Semoga Allah
memberi yang terbaik bagi Olga Syahputra. Lama tak lihat Olga di televisi.
Rasanya bukan saya seorang yang kangen padanya. Olga itu menyenangkan. Ia
sungguh penuh kejutan. Ia komedian dengan kecerdasan dan spontanitas yang sulit
ditandingi. Kadang kita dibuat terkesima, karena wajah dan warna suaranya
memang marah beneran, tetapi dalam sekejab, kita dibuatnya tertawa ngakak.
Ternyata gaya seriusnya itu adalah bagian dari lelucon. Olga tak ada banding
dalam gaya yang satu ini.
Olga memiliki
kreativitas yang luar biasa. Ia bagai anak kecil yang tidak terikat oleh aturan
apapun. Itulah sebabnya ia bisa menjadikan apa saja sebagai bahan bagi
leluconnya. Dalam setiap penampilan Olga selalu total, memberikan dan
melibatkan seluruh dirinya bagi kelucuan yang dihadirkannya. Itulah yang
membuat Olga terasa sangat menggemaskan. Lenggang lenggoknya, cara ia
menngerakkan kepala sambil melempar senyum manis, membuat kita selalu ingat
padanya.
Respon dan
reaksinya yang bagai bensin di dekat api, membuat apapun yang dilakukannya
mampu membuat kelucuan seperti tak pernah henti. Kelucuan seperti keluar begitu
saja secara alamiah dari seluruh tubuhnya, bukan hanya dari kata-kata. Tak
mengherankan bila gayanya banyak ditiru oleh komedian lain. Namun, pastilah
gaya Olga tak pernah bisa ditiru dengan kelucuan asli Olga. Olga memang unik,
spesifik, dan tak tergantikan.
Olga adalah
teladan yang baik tentang empati. Dalam satu acara di sebuah televisi, Olga
berbagi kebehagiaan. Ia sering ikut menitikkan air mata atas kesedihan orang
lain. Pastilah air mata itu bukan rekayasa untuk meningkatkan rating. Olga
sedang berada di puncak. Acara apapun yang ada Olga pasti menyedot
pemirsa.karena itu tak perlu rekayasa untuk tingkatkan rating.
EmpatI Olga lahir
dari kenyataan pahit hidupnya sendiri. Olga tak pernah merasa canggung apalagi
malu bercerita tentang kepahitan hidup pada kelampauannya. Ia kadang dengan
sengaja mengisahkannya untuk membangkitkan semangat orang. Olga sering
tunjukkan, bukan sekadar dengan kata-kata, tetapi dengan sikap, bahwa kita
harus bekerja keras dan tak boleh lemah menghadapi tantangan hidup. Olga memang
bisa berpenampilan gemulai, tetapi semangat hidupnya baja.
Itulah sebabnya
saat para karibnya sedang dirundung malang, terkena beragam kasus, Olga secara
terbuka berdiri paling depan untuk membela. Dalam situasi seperti ini Olga
tunjukkan keberpihakkannya dengan cara yang paling jelas dan terbuka. Ia tak
peduli pada resiko apapun atas sikapnya itu. Ini sebuah kesetiakawanan yang tak
main-main. Olga sungguh solider dan setia pada semua karibnya. Karena ia
merasa, tak bagus jika hanya bersama dalam kesenangan dan mengambil jarak jika
sedang kemalangan. Olga sungguh anak muda yang membanggakan dengan sikapnya
ini.
Olga adalah
teladan yang baik tentang anak muda yang mampu melampaui penderitaan, dan tetap
bersahaja saat ada di puncak kegemilangan. Ia bukan tipe manusia 'kacang lupa
kulit". Itulah yang membuat Olga tak pernah takut berbuat baik pada siapa
saja.
Kini saat ia
dibekap penyakit, kita bukan hanya kangen pada kelucuan dan manis wajahnya.
Kita rindu pada keseluruhan kemanusiaan dan kebaikannya. Kita sangat berharap,
ia kembali sehat. Mengisi hari-hari kita yang penat dengan kelucuannya yang
segar dan membangkitkan semangat.
ALLAH BERIKAN YANG
TERBAIK, BAGI ORANG BAIK.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
setiap komentar yang masuk akan terkirim secara langsung ke alamat email pribadi Bapak DR. Nusa Putra, S.Fil, M.Pd