Kecerdasan adalah kontroversi. Teori dan rumusan kecerdasan berkembang dari waktu ke waktu. Perkembangnnya tidak menempuh jalan lurus lempang seperti mobil melaju di jalan tol. Tetapi lebih sering saling bentur antara satu teori dengan teori lain. Perkembangan teori kecerdasan lebih mirip dengan apa yang dijelaskan Kuhn tentang revolusi ilmiah yaitu adanya anomali, benturan dan lahirnya teori yang baru sama sekali.
Dulu diyakini tingkat IQ tidak bisa berubah. Cara mengukur IQ juga terbatas pada angka, bahasa dan bentuk-bentuk yang sederhana. Selanjutnya cara mengukur IQ semakin kompleks dan beragam. Namun keyakinan bahwa tingkat IQ tetap, tidak bisa berubah masih dipertahankan. Kemudian muncul teori baru bahwa tingak IQ bisa berubah walau perubahannya tidak banyak.
Dalam konteks inilah perdebatan tentang plastisitas otak yaitu apakah otak tetap dapat tumbuh kembang sepanjang hayat, atau hanya sampai usia balita, menjadi sangat menarik dan penting. Kontroversi ini juga seru dan berlangsung lama.
Beragam penelitian dan fakta, serta kejadian dramatis yang dialami banyak orang akhirnya menegasbuktikan bahwa plastisitas otak terjadi sepanjang hayat. Tentulah laju kecepatannya melambat sesuai usia. Makin bertambah tua usia, plastisitas itu tidak lagi secepat dan seresponsif anak balita. Tetapi otak tidak statis. Otak terus berkembang bila kita dengan sengaja menciptakan tantangan. Betrand Russel, Sutan Takdir Alisyahbana, Conny R. Semiawan, dan H.A.R Tilaar membuktikannya dengan tetap menulis karya bermutu pada usia sangat lanjut. Jadi sangat tidak benar bila menjadikan usia tua sebagai alasan untuk tidak lagi berkarya.
Penelitian lanjutan menghasilkan pandangan baru bahwa kecerdasan itu sesungguhnya tidak tunggal. Kecerdasan itu jamak, tidak hanya kognitif-intelektual. Ada yang lain seperti emosional, sosial, dan spiritual. Malah kini berkembang istilah pelangi kecerdasan untuk menggambarkan betapa sangat beragamnya kecerdasan.
Dalam tautan ini sangat menarik untuk menyimak apa yang ditulis Dan Harley dalam SMARTER: The New Science of Building Brain Power (2013). Ia bilang bukanlah hal sulit untuk menjadi cerdas. Kecerdasan bisa dibangun dengan cara menjaga kebugaran tubuh, artinya harus rajin olah raga dan menjaga makanan, rajin mendengarkan musik terutama selagi muda, lebih bagus bila bisa memainkan alat musik. Rajin main games. Tentu dalam hal yang satu ini harus dipilih games yang bisa mengasah kecerdasan dan diatur waktunya dengan baik. Jangan lupa melatih ingatan dan memecahkan masalah setiap hari. Berlatih meditasi atau selalu shalat dengan khusu' juga sangat membantu. Yang terpenting dilakukan secara rutin.
Memang telah berkembang di masyarakat anggapan bahwa main games itu bisa merusak mata dan jiwa. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah bila games yang dimainkan anak-anak kita melulu kekerasan dan nggames sampai tak ingat waktu. Bila games yang dimainkan dipilih dengan bijak, dan bermain dalam waktu yang terukur akan positif pengaruhnya. Tidak sedikit games yang mengajarkan anak berempati, biasanya yang bersifat Role Playing Game (RPG). Seperti anak mempraktikkan menjadi dokter atau perawat yang menolong orang, atau menjadi detektif yang memecahkan masalah rumit.
Namun, memang tidak mudah menemukan games yang positif, karena dunia games didominasi beragam kekerasan dan kecenderungan melawan kemapanan. Oleh sebab itu peran aktif orang tua untuk membimbing anak sangat penting.
Mendengarkan musik memang sekaligus merangsang banyak bagian otak. Seluruh belahan otak yaitu kanan dan kiri atas, serta kanan dan kiri bawah yang memiliki fungsi berbeda diaktivasi oleh musik. Tentu musik yang diiringi lagu juga sama fungsinya.
Memainkan alat musik lebih besar lagi manfaatnya karena mensintesiskan keterlibatan tubuh dan semua belahan otak. Phytagoras, filsuf dan ahli matematika kuno sudah menunjukkan bukti hubungan atau korelasi erat antara matematika dan musik. Jadi, musik tidak hanya soal emosi, juga harmoni nada yang mempersyaratkan perhitungan, meskipun tentu berbeda dengan hitungan untung rugi para pedagang.
Howard Gardner yang merumuskan kecerdasan majemuk juga menunjukkan bahwa kecerdasan musikal itu bisa jadi pengikat atau perekat berbagai kecerdasan dalam otak kita. Sementara itu dalam revolusi pembelajaran berupa Quantum Learning, musik mendapatkan peran penting agar pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna dapat diujudkan.
Musik memang dapat memengaruhi otak secara sangat bermakna. Apapun jenis musiknya. Itulah sebabnya kini berkembang genre musik yang dalam penciptaanya sangat memperhitungkan dan mengaitkannya dengan gelombang otak. Genre ini paling banyak berkembang untuk pencerdasan bayi dan anak balita menggunakan musik. Juga musik yang diciptakan para DJ yang mampu memicu goyangan menghentak di berbagai club, pub dan diskotik di seluruh dunia. Musik-musik Pitbull, dan banyak DJ tingkat dunia sungguh memanfaatkan secara canggih gelombang otak.
Kita mesti memanfaatkan musik lebih untuk kecerdasan dalam makna yang positif. Musik memang mampu membuat kita terlena dan tidak terasa menikmati waktu berlalu. Ternyata mengerjakan apapun diiringi musik meningkatkan daya tahan jangka panjang otak kita. Sudah barang tentu, musik yang didengarkan adalah yang kita senangi.
Melatih ingatan yang dipersyaratkan oleh Hurley bisa dilakukan dengan menghafal lagu. Mengingat nomor telepon atau pin bb teman dengan tidak mencatatnya. Banyak cara untuk melatih ingatan seperti mengisi teka-teki silang. Melatih ingatan sangat penting karena semakin terbukti bahwa memori atau ingatan itu sangat penting dalam peningkatan kinerja otak, pun untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.
Menarik untuk memperhatikan kebiasaan orang Jepang dari anak-anak sampai kakek-nenek yang sangat senang memainkan sudoku. Meyusun angka seperti teka-teki silang, dengan memperhatikan sejumlah aturan. Memainkan sudoku dengan teratur mampu mencegah kelupaan dan kepikunan dan meningkatkan kinerja otak.
Jadi, dangat disayangkan bila pendidikan kita pada semua tingkat kurang memberi kesempatan bagi para pembelajar untuk memecahkan masalah. Kebiasaan memecahkan masalah ternyata sangat meningkatkan kecerdasan.
Semua yang dipersyaratkan itu harus dilakukan secara rutin, terus menerus, dan konsisten. Hanya dengan cara ini kecerdasan bisa ditumbuhkembangkan dan diasah. Karena pada hakikatnya
KECERDASAN TIDAK DAPAT DITUMBUHKEMBANGKAN SECARA INSTAN.
Devy Novianti
BalasHapusP.IPS B 2013
Kecerdasan dibangun melalui proses, proses tersebut tergantung kita menyikapinya sendiri. Kecerdasan dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan yang positif dan membangun diri, banyak cara untuk mengembangkan kecerdasan, jika kita tidak senang dengan berolahraga maka kita bisa menderngakan musik atau bermain musik, jadi banyak pilihan bagi kita utuk mengasah kecerdasan otak kita.Pengalaman saya dan temannya saya, dengan mendengarkan musik khususnya musik barat kita menjadi semakin mudah untuk belajar bahasa inggris, karena gaya bahasanya yang tidak kaku dan mempunyai iringan-iringan musik. Saya belajar bahasa inggris banyak dari lagu-lagu barat yang saya dengarkan, itu merupakan salah satu pengasah otak saya untuk dapat menghafal kosa kata yang lebih banyak lagi. Memang benar pepatah mengatakan, bisa karena terbiasa. Dengan membiasakan diri kita untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat secara rutin dan konsisten merupakan kunci dari pengasahan otak tersebut.
Mengapa ada saja orang yang selalu membuat penyimpangan didalam menerapkan bermain games untuk mengasah otak?
Mengapa teori kecerdasan terdahulu ada yang berbenturan dengan teori lainnya? Adakah teori kecerdasan terdahulu yang mutlak kebenarannya?
NAMA : FANNY FITRIYANI
BalasHapusNIM : 4915131376
P.IPS A 2013
Kecerdasan merupakan hal yang tidak bisa dipastikan. Kecerdasan dapat berkembang seiring manusia itu tumbuh. Namun, terkadang otak manusia semakin tua usianya maka laju perkembangannya semakin lambat. Kecerdasan otak manusia dapat terlihat ketika kita memecahkan suatu masalah. Ketika memecahkan suatu masalah, terkadang terjadi konflik di dalam otak kita biasanya ketika kita dihadapkan dengan suatu pilihan yang bisa dibilang sangat sulit untuk dipilih. Dari situlah kita dapat mengetahui tingkat kecerdasan otak kita, karena masalah sesulit apapun terkadang dapat terselesaikan dengan pikiran-pikiran yang ada di otak kita. Kecerdasan tidak dapat tumbuh begitu saja, dalam menumbuhkembangkan kecerdasan itu membutuhkan proses. Menumbuhkembangkan kecerdasan dapat kita lakukan dengan cara melakukan hal-hal yang sederhana tetapi bersifat positif. Misalnya, dengan mendengarkan musik atau bermain games yang tentu saja positif secara tidak sadar pasti akan menumbuhkankembangkan kecerdasan pada otak kita.
Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan :
1. Otak bagian manakah yang menentukan IQ manusia?
2. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa kecerdasan tidak dapat ditumbuhkembangkan dengan instan, lalu jika tidak ada proses atau usaha dari manusia itu sendiri apakah kecerdasan akan tetap berkembang?
3. Apa sajakah hal-hal yang dapat mempengaruhi perkembangan kecerdasan?
Nama: Marsella dwi rahmah
BalasHapusNIM : 4915131394
Dalam tulisan bapak yang berjudul “Cerdas” saya sangat setuju dengan kata “KECERDASAN TIDAK DAPAT DITUMBUHKEMBANGKAN SECARA INSTAN.” Disini tersirat bahwa tingkat kecerdasan kita itu bisa tumbuh karena adanya pelatihan-pelatihan dan kebiasaan terutama kebiasaan dalam hal memecahkan masalah karena dengan mencoba memecahkan suatu masalah otak kita dirangsang untuk mencari jalan keluar yang tepat dari suatu masalah tersebut. Banyak cara yang digunakan untuk meningkatkan kecerdasan otak kita seperti yang bapak bilang dalam tulisan seperti : mengkonsumsi makanan yang bergizi, olahraga teratur, mendengarkan music bahkan memainkan alat music, mengisi TTS dll. Mendengarkan music atau lagu contohnya, dengan kebiasaan kita mendengarkan lagu, lambat laun pun kita akan hapal lirik dari lagu tersebut. Misal dengan kebiasaan kita mendengarkan lagu-lagu barat kita bisa menghapal sekaligus menimbulkan rasa ingin tahu dan mencari tahu arti dari lirik tersebut. Ini menimbulkan hasil yang positif karena music selain berfungsi sebagai hiburan selain itu juga ada fungsi edukasi didalamnya.
Bermain games juga dapat meningkatkan kecerdasan otak, seperti permainan “pou words” dan “connect” dalam games “POU” digames ini anak dirangsang otaknya untuk mencermati dan mencari tahu kosa kata dalam bahasa inggris selain itu juga anak akan mencari tahu jalan keluar yang tepat dalam menghubungkan pasangan warna yang sama. Ini akan membiasakan anak terbiasa dalam mencari jalan keluar dari suatu masalah dan sangat melatih otak dalam meningkatkan kecerdasan. Seperti layaknya belajar, semakin diasah dan semakin dilatih pasti kita akan memahami dan mengetahuinya.
1. Mengapa setiap orang mempunyai kecerdasan yang berbeda-beda?
2. Adakah alat yang bisa mengetahui strata/tingkat kecerdasan seseorang?
3. Bagaimana cara meningkatkan agar anak tidak takut dalam menghadapi suatu persoalan?
Titin Watini
BalasHapusP.Ips B 2013
Kecerdasan dapat di kembangkan secara bertahap, iya memang dahulu banyak orang yang beranggapan bahwa IQ tidak bisa berubah namun menurut saya tingkat IQ di pengaruhi oleh bagaimana cara kita rajin atau tidak mengasah otak, jika kita malas dan tidak mau belajar atau mengasah otak maka perlahan IQ kita akan turun.lalu untuk meningkatkan kecerdasan salah satunya mendengarkan musik, memang sangatlah penting untuk meningkatkan kecerdasan malah ada tempas les yang ketika sedang belajar memang sengaja dinyalakan musik tetapi musik klasik karena untuk menyeimbangkan kerja otak kanan dan otak kiri. tetapi menurut saya jika kita belajar dan mendengarkan musik tetapi musik tersebut seperti reggae malah kita bukan fokus untuk belajar tetapi malah menfokuskan pada musiknya ya menurut saya tepat untuk memilih musik klasik. Mengapa untuk di sekolah negeri tidak mengikuti proses belajar mengajar seperti di tempat les ? yang menyalakan musik klasik sambil belajar. Kemudian mengembangkan kecerdasan dengan mengasah otak melalui games menurut saya untuk mengasah otak melalui games ini kurang efektif karena menurut saya pribadi terkadang terlalu membuang-buang waktu karena dengan bermain games terkadang lupa waktu namun kembali pada diri masing-masing dalam hal ini. Lalu bagaimana cara mengasah otak dengan games agar tidak lupa waktu ? apakah harus menyalakan alarm ? lalu bagaimana cara agar anak lebih tertarik untuk memecahkan masalah ?
Adinda
BalasHapus4915131389
P.IPS A 2013
Untuk mencapai suatu titik tertentu dibutuhkan proses sebelum sampai ke titik tersebut. Begitupun dengan otak manusia dengan masa keemasan pertumbuhannya ketika manusia berumur 0-3 tahun. Jika otak terus diasah maka manusia akan menjadi cerdas namun, semua tidak bisa didapatkan dengan cara instan misalkan mengonsumsi suplemen untuk otak agar otak berkembang dan menjadi cerdas itu hanya membantu bukan membuat otak menjadi cerdas . Semuanya membutuhkan proses. Dengan cara melatih otak secara rutin itu yang akan sangat bepengaruh untuk tumbuh kembang otak. Melatih otak bisa dengan cara bermain, membaca buku, memecahkan persoalan, dengan dibantu oleh olahraga serta makanan yang kita konsumsi. Otak manusia bagaikan CPU dalam sebuah komputer yang merupakan pusat yang mengendalikan seluruh program yang ada di dalam komputer tersebut. Jika CPU itu rusak maka akan melumpuhkan komputer tersebut . Begitu halnya dengan manusia jika otak manusia rusak atau tidak sehat maka akan melumpuhkan sistem yang lainnya karena itulah besar sekali persentase sumber penyakit yang diakibatkan oleh otak yang tidak sehat namun, Dalam masa keemasan tumbuh kembang otaklah yang harus kita manfaatkan terutama untuk orang tua agar dapat terus mengasah dan melatih anak-anak karena itu akan menjadi modal utama untuk kedepannya. Jika otak baik dan berkembang serta sehat maka manusia dapat menggunakan kecerdasan otaknya untuk melakukan segala hal yang bermanfaat bahkan mampu menciptakan suatu penemuan baru yang bermanfaat bagi banyak orang dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Melatih otak bukan hanya untuk mendapatkan kecerdasan namun, digunakan untuk mengantisipasi kepikunan yang sering terjadi pada lanjut usia.
1. Apakah kecerdasan otak seseorang itu dapat diturunkan oleh gen ?
2. Hal apa saja yang membuat otak manusia dapat menjadi pasif ?
3. Bagaimana cara kerja otak dalam kasus pencucian otak mengapa bisa terjadi seperti itu ? bagaimana teknisinya.
Nama : Reni Nurjanah
BalasHapusNIM : 4915131388
Kelas : P.IPS A 2013
Kecerdasan memang jarang dimiliki oleh semua orang. Mungkin orang pintar banyak tetapi orang pintar belum tentu mempunyai pemikiran yang cerdas dalam berbagai hal. Lalu mengapa sampai harus ada berdebatan tentang kecerdasan. Bukankah semua orang di dunia ini diciptakan sama. Sama dalam hal untuk mengembangkan potensi dirinya masing-masing. Jika kita mengkaitkan antara kecerdesan dengan pendidikan, tentu sangat saling mempengaruhi dalam proses pembelajaran tersebut. Sistem pendidikan di negara kita ini salah satunya adalah sistem pendidikan dalam perspektif liberal. Yang mana dalam perspektif liberal ini setiap manusia atau individu diberi kebebasan sepenuhnya untuk memilih dan bertindak sesuai dengan hati nuraninya, tentunya dalam lingkup yang positif. Begitu juga dengan kecerdasan seseorang. Setiap orang berhak mengasa kecerdasannya masing-masing dalam berbagai hal. Kecerdasan manusia terus berkembang seiring berjalannya waktu. Otak manusia akan terus berkembang dengan baik apabila terus kita asah atau kita gali dengan berbagai tantangan. Walaupun semakin dewasa tingkat umur seseorang maka semakin lambat cara mereka berpikir atau menangkap segala hal yang mereka terima. Tetapi faktanya banyak dosen-dosen diusianya yang sudah memasuki kepala tujuh, beliau tetap mampu menyampaikan ilmu pengetahuannya dengan benar dan bijak. Tentu itu semua dapat terjadi karena adanya keseimbangan antara pola berpikir yang kritis dan gaya hidup yang sehat. Selain itu juga karena dosen-dosen tersebut selalu memberikan tantangan dalam setiap matakuliah yang ingin ia sampaikan, baik itu tantangan untuk dirinya sendiri maupun tantangan untuk para mahasiswanya. Kecerdasan seseorang tidak bisa dilihat hanya dari berapa besar nilai IQ yang diperoleh setiap orang. Karena sesungguhnya kecerdasan itu jamak. Ada kecerdasan emosional, sosial, dan spiritual. Yang kesemuanya itu dapat kita galih terus agar pola pikir dan tingkat kecerdasan kita terus berkembang dan meningkat. Selain itu, untuk berkembangnya proses kecerdasan seseorang diperlukan adanya instrumen musik atau musik bahkan lagu sekalipun. Kenapa itu sangat diperlukan? Karena tanpa disadari musik itu dapat membawa kita kearah yang positiv. Selain itu musik juga dapat memotivasi seseorang untuk mengekspresikan apa yang sedang ia rasakan. Untuk proses penyembuhan orang yang sedang sakitpun musik sangat berfungsi dengan baik. Oleh karena itu tingkattkanlah terus kecerdasan kita dalam berbagai hal, jangan cepat puas dengan apa yang kita miliki saat ini. Karena pada dasarnya untuk dinobatkan sebagai orang yang cerdas itu memerlukan waktu yang cukap lama, karena harus melalui proses-proses terlebih dahulu dan tidak mungkin dengan cara yang instan.
Pertanyaan :
1) Apakah kecerdasan itu merupakan sebuah masalah sehingga timbul perdebatan?
2) Kecerdasaan seseorang tidak selalu dimanfaatkan dengan hal-hal yang positif. Bagaimana bapak mensiasati hal tersebut?
3) Lalu apakah tujuan dari negara pada alenia ke empat untuk mampu mencerdaskan bangsa sudah terlaksana dengan baik dan merata? Sehingga tidak terjadi lagi diskriminasi gender diantara bangsa Indonesia ini. Bisakah bapak menjelaskannya?
Adinda
BalasHapus4915131389
P.IPS A 2013
Untuk mencapai suatu titik tertentu dibutuhkan proses sebelum sampai ke titik tersebut. Begitupun dengan otak manusia dengan masa keemasan pertumbuhannya ketika manusia berumur 0-3 tahun. Jika otak terus diasah maka manusia akan menjadi cerdas namun, semua tidak bisa didapatkan dengan cara instan misalkan mengonsumsi suplemen untuk otak agar otak berkembang dan menjadi cerdas itu hanya membantu bukan membuat otak menjadi cerdas . Semuanya membutuhkan proses. Dengan cara melatih otak secara rutin itu yang akan sangat bepengaruh untuk tumbuh kembang otak. Melatih otak bisa dengan cara bermain, membaca buku, memecahkan persoalan, dengan dibantu oleh olahraga serta makanan yang kita konsumsi. Otak manusia bagaikan CPU dalam sebuah komputer yang merupakan pusat yang mengendalikan seluruh program yang ada di dalam komputer tersebut. Jika CPU itu rusak maka akan melumpuhkan komputer tersebut . Begitu halnya dengan manusia jika otak manusia rusak atau tidak sehat maka akan melumpuhkan sistem yang lainnya karena itulah besar sekali persentase sumber penyakit yang diakibatkan oleh otak yang tidak sehat namun, Dalam masa keemasan tumbuh kembang otaklah yang harus kita manfaatkan terutama untuk orang tua agar dapat terus mengasah dan melatih anak-anak karena itu akan menjadi modal utama untuk kedepannya. Jika otak baik dan berkembang serta sehat maka manusia dapat menggunakan kecerdasan otaknya untuk melakukan segala hal yang bermanfaat bahkan mampu menciptakan suatu penemuan baru yang bermanfaat bagi banyak orang dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Melatih otak bukan hanya untuk mendapatkan kecerdasan namun, digunakan untuk mengantisipasi kepikunan yang sering terjadi pada lanjut usia.
1. Apakah kecerdasan otak seseorang itu dapat diturunkan oleh gen ?
2. Hal apa saja yang membuat otak manusia dapat menjadi pasif ?
3. Bagaimana cara kerja otak dalam kasus pencucian otak mengapa bisa terjadi seperti itu ? bagaimana teknisinya.
Nama saya Ade Nika Oktavia kelas P. Ips Reg. A 2013
BalasHapusOrang cerdas itu mampu mencerna segala sesuatunya dengan sempurna. Cerdas biasanya merupakan faktor keturunan. Orang cerdas suka bermain-main dan bermalas - malasan, tetapi anehnya kemampuan mereka di berbagai bidang tidak diragukan lagi. Mereka tahu kapan harus santai dan kapan harus menunjukkan kepintaran mereka. Cerdas itu bukan hanya saja dibidang akademik atau teori-teori tetapi dalam segala bidang. Misalnya dalam menyelesaikan masalah pun jika dia orang cerdas dapat menyelesaikannya dengan baik dan berdampak baik pula bagi dirinya tidak merugikan dirinya. Orang cerdas itu lebih suka bermain-main bukan karena dia malas dalam akademik tetapi mereka mencari hiburan untuk merefresingkan otaknya agar tidak penat. Seperti bermain games, bermain musik. Bermain games dan musik itu bukan suatu hal yang dapat mengganggu prestasi kita justru dengan bermain games dan musik dapat mengasah kecerdasan kita dengan sempurna walaupun terkadang membawa dampak negatif dalam waktu karena kurang bisa mengatur waktunya. Orang cerdas itu berbeda dengan orang pintar. Mengapa ? orang pintar itu timbul melalui proses belajar sedangkan orang cerdas itu bisa dengan belajar ataupun melalui pengalaman tetap mampu mengasah kredibilitasnya.
Bagaimana mengasah otak kita agar menjadi orang yang cerdas ?
Mengapa orang cerdas itu bisa mengontrol emosional dalam menyelesaikan masalah ?
Apakah kecerdasan itu dapat memastikan menjadi orang yang sukses ?
Nama : Rizky Rachmawati (4915131381)
BalasHapusKelas : P.IPS A2013
Otak manusia memang harus diasah terus menerus. Seperti halnya pisau, apabila pisau itu didiamkan maka akan menjadi tumpul tetapi apabila diasah terus maka pisau itu akan tajam atau semakin tajam. Otak manusia apabila tidak digunakan maka semakin lama akan semakin tidak berguna. Semua memori yang ada dalam otak akan menghilang secara perlahan. Kebanyakan yang terjadi seperti ini adalah otak seseorang yang sudah usia lanjut. Pada usia lanjut, mereka sudah malas untuk mengaktifkan kembali kemampuan otaknya dan hasilnya mereka akan menjadi pikun. Banyak cara yang dapat dilakukan agar otak kembali dengan baik. Mendengarkan musik yang kita suka akan membantu otak menjadi baik. Jadi asahlah otakmu, jangan sampai memori yang ada pada otak kita menghilang secara perlahan.
Pertanyaan :
1. Adakah penyebab yang lain terhadap kerusakan otak?dan bagaimana kita menghindari kerusakan otak tersebut?
2. Apakah selain orang tua, kerusakan memori di otak menyerang anak muda?
3. Apakah ada hubungannya IQ yang rendah dengan kecerdasan anak?
Nama : Nazia Maulia Amini
BalasHapusNim : 4915131373
P.IPS Reg A 2013
Saya sangat sejutu dengan pendapat pak Nusa. Bahwa dengan mendengarkan musik games ,bermain musik dan yang lainnya membuat kecerdasan kita bertambah. Dengan kita mendengarkan musik kita juga sedang melakukan relaksasi. Relaksasi dari penatnya rutinitas kita sehari-hari. Sering kali saya melihat seseorang setelah sepulang kerja atau yang beraktivitas mendengarkan musik dengan menggunakan headset. Dengan mendengarkan musik tersebut mungkin mereka sedang melakukan relaksasi yang sangat sederhana. Agar esok hari bisa lebih refres kembali menjalani rutinitas. Menurut saya yang bikin kecerdasan bertambah adalah dengan menulis. Seseorang yang sedang menulis dia berusaha merangkai kata agar tercipta tulisan yang indah untuk dibaca. Dengan menulis juga seseorang bemain dengan memori jaman dulu. Contohnya saja jika seseorang menulis jaman SD maka seorang penulis dituntun untuk memainkan memori untuk membuka-buka memori yang telah lama tersimpan. Menulis juga terapi untuk penyakit pikun. Mungkin ini saja komenan saya Pak. Terimakasih.
1. Bagaimana menciptakan keseharian kita yang biasa aja agar bisa menambah kecerdasan kita?
2. Apakah bisa kita orang yang awam mengukur kecerdasan dari keseharian?
3. Apakah bisa bayi yang baru lahir diketahui kecerdasannya?
4. Apakah kecerdasan itu mutlak nilainya?
Angga Nugraha
BalasHapusP.IPS B 2013
Berdasarkan pengertian tradisional kecerdasaan identik dengan seberapa besar IQ yang biasannya meliputi membaca, menulis, menghitung. hal ini menjadi fokus pendidikan formal. Sehingga ketika seseorang mengikuti tes IQ dan mendapatkan nilai yang tinggi akan dikatakan sebagai orang yang cerdas. Padahal jika dicermati tes IQ hanya memperhatikan logika matematika dan kemampuan berbahasa. Jadi, tingginya nilai IQ tidak menjamin kehidupan kedepannya akan cerah. Hal yang menjadi kenyataan yang terjadi dilapangan adalah seseorang yang memiliki IQ tinggi akan berhasil di sekolah tetapi belum tentu berhasil apabila bekerja atau lulus sekolah. Ada seseorang yang lemah dalam IQ tetapi ia menjadi pemain olahraga berbakat atau pemain musik yang hebat. Howard Gardner menilai bahwa kecerdasan tidak dapat hanya diukur berdasarkan angka seperti tes IQ. Namun Kecerdasan harus dilihat secara luas sebagai kumpulan kemampuan, bakat, atau ketrampilan mental dengan istilah lain biopsikologi. Pada kenyatannya, pendidikan kita tidak menerapkan potensi apa yang dimiliki siswanya. lebih memberikan pengetahuan umum kepada muridnya sesuai dengan kurikulum.
BAKAT AKAN TUMBUH MENJADI KREATIF, KREATIF AKAN TUMBUH MENJADI INOVASI. INOVASI AKAN MENGHASILKAN SESUATU YANG BARU.
1. Mengapa pendidikan kita hanya mengajarkan pendidikan yang umum, yang membuat siswa itu sendiri jenuh. tidak ada potensi yang dikembangkan dalam pendidikan kita. kenapa?
2. Seseorang yang memiliki IQ tinggi akan sukses disekolah, belum tentu berhasil di pekerjaan. kenapa ?
3. Pendidikan formal kita membunuh kreativitas siswa itu sendiri karena tidak berkembangnya potensi yang ia miliki, apakah ini dasar stagnan nya pendidikan kita ?
Ayu Anggraeni
BalasHapusP.IPS A / 2013
Saya sependapat dengan tulisan bapak bahwa kecerdasan itu mampu ditumbuhkan dan di tingkatkan melalui kegiatan belajar dan serangkaian aktivitas seperti, berolah raga, mendengarkan musik , bermain games yang memiliki nilai posif dan mengajarkan berempati. Jadi semakin kita rutin menjalani rutinitas ini maka kecerdasan akan meningkat. Namun banyak diatara kita yang kurang memahami pentingnya menjalankan rutinitas tersebut dan menganggap belajar menjadi hal yang mutlak untuk meningkatkan kecerdasan.
1. Apakah untuk mengukur kecerdasan itu hanya dilihat dari IQ?
2. Mungkinkah para peneliti dan filusuf mengembangkan teknologi yang mampu membantu lansia untuk terus meningkatkan kecerdasannya?
3. Apakah anggapan bahwa otak dan kecerdasan manusia itu lebih canggih dari komputer, dsb itu benar adanya??
Rismawati fadillah
BalasHapus4915131412
Kecerdasan
Kecerdasan adalah proses, setiap orang sudah memiliki kecerdasannya masing-masing tergantung bagaimana orang tersebut mengasah kecerdasannya dengan baik. Benar sekali diktakan bahwa musik sangat membantu kecerdasan seseorang dalam mengolah daya fikirnya. Karena music bias membuat seserang menjadi rilek . Ketika seseorang mendegarkan music yang ia sukai maka seseorang tersebut akan mersa lebih santai sehingga kinerja otaknya bias bekerja dengan baik.
Pertanyaan
1. Mengapa musik dapat berpengaruh terhadap kinerja otak?
TRIA MAULIDA AGUSTIAR
BalasHapusP.IPS A 2013
Kecerdasaan memang tidak bisa di kembangkan secara instan karena kecerdasaan bisa ditumbuhkan apabila manusia melakukan kegiatan yang bersangkutan dengan konerja otak. Kecerdasaan dapat ditumbuhkan pada usia balita yang dimana kinerja otaknya masih belajar dan mencari-cari kemampuannya maka pada usia balita anak harus dalam lingkungan baik dan memberikan pengajaran yang baik karena pada usia tersebut anak lebih mudah mengingat semua berkataan yang keluar dan mereka belum dapat menyaring yang baik dan yang jeleknya. Kecerdasaan juga dapat tumbuh dengan menjaga makan dan menjaga kegiataan kita dalam sehari-hari sebab itu dapat mempengaruhi kinerja otak menjadi lebih baik.
1. Kenapa ingatan manusia pada usia manula mudah lupa dan pikun??
2. Apakah benar saat tidur manusia tidak boleh mendengarkan musik, disebabkan pada saat tidur otak masih berjalan(bekerja). karena dapat menyebabkan loading dalam berpikir dan menjadi lemah berpikir??
3. Apakah trauma dapat mempengaruhi kecerdasaan manusia??
Kecerdasan tidak semua manusia memilikinya. banyak manusia memliki kecerdasan tersendiri dan itu harus memulai nya dari nol. semua butuh proses, kebiasaan yang baik dan juga dukungan dari berbagai macam faktor. kalo menurut saya memang mendengarkan lagu atau musik, memainkan alat musik juga bisa mengasah kecerdasan seseorang tetapi tidak di salah gunakan. dalam islam, menghafal al quran bisa memiliki kecerdasan atau kelebihan, saya mempunyai banyak teman penghafal al quran, banyak juga yg sudah hafidz atau sudah menghafal 30 juz, semuanya memiliki keringanan otak dalam belajar, itu semua terbukit mereka cerdas karena menghafal al quran, tetapi itu semua bisa hancur oleh rasa malas dan tidak adanya dukungan internal dan eksternal. oleh sebab itu, kecerdasan tidak selalu ada setiap saat dalam diri kita.
BalasHapushal apakan yang dapat dikatakan bahwa seseorang itu cerdas?
apakah kecerdasan itu penting untuk indibidu?
adakah akibat buruk nya karena menggunakan kecerdasan dengan tidak baik?
RIKKY LEANDER
BalasHapusPIPS B 2013
Pada dasarnya kecerdasan merupakan suatu pemberian alamiah dari Tuhan, namun kecerdasan yang dimiliki oleh setiap orang belum tentu dapat di pergunakan dengan baik serta dimanfaatkan. Kecerdasan adalah sesuatu yang berhubungan dengan organ tubuh otak , begitu banyak yang dapat mempengaruhi pola perkembangan otak dan kecerdasan manusia. Makanan, olahraga, games,bermain musik adalah sedikit kasus dari sekian banyaknya contoh nyata yang dapat kita gambarkan,tingkat kecerdasan anak dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut. Bila kita melakukan suatu penelitian kita akan menemukan bahwa otak kita terdiri dari 2 belahan yaitu kiri dan kanan. Bagian otak kiri adalah bagian otak yang mengatur segala hal hal yang berhubungan dengan logika, angka dan rasionalitas. Sedangkan bagian kanan berfungsi sebagai daya imajinasi, kreasi serta puitis. Bila kita ingin terus mengasah tingkat kecerdasan kita, maka yang harus kita lakukan itu adalah melatih otak bagian kiri maupun otak bagian kanan, entah bagaimanapun caranya dan seperti apakah prsedur yang mengasyikkan untuk melatih kecerdasan. karena dengan begitu kita akan terhindar dari sebuah kepikunan atau pun penurunan daya kecerdasan di otak kita. Kecerdasan itu tidak dapat ditumbuh kembangkan secara instan dan praktis , tetapi harus diasah dan dilatih agar kita mendapatkan hasil yang memuaskan.
Pertanyaan :
1. Mengapa kita harus melakukan latihan kecerdasan otak ? apakah melatih kecerdasan otak itu perlu ?
2. Bagaimana pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan otak pada anak yang sedang mengalami gangguan jiwa maupun cacat mental ?
3. Apakah kecerdasan dapat membuat orang bahagia ? apakah kecerdasan merupakan suatu tolak ukur kebahagian bagi seseorang ?
4. Bila kita lihat pada masyarakat di bantaran kali, bagaimanakah kecerdasan mereka dapat tumbuh dan berkembang sedangkan dalam kebiasaan sehari-hari mereka tak pernah melakukan rutinitas untuk mengasah kecerdasan otak mereka ?
Nama : Anggie Nur Swastika
BalasHapusNIM : 4915131406
Kelas : P.IPS A 2013
Kecerdasan sudah kita dapatkan pada saat kita masih bayi atau balita. Kecerdasan bisa timbul dari beragam bentuk. Seperti kecerdasan dalam berhitung. Kecerdasan dalam berhitung bisa mengasah otak agar mengembangkan bakat berhitung si individu tersebut. Namun kecerdasan mendengarkan musik dapat merangsang otak cepat bekerja. Pada saat kita masih di dalam kandungan kita didengarkan oleh musik yang bernuansa klasik. Kecerdasan ini bisa dikembangkan jika si anak tersebut diberi kesempatan untuk mengembangkan kecerdasan ke semua bidang jika bakat anak tersebut disalurkan.
Pertanyaan
1. Jika ada anak yang mempunyai bakat namun tidak tersalurkan karna orangtuanya tidak menyetujui bakat anak tersebut. Bagaimana anda menyikapi?
2. Mengapa kecerdasan sering disalahgunakan untuk hal yang bersifat negatif ?
3. Kecerdasan yang seperti yang dapat membuat tumbuh kembang otak anak yang cepat merespon atau bekerja. Apakah faktor yang dapat menghambat kecerdasan tersebut ?
Nama : Rina Listiawati
BalasHapusNIM : 4915131410
Kelas : P.IPS A 2013
Saya setuju dengan pendapat Bapak yang mengatakan bahwa, “kecerdasan itu tidak dapat ditumbuhkembangkan secara instan”. Karena semua hal yang kita lakukan pastilah memerlukan proses, termasuk kaitannya dengan kemampuan mengasah kecerdasan dari otak kita. Banyak sekali faktor yang dapat mendorong otak kita untuk berkembang, diantaranya memainkan games positif tentunya dengan pembatasan intensitas waktu permainannya, mendengarkan musik, menghafal lirik lagu, bagus-bagus kita bisa memainkan alat musiknya. Otak kita akan terasah dan berkembang setiap harinya dengan kegiatan-kegiatan kita yang positif dan hal tersebut dilakukan secara rutin serta terus-menerus. Otak kita akan terbiasa mencerna hal-hal yang biasa kita lakukan. Selain itu otak kita juga akan berkembang lewat befikir dalam memecahkan sebuah masalah.
Pertanyaan?
1. Apakah setiap orang bisa dipancing kecerdasannya dengan cara diatas?
2. Adakah cara lain yang bisa mendorong kita untuk memperoleh kecerdasan dengan mudah?
3. Mengapa pendidikan di Negara kita kurang memberi kesempatan bagi pelajarnya untuk berfikir kritis dalam memecahkan persoalan dari problematika hidup toh kecerdasan dapat timbul dari bagaimana kita menyikapi masalah tersebut?
cerdas merupakan dampaaan setiap kepala manusia sekalipun yang berkata adalah ia yang menamakan dirinya bodoh dan sudah cukup puas dengan IQ yang dimilikinya. jaman dulu manusia cerdas adalah dia yang berkutat dalam ilmu eksak dan bersahabat dengan rumus-rumus, memiliki sutu pemecahan yang tidak dimiliki orang kebanyakan padahal merka tidak lain tidak bukan karena belajar, belajar dan belajar sehingga otaknya digerakkan tidak di simoan sebagai pelengkap anatomi tubuh. namun ada juga orang yang kadang salah persepsi dengan cerdas harus banyak makanan yang bergizi maka dari itu mereka mengkonsmsi vitamin-vitamin. saya jadi ingat pengalaman waktu masih SMP dimana ada teman saya yang mengkonsumsi serebrobit setiap kali akan ulangan.sedangkan belajarnya hanya sekilas baca di kelas.
BalasHapuscerdas, otak dan pemiliknya merupakan perumpaan dari seorang pandai besi. jika ia ingin menghasilkan pisau yang tajam misalnya maka ia harus disiplin menenpanya dan juga tak lupa mengasahnya. seperti itulah otak kita.
1. apa yang terkandung dalam serebrovit sehingga banyak orang yang sampai salah persepsi menjadikannya jalan pintas mendapatkan kecerdasan ?
2. mengapa orang menganggap cerdas hanya
pada manusia-manusia yang eksak
3. adakah teori yang lebih clear mengenai kecerdasan ?
3.
Nama : Septi Dwi Ambarwati
BalasHapusNIM : 4915131371
P.IPS A 2013
“CERDAS”
Kecerdasan itu adalah kekuatan dasar yang menggerakkan manusia. Tetapi tidak semua manusia mampu menjalankan dan memperlakukan kecerdasan itu menjadi lebih terarah sehingga bisa menjadi lumpuh bahkan tak berguna. Kecerdasan dapat diperoleh dari pengamatan, bacaan dan diskusi bahkan penelitian akan lebih tertata dengan terus berdialog dengan diri sendiri. Menulis dapat membentuk karakter berfikir, semakin sering seseorang menulis maka dia akan menemukan karakter berfikirnya. Menulis adalah salah satu cara membangun kecerdasan pada diri. Meski rajin membaca, mengamati bahkan berdiskusi tanpa menuliskannya semua itu tidak akan tinggal sepenuhnya bedanya dengan menulis bukan hanya pikiran itu tinggal tetapi pengulangan dalam proses menulis akan mematangkan pemikiran dalam kemampuan intelektual.
Pertanyaan :
1. Bagaimana cara manusia memperlakukan kecerdasan itu lebih terarah?
2. Kecerdasan seseorang dilihat dari sudut pandang apa saja?
3. Apakah kecerdasan seseorang hanya dapat diukur dengan IQ saja?
Anzani Mutiara
BalasHapus4915131398
P.IPS A 2013
Otak manusia akan terus berkembang. Walaupun umur akan terus bertambah, namun otak kita tidak akan pernah mati untuk berkembang. Otak yang terus berkembang itulah yang nanti semakin lama semakin menambah kecerdasaan pada diri kita. Tentu saja tidaklah instan, nmun membutuhkan proses. Proses tersebut yaitu dengan melatih ingatan kita. Melatih ingatan dapat dilakukan dengan menghafal lirik lagu. Selain dapat merefleksikan pikiran, ternyata lagu juga dapat membantu kita untuk meningkatkan kecerdasan otak. Setiap individu pati memilik kecerdasannya masing-masing, tergantug dari individu itu sendiri dalam mengembangkannya. Apabila dalam kesehariannya dia pasif, maka secara otomatis sel-sel otak kita satu persatu mati dan ini yang menyebabkan seseorang mudah lupa. Selain dengan menghafal lirik lagu, cara kedua yang dapat dilakukan yaitu dengan bermain games. Mungkin memang benar games dapat membuat seseorang ketagihan sehingga lupa waktu. Namun ada beberapa games yang dapat mengasah otak kita seperti Sudoku. Dengan membiasakan hal-hal seperti itu, maka akan membuat otak kita semakin berkembang dan terciptalah kecerdasan.
1. Apakah faktor usia dapat mempengaruhi tingkat kecerdasan seseorang ?
2. Bagaimana dengan orang yang tidak normal, apakah dia juga bisa cerdas ?
3. Apakah ada cara lain selain yang disebutkan diatas, cara untunk mengasah otak kita ?
Kecerdasan atau yang biasa dikenal dengan IQ (bahasa Inggris: intelligence quotient) adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar. Kecerdasan erat kaitannya dengan kemampuan kognitif yang dimiliki oleh individu. Kecerdasan dapat diukur dengan menggunakan alat psikometri yang biasa disebut sebagai tes IQ. Ada juga pendapat yang menyatakan bahwa IQ merupakan usia mental yang dimiliki manusia berdasarkan perbandingan usia kronologis. Kecerdasan dapat di asah melalui mengitung rumus, menghafal lagu barat, Pemahaman dan, kemampuan verbal,Angka dan hitungan, Kemampuan visual, Daya ingat, Penalaran, Kecepatan perseptual. Menurut pengalaman saya ketika belajar matematika (linier) harus memahami rumus, agar ketika mengerjakan soal-soal tersebut. Cara memahami saja sudah mempunyai kecerdasan dalam menghitung linier, mengolah dan mengasah otak untuk berfikir dan menenmukan angka yang maksimal.
BalasHapusPertanyaa:
1. Seperti apa mengelola kecerdasan dalam belajar dan memahami pelajaran?
2. Bagaimana memahami dan belajar dalam sudoku tersebut?
3. Seperti apa belajar dan mengasah kecerdasan secara bertahap, dan tidak menjadi sebuah keberuntungan?
Nama : Firman Surahman
BalasHapusKelas : Pendidikan IPS B 2013
Kini tingkat kecerdasan seseorang dapat diukur dengan nilai. Salah satunya adalah Psikotes, yang memberikan nilai IQ seseorang dengan sebuah test. Tapi test itu lebih ke akademik ? Apa bisa diuji keakuratannya melalui test Non-Akademik ? Karena realita yang ada kebanyakan orang-orang yang pintar dalam hal non-akademik ketika mengikuti Psikotes hasilnya buruk dan yang pintar akademik akan mendapat nilai Psikotes hasilnya sangat baik. Lalu jika realita yang ada seperti itu, kecerdasan seharusnya tidak dapat dihitung dengan nilai. Benar kata Bapak dalam meningkatkan tumbuh kembang kecerdasan bisa dilakukan dengan berbagai cara, dari menjaga pola tubuh dalam hal olahraga dan maupun dengan mendengarkan musik. Mengenai olahraga, sebelumnya saya mengkomentari tulisan bapak yang berjudul “Kecerdasan dan Gerakan”. Memang benar adanya ketika kecerdasan seseorang cukup bergantung pada olahraga, karena setiap kali kita berolahraga maka jantung akan lebih aktif memompa ke otak sehingga otak akan bekerja secara maksimal. Dan saya sangat sependapat dengan paparan bapak mengenai kaitan musik dengan kecerdasan. Kebetulan dalam tugas menonton film saya mendapatkan judul film yakni “My Musical Brain Analysis”. Dalam film itu peneliti banyak melakukan ekperimen-eksperimen, penelitian-penelitian dan percobaan kesemua individu dari berbagai usia. Ternyata benar yang dipaparkan oleh bapak sama dengan hasil penelitian yang ada difilm tersebut dalam hal ingatan. Dalam film itu ada sebuah percobaan pada nenek yang sudah usia lanjut bahkan mengalami pikun. Namun dalam percobaan itu, si nenek didengarkan lagu yang pernah membuming dimasanya, si nenek hafal lagu tersebut bahkan ketika peneliti mengubah sedikit not nya tapi si nenek itu malah menghentak dan kaget karena ia tahu itu bukan not yang sebenarnya. Di film itu juga seorang peneliti bernama Dr. David Levitin, dia meneliti tentang kecerdasan otak dari musisi ternama Sting. Hasilnya adalah sting memiliki tingkat kecerdasan dalam hal bermusik diatas rata-rata. Bahkan dengan imajinasinya Sting mampu membuat not baru dengan waktu cukup singkat. Dari situ membuktikan bahwa kecerdasan melalui musik dapat meningkatkan daya ingat dan kreativitas serta imajinasi seseorang. Sangat penting adanya ketika anak-anak harus sudah didengarkan musik sejak usia dini. Namun tidak cukup sekali kita melalukan kegiatan olahraga dan mendengarkan musik. Benar kata bapak harus dilakukan secara konsisten dan rutin. Jika tidak ? Maka kecerdasan yang diinginkan akan sia-sia saja. Cerdas itu banyak jenisnya, dari koognitif, afektif, dan publik speaking. Bahkan ada kecerdasan baru, bahwa emosional juga ada tingkat kecerdasannya yakni ada dalam buku karangan Dr. Muslih Muhammad yang berjudul “Kecerdasan Emosi Menurut Al-Qur’an”. Namun sejauh mana Filsafat menelaah lebih jauh tentang kecerdasan emosional ? Apakah kecerdasan emosional mampu dibentuk dari kegiatan olahraga dan musik ? Lalu bagaimana filsafat menerapkan kecerdasan emosional pada kehidupan manusia ? Yang terakhir saya mau bertanya mengenai salah satu kutipan teks pembukaan UUD 1945 yaitu “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”. Kenapa kehidupan bangsanya yang dicerdaskan ? kenapa bukan individunya dari bangsa itu sendiri yang dicerdaskan ? Menurut saya ini bermakna ambigu. Lalu sejauh mana filsafat memaknai cerdas ini secara sempit ? Sehingga tidak banyak orang yang menguniversalkan kata cerdas itu.
HIMAWAN WIGUNA
BalasHapusP.IPS REG B 2013
Komentar tentang tulisan CERDAS, teori-teori yang berkembang sesuai dengan berjalannya waktu memicu setiap orang membuat atau menemukan hal yang baru. untuk memancing kecerdasan otak diperlukan hal-hal yang menarik dan memicu kerja otak.
pertanyaannya:
1.Mengapa lagu atau musik bisa mempengaruhi daya ingat kita untuk cepat dihafal?
2.Mengapa jika menghafal pelajaran tentang ilmu pengetahuan tidak secepat menghafal lagu?
3.Games yang melatih kecerdasan pasti memerlukan waktu yang lama untuk memainkannya. bagaimana solusinya?
Yulinda Indah Pramesta
BalasHapus4915133440
PIPS B 2013
Kecerdasan memang dapat dibangun, banyak berbagai cara untuk membangun kecerdasan otak dengan makan-makanan yang penuh gizi, berolahraga sampai bermain musik dan juga bermain game. Saya teringat pada majalah yang pernah saya baca bahwa disitu dijelaskan sarapan pagi yang penuh gizi dapat menambah kecerdasan otak terlebih untuk meningkatkan memori yang lebih tajam jika dibandingkan dengan mereka yang jarang sarapan. Sarapan penuh gizi yang dimaksud bisa dengan karbohidrat dan segelas susu. Dan untuk musik, banyak orang yang menganggap musik itu mengganggu dalam proses pembelajaran dan menurunkan konsentrasi. Namun ternyata dengan bermain musik pun dapat meningkatkan kecerdasan otak. Kemudian ada pemilihan permainan yang edukatif bagi kecerdasan otak. Misalnya dengan permainan teka-teki yang tentunya membutuhkan keterampilan dalam memecahkan masalah, strategi dan juga memori otak untuk menyelesaikannya. Banyak sekali berbagai penelitian mulai dari kuantitatif dan kualitatif mengenai kecerdasan otak. Penelitian digunakan agar sebagai manusia tidak hanya dapat menduga-duga apa yang ada di dalam otak dan bagaimana cara mengukur kecerdasan seseorang. Disini penelitian membuktikan dengan akurat bagaimana caranya mengukur kecerdasan otak yaitu salah satunya dengan test IQ dan bagaimana mengembangkan kecerdasan otak yaitu dengan pola makan yang sehat, bermain musik, bermain game edukatif dsb.
Pertanyaan:
1. Adakah cara lain untuk mengetest kecerdasan otak selain test IQ?
2. Bagaimana dengan kecerdasan otak anak-anak yang cacat mental namun dia memiliki keahlian di bidang musik?
3. Dalam tulisan bapak, bapak menyebutkan bahwa kecerdasan itu jamak. Bagaimana caranya dalam meningkatkan kecerdasan emosional, spiritual dan sosial tersebut?
NAMA : TEGUH AJI PUTRA
BalasHapusKELAS : P.IPS B 2013
NIM : 4915133436
Kecerdasan dapat kita peroleh melalui dua hal, yang pertama karena IQ kita memang tinggi dan yang kedua adalah karena kita sering melatih otak kita dengan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan cara kerja otak, seperti bermain games RPG, memainkan alat musik, mendengarkan lagu dan lain sebagainya. Sebagai contoh banyak orang yang bisa melatih kemampuan bahasa inggris mereka dengan mendengarkan lagu barat. Saya tertarik dengan mayoritas orang jepang yang suka bermain sudoku dari kecil sampai dewasa untuk meningkatkan kinerja otak mereka, namun sayangnya hanya sedikit orang Indonesia yang suka atau bahkan mengetahui fungsi atau nilai positiv dari game ini selain untuk hiburan
1. Mengapa menonton film porno dapat menurunkan kinerja otak ?
2. Bagaimana cara meningkatkan IQ
3. Bagaimana agar kemampuan atau kinerja otak kita tetap stabil meskipun sudah tua?
Bermain memang kata itu memang terlihat menyenangkan ,karena bermain itu tidak akan pernah bosan apa lagi ketika ada permainan yang benar – benar kita sukai. Benar seperti yang bapa bilang bahwa bermain itu dapat mencerdaskan dan menjalankan fungsi otak.
BalasHapusKonsep bermain pun diterapkan pada play group yang mendidik anak - anak balita supaya menjadi lebih menarik dan di senangi.
Akan tetapi bermain pun ada batasnya,tak selamanya semua permainan itu akan meningkat kan kecerdasan akan tetapi permainan pun akan dapat menurunkan fungsi otak kita...
Pertanyaan:
1). Permainan yang seperti apakah yang dapat meningkatkan kinerja fungsi otak?
2). Mengapa kita akan menjadi lupa waktu ketika kita sedang bermain?
3). Mengapa permaianan itu dapat menghhilangkan stress?
nur muhammad
BalasHapusp.ips b 2013
Bermain memang kata itu memang terlihat menyenangkan ,karena bermain itu tidak akan pernah bosan apa lagi ketika ada permainan yang benar – benar kita sukai. Benar seperti yang bapa bilang bahwa bermain itu dapat mencerdaskan dan menjalankan fungsi otak.
Konsep bermain pun diterapkan pada play group yang mendidik anak - anak balita supaya menjadi lebih menarik dan di senangi.
Akan tetapi bermain pun ada batasnya,tak selamanya semua permainan itu akan meningkat kan kecerdasan akan tetapi permainan pun akan dapat menurunkan fungsi otak kita...
Pertanyaan:
1). Permainan yang seperti apakah yang dapat meningkatkan kinerja fungsi otak?
2). Mengapa kita akan menjadi lupa waktu ketika kita sedang bermain?
3). Mengapa permaianan itu dapat menghhilangkan stress?
Apri Triwibowo
BalasHapusP.IPS B 2013
Banyaknya teori yang kontroversi tentang kecerdasan hal ini memperlihatkan bahwa teori-teori hanya betsifat probalistik dan menunjukan bahwa tidak ada metode penelitian yang super. Setiap orang mempunyai kecerdasan yang berbeda-beda. Kecerdasan berhubungan erat dengan otak. Optimalisasi fungsi otak diperlukan latihan-latihan yang merasang otak untuk meningkatkan kecerdasan.
1. Metode penelitian apa yang dipakai dalam tulisan tersebut ?
2. Apa hakekat kecerdasan itu sendiri ?
3. Samakah istilah cerdas dengan pintar ?
4. Mengapa kecerdasan dikaitkan dengan otak ?
5. Bagaimana cara kerja otak ?
6. Mengapa orang mempunyai kecerdasan yang berbeda-beda?
7. Kecerdasan itu sebenarnya buatan siapa? Manusia atau Tuhan ?
Siti Amellia Rachmah (4915133442)
BalasHapusPendidikan IPS B 2013
Perkembangan otak memang dipengaruhi oleh pertambahan usia. Semakin tua usia kita, maka perkembangannya akan melambat. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa kita masih tetap dapat berkarya pada usia tua. Ada berbagai jenis kecerdasan, tidak hanya kecerdasan kognitif dan intelektual. Beberapa jenis kecerdasan lainnya yaitu kecerdasan emosional, social dan spiritual. Oleh karena itu, kecerdasan setiap orang berbeda-beda sesuai dengan minat dan bakat bakat yang dimilikinya. Karena orang yang pandai dalam bidang akademik belum tentu pandai dalam kesenian seperti seni musik, melukis dan sebagainya. Dalam tulisan ini juga dibahas mengenai cara membangun kecerdasan, diantaranya harus rajin olah raga dan menjaga makanan, rajin mendengarkan musik terutama selagi muda, lebih bagus bila bisa memainkan alat musik dan rajin main games. Dengan rajin berolahraga dan menjaga makanan sangat berpengaruh pada kinerja otak. Karena otak akan bekerja maksimal dengan asupan gizi yang cukup dan dengan kondisi tubuh yang sehat. Kemudian musik juga berpengaruh dalam hal kecerdasan, karena dengan kita mendengarkan musik maka akan merangsang banyak bagian otak. Dengan rangsangan inilah yang membuat kita cepat menghafal sebuah lagu. Akan lebih bagus jika kita bisa memainkan alat musik itu, karena tubuh kita dapat terlibat secara langsung dan kita juga dapat merasakan setiap harmoni dari nada-nada itu. Orang seni musik bilang, kita dapat merasakan “feelnya” secara langsung. Selanjutnya kita juga dapat membangun kecerdasan dengan rajin bermain game. Dengan memainkan simulasi yang ada pada game, maka kita dipacu untuk berpikir dalam menyelesaikan game tersebut. Namun kita juga harus pintar dalam memilih game yang berkualitas, dan harus mengingat batasan-batasan waktu. Maka kita sangat membutuhkan proses dalam menumbuhkan dan mengasah sebuah kecerdasan.
1. Apakah tingkat IQ seseorang berbeda seiring perkembangan zamannya?
2. Mengapa dalam teori kecerdasan sering terjadi benturan antara satu teori dengan yang lainnya? Faktor apa saja yang menjadi penyebabnya?
3. Dalam mengasah kecerdasan, salah satunya adalah dengan cara memecahkan masalah setiap hari. Apakah ini merupakan cara yang efektif? Melihat kenyataan bahwa makin banyak masalah yang kita hadapi bukankah akan menjadikan otak kita menjadi suntuk dan mudah terkena stress?
4. Kebanyakan orang mengatakan bahwa apabila ada seorang anak yang pintar, itu berasal dari orang tuanya karena memang kebanyakan orang tuanya juga merupakan orang yang pandai. Dalam hal ini, apakah sebuah kecerdasan itu bisa berasal dari keturunan?
5. Musik sangat bagus dalam merangsang otak kita. Mengapa hal ini tidak diterapkan dalam proses belajar dalam sekolah, agar kita mudah dalam memahami sebuah pelajaran?
DINNY MAYANGSARI
BalasHapus4915137150
P.IPS B 2013
Pada dasarnya setiap orang memiliki kecerdasan masing-masing dengan taraf yang berbeda. Ada yang sedikit tetapi bisa menjadi banyak karena seringnya diasah. Mengasah otak sangatlah penting, karena dengan begitu kita akan terbiasa dan mudah untuk melakukan pekerjaan yang menggunakan ketja otak.
Pertanyaan :
1. Saya dulu pernah menjadi pengajar di sebuah sekolah dasar di daerah TASIKMALAYA selama 1th untuk kelas 3SD. Saya mempunyai murid yang bisa dibilang sangat 'berbeda' dari teman-teman yang lainnya. Dia sangat susah untuk menghafal, berbicara terkadang sangat lamban atau (maaf) lemot, dan sangat kurang disemua pelajaran. Saya sudah melakukan beberapa metode pembelajaran yang menarik, seperti bermain games tetapi masih berbau pelajaran, menuntunnya dalam belajar privat dan sebagainya. Tetapi masih saja seperti itu. Menurut bapak, apakah dia memang memiliki kecerdasan otak yang sangat lemah? Lalu apa solusi yang dapat bapak berikan kepada saya?
2. Ketika seseorang mendapatkan nilai TOEFL, TOEP, dan sebagainya serta hasil IQ yg tinggi, tetapi ketika oada kenyataannya dia sering mengalami kesulitan, apa yang sebenarnya yang salah pada dirinya?
3. Mengapa seseorang yang pintarnya diatas rata-rata tetapi bisa mengubah psikisnya menjadi emosional? Mudah stres? Dan terkadang bisa membuat seseorang menjadi berkepribadian buruk? Apa sebenarnya yang salah?
ELSA PRATIWI
BalasHapus4915133434
P. IPS
Benar sekali kecerdasan bisa saja berubah bagaimana kita menyikapinya bila kita tidak sering mengasahnya alhasil kecerdasasn kita akan berkurang, sebaliknya jika kecerdasan sering diasah alhasil kecerdasan kita bisa berubah bahkan meningkat tajam. Maka dari itu kita harus sering melatih otak kita dengan cara main game, mendengarkan musik dan banyak lagi caranya. Supaya kecerdasan kita tidak berkurang. Karena KECERDASAN TIDAK DAPAT DITUMBUHKEMBANGKAN SECARA INSTAN.
1. Kenapa teori tentang kecerdasan semakin lama semakin berkembang?
2. Dan apakah ada teori kecerdasan yang mutlak kebenarannya?
3. Apakah faktor lingkungan bisa mempengaruhi kecerdasan seseorang?