Kamis, 13 November 2014

KOYO CABE(2)AN

Koyo itu menimbulkan rasa hangat di kulit dan tubuh. Koyo cabe dirasa lebih nendang hangatnya. Bahkan cenderung panas. Meski begitu, tampaknya penggemarnya makin bertambah karena sekarang ini sangat banyak dan beragam merek dan jenis koyo cabe.

Pada kemasannya dijelaskan bahwa koyo cabe dapat membantu meredakan encok, pegal linu dan nyeri otot. Bagi yang belum biasa, apalagi jika memiliki kulit sensitif, pada awal penggunaan, koyo cabe bisa terasa sangat terganggu. Meski gangguan itu hanya sekejap.

Bagi yang sudah terbiasa, walau ada sedikit waktu untuk penyesuaian, biasanya menimbulkan keasyikan yang nikmat. Hangatnya terasa menyebar. Rasa linu dan nyeri seperti disedot oleh kemanjuran koyo cabe. Badan terasa dipijit dalam kehangatan yang sungguh mengasyikkan.

Koyo cabe memang merupakan pengobatan yang mengandalkan kehangatan untuk merangsang kelancaran darah. Dasarnya adalah pengobatan timur yang berakar di Cina dan Jepang. Koyo cabe merangsang titik-titik meridian tubuh menjadi aktif dengan bantuan kehangatan yang merangsang syaraf dan darah. Jika darah lancar, pembuluh darah diaktifkan dan semua racun bida dibuang keluar.

Secara sederhana dapat dikatakan, koyo cabe memberi sedikit gangguan di kulit pada awalnya, namun memberi kehangatan dan rasanya nyaman kesudahannya. Tak heran bila dari waktu ke waktu penggemarnya terus meningkat.

Namun kini, boleh jadi popularitas koyo cabe kalah jauh dibandingkan cabe-cabean. Bila koyo cabe panasnya nendang, maka cabe-cabean mungkin panasnya atau hotnya nantang, dan tetap bisa nendang. Jika koyo cabe bisa menghilangkan nyeri dan linu. Cabe-cabean barangkali malah bisa bikin nyeri dan linu. Asyik pada mulanya, bisa tak berdaya kesudahannya.

Cabe-cabean mulanya muncul di kalangan pembalap motor liar. Cabe-cabean adalah para cewek ABG yang meramaikan kompetisi balapan motor liar. Dulu mereka disebut piala bergilir. Artinya bisa digilir oleh para pemenang balapan. Biasanya mereka dijadikan bagian dari paket taruhan.

Balapan liar jadi panas dan berbunga dengan kehadiran para cabe-cabean. Padau mumnya mereka cantik, seksi, dan ABG atau remaja taggung. Kebanyakan berani tampil menantang, menggunakan baju ketat dan seksi. Tidak sedikit yang memiliki tato di beberapa bagian tubuh dan selalu dipamerkan secara terbuka.

Sejumlah pembalab berani dan rela menantang maut di arena balapan untuk dapatkan mereka. Itulah sebabnya mereka lebih membakar dibandingkan premium atau pertamax. Oktannya tinggi dan bisa menggerakkan dan meledakkan gairah.

Cabe-cabean kini menyebar. Mereka tidak hanya hadir di balapan liar. Juga di diskotik dan tempat-tempat anak muda nongkrong, di mal-mal, cafe, resto, dan pusat kebugaran. Meramaikan, memanaskan dan mempedaskan suasana.

Seperti cabe pada tahu, tempe, dan bakwan goreng, cabe-cabean sungguh memberi tantangan rasa dan membuat semuanya pantas dinikmati. Menghilangkan kehambaran, mencuatkan pedas dan panas sekaligus. Tantangan rasa yang pasti menggoda.

Siapa pun yang inginkan kehangatan puncak, yang bahkan bikin ngilu dan nyeri, rasanya koyok cabe taklah mencukupi. Jika ingin terperangkap dalam kenikmatan sesaat, dan kesusahan serta kesakitan jangka panjang, silahkan mencoba koyo cabe-cabean. Pedes dan hangatnya dijamin merusak kehidupan dan ketenangan bathin. Kebebasan memilih koyo cabe atau koyo cabe-cabean, menegaskan

MANUSIALAH YANG MENENTUKAN, APAKAH MEMPEROLEH KEBAHAGIAAN ATAU KENYERIAN HIDUP.

24 komentar:

  1. Nama : Khairun Nikmal Baiti
    Nim : 4915144082
    Prodi : P.IPS B 2014

    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Pak Nusa memang selalu tak terduga dalam membuat tulisan. Menggabungkan hal yang biasa dengan hal lain sehingga membuat pembacanya tertarik. Menurut saya tulisan ini bagus dan semoga kita tak memilih kesenangan semata dan kenyerian hidup.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    BalasHapus
  2. Koyo cabe dan cabe-cabean memang berbeda, kegunaannya juga berbeda, dan juga hasilnya juga sangat berbeda
    salwa salsabila p.ips B

    BalasHapus
  3. Caroline Siagian
    4915142803

    Jujur saja, saya baru tahu arti cabe-cabean secara utuh dari tulisan bapak. Selama ini saya pikir cabe-cabean adalah anak ABG yang berpakaian alay dan minim saja. Memang benar "koyo" memberikan rasa hangat dan kepuasan tersendiri bagi pemakainya. Baik "koyo cabe" maupun "koyo cabe-cabean". Dari judul tulisan ini sangat menarik, kalimat-kalimatnya juga tidak terlalu panjang, membuat pembaca menjadi enjoy dan rileks menikmati tulisan ini. Sebagai manusia kita harus bisa menentukan jalan hidup kita sendiri. Jangan pernah terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Terimakasih

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum pak
    saya Ma'mun Raka Arief
    P.IPS A 2014 (4915141016)

    Haha postingan ini sangat menarik dan menghibur sekali bagi saya pak. Koyo cabe dengan cabe-cabean memang sudah terkenal ditelingan kebanyakan orang, sehingga para pembaca pasti mengerti dan paham. Analogi-analogi yang bapak pakai pun terasa linu dan hangat dipikiran saya. Sehingga semua beban-beban dipikiran saya bisa menghilang.
    Terimakasih pak.

    BalasHapus
  5. Tulisan bapak di atas menjelaskan ada korelasi yang sangat erat antara koyo cabe dengan cabe-cabean. Keduanya sama-sama memberi kehangatan dan berguna bagi manusia,tetapi dalam artian yang berbeda. Di satu sisi koyo cabe berguna untuk meredakan rasa pegal-pegal dan membuat fisik kita merasa nyaman.Di satu sisi cabe-cabe'an berguna membuat kita merasa nyaman dan sebagai tempat menyeluarkan hasrat/nafsu bagi orang-orang yang bermoral buruk. Manusia mempunyai hak untuk memilih jalan hidupnya masing-masing,begitu pula dengan koyo cabe dengan cabe-cabean kita bisa memilih yang mana saja yang kita suka dan kita bisa menilai sendiri dari kedua hal tersebut....Nabila Chairina 4915141046 Pendidikan IPS A 2014

    BalasHapus
  6. Nama : Joddy Hermawan
    Kelas : P.IPS B 2014
    No Reg: 4915142810

    Memang popularitas koyo cabe sudah kalah telak di tanah indonesia ini. sekarang hanya cabe cabean yang orang banyak ketahui, ada beberapa dari mereka yang senang dipanggil cabe, padahal mereka tak tahu apa itu arti sebenearnya dari cabe. sebenarnya cabe cabean ini merusak perkembangan generasi muda kita, karena tak sedikit cabe cabean yang masih di bangku SMP bahkan SD, apa jadinya generasi yang akan mendatang jika sekarang sekarang ini saja sudah seperti ini ?

    BalasHapus
  7. Nama : Andayani
    Kelas : P.IPS B 2014
    No.reg : 4915144097

    Belum lama kata jablay digunakan untuk sebutan gadis nakal, dan kini berubah menjadi cabe-cabean. Entah apa yang mendasari perubahan nama tersebut, tetapi yang jelas kata tersebut selalu berganti seiring perkembangan zaman. Bisa jadi revisi tersebut menunjukan tingkat keliaran seorang remaja. Pada umumnya yang menjadi cabe-cabean adalah gadis belia, mereka melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkan resiko terlebih dahulu. Gadis belia memiliki tingkat keliaran yang tinggi , sifat mereka adalah meniru dan ikut-ikutan. Ketika melakukan tindakan yang negatif yang menjadi patokan adalah temannya , dalam pikirannya akan terbesit kenapa ia tidak bisa melakukannya jika teman-temannya bisa? Kenapa harus berpikir panjang ,jika kita semua pasti juga akan menerima resikonya ? mungkin terdengar gila saat tau jika seorang gadis belia memiliki pemikiran seperti itu tapi itulah kenyataannya.
    Sebenarnya kita semua dapat meminimalisir jumlah cabe-cabean, karena cabe-cabean itu pada awalnya berasal dari pola pikir. Jadi yang bisa kita lakukan adalah merubah pola pikir gadis belia . Namun sebelum merubah pola pikir seorang gadis belia , sebaiknya diubah terlebih dahulu pola pikir orang tuanya. Di zaman yang modern seperti ini banyak orang tua yang tidak ingin anaknya terlihat kuper dan tidak modis, maka dari itu orang tua memberikan kebebasan dalam bergaul kepada anaknya agar dapat menyesuaikan diri sesuai dengan perkembangan zaman dan membiarkan mereka memakai pakaian yang mereka suka agar dapat diterima dilingkungan teman-temannya. Sungguh ironi meliahat realita yang terjadi saat ini, kita sebagai masyarakat wajib memberikan nasehat serta teguran yang sifatnya mendidik, bukan menghardik.

    BalasHapus
  8. Memang ada korelasi antara koyo cabe dan cabe-cabean..keduanya memberikan kehangatan bagi para penggunanya..kadua nya memiliki fungsi yang sama bagi para penggunanya, tetapi dalam artian yang berbeda.koyo cabe berguna bagi kesehatan dan kehangatan sedangkan cabe-cabean memberikan kehangatan untuk meteka yang ingin melampiaskan hasrat dan nafsunya,,manusia berhak memilih jalan hidupnya masing-masing,semuanya tergantung kita sendiri bisa menilai kedua barang tersebut

    BalasHapus
  9. Lucky Rahmat Yulianto
    Pendidikan IPS A 2014
    4915141025
    Benar sekali pak waktu itu saya pernah mencoba koyo cabe di punggung saya. Koyo itu sangatlah mengganggu sangat panas rasanya ingin dilepas punggung pun tersa berkeringat saat memakai koyo cabe. Mungkin karna saya belum terbiasa menggunakan koyo cabe itu. Cabe-cabean cara menyembuhkannya beda cara pak. Cabe-cabean sudah sangat mendunia dimana kita berada pasti disana ada cabe-cabean.
    Koyo cabe-cabean bukan hanya merusak tubuh mungkin bisa merusak masa depan kita. Lebih baik menggunakan koyo cabe saja jangan cabe-cabean. Terima Kasih..

    BalasHapus
  10. NADEA UZMAH
    P.IPS B 2014
    .
    Cabe-cabean identik dengan cewek-cewek yang memakai baju minim dan bertingkah alay, contohnya naik motor bonceng tiga. Saya pribadi merasa risih bila melihat cabe-cabean naik motor bonceng tiga dengan memakai baju ketat dan celana pendek.
    Bukan hanya itu, cabe-cabean juga identik dengan cewek-cewek nakal yang suka “dipake”. Saya setuju dengan tulisan Bapak yang mengatakan cabe-cabean lebih hot dan lebih memuaskan dibandingkan dengan koyo cabe . Tetapi, cabe-cabean hanyak memuaskan sesaat.
    Dari tulisan Bapak ini, masih ada beberapa kata yang salah ketik dan kurang teliti. Tetapi, bahasanya sangat mudah dimengerti karena Bapak menggunakan bahasa sehari-hari, yang sering saya gunakan.

    BalasHapus
  11. NADEA UZMAH
    P.IPS B 2014

    Cabe-cabean identik dengan cewek-cewek yang memakai baju minim dan bertingkah alay, contohnya naik motor bonceng tiga. Saya pribadi merasa risih bila melihat cabe-cabean naik motor bonceng tiga dengan memakai baju ketat dan celana pendek.
    Bukan hanya itu, cabe-cabean juga identik dengan cewek-cewek nakal yang suka “dipake”. Saya setuju dengan tulisan Bapak yang mengatakan cabe-cabean lebih hot dari koyo cabe . Tetapi, cabe-cabean hanyak memuaskan sesaat.
    Dari tulisan Bapak ini, masih ada beberapa kata yang salah ketik dan kurang teliti. Tetapi, bahasanya sangat mudah dimengerti karena Bapak menggunakan bahasa sehari-hari, yang sering saya gunakan.

    BalasHapus
  12. Fenomena gadis cabe-cabean mungkin sudah tak asing lagi di telinga masyarakat khususnya kaum muda saat ini. Soal mana yang lebih panas menantang, saya rasa cabe-cabean lebih panas dan juga menantang daripada plester koyo cabe ataupun cabe di cemilan gorengan (kompor saja kalah panasnya hehehe). Cabe-cabean memang terasa nikmat, tapi kenikmatan tersebut lebih banyak mudharat, bahkan bisa membuat penikmatnya lupa diri dan terjerumus ke lembah kenistaan. Maka dari itu, untuk golongan kaum Adam berusahalah menjaga pandangan dari godaan dunia semacam cabe-cabean ini agar kehidupan yang dijalani tidak penuh dengan kehinaan dan kenyerian.

    Tri Arung Wirayudha
    4915141048
    P.IPS A 2014

    BalasHapus
  13. Yapss setuju dengan koyo cabe dan cabe cabean. Bila koyo cabe itu hangatnya dibadan dan meredaka nyeri pegal2 dan ngilu. Tpii enakkan cabe-cabean yg begitu pedas membahana badai.

    Dan memang benar cabe-cabean itu bergilir kek piala bergilir. Saya sewaktu SMA kelas 2 suka ikut balap liar. Mereka cabe-cabe di obral bgtu saja. Ada yg menyewa buat sang joki balap dan menikmati dulu sebelum balapan. Dan lebih parahnya cabe-cabean lgi setelah joki balap itu menang di ajak lah cabe-cabean ke tempat camp atau tmpat genk mereka dan (maaf) dipakai dari di (maaf) grepe-grepe hingga di perkosa sama semua camp disitu.

    Inilahhh sebabnya wawasan cabe-cabean yg tdk mengenal pendidikan yg didalam pendidikan di kasih tau . Mana perilaku menyimpang atau tidak . Oleh karena itu cabe-cabean yg masih sekolah saja diajak temannya buat jdi cabe-cabean , serta pengawasan orang tua yg tdk memperhatikan anaknya yg berkeliaran bermain. Dan satu hal yg mendasar lgi, iman yg mereka tidak terapkan dalam kehidupan mereka .

    Jadi memperoleh kebahagian dengan kerja keras bukan dengan secara instan menjadi cabe-cabean seperti koyo. Dan udah gk panas dibuanh gtu saja.

    Chun cun T.K
    P.ips A
    4915141017

    BalasHapus
  14. Annisaa Intan S
    P.Ips A 2014
    4915141041
    Saya suka topik tulisan bapak, tulisannya ringan dibaca dan mudah dipahami. Tetapi kata-katanya sangat ambigu sehingga membuat pembaca berpikir kearah yang tidak semestinya.

    BalasHapus
  15. Fitri Rizka Maulia 4915141028. P.IPS A 2014
    Fenomena cabe-cabean kini menyeruak di segala kalangan. Entah siapa yang menciptakan panggilan ini. Yang tadinya hanya sebuah lelucon kini menjadi sebuah labeling untuk para wanita seperti yang telah dipaparkan dalam tulisan tersebut. Label cabe-cabean bukanlah sesuatu yang membanggakan, sebaliknya kita harus prihatin dengan fenomena ini. Jika saat ini sudah banyak yang mendapatkan label seperti itu bagaimana keadaan masyarakat beberapa puluh tahun kedepan?.
    Seseorang yang diberi label, justru akan semakin menjadi-jadi sikapnya. Labeling bukannya membuat seseorang itu berubah menjadi lebih baik, tetapi malah sebaliknya. Lagi-lagi hidup adalah pilihan, seperti memilih untuk memakai koyo cap cabe atau koyo cap cabe(2)an itu. Atau seperti memilih untuk tetap berjalan dijalan yang lurus atau memilih berbelok ke jalan yang entah kemana.
    Semoga fenomena cabe-cabean ini dapat segera teratasi, entah bagaimana caranya. Teratasi dan dapat berubah lebih baik lagi, bukannya malah terganti dengan istilah-istilah negatif lainnya lagi. Jangan sampai cabe-cabean semakin banyak, jangan sampai juga anak-anak yang masih kecil mencontoh fenomena ini. Karena fenomena cabe-cabean ini banyak memberi dampak negatif.

    BalasHapus
  16. Nama: hesti mardiana
    Kelas: p.ips A 2014
    Nim: 4915141039
    Pada dasarnya memang manusia itu sendiri yang akan menentukan apakah ia akan bahagia atau akan memilih kenyerian hidup. Mungkin bagi cabe-cabean saat ini dapat memuncakkan gairah laki-laki adalah kebahagiaan tersendiri bagi mereka. Para cabe-cabean tidak memikirkan dampak atau akibat yang akan mereka rasakan nantinya.
    Cabe-cabean sekarang tidak hanya berasal dari usia yang dewasa saja,usia-usia remajapun sekarang sudah banyak yang menjadi cabe-cabean, mereka berani menjual diri hanya untuk mendapatkan uang untuk memenuhi keinginan mereka. Kurangnya kasih sayang dan perhatian orang tua bahkan keadaan ekonomilah yang menjadi penyebab anak menjadi cabe-cabean.
    Pemerintah harus bertindak cepat dalam menangani cabe-cabean itu agar tidak tersebar luas. Pemerintah juga harus memberikan penyuluhan kesekolah- sekolah dan masyarakat terutama tentang bahayanya melakukan seks bebas.

    BalasHapus
  17. Nama: shanti halimah
    Noreg: 4915144091
    P.IPS A
    Saya setuju dengan tulisan bapak,koyo itu menimbulkan rasa hangat di kulit jika kita memakainya.khasiat yg dimiliki koyo cabe cukup banyak,bisa menghilangkan pegel-pegel,meriang,bahkan nyeri otot.
    Bahkam saya sendiri kalo lagi pegel saya memakai koyo cabe yang panasnya cukup luar biasa,karena saya memiliki kulit yang sensitif yg membuat kulit saya jadi gampang merah.beda dengan cabe cabean
    Kalo cabe-cabean cewek liar yg biasanya tengah malem masih ngumpul sama para lelaki.apa lagi cara pakaian cabe cabean tuh berbeda dengan kalangan orang " tertuntu.kalo cabe lebih memakai baju yg ketat dan terbuka demi kesenangan semata.

    BalasHapus
  18. Kalau disuruh milih koyo cabe atau cabe-cabean saya memilih koyo cabe. Koyo cabe itu enak kalau ditempel ke badan, murah, dan tidak maksiat. Berbeda dengan cabe-cabean, kalau kita pakai cabe-cabean kan mahal sudah gitu maksiat.

    Bicara soal cabe-cabean. Dahulu saya pikir cabe-cabean itu sekumpulan macam-macam cabe. Eh, ternyata cabe sama saja seperti kupu-kupu malam (bahasa halusnya).

    Namun cabe lebih terhormat dari cabe-cabean. Cabe dipakai ibu buat masak contohnya buat nyambel terasi. Sedangkan cabe-cabean dipakai buat pemuas nafsu bejat om hidung belang. Dibandingkan dengan cabe-cabean, saya merasa cabe di pasar lebih bermanfaat.

    Triyani Ambar Sari P.IPS B 2014

    BalasHapus
  19. Menurut saya memang koyo cabe itu adalah obat mujarab untuk menghilangkan rasa nyeri di tubuh. Koyo cabe juga bisa menghangatkan tubuh,beda dengan koyo cabe-cabean mereka itu menurut saya adalah koyo penghibur lara yang hanya sesaat asyik tapi setelahnya tak asyik.
    Koyo cabe-cabean terkadang membuat para lelaki tak kuasa menahan hawa nafsunya disaat melihat cabe-cabean itu. Disitulah koyo cabe-cabean itu dibutuhkan karena hanya untuk hasrat sesaat yang sebenarnya dapat merugikan kehidupan kita.
    Saya sangat suka dengan tulisan ini karena penulis mengkaitkan dengan suatu barang atau benda. Yang membuat tulisan ini membuat seseorang penasaran dan ingin melihat tulisan yang dibuat oleh si penulis. (Siti Nur Rosdiana P.IPS A 2014 )

    BalasHapus
  20. Koyo cabe banyak manfaat yang berguna untuk tubuh manusia,beda dengan koyo cabe-cabean yang manfaatnya hanya suatu penghibur saja tapi manfaatnya menyengsarakan hidup manusia.
    Koyo cabe-cabean menurut saya perusak tubuh manusia,mereka bisa digunakan secara bergantian dan menyiksa tubuh manusia dengan penyakit yang mereka miliki.
    Manusia harus menghindarkan koyo cabe-cabean itu,karena apa? semuanya bisa merubah kehidupan yang tadinya nyaman berubah menjadi kesengsaran yang menyesalkan. ( Pungki Kusdwi P.IPS A 2014 )

    BalasHapus
  21. Nama: Kun Khaerina Hapsari
    Kelas: P.IPS A 2014
    NIM: 4915141047

    Fenomena cabe cabean ini sangat sering kita pohat maupun didengar. kadang fenomena ini menjadi guyonan, tetapi terkadang miris melihatnya. Bagaimana tidak? Melihat seorang wanita yg mengumbar umbar keseksian yg seharus dirahasiakan dan ditutipi itu menjadi bahan taruhan.

    BalasHapus
  22. Nama : Sandra Puspita Sari
    Kelas : P.IPS B 2014
    NIM : 4915144094

    Assalamu’alaikum wr.wb,

    Kini cabe-cabean atau yang lebih dikenal dengan sebutan jablay makin merajalela. Cabe-cabean banyak dijumpai di diskotik, area balapan liar, bahkan dipinggir jalan pun juga banyak terlihat. Mungkin pada mulanya cabe-cabean adalah remaja yang terjerumus dalam pergaulan bebas, sehingga tidak heran makin kesini remaja yang seperti itu makin dirusak oleh pergaulannya. Sangat memprihatinkan apabila faktanya benar seperti itu.

    Namun, disisi lain mereka yang menjadi cabe-cabean dapat berlatarbelakang ekonomi. Bisa dikatakan mereka ingin membantu keluarga dalam hal ekonomi yang berkekurangan sehingga mereka rela untuk mencari uang dengan cara apapun dan tidak berfikir dampaknya bagi diri mereka. Seseorang yang sudah benar-benar dalam kondisi terdesak, tidak menutup kemungkinan untuk melakukan hal-hal diluar batas. Karena terlalu dibebani oleh banyak faktor, seseorang dapat dengan mudah berubah kearah yang negatif.

    Mereka yang menjadi cabe-cabean sebelumnya mungkin memiliki kehidupan yang bahagia dan nyaman. Namun, setelah itu kehidupan mereka berubah menjadi sengsara. Bahkan tidak ada kebahagiaan lagi yang mereka rasakan. Karena semua kebahagiaan itu sudah tertutupi dengan jalan hidup yang telah mereka pilih. Sungguh sangat memprihatinkan hidup seorang cabe-cabean.

    Kesimpulannya, kehidupan yang bahagia, menyedihkan, menyengsarakan, semua itu tergantung pada pilihan yang telah kita ambil. Tidak ada kebahagiaan yang didapat secara haqiqi kalau bukan berawal dari pilihan, dan tentunya juga ada usaha yang melatarbelakangi itu semua.

    Wassalamu’alaikum wr.wb.

    BalasHapus
  23. Nama : Sandra Puspita Sari
    Kelas : P.IPS B 2014
    NIM : 4915144094

    Assalamu’alaikum wr.wb,

    Kini cabe-cabean atau yang lebih dikenal dengan sebutan jablay makin merajalela. Cabe-cabean banyak dijumpai di diskotik, area balapan liar, bahkan dipinggir jalan pun juga banyak terlihat. Mungkin pada mulanya cabe-cabean adalah remaja yang terjerumus dalam pergaulan yang bebas, sehingga tidak heran makin kesini remaja yang seperti itu makin dirusak oleh pergaulannya. Sangat memprihatinkan apabila faktanya benar seperti itu.

    Namun, disisi lain mereka yang menjadi cabe-cabean dapat berlatarbelakang ekonomi. Bisa dikatakan mereka ingin membantu keluarga dalam hal ekonomi yang berkekurangan sehingga mereka rela untuk mencari uang dengan cara apapun dan tidak berfikir dampaknya bagi diri mereka. Seseorang yang sudah benar-benar dalam kondisi terdesak, tidak menutup kemungkinan untuk melakukan hal-hal diluar batas. Karena terlalu dibebani oleh banyak faktor, seseorang dapat dengan mudah berubah kearah yang negatif.

    Mereka yang menjadi cabe-cabean sebelumnya mungkin memiliki kehidupan yang bahagia dan nyaman. Namun, setelah itu kehidupan mereka berubah menjadi sengsara. Bahkan tidak ada kebahagiaan lagi yang mereka rasakan. Karena semua kebahagiaan itu sudah tertutupi dengan jalan hidup yang telah mereka pilih. Sungguh sangat memprihatinkan hidup seorang cabe-cabean.

    Kesimpulannya, kehidupan yang bahagia, menyedihkan, menyengsarakan, semua itu tergantung pada pilihan yang telah kita ambil. Tidak ada kebahagiaan yang didapat secara haqiqi kalau bukan berawal dari pilihan, dan tentunya juga ada usaha yang melatarbelakangi itu semua.

    Wassalamu’alaikum wr.wb.

    BalasHapus
  24. Ilham Mahardhika W.
    P.IPS B2014
    4915144092

    seperti yang kigta ketahui, cabe-cabean adalah seperti kebutuhan bagi para lelaki, terutama para pekerja. pekerja yang berat-berar, seperti kuli bangunan dan nelayan, seperti survei saya para nelayan dan kuli bangunan lah yang mendominasi pemakaian cabe-cabean.
    koyo cabe juga sebagai kebutuhan bagi yang membutuhkan. seperti yang di jelaskan bapak, koyo memberi kehangatan dan kenikmatan setiap sudutnya, tridak beda jauh dengan cabe-cabean, memberi kehangatan,kenikmatan dan kelemasan, tapi lebih banyak sisi negatifnya. bisa menjadi pola pikirnya jorok.
    kita sebagai mahasiswa tidak boleh mengkonsumsi para cabe-cabean. dampak negatifnya bagi mahasiswa amatlah banyak, lebih baik mengkonsumsi koyo cabe.

    BalasHapus

setiap komentar yang masuk akan terkirim secara langsung ke alamat email pribadi Bapak DR. Nusa Putra, S.Fil, M.Pd