Olahraga pastilah setua umur manusia. Pertandingan olahraga juga sudah sangat tua. Olahraga sejak dahulu kala dirasakan kepentingannya. Saat manusia tinggal dalam gua-gua gelap, mereka adalah olahragawan handal. Buktinya terdapat pada dinding gua berupa lukisan manusia memburu binatang buas untuk dimakan.
Patung-patung dari segala zaman, terutama pada zaman Yunani dan Romawi Kuno menunjukkan patung manusia berbadan sangat atletis. Perut patung para lelaki benar-benar sixpack. Apakah negara bisa besar dan bertahan tanpa olahraga? Negara besar sejak zaman kuno sampai kini selalu ditopang oleh pasuka tentara yang handal, kuat, bersemangat, dan berani. Bisakah tentara seperti itu tanpa olahraga?
Untuk jangka waktu yang panjang olahraga selalu dikaitkan hanya dengan fisik. Sebab memang secara kasat mata olahraga paling tampak pengaruhnya pada fisik. Orang yang rajin berolahraga sangat kelihatan dari tampilan fisiknya. Keyakinan itu semakin mengental karena kebanyakan orang yang tergolong cerdas dan jenius seperti para filsuf sejak zaman Yunani dan para ilmuwan sepanjang zaman terkenal tidak suka olahraga. Mereka terlalu asyik dengan fikirannya dan kurang tertarik pada olahraga.
Melalui penelitian yang mendalam dan dilakukan dengan banyak cara, anggapan yang mengaitkan olahraga dengan fisik semata sangat salah. Gerakan dan olahraga sangat berpengaruh terhadap peningkatan kinerja otak dan tumbuh kembang otak, terutama pada anak yang sedang tumbuh kembang.
Bahkan Plato sangat yakin bahwa terdapat dua faktor yang menjadi penentu kesuksesan manusia yaitu pendidikan dan aktivitas fisik dan olahraga. Keduanya tidak dapat dipisahkan. Keduanya menjamin tumbuh kembangnya jiwa-raga yang memang tidak bisa dipisahkan.
John J. Ratey dan Eric Hagerman dalam SPARK: The Revolutionary New Science of Exercise and The Brain (2008), Thich Nhat Hanh, dalam Mindful Movement: Ten Exercises for Well-Being (2008), dan Geoff Colvin dalam Talent is Overrated (2008), Jan Faull & Jennifer McLean Oliver dalam Amazing Minds (2010), dan Michael S. Sweeney dalam BRAIN: The Complete Mind (2009) menjelaskan bahwa aktifitas fisik dan olahraga sangat menentukan pembentukan, dan perkembangan otak manusia. Termasuk aktivitas fisik adalah menari.
Aktifitas fisik dan olahraga meningkatkan kinerja jantung untuk memungkinkan oksigen yang diserap darah lebih banyak atau meningkat. Pasokan oksigen itu akan sampai ke otak. Otak dapat bekerja optimal bila mendapat cukup pasokan oksigen.
Kegiatan fisik dan olahraga memiliki kemampuan meningkatkan fleksibilitas kognitif. Gerakan-gerakan yang kompleks sangat membantu meningkatkan koneksi sinapsis dalam otak. Kini diketahui bahwa kecerdasan lebih ditentukan oleh kualitas jejaring atau koneksi sinapsis daripada jumlah sinapsis. Dalam bahasa sehari-hari sebut saja sinapsis itu dengan kumpulan syaraf di dalam otak. Kompleksitas jejaring sinapsis itulah yang memungkinkan terjadinya fleksibilitas kognitif.
Aktifitas fisik dan olahraga mampu menyegarkan dan memperkuat koneksi dan jejaring sinapsis. Juga mampu melepaskan tekanan stres yang sedang dialami manusia yang mengganggu fungsi dan kinerja otaknya. Keseluruhannya meningkatkan fleksibilitas kognitif.
Fleksibilitas kognitif adalah pangkal tolak bagi kinerja otak untuk mendorong keberhasilan manusia saat belajar, membuat keputusan, dan memicu kreativitas. Tanpa fleksibilitas otak manusia akan terus berada dalam kedangkalan dan kekakuan fikiran. Sulit mencari beragam alternatif dalam pemecahan masalah. Masalah yang bersifat teoritis dan praktis.
Itulah sebabnya Amerika Serikat harus mengubah kurikulumnya dan menambahkan porsi bagi aktivitas fisik dan olahraga. Sebab selama bertahun-tahun para pelajar Asia, khususnya pelajar Jepang, Cina, Korea Selatan, Singapura, dan Taiwan terus menerus berada peringkat atas dalam pelajaran matematika dan hampir semua mata pelajaran.
Keberhasilan itu antara lain dipicu oleh banyaknya aktivitas fisik dan olahraga dalam praktik pendidikan negara-negara itu. Bila murid mengalami kesulitan belajar dan rendah prestasinya, yang dilakukan bukan menambah jam pelajaran, tetapi menambah porsi aktivitas fisik, olahraga, dan musik.
Tidak usah heran bila pusat-pusat kebugaran, tarian dan yoga makin banyak berserakan bagai debu vulkanik kala gunung meletus. Banyak orang makin menyadari bahwa aktivitas fisik dan olahraga sangat membantu mereka mengatasi stres, mendapatkan kembali kebugaran tubuh untuk menghadapi berbagai persoalan dalam pekerjaan yang membutuhkan solusi cerdas dan cepat. Aktivitas fisik dan olahraga sudah menjadi bagian integral bagi kaum eksekutif di seluruh dunia. Bila tak sempat ke fitnes, mereka pergi ke club dan pub untuk bisa nikmati goyang, joget dan aktivitas lain. Meskipun yang terakhir ini mengandung banyak resiko.
AKTIVITAS FISIK DAN OLAH RAGA TERBUKTI MAMPU MEMICU DAN TINGKATKAN KINERJA DAN TUMBUH KEMBANG OTAK.
Maulida Nurul Atikah
BalasHapusPIPS Reguler B 2013
4915137155
Sebetulnya sampai detik ini saya belum mengerti bagaimana bisa gerakan ataupun yang erat kaitannya dengan olahraga bisa sangat berhubungan langsung dengan kecerdasan seseorang. Hanya belajar, mempelajari pengalaman yang ada, mungkin orang awam ketahui bahwa kecerdasan timbul karena hal-hal yang seperti itu. Namun ketika membaca tulisan Pak Nusa ini, memang masuk akal dan rasional kalau ternyata olahraga berpengaruh dengan kecerdasan. Dengan berolahraga tubuh kita seperti berfotosintesis. Dimana zat-zat racun yang berada didalam tubuh dikeluarkan ketika kita berolahraga. Dengan dikeluarkannya racun tersebut, maka ketika otak kita dituntut untuk bekerja, iapun sudah siap segera. Disitulah kecerdasan dalam berpikir timbul.
Pertanyaan :
1. Tipe Olahraga yang seperti apa yang bisa berpengaruh dalam kecerdasan seseorang?
2. Olahraga kerap dikaitkan dengan aktifitas fisik. Selain yoga, adakah olahraga yang lainnya?
3. Bagaimana cara menumbuhkan rasa tidak malas untuk berolahraga?
olahraga membuat tubuh menjadi sehat, jika tubuh tidak terbiasa berolahraga dan suatu saat melakukan berolahraga tentu salahsatu komponen tubuh itu ada yang terasa sakit karena jarang digerakkan. banyak penyakit akibat jarang berolaharaga salahsatu nya kegemukan atau obesitas disebabkan karena kurangnya olahraga dan tidak mengatur pola makan.
BalasHapusdalam dunia olahraga, indonesia kurang bersaing dengan dengan negara negara tetangga. hanya cabang badminton yang mampu berbicara didunia internasional tetapi tidak dengan cabang sepakbola yang selalu dipecundangi tim lawan, padahal sepakbola salahsatu olahraga yang peminatnya terbesar disini, tapi kok mengapa seperti itu. siapa yang patut disalahkan?? tetapi baru - baru ini lahir prestasi yang membanggakan dari sepakbola muda indonesia.
menurut saya para tentara negeri ini tidak hanya digembleng fisiknya saja tetapi perlu diberikan asupan gizi serta makanan makanan yang sehat supaya daya tahan fisiknya lebih kuat dari sebelumnya, dalam artian ketika para calon tentara yang mendaftar sebagai TNI, mewajibkan memiliki tinggi badan sekian dan punya tubuh berisi dan kekar gitu. dan ini perlu mendapatkan kelanjutan dari pihak pemerintah yang bersangkutan tidak hanya sampai modal tinggi badan dan tubuh kekar saja, banyak sekarang aparatur negara seperti TNI maupun Polri yang perutnya buncit karena banyak faktor ada yang bilang makan gaji buta, yang kerjaannya hanya kerja kerja dan setibanya dilapangan sebagai polantas ada yang melanggar lalulintas bukannya diberikan surat tilang eh malah nawarin negosiasi. dan pada saat beberapa waktu yang lalu stasiun televisi memberitakan berita "Polisi kelebihan berat badan dipaksa berolahraga menurunkan bobot tubuhnya" seprti itu, itu bagus supaaya anggota lainnya sadar bahwa tubuh sehat tanpa over weight berguna untuk menjalakan tugasnya dilapangan.
olehraga apa yang tidak membutuhkan pengeluaran tetapi hasilnya sangat bermanfaat bagi tubuh??
bagaimana supaya anak anak muda yang tadinya malas bergerak menjadi termotivasi buat berolahraga??
olehraga apa saja yang populer dikalangan anak muda??
sekian dan terimakasih.
Eka Ma'rifah
BalasHapusP.IPS A 2013
4915131384
olahraga sangat penting bagi kehidupan manusia. Olahraga memang sudah dikenal dari zaman kehidupan manusia purba. Mereka mempunyai fisik sangat kuat yang sangat berguna untuk mempertahankan hidupmereka.
olahraga seharusnya tidak hanya dikaitkan dengan fisik saja, karena olahraga sangat berpengaruh terhadap kinerja otak. Gerakan dan olahraga dapat meningkatkan kinerja otak dan tumbuh kembang otak terutama pada anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. AKtivitas fisik olahraga juga sangat menntukan kinerja jantung untuk meningkatkan oksigen yang diserap arah lebih banyak sehingga dengan itu kinerja otak dapat menigkat.
pertanyaan:
1. Apakah keperluan olahraga semua orang sama? ataukah tergantung dari usia masing-masing ?
2. Bagaimana cara agar manusia sadar betapa pentingnya berolahraga bagi tubuhnya?
3. Mengapa ada orang yang tidak pintar padahal ia sangat rajin berolahraga. sedangkan teorinya olahraga dapat mennigkatkan kinerja otak
NAMA : FASSA FARHATUSSHOLIHAH PUTRI
BalasHapusNIM : 4915131374
P.IPS A REG 2013
Dalam tulisan tulisan Bapak yang berjudul Kecerdasan dan Gerakan, saya menyimpulkan bahwa ketika manusia memulai aktifitasnya fisik dan berolahraga maka akan meningkatkan kinerja jantung untuk memungkinkan oksigen yang diserap darah lebih banyak atau meningkat. Pasokan oksigen itu akan sampai ke otak. Otak dapat bekerja optimal bila mendapat cukup pasokan oksigen. Kecerdasan yang dimiliki seseorang tentu tergantung pada kegiatan dan aktifitas yang dilakukan masing-masing orang. Kegiatan masing-masing orang itu berbeda-beda tentunya, dimana tergantung pada kesibukan masing-masing orang disetiap gerakannya. Ada yang bekerja dan bergerak sampai larut malam, itu berpengaruh pada sistem kerja otak nya. Orang yang telah terbiasa bekerja sampai larut malam dengan tidak menganggap bekerja sampai larut malam itu hal yang sangat melelahkan dan menyebalkan, mereka telah terbiasa dan mensetting kinerja otak nya untuk menganggap hal itu sebagai hal yang terbiasa dan mudah untuk di lakukan. Kinerja otak untuk mendorong keberhasilan manusia saat belajar, membuat keputusan dan memicu kreativitas. Tentunya saat memulai gerakan disitu lah kinerja otak seseorang dimulai, dimana saat dia berfikir, melihat, dan berjalan. Satu gerakan saja akan mempengaruhi kinerja tubuh dan otak seseorang. Maka dari itu kita harus memulai aktivitas yang baik agar menimbulkan hal-hal yang positif untuk kinerja otak dan kinerja tubuh seseorang. Dimana pula jika kita melakukan aktivitas dengan memulainya dengan hal yang positif maka seluruh tubuh dimulai dari organ-organ tubuh termasuk otak akan menimbulkan pemikiran positif, dimana akan lebih mudah melakukan segala hal. Dan jika kita melakukan aktivitas dengan memulainya dengan hal yang negatif maka seluruh tubuh termasuk kinerja otak pun akan menimbulkan pemikiran yang negatif , dan akan menyulitkan cara berfikir untuk melakukan segala aktivitas.
1. Adakah gerakan yang menimbulkan kreativitas untuk seseorang?
2. Apakah kecerdasan yang dimiliki seseorang seluruhya bergantung pada aktifitas dan gerakan yang dilakukannya setiap hari?
3. Adakah hal-hal yang bergantung pada kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang?
NAMA : FASSA FARHATUSSHOLIHAH PUTRI
BalasHapusNIM : 4915131374
P.IPS A REG 2013
Dalam tulisan tulisan Bapak yang berjudul Kecerdasan dan Gerakan, saya menyimpulkan bahwa ketika manusia memulai aktifitasnya fisik dan berolahraga maka akan meningkatkan kinerja jantung untuk memungkinkan oksigen yang diserap darah lebih banyak atau meningkat. Pasokan oksigen itu akan sampai ke otak. Otak dapat bekerja optimal bila mendapat cukup pasokan oksigen. Kecerdasan yang dimiliki seseorang tentu tergantung pada kegiatan dan aktifitas yang dilakukan masing-masing orang. Kegiatan masing-masing orang itu berbeda-beda tentunya, dimana tergantung pada kesibukan masing-masing orang disetiap gerakannya. Ada yang bekerja dan bergerak sampai larut malam, itu berpengaruh pada sistem kerja otak nya. Orang yang telah terbiasa bekerja sampai larut malam dengan tidak menganggap bekerja sampai larut malam itu hal yang sangat melelahkan dan menyebalkan, mereka telah terbiasa dan mensetting kinerja otak nya untuk menganggap hal itu sebagai hal yang terbiasa dan mudah untuk di lakukan. Kinerja otak untuk mendorong keberhasilan manusia saat belajar, membuat keputusan dan memicu kreativitas. Tentunya saat memulai gerakan disitu lah kinerja otak seseorang dimulai, dimana saat dia berfikir, melihat, dan berjalan. Satu gerakan saja akan mempengaruhi kinerja tubuh dan otak seseorang. Maka dari itu kita harus memulai aktivitas yang baik agar menimbulkan hal-hal yang positif untuk kinerja otak dan kinerja tubuh seseorang. Dimana pula jika kita melakukan aktivitas dengan memulainya dengan hal yang positif maka seluruh tubuh dimulai dari organ-organ tubuh termasuk otak akan menimbulkan pemikiran positif, dimana akan lebih mudah melakukan segala hal. Dan jika kita melakukan aktivitas dengan memulainya dengan hal yang negatif maka seluruh tubuh termasuk kinerja otak pun akan menimbulkan pemikiran yang negatif , dan akan menyulitkan cara berfikir untuk melakukan segala aktivitas.
1. Adakah gerakan yang menimbulkan kreativitas untuk seseorang?
2. Apakah kecerdasan yang dimiliki seseorang seluruhya bergantung pada aktifitas dan gerakan yang dilakukannya setiap hari?
3. Adakah hal-hal yang bergantung pada kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang?
Adinda
BalasHapus4915131389
P.IPS A 2013
Dari tulisan bapak yang berjudul “Kecerdasan dan Gerakan” mempunyai arti keterkaitan antara kecerdasan dengan gerakan (olahraga) . Olahraga sangat dibutuhkan bagi orang dewasa selain untuk kesehatan atau kebugaran fisik dan menghindari penyakit yang mungkin akan dapat dirasakan pada masa lanjut usia. Olahraga pun dibutuhkan orang dewasa untuk meningkatkan kinerja otak dan mengembangkan otak selain diasah melalui pendidikan agar manusia terus dapat berfikir dan memecahkan masalah sehingga dapat terus melatih otak. Saya setuju jika seseorang menurun prestasinya seharusnya jangan menambahkan jam pelajarannya. Karena otak memiliki keterbatassan dan jika dipaksakan otak akan mengalami kejenuhan hingga dapat menimbulkan stres yang akan merusak otak. Olahraga, bermain dan mendengarkan atau bermain musik merupakan solusi yang tepat karena dapat merefleksikan otak. Memang peran olahraga sangat penting dan banyak manfaatnya untuk manusia. menyehatkan badan serta meningkatkan kinerja otak jika otak berkembang maka akan meningkatkan kecerdasaan manusia Namun, peran olahraga lebih di dominasi untuk menyehatkan fisik, menangkis penyakit dan dengan nilai lebihnya disamping itu adalah dapat meningkatkan tumbuh kembang otak manusia. Kesehatan itu yang paling penting karena apalah artinya otak yang cerdas tanpa raga yang sehat.
1. Jika olahraga terbukti mampu meningkatkan kinerja dan tumbuh kembang otak apakah olahraga dapat memulihkan kerusakan otak yang diakibatkan orang yang stres?
2. Apakah perkembangan otak dimulai pada saat masih di dalam kandungan ? dan jika benar apakah kegiatan olahraga seperti renang atau yoga maupun senam yang dilakukan oleh ibu hamil berpengaruh terhadap otak bayi yang ada didalam kandungan tersebut?
3. Apakah semua kegiatan olahraga dapat membuat otak tumbuh berkembang? Atau adakah olahraga-olahraga tertentu yang lebih cepat memberikan pengaruh terhadap cara kerja otak?
Irma Lutfiana (4915131378)
BalasHapusP.IPS A 2013
Olahraga dapat menyegarkan tubuh. Saya merasakan sendiri manfaat setelah berolahraga atau melakukan aktivitas fisik sepeti menari, saya merasakan bahwa tubuh terasa lebih ringan dan fikiran pun menjadi tenang. Seperti yang Pak Nusa tulis bahwa aktifitas fisik dan olahraga mampu menyegarkan dan memperkuat koneksi dan jejaring sinapsis. Selain menyegarkan tubuh, dengan berolahraga atau melakukan aktivitas fisik juga dapat mengatasi stres dan dapat memicu ide-ide kreatif serta menunjang keberhasilan dalam belajar, karena dari gerakan-gerakan yang kompleks itulah dapat membantu meningkatkan koneksi sinapsis dalam otak. Jadi benar bahwa olahraga atau aktivitas fisik lainnya dapat mengatasi stres.
1. Jenis olahraga yang seperti apakah yang memicu kinerja dan tumbuh kembang otak secara cepat?
2. Bagaimana jika seseorang terlalu berlebihan dalam olahraga? Apakah itu juga baik untuk pertumbuhan otak?
3. Apakah dengan olahraga kita dapat merasakan manfaatnya secara langsung?
Arlietha Nofeliza (4915131392)
BalasHapusPIPS A 2013 “Kecerdasan dan Gerakan”
Olahraga merupakan hal yang penting bagi manusia, karena dengan berolahraga tubuh menjadi sehat dan fisik yang menjadi kuat. Memang kebanyakan dengan rajin berolahraga bentuk tubuh fisik terlihat bugar, tetapi ternyata dengan berolahraga juga mampu mengembangkan kecerdasan otak. Mengapa demikian? Dalam tulisan ini dijelaskan bahwa dengan melalui penelitian yang mendalam dan dilakukan dengan banyak cara, anggapan yang mengaitkan olahraga dengan fisik semata sangat salah. Gerakan dan olahraga sangat berpengaruh terhadap peningkatan kinerja otak dan tumbuh kembang otak, terutama pada anak yang sedang tumbuh kembang. Dengan berolahraga secara teratur maka akan menghasilkan manfaat yang luar biasa bagi peningkatan kinerja otak. Karena jika kita jarang berolahraga itu sama saja membuat tubuh dan bagian anggota tubuh kita tidak berfungsi dan tidak berkembang dengan optimal. Sungguh sangat luar biasa manfaat dari berolahraga dam aktivitas fisik seperti yang terdapat dalam tulisan pak nusa. Oleh karena itu imbangi antara belajar dengan berolahraga yang teratur agar mampu meningkatkan kinerja otak dengan baik. Pertanyaannya : (1) Apakah seorang yang kesulitan belajar dan rendah prestasinya akan menjadi lebih baik jika melakukan aktivitas fisik dan berolahraga? (2) Mengapa saat ini masih banyak yang bermalas-malasan untuk berolahraga? (3) Apakah aktivitas seperti berangkat dari tempat kost menuju tempat kuliah sudah dapat dikatakan sebagai berolahraga? (4) Bagaimana cara mengatur antara belajar atau pendidikan dengan berolahraga yang teratur?
Adinda
BalasHapus4915131389
P.IPS A 2013
Dari tulisan bapak yang berjudul “Kecerdasan dan Gerakan” mempunyai arti keterkaitan antara kecerdasan dengan gerakan (olahraga) . Olahraga sangat dibutuhkan bagi orang dewasa selain untuk kesehatan atau kebugaran fisik dan menghindari penyakit yang mungkin akan dapat dirasakan pada masa lanjut usia. Olahraga pun dibutuhkan orang dewasa untuk meningkatkan kinerja otak dan mengembangkan otak selain diasah melalui pendidikan agar manusia terus dapat berfikir dan memecahkan masalah sehingga dapat terus melatih otak. Saya setuju jika seseorang menurun prestasinya seharusnya jangan menambahkan jam pelajarannya. Karena otak memiliki keterbatassan dan jika dipaksakan otak akan mengalami kejenuhan hingga dapat menimbulkan stres yang akan merusak otak. Olahraga, bermain dan mendengarkan atau bermain musik merupakan solusi yang tepat karena dapat merefleksikan otak. Memang peran olahraga sangat penting dan banyak manfaatnya untuk manusia. menyehatkan badan serta meningkatkan kinerja otak jika otak berkembang maka akan meningkatkan kecerdasaan manusia Namun, peran olahraga lebih di dominasi untuk menyehatkan fisik, menangkis penyakit dan dengan nilai lebihnya disamping itu adalah dapat meningkatkan tumbuh kembang otak manusia. Kesehatan itu yang paling penting karena apalah artinya otak yang cerdas tanpa raga yang sehat.
1. Jika olahraga terbukti mampu meningkatkan kinerja dan tumbuh kembang otak apakah olahraga dapat memulihkan kerusakan otak yang diakibatkan orang yang stres?
2. Apakah perkembangan otak dimulai pada saat masih di dalam kandungan ? dan jika benar apakah kegiatan olahraga seperti renang atau yoga maupun senam yang dilakukan oleh ibu hamil berpengaruh terhadap otak bayi yang ada didalam kandungan tersebut?
3. Apakah semua kegiatan olahraga dapat membuat otak tumbuh berkembang? Atau adakah olahraga-olahraga tertentu yang lebih cepat memberikan pengaruh terhadap cara kerja otak?
Nama : Vivich Husnul Khotimah
BalasHapusNIM : 4915131387
Jurusan : Pendidikan IPS A 2013
Mata Kuliah : Filsafat Ilmu
Setelah dilakukan penelitian seperti itu seharusnya kita sadar bahwa kecerdasan seorang anak tidak hanya melalui belajar pada mata pelajaran, tetapi banyak cara untuk meningkatkan kecerdasan otak salah satunya dengan bergerak melakukan aktivitas fisik, bermain musik, dan bermain dengan permainan yang dapat merangsang berkembangnya otak. Pandangan yang berkembang dimasyarakat adalah bahwa kecerdasan hanya diukur oleh keberhasilan anak dalam nilai mata pelajaran di sekolah, sehingga anak ditutut untuk bisa memahami mata pelajaran dan kebanyakan para orang tua lebih senang jika anaknya mendapatkan nilai atau hasil terbaik dari mata pelajaran di sekolah. Padahal yang kita ketahui, setiap anak mempunyai kemampuan dan kecerdasan yang berbeda dalam berbagai hal.
Kecerdasan dapat dipengaruhi oleh gerakan yang dilakukan manusia. Jika aktifitas fisik dan olahraga terbukti mampu memicu dan tingkatkan kinerja dan tumbuh kembang otak, lalu mengapa rata-rata sekolah yang ada di Indonesia lebih meningkatkan aktifitas di dalam kelas dengan menambah jam pelajaran tentunya dalam keakademisan? Seharusnya para petinggi pendidikan peka dan cerdas terhadap persoalan seperti itu. Kita ketahui bahwa banyak sekolah yang lebih menekankan anaknya pada bidang akademis saja dan membelakangkan non akademis. Pelajaran kesenian yang dianggap mampu meningkatkan kecerdasan anak justru mendapatkan tempat yang sedikit disekolah, pelajaran kesenian mendapat jam lebih sedikit dibandingkan dengan mata pelajaran lain. Padahal dengan pelajaran kesenian anak bisa bebas berekspresi dan mengeluarkan segala kreatifitas mereka secara terbuka.
Pertanyaan :
1. Kebanyakan orang yang tergolong cerdas dan jenius seperti para filsuf sejak zaman Yunani dan para ilmuwan sepanjang zaman terkenal tidak suka olahraga, dengan pernyataan tersebut, apakah gerakan dan olahraga berpengaruh terhadap peningkatan kinerja otak dan tumbuh kembang otak mereka?
2. Bagaimana gerakan dan olahraga atau aktivitas fisik mempengaruhi tingkat kecerdasan anak jika kita bandingkan dengan sekolah alam dan sekolah pada umumnya ?
3. Apakah orang-orang jenius di Indonesia rata-rata menyukai olahraga atau suka melakukan aktifitas fisik ?
TRIA MAULIDA AGUSTIAR
BalasHapusP.IPS A 2013
Olahraga itu sangat baik untuk fisik kita karena membuat tubuh sehat dan selalu berada dalam keadaan yang baik. Kegiatan keolahragaan sangat bermanfaat untuk tubuh dan otak kita karena dalam pelajaran olahraga kita selalu mendapatkan pelajaran yang berkaitan dengan kinerja otak, seperti kita harus menjaga keseimbangan tubuh kita dengan satu kaki,mengatur nafas dengan baik dan teratur agar kita tidak cepat lelah, membantu jantung memompa darah dengan baik. Apabila kita tidak melakukan aktifitas fisik akan mudah lelah dan selalu merasa dalam keadaan tidak fit, vitamin pun tidak cukup untuk melakukan pengobatan untuk tubuh bila kita selalu berdiam dan tidak melakukan kegiatan olahraga pada hari-hari kita. Kegiatan olahraga tidak hanya dapat dilakukan di lapangan yang luas saja tapi dapat juga dirumah contohnya kita dapat melakukan pemanasan dengan meregangkan otot, dapat juga kita push-up, back-up, shit-up, dan lari ditempat danlain-lain, selain badan yang berkerja otak pun bekerja.
1. Mengapa orang yang tiak melakukan kegiatan fisik orang tersebut selalu merasa lemas dan tidak enak badan??
2. Pada pertumbuhan anak mengapa stress berlebihan harus dihidari?? Dan bagaimana cara menghindarinya??
3. Mengapa kecerdasaan otak ditentukan dengan kegiatan yang dilakukan oleh anak tersebut...???
Nama : Anggie Nur Swastika
BalasHapusNIM : 4915131406
Kelas : P.IPS A 2013
Olahraga sangatlah penting untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh. Karena olahraga dapat menghilangkan peregangan otot-otot yang kaku dan melancarkan peredaran darah di dalam tubuh kita. Olahraga ini sangat disarankan walaupun tidak dilakukan setiap saat. Dalam olahraga kita bisa merasakan perubahan yang terjadi di dalam tubuh kita. Jika olahraga sudah diterapkan dari sejak dini pasti ada perubahan di tubuh kita. Seperti tumbuh kembang otak ataupun tubuh kita yang dialami dari bayi hingga sekarang yang dapat menghasilkan perkembangan yang rasional. Olahraga bisa dilakukan dengan cara apa saja, yaitu dengan cara jalan-jalan santai, menggerakan badan, tangan dan kaki, dan lain-lain. Olahraga yang bisa membuat kinerja otak lebih cepat yaitu dengan berhitung dan berpikir. Karena dengan cara itulah bisa membuat otak lebih cepat merespon dan berpikir untuk menyelesaikan sesuatu. Jika kita teratur melakukan olahraga maka kita akan memperoleh kestabilan dan stamina tubuh yang seimbang dan terhindar dari penyakit-penyakit yang mendadak menyerang tubuh kita. Dan olahraga otak juga ada dampak positif dan dampak negatifnya. Dampak positifnya adalah berhitung otak akan lebih cepat bekerja sedangkan dampak negatifnya adalah jika otak bekerja secara terus menerus dapat menimbulkan stress dan sakit kepala jika ada sesuatu yang harus dipikirkan. Berolahragalah bagaimana semestinya yang tidak membuat badan dan otak menjadi kaku.
Pertanyaan
1. Menurut bapak, olahraga yang bagaimana yang dapat membuat otak bekerja dengan sehat selain dengan berhitung atau berpikir?
2. Apakah faktor yang paling membuat otak bekerja lebih cepat ?
3. Bisakah tanpa olahraga kita bisa menjaga kestabilan tubuh setiap saat ?
Luthfiyani Nadia (4915133432)
BalasHapusPIPS B 2013
Aktivitas fisik saat berolahraga berkaitan erat dengan prestasi belajar, meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga otak selalu dalam kondisi bugar karena tidak pernah kekurangan oksigen. Gerakan otot di seluruh tubuh juga merangsang produksi hormon-hormon yang memicu rasa tenang, sehingga konsentrasi belajar lebih terjaga. Tidak perlu melakukan olahraga yang berat pun berjalan kaki itu merupakan olahraga yang efektif dan tidak memerlukan biaya apapun. Olahraga yang berlebihan justru akan menyebabkan anak-anak mengalami kelelahan dan kesulitan belajar. Apakah olahraga yang tidak teratur mempunyai dampak sampai usia lanjut? Adakah batasan untuk berolahraga? Apakah orang yang mempunyai badan sangat atletis termasuk olahraga yang berlebihan?
Nama : Firman Surahman
BalasHapusKelas : Pendidikan IPS B 2013
Kecerdasan otak memang tidak salamanya murni atau selalu ditopang dengan selalu belajar, belajar dan belajar. Apa yang Pak Nusa paparkan diatas benar adanya, bahwa kinerja otak akan semakin mudah berkembang dengan pesat jika didukung dengan aktivitas fisik dan olahraga. Apalagi untuk orang-orang yang sedang dalam masa pertumbuhan yakni dari usia anak-anak hingga remaja atau menjelang usia dewasa. Untuk seusia itu olahraga dibutuhkan tidak hanya untuk perkembangan daya pikir, kreativitas dan fisik saja namun juga bisa menjadi penekan stres pada anak karena biasanya anak akan stres karena adanya tekanan dari tugas sekolah, guru yang konservatif, dan orangtua yang bermasalah. Biasanya tingkat stres pada anak malah lebih kompleks karena akan berimbas pada masa depannya. Dibanding orangtua, permasalahan yang membuat mereka stres adalah faktor ekonomi itu saja. Sehingga kegiatan olah tubuh atau yang biasa kita sebut olahraga menjadi sebuah kebutuhan khususnya bagi anak yang sedang mengalami tumbuh dan berkembang. Sebenarnya olahraga tidak selalu untuk anak-anak yang sedang tumbuh dan berkembang dari segi fisik maupun kinerja otak, tapi juga untuk semua kalangan. Dalam sebuah buku kecil yang saya baca mengenai olahraga, disitu dijelaskan bahwa “olahraga yang teratur dapat membuat seseorang awet muda karena olahraga dapat menekan stress, tubuh jadi lebih bugar setiap saat, dijauhkan dari penyakit dan mampu menghadapi masalah dengan cepat sehingga tidak menimbulkan pikiran yang terguncang jika menemukan kendala atau masalah dalam hidupnya”. Itu adalah buku yang diberikan guru olahraga saya sewaktu SMA kelas 2 tapi maaf pak saya lupa judul bukunya apa. Namun dalam sebuah film National Geografic yang pernah saya tonton, bahwa kinerja otak juga sangat dapat dipengaruhi oleh musik selain olahraga. Banyak ibu yang mengandung sudah memperdengarkan musik kepada calon bayi untuk perkembangan otaknya didalam rahim, kemudian balita juga didengarkan musik untuk meningkatkan daya kreativitas dan imajinasi. Dan musik juga mampu memunculkan gerakan-gerakan yang berimbas pada aktivitas fisik. Dalam sebuah penelitian bahwa balita jika sejak dini didengarkan lagu-lagu yang pas untuknya akan meningkatkan daya kerja otak, dari otak rangsang senangnya, sampai otak imajinasinya karena jika sejak balita anak sudah didengarkan musik yang merangsang otak imajinasinya maka dimasa mendatang anak akan jauh lebih kreatif dan aktif. Banyak juga saya lihat orang yang sedang berolahraga sambil mendengarkan musik. Jika dilakukan secara bersamaan kata sebuah artikel kecil yang saya baca bisa meningkatkan kecerdasan 2-3x lipat perharinya. Namun kenapa banyak dari penelitian tidak meneliti kaitan antara olahraga dan musik dalam daya perkembangan otak ? Bagaimana filsafat menyikapi kaitan olahraga dan musik dalam perkembangan kecerdasan dan fisik seseorang ? Secara rasional memang olahraga dapat membantu mengurangi stres dan persoalan pemikiran lainnya, namun secara empiris malah olahraga yang melakukan olahraga dengan salah, maka akan berakibat fatal dalam kehidupannya ? Kalimat yang terakhir adalah “Meskipun yang terakhir ini mengandung banyak resiko”. Memang semua kegiatan manusia pasti memiliki resiko dalam pekerjaannya. Resiko apa yang bapak maksudkan ? dan Bagaimana kita menenekan setiap kemungkinan resiko yang akan terjadi mengenai olahraga dan kecerdasan ?
SITI MARIA ULPAH/4915131401/P.IPS A 2013
BalasHapusSetelah membaca tulisan Bapak dengan judul kecerdasan gerakan saya sangat setuju dengan tulisan Bapak. Orang yang berolahraga tentunya akan terlihat berbeda dengan orang yang tidak berolahraga. Dapat terlihat dari bentuk tubuhnya yang atletis dan sikapnya yang tenang dalam mengambil keputusan. Karena dalam olahraga, khususnya pertandingan kita diajarkan bagaimana menguasai medan pertandingan dan mengambil strategi yang baik untuk dapat memenangkan pertandingan, otak kita berpikir untuk dapat mengatasi hal tersebut. Orang yang tidak suka berolahraga cenderung kaku dan terlihat tidak dapat mengatur gerakan tangan, kaki dan bagian lain secara bersamaan. Itu terbukti pada teman saya yang tidak suka berolahraga, sementara saya yang suka berolahraga lebih fleksibel dalam melakukan aktivitas dan mempunyai reaksi yang cepat jika terjadi sesuatu. Mengapa Bapak tidak menjelaskan pengaruh kesenangan dengan olahraga? Mengapa orang terlihat senang jika berolahraga? Menurut cerita dari senior saya mahasiswa FIK, olahraga membuat orang senang karena dalam tubuh kita terdapat hormone endorphin. Lebih jelasnya saya tidak begitu memahami, karena memang faktanya saya merasa senang jika berolahraga apalagi olahraga sambil mendengarkan music. Tentu saja music yang membuat semangat, bukan yang memainkan lagu-lagu galau.
Pertanyaan:
1. Aktivitas olahraga terbukti mampu memicu dan meningkatkan kinerja otak, sampai usia berapa pernyataan tersebut berlaku? Apa pada masa tumbuh kembang saja?
2. Bisakah di Indonesia diterapkan hal yang dilakukan Negara lain? Menambah kegiatan luar, bukan jam pelajaran. Nyatanya hal tersebut sudah terbukti dengan penelitian-penelitian.
3. Apa yang menyebabkan seorang atlet terkadang merasa jenuh untuk berolahraga? Bukankan dikatakan bahwa olahraga dapat meningkatkan kinerja otak? Atlet yang berolahraga setiap hari tentunya memiliki kinerja otak yang tinggi bukan? Mengapa kejenuhan masih dapat terjadi? Jika sudah seperti itu bagaimana solusinya?
Raka Rosadhi Putra
BalasHapusP IPS B 2013
4915133412
Memang yang dikatakan bapak itu benar, saya sendiri merasakannya, sewaktu kelas 3 sd, saya bisa dibilang anak yang tak cepat menangkap pelajaran, tapi setelah ikut bela diri. saya merasa jadi lebih mudah menangkap pelajaran. Tapi tentu saja, dengan kita mengikuti kegiatan-kegiatan seperti itu, ada beberapa hal yang mesti kita korbankan.
1. Apakah ada cara untuk berolahraga sedangkan kita merupakan individu metropolitan yang penuh dengan aktivitas?
2. Mengapa banyak orang yang berhasil tanpa harus rutin berolahraga?
3. Apakah yang terjadi jika kita hanya berolahraga sedangkan mengabaikan pendidikan akademis?
hakimmatul f
BalasHapus4915133435
diakhir kalimat bapak mengatakan AKTIVITAS FISIK DAN OLAH RAGA TERBUKTI MAMPU MEMICU DAN TINGKATKAN KINERJA DAN TUMBUH KEMBANG OTAK.
saya cm mau meluruskan manfaat gerakan/aktivitas fisik , Mengesankan Manfaat tersembunyi Olah raga dan daya ingat
Penelitian usia tua dan daya ingat menunjukan bahwa olahraga berpengaruh terhadap daya ingat yang baik. Dalam sebuah penelitian yang dibuat di amerika perbandingan antara usia 70-an yang mengikuti aktivitas fisik yang teratur dengan orang yang sama sehatnya pada usia yang sama, namun menjalani gaya hidup yang jarang olahraga.pria dan wanita yang memiliki program olahraga terbukti memiliki keterampilan berfikir dan daya ingat yang lebih baik. Sebenarnya sistem peredaran darah manusia sangat diuntungkan dengan banyak melakukan olahraga minimal satu minggu sekali, olahraga akan meningkatkan kadar kolestrol baik dan membentuk pembuluh darah yang lebih kecil untuk mengurangi lemak dalam pembuluh darah arteri. Olah raga meningkatkan efisiensi jantung dalam memompa zat gizi dan oksigen menuju sel saraf selain itu olah raga juga memperluas kapasitas pernapasan dan memperkuat otot yang mengendalikan ekspansi (pengembangan) dan konstraksi paru – paru hal ini berdampak pada suplai oksigen yang diutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sel dan itu berpengaruh thdp perkembangan otak
ada beberapa pertanyaan yang akan saya ajukan
apakah perkembangan otak seseorang hanya dilihat seberapa banyak dia melakukan aktifitas fisik?ada kah alternatif lain untuk mengembangkan otak selain aktifitas fisik ,bagaimana dengan orang maaf ''cacat'' secara fisik?
ada faktor lain selain aktifitas fisik untuk pngembangan otak?
Gustiana Restika
BalasHapus4915133413
P.IPS B 2013
Ternyata gerakan memberikan efek positif terhadap otak, bahkan dapat meningkatkan kecerdasan. Tetapi di era global ini, orang-orang cenderung malas untuk bergerak. Bahkan untuk ke warung yang berada di ujung gang saja, mereka menggunakan sepeda motor. Penggunaan alat transportasi modern yang ada bisa memberi efek negatif, diluar efisiensi waktu yang diberikan. Penggunaan berlebihan terhadap transportasi tersebut membat kita malas untuk menggerakan anggota badan. Dalam film Doraemon dan labirin kaleng pun hal ini sudah disinggung. Di mana saat itu manusia berlomba untuk membuat robot yang dapat membantu pekerjaan manusia, dan sampailah manusia pada titik lemah. Saat semua pekerjaan diambl alih robot dan manusia jarang bergerak, manusia pun menjadi tidak mampu untuk berjalan. Manusia dapat berjalan menggunakn bantu robot berbentuk mobil mini untuk menuju suatu tempat. Dalam film ini sudah sangat terbukti, bahwa bila kita tidak mau beraktivitas dapat menyebabkan tubuh kita lemah.
1. Apa yang menyebabkan orang-orang malas untuk beraktivitas?
2. Bagaimann menyadarkan orang-orang untuk berolah raga?
3. Mengapa orang-orang lebih suka mencari suatu yang menggantikan pekerjaannya dibandingkan membantu pekerjaannya?
ELSA PRATIWI
BalasHapus4915133434
P. IPS
Benar sekali kecerdasan bisa saja berubah bagaimana kita menyikapinya bila kita tidak sering mengasahnya alhasil kecerdasasn kita akan berkurang, sebaliknya jika kecerdasan sering diasah alhasil kecerdasan kita bisa berubah bahkan meningkat tajam. Maka dari itu kita harus sering melatih otak kita dengan cara main game, mendengarkan musik dan banyak lagi caranya. Supaya kecerdasan kita tidak berkurang. Karena KECERDASAN TIDAK DAPAT DITUMBUHKEMBANGKAN SECARA INSTAN.
1. Kenapa teori tentang kecerdasan semakin lama semakin berkembang?
2. Dan apakah ada teori kecerdasan yang mutlak kebenarannya?
3. Apakah faktor lingkungan bisa mempengaruhi kecerdasan seseorang?
ELSA PRATIWI
BalasHapus4915133434
P. IPS
Benar sekali kecerdasan bisa saja berubah bagaimana kita menyikapinya bila kita tidak sering mengasahnya alhasil kecerdasasn kita akan berkurang, sebaliknya jika kecerdasan sering diasah alhasil kecerdasan kita bisa berubah bahkan meningkat tajam. Maka dari itu kita harus sering melatih otak kita dengan cara main game, mendengarkan musik dan banyak lagi caranya. Supaya kecerdasan kita tidak berkurang. Karena KECERDASAN TIDAK DAPAT DITUMBUHKEMBANGKAN SECARA INSTAN.
1. Kenapa teori tentang kecerdasan semakin lama semakin berkembang?
2. Dan apakah ada teori kecerdasan yang mutlak kebenarannya?
3. Apakah faktor lingkungan bisa mempengaruhi kecerdasan seseorang?
olahraga dibutuhkan oleh orang dewasa karena selain dapat mengembangkan otak, Olahraga pun sangat bermanfaat bagi orang dewasa untuk mencegah kemungkinan terjadinya penyakit. saat otak seseorang sedang dalam keadaan lelah atau menngalami stress pikiran. gerakan dengan kegiatan olahraga dapat merefleksikan raga kita. Tak bisa dipungkiri bahwa olahraga di butuhkan untuk semua kalangan tua maupun muda. Dikarenakan kemungkinan terjadinya penyakit disebabkan karena otak yang mengalami kerusakan. Dan dapat melumpuhkan semua sisitem organ manusia. Bagaimana caranya meningkatkan semangat berolahraga? Kenapa Kompleksitas jejaring sinapsis bisa memungkinkan terjadinya fleksibilitas kognitif?
selamat malam pa.. saya tertarik dgn materi bapa... mau minta info ttg olah raga dan kecerdasan..saya mahasiswa tingkat ahir.,,tertarik untuk mengambil tugas akhir ini.. terima kasih... e mail hosi.n.badriwirajaya@gmail.com terimakasih sebelumnya
BalasHapus