Rabu, 12 November 2014

JANGAN MENEROR!!!

Jangan meneror! Apa pun alasannya. Karena teror adalah tindakan para pengecut yang panik. Pengecut yang kehabisan akal.

Boleh jadi ada, mungkin juga banyak orang, yang sudah tidak sabar pada polah tingkah Amien Rais. Barangkali mereka sudah muak bahkan jijik dengan manuver politik Amien Rais.

Dalam pandangan mereka mungkin Amien Rais dirasa mencla-mencle, tidak konsisten dan tak dapat menahan syahwat kuasa. Barangkali mereka masih menyimpan bukti-bukti, seperti pemberitaan Majalah Tempo saat reformasi dan bukti-bukti lain tentang bagaimana sikap keras Amien Rais terhadap kasus penculikan aktivis dan tuntutannya terhadap Prabowo. Mereka bisa saja kaget, terkesima, terheran-heran dan tidak percaya. Koq bisa Amien kini menjadi pendukung fanatik Prabowo. Lebih fanatik dibanding Jakmania, Bobotoh dan Bonek.

Karena rasa marah, kecewa, plus benci, akhirnya Amien diteror. Tentu kemungkinan lain juga ada. Boleh jadi yang meneror Amien ialah orang yang kasihan dan sayang pada Amien. Mereka tidak sampai hati melihat Amien terus dihujat. Apalagi sudah lama Amien hanya menjadi pemain pinggir lapangan dalam lingkar utama politik kita. Begitu ia ingin kembali, jagoannya malah kalah. Amien terpaksa kembali ke pinggiran. Bisa saja yang meneror Amien adalah anak remaja iseng. Semua kemungkinan masih terbuka.

Karena itu kita percayakan pengungkapan kasusnya pada Polisi yang telah menugaskan Densus 88. Rasanya Densus 88 bisa mengungkap dan menangkap pelakunya. Mereka sangat berpengalaman. Bila tidak, ya kita terpaksa membentuk dan minta bantuan Densus 99.

Kita harus melawan teror terhadap Amien Rais. Karena dalam demokrasi semua orang harus biasa dan terbiasa dengan perbedaan. Meskipun perbedaan itu bisa bikin gemes, geram, keqi dan marah. Tetapi perbedaan adalah niscaya dalam demokrasi. Dalam kehidupan manusia.

Kita boleh dan mungkin harus berbeda. Tetapi perbedaan itu tidak boleh membuat dan mendorong kita untuk bermusuhan. Apalagi untuk saling meniadakan. Kita hidup dan tumbuh kembang dalam perbedaan. Karena itu dalam demokrasi yang harus dikembangkan adalah saling menghargai dan menghormati.

Secara pribadi saya sangat menghargai dan menghormati Amien Rais dan Prabowo. Mereka telah menjadi aktor utama yang membuat demokrasi kita sangat kompetitif, semarak, menyenangkan, dan penuh gairah. Kita harus bangga dengan demokrasi kita kini. Meski selalu penuh ketegangan, tetapi selalu berakhir dengan damai dan saling pengertian. Amien dan Prabowo merupakan tokoh penting yang ikut menciptakan kondisi ini.

Amien Rais dan Prabowo, bukan saja bagian dari kekitaan, keindonesiaan. Tetapi menjadi bagian yang penting.

Karena itu kita berharap Amien dan Prabowo tetap memimpin dan mempertahankan agar Koalisi Merah Putih tetap kuat dan solid. Percayalah, kita membutuhkan oposisi yang kuat dan solid untuk menjamin, menjaga, memelototi, mengkritisi, dan mengawal pemerintahan Jokowi-JK untuk memenuhi janji-janji politiknya.

Kita memang harus lebih bersabar menghadapi para paranoid yang maunya memenangkan semua kompetisi politik. Pada titik tertentu mereka harus diberi pelajaran dengan cara yang keras untuk mengingatkan. Bahwa negeri ini pernah terpuruk karena kekuasaan dimonopoli oleh segelintir orang. Kita tidak mau hal itu terjadi lagi. Amien dan Prabowo tampaknya sudah berada pada jalur yang benar saat mempertahankan kekuatan dan kesolidan Koalisi Merah Putih.

Kita juga berharap Golkar tetap mejadi bagian dan menjaga soliditas Koalisi Merah Putih, justru untuk kepentingan bangsa dan negara. Tentu saja ada kekhawatiran pada Golkar. Sebab selama ini Golkar lebih dikenal sebagai golongan ingkar. Semoga kali ini Golkar menjadi golongan kekar, tegar bertahan.

Di mana pun di dunia ini, pemerintah yang kuat dan efektif hanya bisa tegak bila ada oposisi yang kuat dan solid. Karena itu,

INDONESIA HEBAT HANYA TERCIPTA BILA KITA MENJAGA KESEIMBANGAN.

4 komentar:

  1. Kita serahkan prosesnya kepada petugas kepolisian setempat aja, teror seperti ini harus ditindak tegas. Kalau Pak Amien emang punya salah sama seseorang mungkin, tapi ya gak kayak gini caranya, gaak baik. Harus ditindak dengan tegas! Bagaimanapun Pak Amien adalah warga masyarakat yang harus dilindungi keamanannya.

    ricky kurnia ips b 2014

    BalasHapus
  2. Edward kurnadi
    Pips a
    4915145637
    Seharusnya kita semua bisa membiasakan diri dengan prilaku para politisi papan atas karna itu juga hak dia maunya apa ,asalkan semuanya masih berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang ada .yang terpenting rakyat indonesia sejahtera dan maju ,lebih mementingkan kepentingan umum dibanding pribadi.

    BalasHapus
  3. Lucky Rahmat Yulianto
    Pendidikan IPS A 2014
    4915141025
    Yang membuat terror itu hanyalah orang-orang pengecut yang tidak berani berkata langsung dia hanya bisa bersembunyi. Menurut mereka itu cara mereka untuk tidak member tau siapa itu mereka. Seperti makhluk goib bisa meneror tetapi tidak tau siapa yang meneror.
    Menurut saya biarkan saja terror itu tidak usah di anggap terror-terror itu biarkan mereka capek sendiri melakukan terror-terror itu. Terima kasih..

    BalasHapus
  4. Lucky Rahmat Yulianto
    Pendidikan IPS A 2014
    4915141025
    Yang membuat terror itu hanyalah orang-orang pengecut yang tidak berani berkata langsung dia hanya bisa bersembunyi. Menurut mereka itu cara mereka untuk tidak member tau siapa itu mereka. Seperti makhluk goib bisa meneror tetapi tidak tau siapa yang meneror.
    Menurut saya biarkan saja terror itu tidak usah di anggap terror-terror itu biarkan mereka capek sendiri melakukan terror-terror itu. Terima kasih..

    BalasHapus

setiap komentar yang masuk akan terkirim secara langsung ke alamat email pribadi Bapak DR. Nusa Putra, S.Fil, M.Pd