu tujuan. walaupun banyak rintangan yang seing kita hadapi, semoga kapal ini tetap kokoh hingga tujuan tercapai.
Hanifan Pratama Sonata
BalasHapus4915144112
Menurut saya, Selain nakhoda, para awak penumpang harus saling bekerja sama untuk membuat kapal bernama indonesia ini dapat berjalan dengan lancar. Bersatu kita tegur, bercerai kita berantakan adalah semboyan yang tepat dalam mengarungi samudra kehidupan bernegara yang luas ini. Tanpa adanya kerja sama antara nakhoda dan awak kapal ini. Sampai kapanpun kapal ini tak akan pernah dapat berjalan dengan mulus. Dewasa ini sering kita temukan orang - orang tak mau bekerja sama. tugas kita sebagai awak kapal yang setia adalah mencoba menegur dan merangkul mereka demi berjalan mulusnya pemerintahan kita. Dengan Harapan baru kita gapai impian bangsa kita. Bangun kembali Indonesia menjadi macan asia.
Nama : Joddy Hermawan
BalasHapusKelas : P.IPS B 2014
No Reg: 4915142810
Saya setuju dengan salam tiga jari dari jokowi bahwa tak ada lagi satu dan dua. Keberagaman dalam satu kapal seharusnya tidaklah menjadi permasalahan dan hambatan untuk nahkoda dan para penumpangnya untuk mencapai tujuan yang sama, "malahan" kita harus saling bekerja sama agar sistem dalam kapal besar itu berjalan baik, dan tidak ada yang namanya perbedaan kasta (derajat) antara nahkoda dan para penumpang, kita semua harus saling bekerja sama agar mencapai tujuan yang sama, bayangkan saja apa yang terjadi jika kapal yang bernahkoda tapi tanpa penumgpnag, bahkan sebaliknya ? sejujurnya kita harus menjaga persatuan indonesia dalam keberagaman .
chairul saleh
BalasHapusP.IPS B 2014
Menurut yang saya baca di atas bangsa indonesia akan bisa menjadi negara yang kuat dan kokoh jika semua rakyat indonesia bisa bersatu dalam tujuan yang sama,dan janganlah ada konflik diantara kita karna itu adalah penyebab terjadinya perpecahan di suatu negara
Assalamualaikum pak
BalasHapussaya Ma'mun Raka Arief
P.ips A'14
Setuju pak, dengan adanya persatuan semua tujuan pasti akan tercapai. Bersatu untuk kepentingan bersama dan menekan kepentingan pribadi.
Terimakasih pak
Andayani
BalasHapusP.IPS B
4915144097
Assalamualaikum Pak Nusa, mencermati tulisan diatas saya sangat kagum dengan sosok Bapak Presiden kita, yaitu Bapak Joko Widodo. Dengan menyambangi kediaman Ayah dari Bapak Prabowo untuk bertemu dengan saingat politiknya yaitu Bapak Prabowo adalah sebuah sikap yang sangat baik yang patut ditiru oleh semua kalangan. Bapak Joko Widodo yang menjalin silaturahmi dan menganggap mantan lawan politiknya sebagai sahabat adalah hal yang mencerminkan seorang yang berjiwa besar. Salam tiga jari, itu adalah hal yang tepat dan disampaikan pada waktu yang tepat. Makna salam tersebut sangat dalam, yaitu Persatuan Indonesia. Dengan adanya salam itu, membuat rakyat Indonesia yang tadinya terbelah menjadi 2 kubu kembali menjadi satu kembali dalam satu kesatuan bangsa. Yaitu Persatuan Indonesia.
Kebersamaan adalah kekuatan terbesar bagi kaum yang hidup berkelompok. Sekalipun pemimpin yang cerdas jika tanpa ada gerakan bersama dengan anggota nya,tidak akan tercapai tujuan kepentingan kelompok itu. Kebersamaan adalah menyatukan kekuatan untuk menggapai tujuan bersama(dalam tulisan ini). Semoga do'a yang di curahkan penulis yang juga harapan saya bisa terlaksana. MERDEKAAAA!!!
BalasHapus(Zikri S.R-P.IPS B 2014)
Saya setuju dengan bapa. Bahwa Indonesia memang harus dibangun dengan kebersamaan agar tidak terjadi perpecahan. Disamping itu kita memang harus memegang teguh semboyan bhenika tunggal ika. Jika kita bercerai berai karna perbedaan pandangan sesungguhnya kita tidak menghargai jasa para pahlawan yang telah berusaha memperjuangkan kemerdekaan
BalasHapusNama saya Fardani Ghina Hayati
BalasHapusKelas P.IPS B 2014
Saya setuju dengan pak nusa bahwa negara akan menjadi besar dan mulia jika dengan kebersamaan. Kebersamaan akan terbentuk jika jika kita terus memper erat tali persaudaraan dan bersatu dalam membangun negara, karna seperti kata pepatah bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.
Berbeda beda tapi tetap satu, itulah ciri-ciri rakyat Indonesia. Kita ketahui bersama bahwa Indonesia terdiri dari berbagai ras, suku, bangsa, dan agam, tapi kita rakyat Indonesia memiliki tujuan yang sama yaitu menjadikan Indonesia yang lebih baik. Diibarkatkan kapal besar yang didalamnya terdapat nahkoda, Jokowi dodo presiden baru Indonesia adalah yang diibarkan sebagai nahkoda yang memimpin bagsa Indonesia. Kita sebagai rakyat Indonesia harus tetap membantu agar menjadikan Indonesia yang lebih baik dengan segala masalah bangsa yang akan datang.
BalasHapusSri Rahayu
P.IPS A 2014
Viddyaningsih
BalasHapusPIPS A 2014
Ass pak nusa, dalam tulisan yang berjudul kapal besar indonesia sebuah tulisan yang bagus karena didalam tulisan tersebut terdapat sebuah pembelajaran bahwa dasarnya kebersamaan itu sangat berharga untuk mempersatukan bangsa dialam berbagai banyak perbedaan budaya di bangsa ini.Apa yang dilakukan pak jokowi pun menurut saya hal itu merupakan hal yang bijak karena pak jokwi perlahan lahan membuat suatu sistem untuk mempersatukan bangsa dengan cara kita bisa saling berkerja sama dalam memajukan bangsa indonesia.
terimakasih wassalammualaikum wr.wb
Viddyaningsih
BalasHapusPIPS A 2014
Ass pak nusa, dalam tulisan yang berjudul kapal besar indonesia sebuah tulisan yang bagus karena didalam tulisan tersebut terdapat sebuah pembelajaran bahwa dasarnya kebersamaan itu sangat berharga untuk mempersatukan bangsa dialam berbagai banyak perbedaan budaya di bangsa ini.Apa yang dilakukan pak jokowi pun menurut saya hal itu merupakan hal yang bijak karena pak jokwi perlahan lahan membuat suatu sistem untuk mempersatukan bangsa dengan cara kita bisa saling berkerja sama dalam memajukan bangsa indonesia.
terimakasih wassalammualaikum wr.wb
Indonesia merupakan negara yang kaya akan suku, budaya dan agama. Jika ditinjau dari keegoisan masing-masing suku, budaya, dan agama Indonesia akan sering dilanda konflik. Namun disini bapak Joko Widodo memberikan panutan yang patut kita contoh. Beliau memiliki rasa toleransi sangat tinggi serta ingin mempersatukan Bangsa Indonesia. Benar kata Bapak Joko Widodo dalam pidatonya, bahwa Indonesia merupakan 'kapal besar' dengan dia sebagai nahkodanya. Jika kapal berjalan tanpa penumpang maka sia-sia perjalanan yang dipimpin nahkoda itu, jika kapal ada penumpang tetapi tak ada nahkoda, maka kapal tidak bisa berjalan. Maka dari itu, kita sebagai Bangsa Indonesia harus bersatu untuk memajukan Indonesia.
BalasHapusCaroline Siagian
4915142803
Indonesia merupakan negara majemuk, dengan kemajukan ini lah yang terkadang membuat berbagai masalah. Setiap orang masih membanggakan daerahnya sendiri dan menganggap kelompoknya lebih hebat dari yang lain. Semoga dengan terpilihnya presiden baru ini dapat mempersatukan Indonesia untuk menuju kearah yang lebih baik.
BalasHapusShabrina SAS. P.IPS B 2014
Anggun trihapsari
BalasHapus4915142820
P.IPS B / 2014
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. inilah peribahasa yang sangat lekat kaitannya dengan kebersamaan dan keberagaman. Indonesia dikenal dengan sesuatu yang mana pasti beragam. Mencermati tulisan diatas, Bahwa Kehadiran Jokowi ke rumah ayah Prabowo untuk bersua Prabowo ini menunjukkan bahwa perlunya sikap saling menghargai, saling bersikap positif. Salam tiga jari inilah yang diharapkan Indonesia agar Indonesia tidak lagi saling adu fitnah, menyebarkan kejelekkan.
Khilva Aini Humaedi
BalasHapusP.IPS B 2014
4915142822
saya setuju dengan pernyataan presiden kita yang baru "Salam tiga jari salam persatuan indonesia" . memang sudah seharusnya indonesia yang mempunyai keberagaman ini bersatu dan perduli terhadap satu sama lain. kita harus bisa bersatu jika ingin negara kita ini maju . seperti pepatah "semakin tinggi pohon semakin tinggi angin yang menerpa" semakin bangsa kita ingin maju pasti semakin besar masalah yang akan kita hadapi, tapi itu bukan masalah jika persatuan ada dalam diri kita.
Assalamu’alaikum wr.wb
BalasHapusNama : Yuni Shofarani
Kelas : Pendidikan IPS B
Nomor Registrasi : 4915142798
Dengan kebersamaan dan solidritas tinggi kita bisa membangun suatu negara yang lebih baik. “BERBEDA-BEDA TETAPI TETAP SATU” itulah kita, kita sebagai satu kesatuan yaitu sebagai rakyat Indonesia harus bisa bersatu teguh membela dan mempertahankan Indonesia, membangun negara dengan penuh solidaritas dan kebersamaan demi tercapainya suatu negara yang lebih baik nantinya. Dan bersatu seperti pancasila, sila ke tiga yaitu “PERSATUAN INDONESIA", kita harus bersatu walaupun berbeda latar belakang ras, suku, bahasa kita padukan menjadi satu yaitu ”INDONESIA”.
HIDUP INDONESIA!!!! HIDUP SOLIDARITAS!!!!!
Wassalamu’alaikum wr.wb
Ghaffar Radithio Putra
BalasHapusP.ips b 2014
4915142801
Benar apa yang dikatakan bapak Indonesia tidak akan maju bila tidak bersatu, dengan kedatangan Jokowi ke rumah ayah Prabowo diharapkan bisa menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antara Jokowi dan Prabowo yang saat ini mempunyai pengaruh besar dalam perubahan Indonesia, sebenarnya dalam pertahanan di era Suharto Indonesia lebih kuat dan disegani tetapi, iya salah menggunakan kekuasaannya hanya demi uang semata, semoga di era baru presiden Jokowi Indonesia bisa lebih jaya dari segi ekonomi, pertahanan dan prestasi
Nama : Andayani
BalasHapusKelas : P.IPS B 2014
No.reg : 4915144097
Dalam artikel tersebut saya melihat keseriusan Jokowi untuk menyatukan bangsa indonesia dengan caranya sendiri. Jokowi menang baru akan memimpin dan kebijakan serta cara beliau memerintah memang belum terlihat , apakah menggunakan cara halus diawal kepeminmpinannya atau akan memaksakan khendak ketika diperjalanan. kami bangsa Indonesia sangat berharap Jokowi bisa menjaga kesonsistenannya dalam memimpindan cekat untuk menyelesaikan segala permasalahan yang muncul . Namun dilain pihak muncul persepsi keraguan dalam masyarakat indonesia, karena kita tau bahwa tugas Jokowi sebagai gubernur DKI Jakarta belum selesai, beliau memang cekat dalam mengambil kesempatan tapi perlu disadari bahwa tindakan beliau membuat tingkat kepercaan masyarakat menjadi terguncang.
Tidak dapat dipungkiri jika kebijakan serta program-program Jokowi saat memerintah sebagai gubernur menunjukan progres serta menciptakan Jakarta yang lebih baik, dan kami berharap apa yang telah beliau jalankan selama menjadi gubernur dapat terapkan juga selama memimpin indonesia.