KPK bergerak
cepat. Setelah menetapkan mantan Dirjen Pajak dan Ketua BPK Hadi Poernomo jadi
tersangka, KPK menetapkan pejabat di Kemdagri jadi tersangka terkait dengan
e-ktp. KPK bahkan sudah melakukan penggeledahan ke kantor Mendagri. Bila cukup
bukti bisa jadi Mendagri terjerat sangkut kasus korupsi e-ktp yang dalam
pelaksanaannya memang sangat bermasalah.
Sekarang memang
saat yang sangat tepat bagi KPK untuk menyegerakan penetapan tersangka baru dan
melebardalamkan berbagai kasus korupsi yang ditengarai melibatkan para pejabat
tinggi dan sangat tinggi. Paling tidak ada dua dampak yang diharapkan
memengaruhi perjalanan negara bangsa ini menjadi lebih baik ke depan bila KPK
bertindak cepat. Pertama, dalam masa transisi suksesi kepemimpinan nasional
sekarang ini, para pejabat terutama yang berasal dari partai politik
perhatiannya sudah sangat kurang pada bidang utamanya. Perhatian mereka tersedot
pada berbagai negosiasi dan tawar menawar politik untuk mendapatkan
posisi-posisi baru dalam pemerintahan baru. Itu artinya mereka tidak fokus,
lengah dan berpotensi memanfaatkan jabatannya yang sekarang untuk berbagai kepentingan
dagang sapi politik tersebut. Jika memang telah cukup bukti untuk
mentersangkakan mereka, inilah saat yang tepat. Karena begitu ditersangkakan,
penggeledahan dilakukan, akan lebih memudahkan mengumpulkan bukti-bukti
tambahan. Karena biasanya, para pejabat struktural sebagai bawahan mereka juga
sedang gamang dan loyalitasnya mulai goyah. Kebanyakan mereka jadi lebih mudah
diajak bekerja sama.
Kedua, penetapan
tersangka bagi para pejabat yang memasuki masa akhir jabatannya, memberi
peringatan keras bagi para pejabat baru yang akan menduduki jabatan setelah
suksesi kepemimpinan nasional, bahwa mereka akan bernasib sama jika menyalahgunakan
jabatan, bila tidak amanah. Ini penting dilakukan karena kita sama faham bahwa
politik biaya tinggi yang kini dipraktikkan dalam pemilihan anggota legislatif,
dan juga pemilihan presiden beberapa bulan ke depan, sangat potensial
melahirkan pejabat korup. Bila sejak
sekarang mereka diingatkan dengan sesegera mungkin menangkap pejabat korup,
mudah-mudahan dapat membuat mereka mawas diri dan hati-hati.
Ada dampak lain
yang tak kalah penting. Kecepatan dan keberanian KPK mentersangkakan dan menangkapi
pejabat yang korup, apalagi pejabat tinggi dan tinggi sekali, akan meningkatkan
apresiasi dan dukungan masyarakat luas. Dukungan ini sangat dibutuhkan
mengingat para koruptor dan antek-anteknya di berbagai lembaga dan tempat
sedang kencang-kencangnya hendak melemahkan dan menghancurkan KPK.
Dukungan yang kuat
dan meluas dari masyarakat Indonesia akan sangat menentukan keberadaan KPK
untuk melaksanakan fungsinya yaitu terus menggerus para koruptor di negeri ini.
Koruptor memang harus dihancurleburkan, diluluhlantakkan. Sebab merekalah yang
telah menghancurkan negara bangsa ini, dan menyebabkan rakyat menderita. KPK
harus tetap menjadi garda depan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Pemberantasan
korupsi harus terus digalakkan. Perang terhadap koruptor harus terus
dikobarkan. Oleh karena para koruptor sekarang ini sudah sangat tidak peduli
dan melampaui batas. Mereka merampok rompak uang negara/rakyat dalam jumlah
yang tak terbayangkan. Mereka bisa dan sampai hati hidup dalam kelimpahmewahan
di tengah rakyat yang hidup dalam kemiskinan dan penderitaan yang akut.
Dari berbagai
kasus yang berhasil diungkap KPK selama ini kita sama menyaksikan bahwa para
koruptor itu telah menggunakan hasil merampok uang negara/rakyat untuk
bersenang-senang, melampiaskan syahwat-syahwat buruknya. Selalu bisa
ditunjukkan, bila yang terlibat itu adalah lelaki, maka akan muncul sejumlah
nama perempuan yang ikut menikmati hasil-hasil rampokan itu. Modus ini tampak
agak seragam. Artinya, mereka tak ubahnya perampok jalanan yang merampok dengan
kejam hanya untuk bersenang-senang di kompleks pelacuran. Padahal mereka
pejabat negara yang berkewajiban melaksanakan tugas bagi kepentingan rakyat
banyak.
Secara pribadi
saya meyakini masih cukup banyak pejabat yang baik, amanah, jujur dan
sungguh-sungguh mengabdi bagi kepentingan negara bangsa. Mereka harus dijaga
dan diselamatkan dengan cara menangkapi dan menghukum berat pejabat yang korup.
Pajabat korup itu seperti nila dalam susu sebelanga, kayak duri dalam daging di
jantung, bagai kerikil di biji mata. Mereka terbukti merusak sistem dan
menghancurkan banyak orang.
Dikarenakan dampak
korupsi itu sangat merusak dan luas, maka KPK harus terus didukung untuk
melakukan perang habis-habisan terhadap para koruptor. Masyarakat luas dan media massa harus
menunjukkan dukungan nyata terhadap upaya-upaya KPK memberantas korupsi. Jangan
ada celah sekecil apapun bagi para koruptor. Masyarakat dapat membantu dengan
mendukung KPK dengan beragam cara, termasuk melaporkan para pejabat yang diduga
melakukan tindak pidana korupsi. Tentu saja dengan bukti-bukti yang akurat.
Karena kita juga harus menjaga jangan sampai KPK ditunggangi oleh berbagai
kepentingan politik. Konsekuensinya kita dukung KPK dengan data akurat dan
dukungan dengan hanya satu pamrih yaitu membersihkan negeri ini dari para
koruptor. Karena hakikinya para koruptor adalah iblis bertopeng manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
setiap komentar yang masuk akan terkirim secara langsung ke alamat email pribadi Bapak DR. Nusa Putra, S.Fil, M.Pd