Rabu, 21 Mei 2014

MU, BARCELONA, CHELSEA, AC MILAN,....



Niscaya. Sejumlah klub elit Eropa jungkir balik musim ini. Mereka yang biasanya langganan berbagai kejuaraan, kini tak dapatkan apapun. Tragis memang. Sudah habis-habisan keluar uang untuk membeli pemain dan mendatangkan pelatih. Namun, hasilnya benar-benar mengecewakan.

MU dan AC Milan benar-benar terlempar dari papan atas. Barcelona dan Chelsea nihil gelar. Bagi klub sebesar Barcelona dan Chelsea hanya peringkat dua di kompetisi liga, tanpa sebuah trofi pun adalah sebuah kehinaan yang keterlaluan.

Kita bisa berdebat untuk menentukan akibat mengapa klub-klub super kaya dan raksasa dengan pemain-pemain bintang ini tersungkur terjerembab. Bagi MU, Barcelona, dan AC Milan mungkin faktor pelatih bisa dijadikan sebab utama, bersamaan dengan perubahan mendasar suasana dan tradisi karena ditinggalkan pelatih yang selama ini terbukti berhasil mempertahankan dominasi dan kekuatan klub. Ada semacam kekagetan para pemain karena dipimpin oleh pelatih yang belum berkaliber. Sementara Chelsea yang dipimpin oleh manajer berkaliber tetap tak bertaji.

Kita bisa melihat sejenak ke kelampauan. AC Milan di bawah Sachi pernah menjadi klub tak terdandingi untuk waktu yang cukup lama. Namun, akhirnya terpuruk juga. Begitupun Ajax di bawah kendali Van Gaal, pernah secara berturut-turut juara Liga Champion Eropa. Waktu itu ketemu Ajax tinggal menghitung kalah berapa. Tetapi ujungnya, Ajax kedodoran juga.

Hakikinya ini bukan sekadar masalah kebertahanan sebuah klub sepak bola, tetapi lebih merupakan problem manusia, daya tahan, dan keterbatasannya. Cermatilah, problem yang sama terjadi pada cabang olah raga lain. Juga pada profesi lain seperti penyanyi dan bintang film.

Sejumlah pertanyaan sangat mendasar yang bisa dikedepankan adalah: seberapa lama manusia dapat bertahan untuk terus menerus berada dalam ketegangan dan tekanan sangat tinggi berada di puncak kejayaan? Bagaimana cara manusia bertahan dalam kegiatan rutin yang menjurus ke arah monotoni dalam jangka panjang? Seberapa lama manusia bisa mempertahankan kebugaran tubuh dan jiwanya menghadapi jadwal yang sangat padat?

Khusus untuk sepakbola yang merupakan kerja tim, ada sejumlah pertanyaan tambahan, berapa lama manusia bisa memelihara dan mempertahankan kebersamaan, solidaritas dan soliditas? Seberapa kuat manusia menekan dorongan ego individual untuk tetap menjaga kekompakan tim? Apakah kebersamaan dalam jangka panjang dan di bawah tekanan tidak membahayakan setiap individu yang juga memiliki keinginan, harapan, harapan dan cita-cita yang bersifat pribadi? Apakah persaingan antar pemain untuk terpilih menjadi pemain utama dalam jangka panjang tidak merusak kebersamaan yang justru dibutuhkan?

Tidak berlebihan bila setelah bermain bersama dalan rentang waktu sangat lama, para pemain mulai merasa jenuh, kehilangan gairah dan kreativitas. Sensitivitas kurang tajam, dan respon menjadi kurang akurat. Inilah yang sering kali menjadi penyebab strategi yang diinstruksikan pelatih, siapa pun pelatihnya, tidak berjalan sebagai mana diharapkan. Akibatnya pemain mulai saling tidak percaya dan saling menyalahkan. Kekompakan tim mulai retak bahkan pecah. Secara kesuluruhan tim menjadi lemah dan mandul.

Bila kita perhatikan dengan seksama penampilan Barcelona yang tidak konsisten  sepanjang musim ini, kesalahan terbanyak terjadi karena kesalahpahaman pemain antarlini. Sementara di MU soliditas pemain tiap lini sangat lemah. Inilah yang membuat Van Versie beberapa kali marah besar. Di Chelsea, sang pelatih sampai berkali-kali mengeritik pemainnya yang dianggap tak lagi punya mental juara dan gampang menyerah, serta tidak kreatif.

Apa yang terjadi di klub-klub raksasa itu adalah bukti nyata tentang keterbatasan manusia. Siapa pun manusia, sehebat apapun ia, tetaplah ada keterbatasannya. Manusia tidak dapat dipaksa untuk terus menerus berada pada kondisi puncak dengan pencapaian maksimal. Manusia bagaimanapun adalah makhluk darah daging yang terbatas kemampuan otot dan syarafnya. Juga suasana dan ketahanan hatinya.

Itulah sebabnya dalam semua bidang, ada pembatasan bagi setiap orang untuk menempati satu posisi. Ini dilakukan agar manusia tidak terjebak dalam kesalahan fatal, bukan karena ia berniat tidak baik. Tetapi karena kendala fisik dan mental yang bersifat sangat manusiawi dan tak terelakkan.

Manusia memang makhluk yang bisa tak terduga. Ia seringkali mampu melampaui berbagai keterbatasannya. Namun, acapkali ia bisa terperangkap dalam kepercayaan diri yang berlebih dan lupa akan berbagai keterbatasan. Sikap inilah yang menghancurkan banyak manusia.
Sepakbola adalah permainan tim yang membutuhkan kemampuan melebur ego pribadi ke dalam ego tim. Ini bukanlah proses yang mudah. Persoalannya seringkali bersifat emosional daripada fisik. Sekali lagi, semua orang akan diuji kesabaran dan daya tahannya untuk berbagi. Bahkan seringkali harus mengorbankan semua yang bersifat pribadi.

Tidak semua manusia memiliki daya tahan jangka panjang untuk terus berada dalam kondisi terbaik untuk berbagi, menerima dan berkorban untuk orang lain dan mengalahkan ego dan aspirasinya sendiri. Inilah fakta-fakta substansial tentang manusia.

Bila klub-klub raksasa itu sekarang ini layu berguguran, penyebab fundamentalnya adalah fakta dasar terkait dengan kelemahan manusia. Secara teknis kelemahan manusia itu bisa ditampilkan oleh para pemain dan pelatih.

KETERBATASAN MANUSIA MERUPAKAN FAKTA FUNDAMENTAL YANG HARUS SEPENUHNYA DISADARI.

74 komentar:

  1. Annisa Ekafenty Ramadhania
    4915131407
    Pendidikan IPS

    Dalam menyadari sosok kita sebagai manusia , seharusnya kita sebagai manusia bisa berkaca atas dasar kekurangan dan kelebihan yang kita miliki. Entah mengapa manusia banyak yang mempunyai kepercayaan diri yang berlebihan sehingga mereka lupa akan kodratnya yang selalu memiliki keterbatasan. Dalam kasus sepakbola, tidak sepenuhnya klub sepakbola tersebut berjaya sepanjang masa. Tidak sepenuhnya mereka mendapat gelar juara yang dapat dianggap sebagai "raja". Tidak selamanya manusia selalu berada diatas. Oleh karena itu kita perlu menyadari keterbatasan kita dalam segala hal agar kita mengerti bahwa tidak semua hal bisa kita capai dengan baik dan sempurna. Semua hal yang membutuhkan proses belum tentu berhasil dan mulus dalam menjalaninya. Sesungguhnya kita harus berkaca bahwa kita adalah manusia yang mempunyai kelebihan dan kekurangan yang terbatas.

    Pertanyaan:
    1. Apakah selama ini banyak manusia yang berani dalam mengungkapkan kelemahannya kepada orang lain?
    2. Apakah kodrat manusia sebagai manusia yang mempunyai keterbatasan bisa dirubah?
    3. Mengapa banyak terjadi kelemahan yang selalu ditutupi oleh manusia tersebut? apakah dasarnya?
    4. Apakah yang mendasari seseorang mempunyai kepercayaan diri yang berlebih?

    BalasHapus
  2. Arlietha Nofeliza (4915131392) PIPS A 2013
    Dalam sebuah pertandingan terlebih lagi sepakbola yang terdiri dari 11 pemain yang terlibat di dalamnya. Dari jumlah pemain yang berjumlah tidak sedikit itu juga menunjukkan bahwa pastinya karakter atau sifat dari masing-masing pemain berbeda satu sama lain. Tetapi tujuan utamanya adalah sama yaitu untuk memperoleh kemenangan dalam setiap permainan. Berbagai usaha dan cara dilakukan untuk meraih kemenangan trersebut. terkadang sangatlah terlalu optimis bahwa akan menang. Hal ini jugalah yang terkadang mampu menjadi pemicu dari sebuah kekalahan. Dan, selain itu terkadang pemain kelas yang sudah terkenal kemampuannya dalam bermain merasa bahwa dirinya sudah mapu untuk meraih kemenangan. Ini merupakan hal yang sangat salah besar. Begitu pula dengan tim sepakbola yang terkenal dengan kemenangan yang telah diraihnya. ia menjadi lupa bahwa team lainnya tentu saja pasti akan ingin bangkit untuk melawan tim kelas kakap tersebut. Dan ada salah satu hal yang penting yang perlu digaris bawahi. Bahawa setiap klub sepakbola yang kelas kakap tersebut pastilah terdiri dari pemain yang berkelas juga. Tetapi yang perlu disadari adalah bahwa posisi atau kemampuan sesorang tidak selamamnya berada di atas, bisa saja ia berada pada posisi yang sangat dibawah bahkan dibawah dari pemain yang biasa saja. Karena setiap manusia ada masanya untuk menemui keterbatasan. Keterbatasan inilah yang tentunya harus disadari. Jadi, janganlah kita menganggap bahwa kita akan selamanya berada dalam suatu keadaan dan kondisi di atas, suatu saat nanti kita akan mengalami dimana kita akan merasakan berada diposisi bawah.
    Pertanyaannya :
    Apa yang menyebabkan manusia terkadang melupakan bahwa ia memiliki keterbatasan dan bahwa manusia juga merupakan makhluk yang dicipakan dengan memiliki banyak keterbatasan?
    Apa yang seharusnya dilakukan jika kita sudah menemui sampai pada titik keterbatasan tersebut?

    BalasHapus
  3. NAMA : NATALIA
    NIM : 4915122536
    JURUSAN : PENDIDIKAN IPS A 2012

    Komentar:
    Sistem merupakan suatu kesatuan berbagai komponen yang saling bekerja sama dan bersinergi untuk mencapai tujuan tertentu. Kerja sama yang dibangun dari setiap komponen hendaknya saling melengkapi agar tujuan yang ingin dicapai sistem tersebut dapat dicapai dengan maksimal, baik, dan benar. Hal ini berlaku juga pada olahraga, sebagai contohnya yaitu olahraga sepak bola. Sepak bola memerlukan kerja sama yang apik agar dapat memasukkan bola ke dalam gawang lawan, selain itu permainan pun hendaknya tertata secara baik agar dapat menghibur penonton. Namun, tidak semua manusia bisa mempertahankan kemampuan maksimalnya dalam masa kejayaannya sehingga suatu tim sepak bola suatu saat mengalami kemundurannya. Kemunduran suatu tim sepak bola dapat dicegah apabila dalam setiap pelatihan pemain muda, para pemain muda senantiasa diberikan pelajaran moral dan etika selain daripada pelatihan fisik dan taktik sehingga setiap pemain terlatih mendahulukan ego tim daripada egonya sendiri serta juga dapat mempertahankan keegoan untuk timnya dalam waktu yang lama. Pelatihan moral dan etika yang lebih diperdalam lagi diperlukan setiap tim sepak bola dalam pembinaan setiap pemainnya, baik pemain muda maupun pemain seniornya.

    Pertanyaan:
    1. Bagaimana pelatihan moral yang baik guna menjadikan manusia lebih mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan sendiri?
    2. Mengapa manusia dapat mengalami kejenuhan walaupun sedang berada dalam masa kejayaannya?
    3. Apakah kumpulan pemain dengan kemampuan yang sama dalam suatu tim dapat bekerja sama dengan baik satu dengan yang lainnya?

    Terima Kasih

    BalasHapus
  4. indah wardatussa'idah
    p.ips reg 20124915122547

    Keterbatasan manusia merupakan salah satu kelemahan manusia atau kelemahan mahluk ciptaan Tuhan , salahs atunya sebab meskipun manusia secanggih atau sekuat apapun ataus ehebat apapaun tetap pada dasarnya mereka itu hanyalah manusia biasa yang tak luput dari rasa capek dan lelah . sama halnya dengan klub klub bola di atas , semua berjaya sesuai dengan porsinya masing masing dan ada massanya namun mereka akan runtuh dan lemah secara perlahan lahan dan itu pun ada saatnya . tidak pernah ada yang tau bagaimana dan kapan klub klub bola itu merendah dan tidak ada yang tau pula kapan dan bagaimana kelemahan titik manusia itu akan datang . semua ada saatnya dan ada massanya . tidak terkecuali dengan kekuatan manusia dalam suatu jabatan atau posisi dimana semua itu akan ada puncaknya jika kekuatan manusia tersebut masih banyak namun akan melemah jika porsinya kekuatannya sudah mulai berkurang . titik kelemahan itu pasti ada pada diri setiap insan manusia di muka bumi .

    1. bagaimana menjadi seseorang manusia yang bermanfaat selagi masih memiliki kekuatan yang lebih ?
    2. apakah keterbatasan manusia menjadi titik kelemahan manusia secara utuh ? apakah ada hal lain yang bisa menyeimbangkannya ?
    3. apakah faktor faktor yang mempercepat terjadinya keterbatasan daya tahan tubuh pada manusia ? selain meleamhnya kekuatan manusia itu sendiri ?

    BalasHapus
  5. Siti Mastoah
    P. IPS A 2013

    seperti yang telah dikemukakan pada blog diatas "KETERBATASAN MANUSIA MERUPAKAN FAKTA FUNDAMENTAL YANG HARUS SEPENUHNYA DISADARI" manusia memiliki keterbatasan baik dalam hal fisik maupun batin. karena manusia tidak ada yang sempurna. contohnya klub-klub elit di eropa seperti Manchester United, Barelona, Chelsea, AC Milan. prestasi mereka saat ini sangat menurun dikarenakan kekompakan tim yang kurang, tidak adanya kepercayaan terhadap tim, dan semangat yang mulai merosot. ditambah lagi tekanan yang diberikan oleh pelatih terlalu tinggi hingga membuat pemainnya merasa terbebani, dan lain sebagainya. hal inilah yang menyebabkan prestasi mereka musim ini turun drastis. pemain yang sedang lemah tetapi pelatih yang selalu menyalahkan terhadap pemain. dan mental pemain yang semakin lemah, timbul rasa jenuh, dan semangat pun merosot. mungkin inilah yang disebut manusia memiliki keterbatasan. sehebat apapun seseorang, pasti memiliki keterbatasan juga. tergantung seseorang tersebut mengatasinya.
    Manusia tidak selalu harus berada di puncak kejayaan. pastilah suatu saat nanti akan menurun juga. inilah yang dinamakan roda selalu berputar. contohnya seperti klub yang ada di Spanyol. Barcelona dan Real madrid yang selalu menjadi juara bertahan diberbagai pertandingan dan kini prestasinya mulai menurun. dan sebaliknya Atletico Madrid yang pada saat musim lalu tidak juara kini menjadi juara Klub di Spanyol.
    manusia harus menyadari apa kelemahan yang dimilikinya. tetapi kelemahan itu harus dijadikan sebuah motivasi tinggi dengan melihat kelebihan yang di miliki manusia tersebut. keterbatasan yang dimiliki oleh manusia harus dijadikan evaluasi dan bangkit menghadapi keterbatasannya. jangan saling menyalahkan satu sama lain. semuanya butuh dukungan yang penuh baik dari faktor eksternal maupun internal agar keterbatasan itu bisa teratasi.
    1. bagaimana cara meminimalisir keterbatasan manusia agar tidak terlalu terpuruk menghadapi keterbatasan tersebut ?
    2.bagaimana cara untuk teteap mempertahankan prestasi kita ?
    3. apa tanggapan dari para filsuf mengenai keterbatasan yang dimiliki oleh manusia

    BalasHapus
  6. Ayu Anggraeni
    P.IPS A / 2013
    Saya setuju dengan pendapat bapak karena pada dasarnya manusia adalah makhluk yang banyak memiliki kerterbatasan. Keterbatasan ini dapat berupa fisik maupun psikisnya. Keterbatasan fisik dapat kita lihat dari tingkat kebugaran jasmani para pemain sepakbola atau yang lainnya sedangkan keterbatasan psikis yaitu berupa tingkat emosi, ego, sikap mudah jenuh dan tertekan. Dari keterbatasan inilah yang kemudian menyebabkan para pemain sepak bola di klub- klub elit terus mengalami keterpurukan.
    Sehebat dan sekuat apapun bintang sepak bola tetap saja mereka adalah manusia yang bisa mengalami kelelahan, kejenuhan dan berusaha untuk dapat keluar dari berbagai tekanan yang ada di lingkungannya. Jika para pemain sepak bola menunjukan kelelahannya dengan mengalami kekalahan di lapangan, maka robot sebagai alat ciptaan manusia juga dapat mengalami kelelahan dan kejenuhan yang ditunjukan dengan sistem eror. Yang membedakan kelelahan robot dan manusia adalah tidak melibatkan perasaan.
    Perlu dicamkan menjaga kebersamaan, kekompakan, dan sikap saling percaya itu sulit hal ini di karenakan setiap manusia memiliki egonya masing-masing untuk menunjukan kepada dunia bahwa mereka lebih unggul dari yang lain. Jika para pemain sepakbola dan pelatih klub-klub elit ingin kembali pada kejayaannya, maka para pelatih sepakbola harus dapat menerapkan disiplin dan keadilan yaitu dengan tidak membeda – bedakan setiap pemain, tidak terlalu memforsir para pemain dengan latihan yang berlebihan. selain itu para pelatih jangan membebankan para pemainnya dengan doktrin harus menang, biarkanlah mereka bermain sepakbola dengan bebas tanpa harus pusing memikirkan jadi juara liga, serta adakanlah kegiatan di luar selain berlatih sepakbola agar diantara pemain dapat tercipta kekompakan, rasa kekeluargaan, solidaritas dan kebersamaan yang kuat.
    1. Sebenarnya dalam permainan sepakbola, siapakah yang berperan penting dalam keberhasilan meraih kemenangan, apakah pelatih atau para pemainnya ?
    2. Mengapa setiap klub sepak bola selalu mencari pemain yang memilki reputasi bagus dalam mencetak gol, padahal belum tentu para pemain yang telah di beli dengan kontrak mahal bisa menentukan klubnya selalu menang kejuaraan?
    3. Jika para klub raksasa terus mengalami kekalahan, maka siapa yang harus bertanggung jawab atas kekalahan ini??? Lalu apa gunanya pemain yang di bayar mahal jika mereka tidak dapat menjamin kemenangan?

    BalasHapus
  7. kartika sari berlian
    4915122550
    P.IPS A 2012

    tak ada yang abadi, begitu juga dengan ketenaran atau kesuksesan manusia. semuanya pasti akan terganti dengan adanya sosokk yang baru. tim sepak bola terdiri dai 11 orang, dengan 11 orang memiliki 11 pemikiran dan 11 sifat. tidak mudah untuk menyatukan 11 pemikiran dan 11 sifat ke dalam satu tim. diperlukan seorang pelatih yang dapat mengubah mereka untuk menjadi satu tim yang benar - benar memiliki rasa solidaritas dan kebersamaan. tentu tidak mudah juga agar dapat menanamkan sifat tersebut kepada 11 orang.

    1. apa yang dibutuhkan untuk menanamkan rasa solidaritas dan kebersamaan kepada seseorang ?
    2. setiap manusia pasti memiliki keinginan untuk menjadi yang pertama, bagaimana pak nusa menanggapi hal tersebut ?

    BalasHapus
  8. Nama : Silvia Radita
    NIM : 4915122560/Pendidikan IPS A 2012

    Manusia ya memang seperti itu adanya kadang – kadang mementingkan egonya sendiri dan kadang – kadang tidak puas dengan apa yang sudah di capainya. Saya tidak setuju dengan suatu pernyataan yang mengatakan “suatu tim kalah karena pelatihnya tidak melatih tim tersebut dengan baik”, seorang pelatih hanyalah pelatih yang hanya melatih agar tim tersebut memiliki suatu strategi atau suatu pertahanan yang kuat. Dan jika memang suatu tim tidak menang dalam suatu kompetisi. Hal tersebut bukan salah pelatih saja, mungkin bisa saja karena tim tersebut tidak kompak dengan dalam suatu kompetisi atau mereka tidak memiliki kepercayaan diri untuk melawan tim lainnya. Seorang pelatih pasti sudah dapat menempatkan semua orang di dalam satu tim dengan benar. Masalah pelatih tersebut baru atau lama itu menurut saya tidak menjadi masalah. Jika memang suatu tim menerima dengan senang hati pelatih baru tersebut, mereka pasti akan cepat menyatu seperti cara pelatih lama melatih mereka. Masalah disini hanyalah sikap egois dan invidualis yang selalu ada di dalam diri manusia yang ingin mencapai suatu puncak kemenangan. Seharusnya sikap egois dan individualis tersebut dihilangkan terlebih dahulu ketika seseorang telah berada dalam satu tim agar semua tim dapat bersama – sama dengan kompak melakukan suatu pertandingan.
    Pertanyaan :
    1. Bagaimana cara manusia mengendalikan sikap egois, emosi dan individualisnya jika berada dalam satu tim ?
    2. Kelemahan manusia pasti selalu menimbulkan dampak negatif dalam kehidupan manusia, tetapi apakah dari kelemahan manusia tersebut dapat menimbulkan dampak positif ?
    3. “Keterbatasan Manusia Merupakan Fakta Fundamental” berarti semua manusia pasti memiliki kekurangan, tetapi mengapa setiap manusia selalu ingin tampil dengan sempurna tanpa adanya suatu keterbatasan ?

    BalasHapus
  9. Akhmad Rayhan Aditya
    PIPS 2014 A / 4915131399

    Assalamualaikum wr.wb
    Setiap Manusia memiliki keterbatasan berbeda-beda dalam artian seperti pemain sepakbola, pemain sepakbola juga seorang manusia memliliki usia sama sperti kita jadi wajar ketika klub sepakbola yang disebutkan diatas bagaikan roda berputar tidak selamanya ia akan berjaya terus di deretan klub ternama eropa. mulai dari usia pemain klub tsb seperti AC Milan, milan yang sekarang tidak seperti Milan yang dahulu diera 90an yang bergelimang uang dan mampu membeli pemain muda bertalenta dengan harga fantasris dan berdampak pada gelar juara di liga italia maupun gelar eropa Campion. namu sekarang?? berbading terbalik, Milan sekarang merekrut pemain yang sudah tergolong uzur dan bisa dibilang gratisan dari klubnya. nah, faktor usia inilah yang menjadi awal kegagalan, berawal dari Cidera pemain hingga tidak mampu memanajemen keuangan klub sehingga tergiur dengan penjualan pemain masa depan klub.
    saya pikir rasa kebersamaan dan solid saja tidak cukup untuk menjadi sang juara. sebuah klub juara harus memiliki skill dan mental serta mampu menahan ego setiap pemainnya tentu ditopang dengan fasilitas dan keuangan memadai.
    pertanyaan :
    1. Apa yang perlu diperbaiki disebuah klub nihil gelar juara speerti disebutkan diatas??
    2. Ada apa dengan MU yang begitu superiornya beberapa musim belakangan ketika pensiunnya pelatih menjadi menurun?? dan terkesan tidak kompetitif lagi??
    3. Bagaimana dan dengan cara apa mengasah keterbatasan yang dimiliki, minimal dapat bersaing dengan kompetitor??

    BalasHapus
  10. Raka Rosadhi Putra
    P IPS B 2013
    4915133412

    Memang benar apa yang dikatakan bapak bahwa manusia tidak dapat dipaksa untuk tetap dalam kondisi puncaknya. Manusia memiliki keterbatasan, dan seringkali keterbatasan itu disebabkan oleh usia. Mohammad Ali pun tak bisa mengalahkan usianya sendiri. Banyak peneliti terkemuka di dunia mencari segala cara untuk menjaga tubuh manusia tetap muda. sesungguhnya menurut saya itu adalah hal yang sangat bodoh. Jika kita(manusia) memiliki tubuh yang tetap muda, lain halnya dengan otak dan jiwa kita. Kita hanya akan jenuh dengan dunia. Syukurilah apa yang ada dan berbuat sebaik mungkin dimasa mudamu.

    1. Mengapa manusia masih saja terus menolak keterbatasan kita?
    2. Apakah agama yang seharusnya sudah sangat-sangat bisa mengajarkan kita akan fakta-fakta keterbatasan itu hanya omong kosong belaka?
    3. Apa yang harus dilakukan agar ajaran agama mampu diserap oleh manusia?

    BalasHapus
  11. NAMA : RENI NURJANAH
    NIM : 4915131388
    KELAS : P. IPS A 2013

    Sadar memang di dunia ini tak ada makhluk yang sempurna. Terlebih lagi manusia yang acap kali sering melakukan perbuatan dosa. Sama halnya dengan pesepak bola atau club – club sekeas MU, Chelsea, Barcelona yang sudah berkali – kali menguasai juara dunia sepak bola. Tragis memang, kini dunia berputar terbalik dengan club – club tersebut. Gelar juara tak sama sekali mereka kantongi meski masih beruntung dari mereka ada yang masuk dua dan tiga besar. Jika dilihat dari perjalanan karir club – club tersebut, agaknya sangat disayangkan jika di zaman sekarang ini mereka malah menghempaskan begitu saja gelar – gelar dunia yang duah mereka raih. Apa yang meyebabkan semua itu bisa terjadi pada club – club sekelas mereka? Patut dipertanyakan. Apakah ada unsur kesombongan di dalam diri para pemainnya? Ataukah para pemain tersebut selalu merasa puas dengan semua hasil yang selam ini mereka dapatkan. Sehingga mereka begitu percaya kepada kemampuannya dan mungkin saja mereka merendahkan para lawannya. Ini yang harus direvisi oleh seluruh pesepak bola manapun khususnya di Indonesia. Karena di dalam pertandingan sepak bola, itu merupakan pertandingan yang terbuka dan apa saja bisa terjadi di lapangan hijau tersebut. Mau dia berkali – kali mendapatkan piala dunia tetapi ketika mereka meremehkan lawannya atau sombong dan merasa puas terhadap dirinya, maka itulah yang terjadi.
    1. Keterbatasan manusia merupakan hal yang fundamental. Berikan penjelasannya.
    2. Haruskah ada piala dunia seperti ini? Yang padasarnya hanya untuk menghambur – hamburkan uang negara untuk membiayai para pemainnya, terlebih lagi bagi negara yang menjadi tuan rumah.

    BalasHapus
  12. Nama : Pathurochmah
    NIM : 4915133438
    Kelas : P.IPS Reguler B 2013
    setiap roda itu pasti berputar, ada kalanya kita diatas saat kita mencapai puncak kejayaan dan dielu-elukan banyak orang. pada suatu saat yang lain maka roda itu berputar ke bawah saat dimana kita terpuruk dan dipandang sebelah mata. yaa itulah kehidupan selalu berdinamika dan memiliki warna, takkan pernah sama hari ini dengan hari sebelumnya. menjaga sebuah konsistensi memamglah bukan hal yang mudah, butuh komitmen yang tinggi untuk menjaganya. Manusia adalah makhluk yang sangat sulit untuk diprediksi sehingga konsistensi ini menjadi sulit untuk dipertanggungjawabkan. Kendatipun begitu, bukan berarti manusia tidak memiliki konsistensi diri. Dan manusia memiliki titik jenuh dalam kehidupan diamana ada kalanya kita ingin terikat dengan aturan yang ada. Karena manusia adalah makhluk multidimensional.
    pertanyaanya
    1. seberapa lama manusia memiliki konsistensi?
    2. bagaiamana cara mengatasi masa jenuh tersebut?

    BalasHapus
  13. NAMA : GATOT PRASETYO
    P IPS REG B

    Komentar : Memang 4 tim besar tersebut mulai redup, dikala banyak penyebab yang membuat tim raksasa tersebut menjadi redup. Memang sudah biasa kalau saja ada tim raksasa yang terperosot jauh ke zona bawah. akan tetapi seperti yang kita lihat semuanya masih banyak yang bisa bangkit dengan integritas dan semangat untuk menjuarai dan meraih piala demi kajayaan tim. Keterbatasan manusia merupakan fakta fundamental yang harus sepenuhnya disadari. manusia pasti mempunyai titik kelemahan dan mempunyai kelebihan tapi semua pasti akan meredup dan menghilang seiring berjalannya waktu.
    pertanyaan :
    1. mengapa walaupun diluar sepak bola selain di indonesia mempunyai keegoisan pribadi tapi mereka tetap bagus, ada apa dengan indonesia ?
    2. bagaimana cara melatih keegoisan untuk tim?
    3. seberapa lama manusia dapat mempertahankan keegoisan tim ?

    BalasHapus
  14. Suratno Ariangga
    4915122557
    Pendidikan IPS A 2012

    Faktor pelatih memang sangat berpengaruh terhadap konsistensi kejayaan suatu club. Pelatihlah yang memegang strategi dan taktik bermain pemain di lapangan. Tapi apa daya jika kedatangan pelatih baru dalam suatu club justru membuat pemain bingung akan taktik baru yang diterapkan oleh pelatih sehingga banyak terjadi salah komunikasi antar pemain di lapangan karena proses adaptasi taktik pelatih dan praktik pemain di lapangan belum berjalan apa yang seperti diharapkan. Oleh karena itu, seberapa besar suatu club memegang gelar tim tradisi juara, sangat ditentukan oleh peran seorang pelatih yang menjadi sutradara peran mereka di lapangan. Sebarapa jitu taktik pelatih dan seberapa kuat budaya serta tradisi juara suatu club, sangat ditentukan oleh proses adaptasi pemain terhadap taktik jika pemain tidak bisa beradaptasi dengan taktik bermain pelatih yang ada pemain tersebut akan tersisih walaupun dalam pelatih sebelumnya pemain tersebut memegang peran sentral dalam tim.

    Selain itu mental juara juga sangat berpengaruh terhadap konsistensi juara suatu club. Seberapa sering suatu club memegang gelar tim sering juara, pasti akan diregenerasikan oleh suatu tim yang memiliki semangat juang yang tinggi. Tak selamanya suatu club betah pada kepuncak kejayaan, karena sejatinya mereka akan dilanda oleh kejenuhan sehingga mereka susah untuk mempertahankan juara. Hanya club yang mampu mempertahankan konsistenti mental semangat juanglah, yang akan keluar sebagai juara.

    Dari pernyataan di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
    a. Bagaimana peran taktik pelatih baru terhadap praktik bermain pemain di lapangan?
    b. Apakah kedatangan pelatih baru bisa mempertahankan tradsi juara suatu club?
    c. Apa penyebab menurunnya prestasi suatu club?
    d. Seberapa lama suatu club akan bertahan pada puncak kejayaan?

    BalasHapus
  15. Fani Novi Alvianta
    4915133411
    P.IPS Reg B 2013

    manusia memang disebutkan sebagai makhluk yang lebih sempurna karena memiliki akal dan pikiran yang diberikan Sang Pencipta. dengan akal dan pikiran tersebut manusia dapat membentuk kepribadian serta meningkatkan kualitas yang mereka memiliki. dengan meningkatkan kualitas itu, mereka dapat menunjukan kelebihan yang mereka dan dapat menjadi seorang pemenang. namun dibalik kelebihan yang dimiliki, manusia juga memiliki kekurangan yang ikut berperan dalam kehidupan. hal ini yang harus manusia sadari.

    1. apakah jika segala keterbatasan itu disadari lebih awal dapat memiliki solusi untuk mengatasinya?

    2. apakah para pemain itu tidak diberikan waktu untuk sekedar refreshing untuk menghilangkan kejenuhan yang akan terjadi?

    BalasHapus
  16. Nama: Mamay Gumelar
    NIM: 4915 12 2541
    Prodi: P.IPS A' 2012

    Rasa jenuh merupakan sifat fundamental manusiawi yang dimiliki oleh manusia. Bagaimanapun tipikal manusia, dari mana pun asalnya pastilah pernah merasakan rasa jenuh dalam hati dan pikirannya terhadap sesuatu hal. Inilah yang secara fundamental tak tersadari oleh kebanyakan manusia, yang merupakan faktor penghambat sekaligus penghancur prestasi dalam aktulisasi diri manusia.

    Pada konteks ini, beberapa klub sepakbola hebat di dunia tanpa meraih gelar musim 2013/2014 ini, merosot tajam prestasinya dalam kompetisi domestik maupun regional. Faktor fundamental sifat-sifat kemanusiaan manusiawi yang menjadi penyebab terselubung fenomena ini. Kita sepenuhnya sadar terhadap suatu hal bahwa, TAK AKAN PERNAH ABADI SUATU PENCAPAIAN MANUSIA SELAGI MASIH ADA KEHIDUPAN.

    Berikut sejumlah pertanyaan yang saya ajukan, yaitu:
    1. Apakah kejenuhan mampu menjadi titik ukur untuk meningkatkan prestasi?
    2. Mengapa manusia tidak berani mengungkapkan kejenuhannya secara pribadi?
    3. Bagaimana caranya mengaktualisasi diri dalam mepertahankan prestasi terhadap rasa jenuh yang mutlak?

    Terima kasih

    BalasHapus
  17. Rikky Leander
    PIPS REG B 2013
    4915133427

    Dari kisah paparan bapak diatas yang menjelaskan tentang banyaknya club-club eropa yang mulai meredup itu memang merupakan suatu fakta yang tak dapat kita dipungkiri. Kehidupan merupakan sebuah siklus yang akan terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Di dalam menjalankan sebuah kehidupan pastilah kita akan mengalami yang namanya PUNCAK KEJAYAAN dan juga pasti akan merasakan sebuah KETERPURUKAN. penyebab yang paling terlihat dan dominan dari sebuah penurunan tersebut adalah faktor keterbatasan manusia. sekuat apapun manusia itu untuk mempertahankan kejayaannya, sejaya apapun manusia itu, pastilah kelak ia akan mengalami penurunan bahkan keterpurukan. sama hal nya dengan sebuah Tim. Sebuah Tim adalah kumpulan dari berbagai banyak orang-orang dengan tujuan dan visi yang sama untuk memajukan dan membawa kejayaan Klub tersebut. dalam sebuah Tim, pastilah dibutuhkan berbagai peran pendukung seperti kerjasama, mental juara, kegigihan, dan juga sosok pelatih yang dianggap pantas sebagai pemimpin mereka. Tatkala ketika ada beberapa konflik internal di dalam sebuah Klub, ini bisa berakibat pada penurunan kekompakan bermain, tak lagi sehati sepikiran dan juga penurunan mental sebuah Tim. Sebuah Tim tak akan pernah berjaya selamanya. selama apapun Tim itu berjaya, maka pastilah suatu saat akan mengalami penyusutan dan penurunan dari masa kejayaan. karena Roda pemerintahan sebuah Tim juga dijalankan dan dilaksanakan oleh manusia yang secara sifat alami memiliki keterbatasan, ketidakmampuan dan bahkan ketidaksempurnaan. ya kehidupan dalam sebuah Tim selayaknya sama dengan kehidupan manusia yang mengalami siklus-siklus yang berputar di dalamnya.

    pertanyaan :
    1. bagaimana cara menumbuhkan kepercayaan diri dan mental yang kuat dalam sebuah Tim ?
    2.apakah cara yang harus dilakukan agar sebuah Tim dapat mempertahankan performa dan elektabilitasnya di mata masyarakat / penonton ?
    3. apakah dampak positif dan negatif yang diakibatkan dari keterpurukan sebuah Tim ?

    BalasHapus
  18. erviani dwi putri
    PIPS A 2012
    4915122545

    saya adalah salah satu orang yang tidak menyukai permainan sepak bola, bahkan untuk menontonnya saja enggan, tapi jika melihat tulisan pak nusa saya dapat menyimpulkan bahwa meskipun club tersebut merupakan sebuah club besar dan kuat akan tetapi pasti selalu ada saatnnya ia berputar seperti roda dan kedudukannya menjadi dibawah. karena semua dikerjakan oleh manusia maka ada saatnnya rasa jenuh datang, manusia bukanlah robot yang tidak mengenal lelah, bahkan suatu saat robot pun ada masannya menjadi rusak, semua tergantung bagaimana pemakaiannya. apalagi kita hanyalah manusia, ketika dia berada di puncak kepopuleran seringkali bukan bahagia yang didapat melainkan obsesi untuk bagaimana ia terus berada dipuncak sehingga bahkan dia tak dapat menikmati segalannya karena rasa takutnnya, takut akan kegagalan dan jatuh ke bawah, oleh karena itu manusia merupakan makhluk yang tak pernah puas,makhluk paling egois. jadi adakalannya ketika sampai di titik jenuh manusia tidak dapat berfikir rasional lagi. karena manusia pun memiliki keterbatasan.

    rumusan masalah
    1. bagaimana meminimalisir kelemahan pada manusia terkait dalam mencapai tujuan bersama dalam suatu kelompok?
    2.siapa yang harus disalahkan dalam kasus kekalahan club2 tersebut, pelatih atau pemain?

    BalasHapus
  19. FASSA FARHATUSSHOLIHAH PUTRI / 4915131374
    P.IPS A 2013
    Memang benar adanya, manusia yang di ciptakan oleh Tuhan dengan begitu sempurna pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya dalam diri masing-masing. Itu semua tergantung pada diri masing-masing orang, bagaimana ia bertindak, berbicara, dan bertingkah laku. Itu semua bergantung apada bagaimana ia memiliki pola fikir. Dalam keterbatasan yang dimiliki semua orang, pasti ada saja yang tidak ingin orang ketahui atau di sembunyikan. Kebanyakan orang di zaman sekarang adalah hanya ingin melihatkan kelebihan dan keistimewaannya saja di depan orang lain. Dan yang menjadi keburukan atau kekurangannya itu di tutup rapat-rapat agar orang lain hanya bisa melihat sisi keistemawaannya saja. Pada sisi keburukan atau kekurangan pada diri kita, itu bisa menjadikan tolak ukur untuk kehidupan kita kedepannya, dan bisa menjadi cerminan bagi kita. Tentu saja orang siklus dalam kehidupan pasti berjalan dan berputar, tidak semua orang berada diatas. Roda pasti berputar terus menerus. Hanya cara kita saja, bagaimana saat berada diatas kita benar-benar tahu caranya bertindak, berfikir, dan berperilaku. Dan harus menyadari dari titik kelemahan yang kita miliki.
    1. Apakah faktor yang mempengaruhi adanya kelemahan atau keterbatasan pada diri manusia? Dan apakah itu bisa dihilangkan?
    2. Setiap orang pasti mempunyai kelemahan, apakah itu yang menjadi satu-satunya landasan atau tolak ukur untuk menjadi cerminan bagi diri masing-masing orang?
    3. Adakah ilmu dalam filsafat yang membahas tentang kelemahan yang dimiliki seseorang? Dan apa tanggapannya?

    BalasHapus
  20. FASSA FARHATUSSHOLIHAH PUTRI / 4915131374
    P.IPS A 2013
    Memang benar adanya, manusia yang di ciptakan oleh Tuhan dengan begitu sempurna pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya dalam diri masing-masing. Itu semua tergantung pada diri masing-masing orang, bagaimana ia bertindak, berbicara, dan bertingkah laku. Itu semua bergantung apada bagaimana ia memiliki pola fikir. Dalam keterbatasan yang dimiliki semua orang, pasti ada saja yang tidak ingin orang ketahui atau di sembunyikan. Kebanyakan orang di zaman sekarang adalah hanya ingin melihatkan kelebihan dan keistimewaannya saja di depan orang lain. Dan yang menjadi keburukan atau kekurangannya itu di tutup rapat-rapat agar orang lain hanya bisa melihat sisi keistemawaannya saja. Pada sisi keburukan atau kekurangan pada diri kita, itu bisa menjadikan tolak ukur untuk kehidupan kita kedepannya, dan bisa menjadi cerminan bagi kita. Tentu saja orang siklus dalam kehidupan pasti berjalan dan berputar, tidak semua orang berada diatas. Roda pasti berputar terus menerus. Hanya cara kita saja, bagaimana saat berada diatas kita benar-benar tahu caranya bertindak, berfikir, dan berperilaku. Dan harus menyadari dari titik kelemahan yang kita miliki.
    1. Apakah faktor yang mempengaruhi adanya kelemahan atau keterbatasan pada diri manusia? Dan apakah itu bisa dihilangkan?
    2. Setiap orang pasti mempunyai kelemahan, apakah itu yang menjadi satu-satunya landasan atau tolak ukur untuk menjadi cerminan bagi diri masing-masing orang?
    3. Adakah ilmu dalam filsafat yang membahas tentang kelemahan yang dimiliki seseorang? Dan apa tanggapannya?

    BalasHapus
  21. Nama : Cendy Juliana Dewi
    NIM : 4915122528
    P.IPS REG 2012

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari tulisan di atas terbukti jika kejayaan seseorang atau sesuatu pastilah ada batasnya , tidak ada yang abadi bukan di dunia ini begitupun dengan klub-klub terkenal di atas. Memang benar mempertahankan jauh lebih sulit daripada meraihnya. Jika kita berada pada dasar kita semua pasti sangat berusaha untuk mencapai puncak dari sesuatu kita sangat bersemangat untuk mendapatkan hal tersebut , segalanya kita kerahkan agar apa yang kita inginkan dapat tercapai, namun ketika kita telah sampai atas biasanya energy kita telah terkuras karena perjuangan yang telah kita lakukan sebelumnya, rasa bosan dan jenuh tentu datang menhampiri diri kita karena apa yang telah kita lakukan setiap saat dan kita pun telah merasakan apa yang telah kita raih. Semangat pun perlahan memudar dalam diri kita hal tersebut sangat wajar terjadi pada diri tiap individu dan ini berlaku pada semua hal. Saya ingat ada sebuah kalimay yang menyatakan “ setiap orang memilki sejarahnya” dan setiap sejarah memilki orangnya” kira-kira kata-kata tersebutlah yang cocok menggamabarkan kondisi dari peristiwa di atas.

    Pertanyaannya adalah :

    1. Bagaimana menumbuhkan semangat dari tiap individu yang kurang memilki dorongan untuk meraih keberhasilan ?
    2. Menurut bapak, apa yang harus dilakukan oleh klub-klub sepak bola di atas untuk mengembalikan masa kejayaan mereka ?
    3. Setiap hal tentu ada masa kejayaan dan masa kemundurannya, apa yang harus kita lakukan ketika dihadapkan pada masing-masing dari masa tersebut ?

    terima kasih

    BalasHapus
  22. Nama : Nur Cholis A.S
    P.IPS B 2013
    NIM : 4915137156
    MU,Barcelona,Chelsea,dan AC Milan merupakan beberapa klub sepakbola besar dan memiliki sejarah yang panjang.Masing-masing klub tersebut juga memiliki kenangan manis tersendiri pada saat mereka Berjaya.Mereka bertanding dengan sangat baik dan seakan tek perduli siapa lawan yang sedang dihadapinya.Namun, bola itu bundar dan selalu berputar.Klub-klub yang sebelumnya selalu berada diatas, kini sudah mulai terkikis kekuasaannya, pahit pun mulai mereka rasakan, berbagai konflik mulai bermunculan baik dari dalam maupun luar klub, dan pada akhirnya sikap saling tidak percaya dan egoisme muncul dalam sebuah klub yang seharusnya dijalankan dengan penuh keseimbangan nan harmonis.Sungguh hal tersebut merupakan hal yang sangat tidak diharapkan karena dapat memberi dampak yang cukup panjang pada klub dan mampu membuat klub tersebut semakin terpuruk .Manusia memanglah makhluk yang dinamis dan akan selalu mengalami perubahan,itu pula yang menyebabkan adanya konflik pasti ada pula sebuah solusi.Kehidupan saat ini telah cukup memaksa seseorang untuk beraktivitas dengan hal yang cenderung sama atau monoton,sehingga munculah sebuah titik jenuh yang menghinggap pada diri setiap manusia itu sendiri.Kejenuhan dan sikap yang tidak dapat mempertahankan konsistensi merupakan salah satu penyebab lunturnya semangat maupun sebuah kreativitas.Namun solusi untuk mengatasi sebuah kejenuhan juga tidaklah sedikit,bias dimulai dengan hal yang sederhana seperti berolahraga dan beribadah,kita juga dapat sedikit bercengkrama dengan teman,orang tua,saudara,maupun seseorang yang kita sayangi.Ingatlah bahwa dunia ini indah dan masih banyak hal yang belum kita ketahui.Masih banyak pula hal-hal menarik dan menyenangkan yang ada disana.

    1.Bagaimana langkah yang tepat untuk mengatasi permasalahan egoisme dalam ruang lingkup yang lebih besar ?
    2.Bagaimana solusi mengatasi kejenuhan dalam rutinitas ?
    3.Bagaimana mengatasi titik jenuh dari sikap egois ?
    4.Apakah sikap sama rasa sama rata dapat membantu dalam menghadapi sebuah konflik ?
    5Mengapa sepakbola pada saat ini lebih memilih cara instan untuk meraih sesuatu dan meninggalkan sebuah proses membentuk tim yang lebih dekat secara emosional ?

    BalasHapus
  23. Windi Fauziah
    4915122521
    PIPS A 2012

    Hidup ini seperti roda yang kadang berada di atas dan kadang juga berada di bawah. begitu pula dengan ketenaran yang dimiliki oleh suatu club sepak bola atau juga para penyanyi yang terkadang mereka di eluh-eluh kan oleh para penggemarnya pada saat sedang berada di atas dalam ketenaran. namun lihat apabila sedang berada di bawah atau sedang terpuruk, mereka justru mencari-cari kesalahan atau kelemahan yang dimiliki oleh suatu club yang tadinya besar dan selalu mendapatkan trofi kini hanya berada di urutan kedua. manusia merupakan makhluk yang memiliki keterbatasan dan rasa jenuh dan itulah yang terjadi kepada para pemain-pemain besar saat ini. namun jika di dalam suatu club mampu membuat dan mempertahankan konsistensi dan mental pemainnya, maka club itulah yang tetap bertahan menjadi juara.

    pertanyaan :
    1. apakah ada club yang sering berganti pelatih namun tetap dapat membuat pemain tetap konsisten dengan gelar juaranya? apakah alasannya?
    2. apakah keterbatasan serta kejenuhan yang terjadi di dalam diri manusia bisa di upgrade?
    3. apa yang menjadi penyebab naik dan turunnya prestasi suatu club?
    4. bagaimana dengan puncak kejayaan suatu club yang hanya sebentar? apa yang membuat club tersebut hanya merasakan sebentar saja puncak kejayaan?
    5. seberapa lamakah suatu club dapat mempertahankan prestasinya?

    BalasHapus
  24. Fani Nurdianti/4915122538
    PIPS 2012 A

    Manusia dengan segala keterbatasannya. Berbagai kelemahan yang dimilikinya. Kelemahan-kelemahan yang kadang menjadi penghambat bagi diri mereka sendiri. Sehebat dan sekuat apapun manusia, tetaplah keterbatasan menjadi hal yang tak mungkin dapat dipisahkan dari dirinya. Kesuksesan dan kekayaan yang didapat manusia, bahkan kadang dapat dihancurkan oleh manusia itu sendiri. Semua kehebatan yang dimiliki manusia, akan hancur ketika ia berhadapan dengan keterbatasannya. Akan hancur jika manusia sendiri tidak bias mengatasi keterbatasannya sendiri. Semua berasal dari segala keterbatasannya itu. Hanya dengan menyadarinya lah, manusia dapat mengatasinya. Meyadari setiap keterbatasannya, juga kelebihannya tanpa perlu menyombongkan diri. Sebagaimana hakikat manusia, yang akan selalu didampingi oleh keterbatasan dan kelebihannya.
    1. Melawan diri sendiri adalah hal yang lebih sulit dibanding menghadapi lawan main, terlebih jika kita berada di puncak kejayaan. Bagaimana manusia dapat mengatasi hal tersebut?
    2. Bagaimana kita sendiri dapat mengenal diri kita yang sesungguhnya, agar kita tahu dan paham dimana letak keterbatasan dan kelebihan yang ada di dalam diri?
    3. Bagaimana kita dapat memanfaatkan keterbatasan dan kelebihan kita sendiri dengan lebih bijaksana, agar tercapai kesuksesan yang sesungguhnya?

    BalasHapus
  25. Nururrizqi Yasyaaillah
    4915120344
    PIPS A 2012

    Kita harus menyadari akan keterbatasan kita sebagai manusia.Memang kejenuhan itu pasti pernah kita rasakan. Kekalahan yang dialami klub-klub raksaksa yang tadinya berjaya justru malah saling menjatuhkan dan menyalahkan satu sama lain dan dari fakta fundamental yang dipaparkan pada tulisan bapak merupakan bukti bahwa memang keterbatasan itu nyata adanya. Manusia tidak dapat dipaksa untuk terus menerus berada pada kondisi puncak dengan pencapaian maksimal. Manusia bagaimanapun adalah makhluk darah daging yang terbatas kemampuan otot dan syarafnya begitu juga suasana dan ketahanan hatinya. Terlalu memforsir secara berlebih itu juga tidak baik. Pertanyaan yang ingin saya ajukan :
    1.Bagaimana menumbuhkan kembali semangat mereka agar klub-klub raksaksa ini dapat kokoh dan eksis dalam dunia persepakbolaan?
    2.Seberapa lama sebuah club dapat bertahan pada puncak kejayaan nya?
    3. Bagaimana selanjutnya nasib klub-klub raksaksa dan kaya itu? Apakah dapat tersingkir ataukah dapat bertahan?

    BalasHapus
  26. ABDUL KHODIR GOSA
    P.IPS A 2012
    4915122551
    memang berbicara uang maka berbicara nama besar dan kejayaan. dalam hitungan matematika dan statistik, ke empat klub yang bapa sebutkan di atas memang memiliki kejayaan dan nama besar. baik itu para pemainnya, sarana prasaran nya dan dari tim pelatihnya. namun berbeda dalam halnya ketika kita menggunakan perhitungan dalam perspektif lapangan atau pun pada kenyataannya. semua sisi finansial itu bukanlha segala dan bukan lah penjamin akan suatu keberhasilan di lapangan. akan tetapi semangat dan mental dari setiap pemain lah yang menentukan akan apa yang terjadi di lapangan.
    dan ini lah yang terjadi pada liga-liga sekarang yang ada di dunia. bagaimana daya juang dan mental bertanding serta ketepatan dalam mengolah tim menjadi penentu hasil dari pertandingan yang di mainkan. jadi dalam hal ini berlaku teori yang selalu di pakai dalam teori ilmu-ilmu sosial, yaitu teori das sein dan das solen. antara teori dan prkatek terkadang mengalami perbedaan yang sangat jauh dan terkadang juga bertolak belakang.
    dan faktor lain juga adalah bagaimana adanya kecenderungan akan kebosanan dalam hal permainan dan strategi dari sang arsitek pelatih tersebut. bahwa para pemain di lapangan sudah terpaku pada pergerakan ataupun taktik yang itu-itu saja, al hasil adalah terbacanya strategi permainan itu oleh lawan dan akan sangat mudah tentunya oleh lawan untuk di antisipasi.
    rumusan masalah:
    1. bagaimana membuat satu club tersebut mempunyai banyak variasi dalam bermainnya?
    2. apakah peran pelatih begitu penting dalam hal menata permain tim nya ketika di lapangan?
    3. mengapa terjadi yang namanya kebosanan dalam hal permainannya?

    BalasHapus
  27. M rio malaha 4915120342 P.IPS 2012 A

    sesungguhnya manusia memiliki kapasitas yang ada dalam dirinya, oleh karna itu manusia mempunyai batasan yang tidak bisa dipaksaakan untuk melampauinya, okeh karena itu tim tim eropa yang mempunyai nama besar kedodoran pada tahun ini, itu karena para pemain yang mempunyai batasan tertentu sehingga tidak bisa selama nya konsisten dalam pertandingan, dan para pemain juga pasti memiliki titik jenuh pada saat tertentu.
    1. bagaimana cara mengatasi masalah yang terjadi yang dihadapi oleh tim besar eropa ?
    2. apakah ada solusi bagi para pemain agar dapat tetap semangat dan eksis dalam setiap penampilannya ?
    3. apakah batasan pada manusia mutlak akan terjadi ?

    BalasHapus
  28. Nama : Nurkhasanah
    NIM :4915122553
    Pendidikan IPS A 2012

    Assalamualaikum wr.wb
    Memang semua yang ada di dunia ini tidak lah dapat bersifat abadi, begitu juga dengan sifat dasar manusia, manusia sifatnya adalah dinamis, yang dimaksud dinamis disini bukan hanya menuju ke arah yang baik atau terus maju, tapi dinamis juga adanya kegiatan yang terlihat mundur ke belakang. Jadi dinamis yang dimaksud yaitu kegiatan manusia yang bersifat adanya fluktuasi pula, jadi wajar apabila manusia yang tadinya berada di puncak kejayaan, lalu tiba-tiba mengalami kemerosotan, sebab memang sifat manusia yang dinamis, dan bisa saja merasakan kebosanan berada di bawa tekanan untuk terus mempertahannya posisinya yang di puncak tersebut.

    Beberapa hal yang ingin saya tanyakan terkait hal di atas :

    1. Jika manusia sering mengalami kebosanan, lalu bagaimana cara yang tepat untuk menghindari rasa bosan tersebut ?
    2. Berapa lama kondisi psikis dan fisik manusia dalam keadaan konstan dalam menghadapi hal yang sama ?

    Sekian, Wassalamualaikum wr.wb

    BalasHapus
  29. Ade Nika Oktavia
    P. Ips Reg A 2013


    Dalam dunia olahraga seperti sepak bola adalah paling banyak digemari masyarakat diseluruh dunia. Bagi penggemar sepak bola atau gila sepak bola pasti mempunyai klub yang digemarinya. Dalam dunia sepak bola, harus ada kerjasama antara pemain dan pelatih agar tercipta keberhasilan dalam tim. Menghilangkan ego dan menjalin kerjasama dengan baik sesama pemain akan membuahkan prestasi yang bagus. Mungkin itu yang sulit diterapkan didalam tim sehingga banyak pemain-pemain sepak bola terpecah belah dan berpindah klub. Seperti pemain yang sangat terkenal dengan tendangannya yang mencetak gol berkali-kali dan pesona ketampanannya sehingga digemari banyak kaum wanita yaitu Cristiano Ronaldo, Sebelum bermain untuk Real Madrid, ia pernah bermain di Sporting Lisboa dan Manchester United. Didalam suatu klub sepak bola sperti MU, Barca, Chelsse, dan Ac Milan adalah klub yang sering kali mencapai puncak kejayaannya, tetapi untuk tahun-tahun ini prestasi gemilang mereka dilanda kemrosotan disebabkan banyak faktor pemicu. Pergantian pelatih juga mempengaruhi hal tersebut, dan pemain yang kurang solidaritas. Keterbatasan dan faktor usia dapat berpengaruh pada fisik dan mental pemain atau pelatih yang semakin lemah sehingga puncak kejayaan prestasi bisa hanyut. Keterbatasan dalam diri manusia terkadang menimbulkan dua hal yang saling berkebalikan yaitu menjadi tidak percaya diri dan kepercayaan diri yang berlebihan sehingga lupa akan keterbatasan yang dimilikinya dan timbul sifat yang memaksakan diri. Itulah bagian dari sifat manusia yang dapat membunuh dan merusak dirinya sendiri.

    Bagaimana cara menyadarkan manusia bahwa disisi lain manusia mempunyai keterbatasan agar sadar akan keterbatasan yang dimilikinya?
    Apakah klub-klub sepak bola terbesar didunia mampu bangkit kembali untuk mempertahankan kejuaraan dan prestasi dunianya?
    Menurut anda, apa kesalahan yang paling mendasar atau faktor yang paling utama sehingga klub-klub terbesar itu dapat lemah diliga sepak bola sekarang?

    BalasHapus
  30. Agustina Rahmawati
    P.IPS.Reg B 2013

    Manusia adalah makhluk yang terbatas dan penuh dengan kekurangan. Manusia tidak bisa melampaui batas yang sudah ditentukan. Tetapi banyak orang yang memaksakan kehendak yang sebenarnya tidak bisa dilakukan oleh manusia. Klub-klub yang menurun tidak perlu marah-marah, khawatir dan kecewa. Memang seperti itu lah manusia, mempunyai keterbatasan. Seharusnya tinggal manusia yang menyadarinya, manusia tidak akan terus berada dalam posisi yang tinggi. Selalu ada yang berubah dalam sebuah kehidupan. Tidak perlu memaksakan untuk menjadi yang teratas, karena pada dasarnya pasti akan tergantikan. Bukan karena salah pelatihnya ataupun pemainnya. Dalam roda kehidupan pastilah akan ada yang tergantikan. Mungkin para pemain di klub tersebut merasa bosan dengan kehidupan mereka yang monoton. Selalu dipaksa untuk melakukan hal yang sama, dipaksa untuk selalu menjadi yang teratas. Pada dasarnya manusia pasti akan memenukan puncak titik kejenuhan. Walaupun mungkin kegiatan yang mereka lakukan adalah kesenangan mereka. Disini akan terlihat bagaimana cara mereka melakukan tindakan.
    1. Mengapa setiap orang pasti akan mengalami kebosanan ?
    2. Bagaimana cara mengatasi jika kita berada pada sebuah titik kebosanan ?
    3. Apakah ego individu bisa hilang jika kita sering bersama membangun solidaritas ?

    BalasHapus
  31. Indrianie Dewi (4915122544)
    P.IPS A 2012


    Terkadang manusia jenuh terhadap aktivitas rutin yang selalu ia kerjakan dan lebih banyak yang memutuskan untuk mengakhiri itu semuanya dan pergi merupakan jalan pilihan. Manusia bukanlah sebuah robot yang selalu menuruti perintah orang yang menggerakannya. Karena manusia mempunyai perasaan hati dan pikiran. Oleh sebab itu alangkah baiknya dibutuhkan suatu komunikasi yang intens terhadap para pemain bola dan pelatihnya. Dikala mereka sudah jenuh, bosan dan kurang kreativitas dengan membicarakan secara bersama-sama untuk mendapatkan jalan keluar yang terbaik bagi kedua belah pihak. Yang ingin saya tanyakan:
    1. Apakah dengan berkomitmen terhadap apa yang ingin kita capai dapat menutupi sisi kelemahan kita sebagai manusia?
    2. Apakah ada kecemburuan pribadi antar pemain sehingga menyebabkan kurang kompaknya suatu tim?
    3. Mengapa para pemain harus bersaing didalam satu tim? Bukankah mereka disatukan menjadi sebuah tim untuk mencapai impian bersama?

    BalasHapus
  32. Eko Yulianto
    4915122530
    P.IPS 2012 A

    Dalam sebuah tim sepak bola hal yang paling diutamakan adalah kerjasama tim dan kolektivitasnya di dalam pertandingan sepak bola. Namun ketika tim itu sudah bertahun-tahun dalam sebuah tim sama dan sudah meraih semua gelar maka di dalam tim itu pasti ada yang dinamakan titik jenuh. Titik jenuh adalah titik dimana para pemainya sudah kehilangan semangat dan daya juangnya berkurang karena mereka sudah mendapatkan semua gelar. Contohnya barcelona asuhan Pep Guardiola yang sudah semua gelar domestik maupun luar domestik yang sudah mereka dapatkan. Semua klub sepak bola jika bermain bersama-sama dalam tempo jangka panjang pastilah mempunyai keterbatasan daya tahan dan titik jenuh yang menghingapi para pemain.

    Pertanyaan:
    1) Apa yang menyebabkan tim-tim kuat d eropa seperti Barcelona, Ac Milan , dan Chelsea terpuruk di liga eropa maupun di liga domestik?
    2)Apa faktor kejenuhan di dalam suatu tim mempengaruhi gaya bermain mereka di dalam lapangan sepak bola?
    3) Apakah faktor daya tahan dalam tim yang sudah bermain bertahun-tahun dalam club yang sama mempengaruhi prestasi club?
    4) Sampai sejauh mana keterbatasan daya tahan pemain sepak bola dalam sebuah tim?
    5) Bagaimana cara mengatasi keterbatasan dan daya tahan manusia?
    6) Adakah penelitian yang sudah meriset atau meneliti sejauh mana tim yang sudah bermain dari lama dapat bertahan dan mempertahankan prestasinya?

    BalasHapus
  33. Dessy Permata Sari
    4915131417
    P.IPS REG A

    Rasa puas terhadap pencapaian diri terkadang dirasakan oleh tiap orang. Hal ini didasarkan oleh sifat manusia yang terkadang terlena terhadap apa yang telah diperoleh. Bukannya lebih mengembangkan dan menggali potensi yang dimiliki, malahan orang tersebut keburu merasa puas dan bangga terhadap apa yang diperoleh. Roda memang terus berputar, kadang diatas kadang dibawah. Dapat dibuktikan dari tulisan diatas bahwa klub-klub hebat pun bisa kalah dalam pertandingan , padahal klub tersebut biasanya selalu menang dalam berbagai kompetisi dan pemain-pemainnya pun sudah memiliki pengalaman dan jam terbang yang tinggi. Selain itu, bukan hanya karena faktor puas, melainkan rasa ego yang dimiliki tiap orang juga bisa menjadi pendorong dalam hal ini. Tiap orang terkadang memiliki rasa ego yang tinggi, menganggap bahwa mereka bisa melakukan hal apapun sendiri. Menganggap bahwa mereka sudah paling handal dalam bidangnya. Padahal hal tersebut juga harus lebih dilatih dan dikembangkan terus menerus agar lebih terlatih. Ibarat pisau apabila diasah terus menerus akan semakin tajam, sama hal nya dibidang sepak bola ini. Selain itu, rasa solidaritas dan soliditas seperti yang disebutkan pada tulisan diatas, memang terkadang sulit untuk ditumbuhkan pada pribadi seseorang yang lebih mementingkan ego dibanding kebersamaan dan kesatuan. Bukan hanya dalam kehidupan saja, tetapi dalam sebagian kompetisi pun juga harus mengembangkan solidaritas dan soliditas untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
    1. Mengapa sebagian manusia mudah merasa puas terhadap apa yang telah diperoleh? Apa yang menjadi pendorong dalam hal ini?
    2. Bagaimana cara yang tepat untuk mengurangi atau menghilangkan kejenuhan dalam proses pengembangan diri?
    3. Bagaimana cara menumbuhkan mental juara dalam setiap pribadi manusia?

    BalasHapus
  34. Nama : Subur
    NIM : 4915122559
    Pendidikan IPS A 2012

    manusia bukanlah makhluk yang satatis, yang akan stagnan konsistensinya. akan tetapi manusia itu makhluk yang dinamis, mempunyai rasa dan akal pikiran. terkadang semangat kebersamaan mereka dapat mengalahkan ego mereka masing-masing hingga melampaui suatu keterbatasan. Namun, adakalanya mereka pun akan merasa jenuh, karena penekanan yang bersifat eksternal, memungkinkan mereka untuk memendam hal-hal pribadi. Inilah problemanya, jika dalam sepak bola mungkin sang pelatih memang perlu sekali untuk merotasi pemain. Baik merotasi dalam posisi permainan ataupun yang lainnya. Karena hal itulah yang dapat meningkatkan kegairahan dari para pemain. Sebab, mereka merasakan hal baru bukan monoton lagi sehingga mereka pun dapat mengembangkan kreativitasnya. Refleksi memang sangat di perlukan untuk hal itu. Guna untuk meminimalisir akan keterbatasan manusia tersebut.
    Rumusan masalah :
    1. Apa yang harus dilakukan oleh para pelatih untuk menghadapi situasi para pemain yang seperti itu?
    2. Mengapa permainan yang selalu monoton menyebabkan suatu kejenuhan?
    3. bagaimana solusinya untuk meminimalisir akan keterbatasan manusia yang menyebabkan kemerosotan perfoma para pemain?

    BalasHapus
  35. SITI ALAWIYAH
    4915131385.

    Di dunia ini tidak ada manusia yang selalu dalam puncak kejayaannya karena manusia memiliki keterbatasan yang membuat manusia tidak selalu dalam puncak kejayaannya. Seperti halnya club-club sepak bola ditulisan ini yang sekarang tidak lagi dalam puncak kejayaan mereka. Dahulu mereka sangat ditakuti oleh lawan mereka bahkan dapat diperkirakan mereka akan mengalahkan lawan mereka sekarang semua itu hanyalah angan-angan saja. Ketidakkekompakan mereka mulai terlihat, ketidaktepatan dalam mengambil strategi sering terjadi dan ketidakpercayaan antarpemain mulai. Mengapa ini dapat terjadi disebuah club besar ? apakah mereka sudah mulai lelah dan jenuh dalam bermain sepakbola? Apakah mereka akan terus begini? Tidak lagi mendapatkan kejuaraan didalam sebuah Liga. Sangat disayangkan bila ini terus terjadi di dalam sebuah club yang besar seperti MU dan Barcelona. Mereka harus memikirkan bagaimana caranya untuk bangkit dari keterpurukan dan mengambil lagi puncak kejayaan mereka. Mereka juga harus menambah kekompokan mereka dan saling menghargai perbedaan yang ada diantarapara pemain agar mereka dapat bangkit seperti dahulu. Memang setiap manusia memiliki keterbatasan tetapi keterbatasan itu tidak dapat dijadikan suatu alasan manusia untuk tidak menghasilkan sebuah prestasi.
    1. Bagaimana caranya agar manusia dapat terus mempertahankan puncak kejayaan mereka?
    2. Apakah ada manusia yang dapat mempertahankan kejayaan mereka sampai akhir hayat?
    3. Bagaimana menghilangkan rasa jenuh yang biasa terjadi di dalam setiap diri manusia yang sedang mempertahankan kejayaan manusia?

    BalasHapus
  36. Nama: Marsella dwi rahmah
    NIM: 4915131394

    Manusia memang mempunyai keterbatasan dan seharusnya disadari oleh tiap manusia. Saya setuju dengan pendapat bapak bahwa tidak mudah melebur ego individu kedalam ego kelompok. Karena kolompok adalah sekumpulan dari tiap individu yang memiliki berbagai prinsip dan tujuan.Tidak semua manusia dapat bertahan lama dalam suatu posisi didalam kelompoknya, disini yang harusnya disadari adalah sikap saling menghargai diantara masing-masing anggota. tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa manusia mempunyai keterbatasan.Tidak semua manusia memiliki daya tahan jangka panjang untuk terus berada dalam kondisi terbaik untuk berbagi, menerima dan berkorban untuk orang lain dan mengalahkan ego dan aspirasinya sendiri. Menurut saya jika kita semakin lama berada pada suatu kelompok atau tim sebenarnya disinilah diuji kesabaran dan daya tahan kita didalam kelompok tersebut karena pasti ada masa dimana kita jenuh, mulai bosan untuk mengikuti kehendak beberapa orang dan harus merelakan ego sendiri serta mulai mengetahui sikap yang bertolak belakang dengan apa yang kita mau sehingga kepercayaan diantara anggota mulai pudar. Menurut saya memang susah untuk tetap konsisten didalam kelompok. dan sudah sepatutnya manusia untuk menyadarinya
    1. bagaimana cara agar tetap menjaga keharmonisan dalam suatu kelompok?
    2. apakah lamanya seseorang dalam kelompok tersebut berpengaruh?
    3. bagaimana cara agar kita bisa terus saling memahami agar tidak terjadi kerenggangan diantara kelompok?

    BalasHapus
  37. Nama: Marsella dwi rahmah
    NIM: 4915131394

    Manusia memang mempunyai keterbatasan dan seharusnya disadari oleh tiap manusia. Saya setuju dengan pendapat bapak bahwa tidak mudah melebur ego individu kedalam ego kelompok. Karena kolompok adalah sekumpulan dari tiap individu yang memiliki berbagai prinsip dan tujuan.Tidak semua manusia dapat bertahan lama dalam suatu posisi didalam kelompoknya, disini yang harusnya disadari adalah sikap saling menghargai diantara masing-masing anggota. tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa manusia mempunyai keterbatasan.Tidak semua manusia memiliki daya tahan jangka panjang untuk terus berada dalam kondisi terbaik untuk berbagi, menerima dan berkorban untuk orang lain dan mengalahkan ego dan aspirasinya sendiri. Menurut saya jika kita semakin lama berada pada suatu kelompok atau tim sebenarnya disinilah diuji kesabaran dan daya tahan kita didalam kelompok tersebut karena pasti ada masa dimana kita jenuh, mulai bosan untuk mengikuti kehendak beberapa orang dan harus merelakan ego sendiri serta mulai mengetahui sikap yang bertolak belakang dengan apa yang kita mau sehingga kepercayaan diantara anggota mulai pudar. Menurut saya memang susah untuk tetap konsisten didalam kelompok. dan sudah sepatutnya manusia untuk menyadarinya
    1. bagaimana cara agar tetap menjaga keharmonisan dalam suatu kelompok?
    2. apakah lamanya seseorang dalam kelompok tersebut berpengaruh?
    3. bagaimana cara agar kita bisa terus saling memahami agar tidak terjadi kerenggangan diantara kelompok?

    BalasHapus
  38. Nama : Aditya Dovio Erlangga
    NIM : 4915122531
    Pendidikan IPS

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Kehidupan merupakan sebuah kompetisi, kehidupan yang beragam memaksa seseorang melakukan lebih dan bertindak seolah suatu persaingan. Hal ini berkaitan dengan tulisan yang bertajuk beberapa klub sepakbola yang pada awalnya mengalami puncak kejayaan namun dilanda krisis kejayaan seiring berjalannya waktu.
    untuk mencapai suatu kejayaan terkhusus pada ranah sepakbola dalam suatu kelompok yang biasa dinamakan klub dibutuhkan beberapa faktor untuk menunjang kejayaan tersebut diantaranya adalah faktor pelatih dan pemain.Pelatih merupakan nakhoda yang menjadi pemimpin untuk mengatur, mengkordinasi dan mengkooperatif kan anak buahnya termasuk dalam sepakbola, peran pelatih dianggap sentral dan menjadi prioritas awal sebuah kesuksesan dalam klub sepakbola tersebut. Pelatih bertangan dingin dan banyak makan asam garam ( pengalaman ) dalam hal ini menjadi kunci sukses sebuah klub dapat berkembang selain racikan strategi yang jitu untuk memenangkan setiap laga yang dilakukannya. menjadikan landasan untuk meraih pucuk kesuksesan dalam setiap kompetisi yang dijalani.
    Pemain merupakan kunci sukses kedua setelah pelatih dimana disini peran eksekusi dalam sepakbola berlangsung dimana karena pemain lah sepakbola indah akan tersaji dan menarik yang dapat menciptakan suatu kemenangan atau kekalahan. dengan strategi yang telah diterapkan pelatih terhadap pemain maka disitulah berkembang atau tidak nya suatu klub dalam sebuah kompetisi.

    Namun dibalik itu semua, kesuksesan pada setiap klub akan mengalami titik jenuh dimana sepakbola merupakan sebuah siklus prestasi yang dapat mengkondisikan suatu klub di atas ataupun dibawah dalam sebuah kompetisi. Begitu pula dengan beberapa klub yang tertulis bahwasannya merupakan klub bertabur bintang yang mampu menjadi raja sepakbola dalam dekade terakhir namun tingkat prestasi semakin lama semakin surut. Hal ini terjadi akibat adanya titik jenuh yang dialami setriap pemain yang telah bermain secara bersama dengan waktu tempo yang cukup lama. Dengan hal ini sebuah prestasi juga akan mengalami suatu siklus yang menandakan suatu klub dapat dikatan sukses ataupun terpuruk.
    Terima kasih

    BalasHapus
  39. Nama : Aditya Dovio Erlangga
    NIM : 4915122531
    Pendidikan IPS

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Kehidupan merupakan sebuah kompetisi, kehidupan yang beragam memaksa seseorang melakukan lebih dan bertindak seolah suatu persaingan. Hal ini berkaitan dengan tulisan yang bertajuk beberapa klub sepakbola yang pada awalnya mengalami puncak kejayaan namun dilanda krisis kejayaan seiring berjalannya waktu.
    untuk mencapai suatu kejayaan terkhusus pada ranah sepakbola dalam suatu kelompok yang biasa dinamakan klub dibutuhkan beberapa faktor untuk menunjang kejayaan tersebut diantaranya adalah faktor pelatih dan pemain.Pelatih merupakan nakhoda yang menjadi pemimpin untuk mengatur, mengkordinasi dan mengkooperatif kan anak buahnya termasuk dalam sepakbola, peran pelatih dianggap sentral dan menjadi prioritas awal sebuah kesuksesan dalam klub sepakbola tersebut. Pelatih bertangan dingin dan banyak makan asam garam ( pengalaman ) dalam hal ini menjadi kunci sukses sebuah klub dapat berkembang selain racikan strategi yang jitu untuk memenangkan setiap laga yang dilakukannya. menjadikan landasan untuk meraih pucuk kesuksesan dalam setiap kompetisi yang dijalani.
    Pemain merupakan kunci sukses kedua setelah pelatih dimana disini peran eksekusi dalam sepakbola berlangsung dimana karena pemain lah sepakbola indah akan tersaji dan menarik yang dapat menciptakan suatu kemenangan atau kekalahan. dengan strategi yang telah diterapkan pelatih terhadap pemain maka disitulah berkembang atau tidak nya suatu klub dalam sebuah kompetisi.

    Namun dibalik itu semua, kesuksesan pada setiap klub akan mengalami titik jenuh dimana sepakbola merupakan sebuah siklus prestasi yang dapat mengkondisikan suatu klub di atas ataupun dibawah dalam sebuah kompetisi. Begitu pula dengan beberapa klub yang tertulis bahwasannya merupakan klub bertabur bintang yang mampu menjadi raja sepakbola dalam dekade terakhir namun tingkat prestasi semakin lama semakin surut. Hal ini terjadi akibat adanya titik jenuh yang dialami setriap pemain yang telah bermain secara bersama dengan waktu tempo yang cukup lama. Dengan hal ini sebuah prestasi juga akan mengalami suatu siklus yang menandakan suatu klub dapat dikatan sukses ataupun terpuruk.
    Terima kasih

    Pertanyaan :
    1. Apa yang menjadi kunci kesuksesan suatu klub dalam sebuah kompetisi yang menuntut finansial klub ?
    2. Bagaimana faktor dalam suatu klub yakni birokrasi klub dalam memenuhi kebutuhan klub untuk meraih kesuksesan ?
    3. Bagaimana teamwork dari seluruh elemen klub untuk mencapai kesuksesan klub secara bersama ?

    BalasHapus
  40. Maya Yulia Dwi Putri Maranatha
    4915122540
    Pendidikan IPS A 2012

    Tidak ada yang abadi dalam dunia ini, mungkin alasan itulah yang tepat untuk keadaan ini. Ketenaran dan kejayaan sesuatu memang sulit untuk dipertahankan. bukan karena masa ketenarannya telah habis, tetapi benar memang terkadang masa kejayaan dan ketenaran sesorang akan jatuh dengan sendirinya kaibat ulahnya sendiri. kejenuhan dan tingkat kepercayadirian yang tingilah yang menjadi penyebabnya.

    tingkat kejenuhan seseorang bukan karena hanya dia yang mendapatkan juara, melainkan kondisi ,suasana, dan orang yang hanya itu-itu sajalah yang menciptakan rasa kebosanan mereka, dan mungkin mereka merasa tidak mau melakukan perubahan karena telah berada dalam zona nyaman mereka. padahal, tanpa mereka sadari bahwa zona nyaman tersebut perlahan-lahan yang menjatuhkan mereka sendiri.

    Dari Pernyataan diatas maka saya mengajukan pertanyaan:
    1. Mengapa dalam sebuah kesuksesan, manusia masih saja dapat merasakan kebosanan?
    2. mengapa sebuah zona nyaman dapat menjatuhkan manusia dari kejayaan?
    3. apa yang dapat dilakukan oleh sebuah klub agar dapat bertahan dalam kejayaan?

    BalasHapus
  41. Irma Lutfiana (4915131378)
    P.IPS A 2013

    Manusia diciptakan memang dengan segala keterbatasannya, maka dari itu setiap kita diharuskan saling melengkapi. Entah itu kepada pasangannya, kelompok atupun sesama. Begitu pula dengan kekompakkan pada setiap klub sepak bola yang telah meraih sebuah prestasi seperti MU, AC Milan, Barcelona dan sebagainya yang dari awal memang terkenal karena kemenangannya pada setiap pertandingan. Namun ketika kita terus menerus ada pada kegiatan rutin yang monoton tentunya kita akan cepat merasa jenuh, hidup terasa standar dan tidak ada semangat ketika menjalani sebuah aktivitas tersebut. Sehingga apa yang didapatkan sekarang oleh klub sepak bola tersebut sangatlah mengecewakan.
    Seperti anggota klub sepak bola, tentunya mereka memiliki ciri khas tersendiri ketika bermain di lapangan, ego setiap anggota harus dilebur karena klub tersebut harus menjaga solidaritas dan soliditas. Bukan hanya klub sepak bola saja yang harus menjaga soliditas serta solidaritas, suatu organisasi pun yang notabene terdapat perbedaan di setiap anggotanya baik perbedaan pendapat maupun sifat masing-masing, harus menjaga kekompakan dan kebersamaannya sehingga menjadikan organisasi tersebut berjalan sesuai tujuan bersama.
    1. Bagaimana cara mengembalikan kejenuhan pada tiap anggota ketika berada dalam suatu kebersamaan?
    2. Sebenarnya apa tujuan klub sepak bola menginginkan sebuah kejuaraan?
    3. Dalam sebuah tim ppastinya diperlukan kerjasama yang solid lalu bagaimana jika salah satu anggotanya tidak mampu meleburkan ego pribadinya?

    BalasHapus
  42. NAMA : FANNY FITRIYANI
    NIM : 4915131376
    P.IPS A 2013

    Dunia ini terus berputar. Tidak selamanya yang berada di atas akan selalu di atas dan juga sebaliknya tidak selamanya yang berada di bawah akan selalu di bawah. Begitu juga dengan klub-klub sepakbola yang runtuh pada musim ini, padahal biasanya mereka selalu berada di puncak kejayaan dan menjadi juara. Mengapa demikian? Semakin kita berada di atas bahkan berada di puncak, angin yang menerjang kita pun semakin keras dan sulit untuk ditangkis. Maka dari itu, bukan berarti berada di posisi atas itu merupakah hal mudah. Sebelum kita mencapai posisi yang tinggi tentu saja kita harus melalui proses-proses yang keras, rumit dan juga proses yang sangat panjang. Ketika kita sudah dapat melalui proses-proses tersebut maka kita dapat dikatakan berhasil. Namun, ketika kita berhasil apakah tidak aka nada lagi yang tantangan atau ujian? Tentu saja ada! Bahkan tantangan itu lebih keras dan juga lebih rumit. Inilah yang harus dipikirkan serius dan mendalam oleh klub-klub sepakbola yang biasanya berada di puncak tetapi kali ini mereka runtuh. Seperti yang sudah dijelaskan dalam tulisan ini, bahwa manusia tidak akan selamanya bertahan dalam aktivitas yang monoton dan juga sulit untuk mempertahankan solidaritas dalam suatu tim dalam waktu yang lama. Jadi, ada masanya klub-klub tersebut berada di bawah dan melakukan introspeksi diri atas kesalahan-kesalahan yang menyebabkan keruntuhan klubnya serta mempersiapkan kembali jiwa-jiwa yang baru untuk bersiap-siap mencapai puncak kembali.
    • Bagaimanakah cara menyatukan ego dalam suatu tim tanpa mementingkan ego sendiri?
    • Apakah keegoisan para pemain sangat mempengaruhi kinerja dalam suatu tim?
    • Ketika kita berada di posisi puncak, bagaimanakah cara untuk mempertahankan posisi tersebut?

    BalasHapus
  43. Nama: Sandi alfi febrianto
    NIM:4915122532
    P.IPS 2012 A

    harus sama sama kita ketahui bahwa banyak tim besar dan langganan juara hanya bisa gigit jari dalam pengejaran scudeto pada musim ini banyak faktor yang menyebabkan hal itu benar seperti yang sebagian di ungkapkan oleh pak nusa tadi,tetapi jika boleh di perdebatkan ada beberapa fakor lagi yang perlu kita kaji contohnya saja untuk setan merah yang gagal menembus piala eropa dan champion untuk musim depan menurut saya terlalu ambisiusnya pemilik MU yang ingin sekali MU menjadi juara dengan pelatih barunya sebenarnya bukan hal yang mudah jika sebuah TIM yang ingin jura tetapi baru saja mengganti pelatih yang sudah lama menangani tim tersebut,pemilik tim hanya ingin juara dan juara tanpa melihat kekuatan TIM dan kapabilitas dari si pelatih tidak mungkin seorang David Moyes bisa di samakan dengan Sir Alex yang sudah lama menangani MU,terlalu ingin praktisnya pemilik yang menjadi tekanan mental yang sangat kuat di alami oleh moyes padahal bila di beri waktu beberapa musim lagi mungkin moyes bisa mempersembahkan title juara bagi setan merah,hal inpun sama seperti kehidupan yang tidak mungkin ketika ada perubahan yang ada di dalam diri kita akan bisa kita rasakan langsung pasti ada tahapannya begitupun ketika melatih pasti ada momentum yang bisa membuat TIM tersebut menjadi juara kembali,dalam sebuah TIM yang dimana pemainya sudah berkumpul secara lama dan tidak ada perubahan pasti mengalami yang namanya kejunuhan seperti halnya barca sama halnya juga seperti hidup jika kita menjalaninya hanya begitu begitu saja pasti pun kita akan bosan dan ingin hal baru untuk kembali mewarnai hal kita, barca pun demikian andaikan barca mau melepas semua pemainya dan mengganti pemainya dengan pemain yang baru mungkin akan lebih berwarna dan lebih menariik permainan barca.

    pertanyaan:
    1.jika diri kita sebagia TIM sepak bola bagaimana menjauhakan rasa jenuh di dalam diri kita
    2.apakah setiap hal yang merotasi diri kita akan ada perubahan di dalam diri kita sama halnya dengan sebuah TIM yang merotasai pemainya
    3.apakah faktor mental bisa menjadikan faktoe utama dalam diri kita jika kita ingin meraih hal yang kita inginkan selama hidup kita sama halnya denga TIM sepak bola yanhg ingin juara

    BalasHapus
  44. Nama : Zulia Trisna Sari
    NIM : 4915122539
    Prodi : Pendidikan IPS A 2012

    Klub super kaya dan raksasa kali ini benar-benar tak mendapatkan gelar juara apa pun. Mereka yang biasanya langganan berbagai kejuaraan, kini harus puasa gelar. Ada beberapa faktor yang menyebabkan mereka puasa gelar, faktor utamanya adalah pelatih. Bagaimana pelatih mengajarkan berbagai strategi serta taktik untuk mendapatkan gelar juara adalah faktor yang sangat menentukan untuk mereka meraih gelar juara. Selain itu, selain pelatih setiap manusia juga mempunyai sebuah keterbatasan. Keterbatasan itulah yang menjadi faktor manusia yang tidak bisa mempertahankan gelar juaranya. Setiap manusia tentu mengalami titik jenuh, dimana mereka sudah merasa berada pada titik dimana mereka sudah jenuh pada rutinitas yang mereka lakukan/ kebiasaan-kebiasaan mereka. Tak heran kalau suatu klub elit yang biasanya langganan berbagai kejuaraan kini malah puasa gelar. Karena, manusia itu tidak bisa dipaksa untuk terus berada pada kondisi puncak dengan pencapaian maksimal. Setiap manusia mempunyai keterbatasan, dan pasti melewati titik jenuh dalam kehidupannya. Mungkin faktor ini yang menyebabkan klub elit tersebut puasa gelar untuk sementara waktu. Pelatih sehebat apapun tidak bisa membuat mereka kembali menjadi juara kalau strategi dan taktik yang mereka lakukan masih sama seperti sebelumnya. Diperlukan inovasi agar para pemain yang bermental juara tersebut bisa kembali mencetak prestasi yang cemerlang. Mungkin bisa dengan cara pergantian pemain yang bisa membuat suasana baru dan mengurangi kejenuhan antar pemain.

    Pertanyaan
    1. Faktor apa yang menyebabkan klub elit yang biasanya langganan berbagai kejuaraan, namun kini tak mendapatkan gelar juara apapun?
    2. Bagaimana caranya agar suatu tim bisa mempertahankan kejuaraannya?
    3. Bagaimana cara mempertahankan kebersamaan, solidaritas, dan soliditas agar kekompakan tim tetap terjaga walaupun pada saat titik jenuh sekali pun?
    4. Selain faktor keterbatasan, mengapa manusia tidak bisa dipaksa untuk terus menerus berada pada kondisi puncak dengan pencapaian maksimal?
    5. Bagaimana cara menumbuhkan mental juara pada diri sendiri?

    Terima Kasih

    BalasHapus
  45. Luthfiyani Nadia (4915133432)
    PIPS B 2013
    Perlu disadari bahwa manusia merupakan makhluk yang penuh dengan kekurangan dan kelebihan. Maka tidak sepatutnya seorang manusia berperilaku sombong. Seperti kasus diatas, klub besar seperti MU dan Milan yang dulu sedang masa-masanya berjaya namun akhir-akhir ini kualitasnya menurun. Karena keterbatasan yang dimilikinya, masa-masa itu pun tidak berlaku sepajang masa. Oleh karena itu tidak selamanya manusia selalu berada diatas. Yang dulu berada di atas kini beralih kebawah dan begitu pula sebaliknya. Apakah dengan adanya keterbatasan kita harus berhenti berkarya? Bukankah seharusnya semakin lama setiap orang menempati satu posisi maka akan semakin bagus bukannya menurun?

    BalasHapus
  46. Himawan wiguna
    4915133410
    p.ips b 2013

    jika membicarakan sepak bola, eropa bisa dikatakan menjadi kiblat sepak bola. para pemain yang hebat dan berkualitas. serta permainan yang indah membuat sepak bola sebagai bagian dari investasi. dari situ sebuah club besar bermunculan seperti chelsea, madrid, manchester city, psg, dll. club kaya raya bisa saja membeli pemain hebat demi mengangkat tim mereka untuk mendapatkan title juara. tetapi jika para investor sudah mengeluarkan uang banyak untuk membeli pemain atau pelatih tetapi hasilnya nihil karena sebuah tim tersebut gagal. pasti hal pertama yang disalahkan adalah pelatih karena tidak mampu meracik strategi dengan baik dan berujung pada pemecatan. padahal tidak semua kekalahan disebabkan oleh pelatih.
    lain halnya dengan pemain bintang yang sudah dibeli dengan harga mahal tetapi kontribusi di sebuah club kurang bersinar seperti contoh fernando torres, walaupun dibeli dengan mahal oleh chelsea dari liverpool tetapi cara bermain torres tidak sebagus pada saat di liverpool.
    sekarang ada investor asal indonesia pak erick thoir yang mencoba membangun kembali salah satu club eropa yaitu inter milan. inter milan pernah berjaya pada tahun 2010. pada saat itu inter tidak mempunyai banyak pemain bintang tetapi dengan keahlian jose mourinho meracik strategi sehingga bisa menjuarai liga champions dengan mengalahkan bayern munchen.

    menurut saya uang saja tidak cukup untuk membangun sebuah club. memang manusia ada saatnya bisa menunjukan kemampuan terbaiknya. tetapi hal tersebut tidak selamanya. kekuatan sebuah club tidak dari 1 atau 2 orang saja. sebuah club akan berhasil jika pemain, pelatih, bahkan presidennya pun turut bekerja sama dan mendukung hingga terciptanya kenyamanan bagi sebuah club.

    pertanyaan :
    1. apakah pemain yang dulunya bersinar di klub lamanya setelah pindah ke klub baru karirnya meredup disebabkan keterbatasan?
    2. bagaimana manusia menutup keterbatasannya?
    3. apakah terpuruknya klub - klub besar bisa disalahkan kepada satu pemain atau pelatih saja?

    BalasHapus
  47. Laura Turena
    491512549

    Manusia ,Makhluk yang tidak pernah puas .Ia selalu mencoba hal yang baru .Ia ingin merasakan hal yang berbeda dari kesehariannya .Dalam hal ini Klub besar ini mengalami nya

    Klub besar ini dahulu tenar ,mereka selalu menang dalam berbagai macam kemenangan ,kekalahan sangat jarang mereka dapatkan .tapi apakah dengan kemenangan yang selalu mereka dapatkan akan membuat mereka lebih senang dan akan lebih semangat dan berlatih keras ???

    Seorang yang selalu mendapat kemenagan akan tiba waktunya merasa puas diri yang mana mereka sombong dan lupa berlatih ,yang kedua seorang yang selalu mendapat kemenangan juga pasti akan merasa dalam keadaan dimana muak dengan keadaan itu (dipuja dll ) dan mereka akan mulai menyepi diri sendiri dan mulai tidak terlalu fokus buat meraih gelar juara ,yang ketiga karena kemenangan sering didapat banyak dari pelatih atau managerial ingin selalu mendapatkan keuntungan ,akhirnya sangat memforsir stamina pemain dan mendesak mereka dengan tekanan yang berlebihan untuk mendapatkan juara .keadaan ini akan membuat keadaan psikolagis manusia melawan ,manusia pun tidak bisa bermain dengan pikiran dan hati .

    Menjadi apapun kita dalam profesi kita ,usahakan lah bekerja dengan hati dan pikiran yang bijak,menjaga hati dan pikiran adalah dengan cara selalu menyempatkan tubuh kita untuk rehat dari kegiatan kita dan selalu bekerja dari hati bukan dari paksaan orang lain ataupun karena ingin mendapatkan juara .

    1. Apa alasan utama kemunduruan peforma dari klub besar ini ?
    2 .Bangaimana cara membangkitkan kembali klub besar ini dan menjadi klub yang seperti dahulu


    BalasHapus
  48. Dewi Wahyuningsih
    4915122520
    PIPS Reg 2012

    Manusia yang sering melampaui keterbatasan, ternyata memiliki keterbatasan. Salah satu kelemahan manusia yang jarang kita sadari adalah bahwa manusia memiliki keterbatasan. Ketika manusia sudah berdiri dititik paling puncak diatas kemampuannya maka manusia tidak akan lagi mampu untuk bergerak ke atas. Ketidakpuasaan yang menjadi sifat buruk manusia inilah yang akhirnya mendorong manusia untuk terus bergerak, sedangkan kemampuannya telah berada di poin maksimal. Disinilah manusia akan mulai kedodoran. Dimana kemampuannya justru menurun karena lelah dipaksa agar selalu tampil sempurna.
    Untuk tampil sempurna manusia telah mengorbankan banyak hal, kehilangan banyak hal, dan pula harus ditekan oleh berbagai hal. Ketahanan manusia untuk lebih banyak lagi untuk berkorban, untuk kehilangan, dan ditekan tentu memiliki batas pula.
    Sebagai manusia perlulah kita mengenal diri sendiri, menyadari keterbatasan diri, dan serta memberi penghargaan terhadap diri sendiri atas apa yang telah kita capai. Bukan menghargai untuk menjadikan diri sebagai manusia yang sombong, namun menghargai diri sebagai ciptaan Tuhan yang telah diberi anugerah masing-masing. Hal ini tentu melepaskan kita dari berbagai tekanan untuk terus tampil sempurna dan juga menghindari sikap tamak yang berujung pada kehancuran diri.
    1. Apakah keterbatasan manusia dapat dikelola sehingga kemampuan manusia dapat lebih lama bertahan?
    2. Apakah terdapat faktor yang mendasari cepatnya manusia mencapai keterbatasannya?
    3. Apakah keterbatasan manusia dipengaruhi pula oleh nilai-nilai moral yang tumbuh dalam lingkungannya?

    BalasHapus
  49. Titin Watini
    P.Ips B 2013
    Manusia pastilah mempunyai kekurangan dan kelebihan, karena itu seharusnya manusia menyadari atas kekurangan dan kelebihan yang di milikinya, namun terkadang manusia melupakan kekurangannya dan terkadang terperangkap dalam kepercayaan diri yang berlebihan sehingga melupakan kekurangannya yang menimbulkan sikap sombong dan lupa diri. Dari tulisan tersebut Sejumlah klub elit Eropa Mereka yang biasanya langganan berbagai kejuaraan, kini tidak mendapatkan juara dan mengalami penurunan karena pada dasarnya setiap manusia jika ia berada di atas maka tidak akan slamanya berada di atas hidup ini seperti roda yang berputar, terkadang berada di atas dan terkadang berada di bawah begitupun terhadap klub elit eropa tidak akan slamanya berada di atas.
    1. Karena keterbatasan manusia merupakan fakta fundamental, Bagaimana cara manusia agar menyadari kekurangannya ?
    2. Apakah mungkin ada manusia yang tidak mempunyai kekurangan pada dirinya ?
    3. Terkadang dalam suatu kelompok atau organisasi masing-masing individu mempunyai sikap egois dan tidak mau mendengarkan omongan dari anggota kelompoknya, lalu Bagaimana cara mengatasi sikap egois dalam suatu kelompok/organisasi ?

    BalasHapus
  50. Nama : Vivich Husnul Khotimah
    NIM : 4915131387
    Jurusan : Pendidikan IPS A 2013
    Mata Kuliah : Filsafat Ilmu
    Kehidupan ini laksana roda yang berputar, kadang berada diatas dan kadang pula berada dibawah. Sesekali manusia berada diatas terkadang mengalami sebuah kebanggaan atas ketercapaiannya dan merasa dirinya hebat, tetapi ketercapaian yang ia raih sangat sulit untuk dipertahankan dan dijaga dibandingkan untuk mencapainya. Ketika mengalami kesuksesan terus-menerus manusia selalu senantiasa berusaha untuk mempertahankannya agar tidak jatuh ke dalam lubang kegagalan. Tetapi apa boleh dikata manusia adalah mahluk biasa yang mempunyai keterbatasan, tiada manusia yang sempurna. Setiap manusia pasti pernah mengalami kegagalan karena kegagalan itu pasti, tetapi kegagalan adalah suatu kunci untuk menuju kesuksesan karena dari kegagalanlah manusia belajar dan mengambil makna untuk bangkit dan meraih kesusksesan itu. Manusia belajar tentang arti kehidupan bahwasannya manusia tidak selalu berada diatas melainkan adakalanya berada dibawah.
    Keterbatasan itu pasti ada pada setiap manusia yang lahir dan hidup di dunia tetapi jangan jadikan keterbatasan sebagai sebuah penghambat dalam menuju kesuksesan.

    Pertanyaan :
    1. Mengapa sangat sulitnya meminimalisir keegoisan dalam sebuah kerja tim?
    2. Manusia selalu adalah mahlluk yang penuh dengan keterbatasan, bagaimana mengendalikan keterbatasan untuk menjadi sebuah kesuksesan ?
    3. Strategi apa yang dilakukan oleh club terbesar dunia ketika mengalami kegagalan?

    BalasHapus
  51. saya sangat setuju dengan bapak , manusia pada dasarnya mempunyai keterbatasan, karena allah telah menciptakan hampir semua manusia dengan struktur tubuh yang sama. dan setiap manusia mempunyai kelebihan,kekurangan serta keberuntungan yang berbeda-beda. sepakbola adalah permainan tim , bukan individual, lihat setelah lionel messi sering dilanda cidera sehingga performanya menurun, "allien"ini hanya mampu mencetak 28 gol di La Liga Musim ini , berbeda jauh dengan peraih ballon d'or 2014 C.Ronaldo, yang membuat barcelona gagal meraih trophy bergengsi musim ini, apakah salah satu faktor kegagalanya hanya messi? , tentu tidak banyak faktor lain kegagalan barcelona pada musim ini. selain barcelona , MU merupakan club kaya yang babak belur di musim ini. banyak orang berpikir apa yang terjadi dengan MU? . banyak orang berspekulasi bahwa faktor kegagalan MU adalah dari pelatihnya sendiri , yaitu David Moyes yang menjadi pelatih musim ini menggantikan SAF. moyes dianggap tidak mampu menyiapkan tim ini dengan baik , bahkan pemainya sendiri seperti ferdinand dan vidic pernah mengkritik moyes karena terlalu sering merotasi pemain . sehingga strategi yang digunakan moyes setiap pertandingan jarang berhasil dan menuai kekalahan , dan belum sampai musim ini berakhir moyes pun di pecat,juara bertahan ini hanya mampu finish di posisi 7 klasemen akhir BPL. apa yang terjadi dengan MU? murni kesalahan moyes kah? . dalam sepakbola modern banyak kejutan terjadi yang salah satu faktronya adalah pelatih, atletico madrid yang awalnya hanya sebagai kuda hitam di LA Liga , ia mampu juara, memutus dominasi los cules dan los blancos . bahkan tim ini terlihat biasa saja dalam hal pemain , tetapi diego simeone lah yang membuat tim ini terasa berbeda , ia sering selalu menjaga kedekatan dan emosional para pemainya . begitupun dengan pep guardiola , ia adalah seorang motivator ,yang bisa memotivasi para pemainya agar selalu bermental juara di setiap pertandingan .
    intinya dari semua ini adalah , manusia bukanlah robot atau superman, ia hanyalah manusia biasa yang mempunyai keterbatasan dan emosional . manusia adalah makhluk sosial , ia membutuhkan manusia juga , seperti pemain sepakbola ,ia membutuhkan pemain lainnya dan pelatih untuk meraih kemenangan.

    pertanyaan :
    - faktor apa yang bisa meredam emosional sesorang yang sedang dalam tekanan?
    - menurut bapak , bagaimana sebuah tim bisa menjaga kolektivitas?

    BalasHapus
  52. LUCY SANTA KATARINA (4915131377) P.IPS A 2013

    Hidup itu seperti roda, kadang kita berada diatas terkadang juga kita berada dibawah. Mungkin kata-kata ini sangat cocok untuk sejumlah klub elit Eropa yang jungkir balik musim ini. Mungkin mereka hanya tidak tahu bagaimana cara bertahan dalam kegiatan rutin yang monoton dalam jangka panjang. Atau mungkin mereka tidak tahu bagaimana caranya memelihara dan mempertahankan kebersamaan, solidaritas dalam sebuah tim sehingga tidak bisa bertahan dalam posisi semula. Yang perlu kita dan semua orang tahu adalah tidak semua manusia memiliki daya tahan jangka panjang untuk terus berada dalam kondisi terbaik untuk berbagi, menerima dan berkorban untuk orang lain dan mengalahkan ego. Semuanya harus seimbang, harus berbanding lurus agar tetap bisa bertahan menjadi manusia yang ideal yang bisa mempertahankan apa yang telah kita capai. Pada akhirnya semua orang akan diuji kesabaran dan daya tahannya untuk berbagi. Bahkan seringkali harus mengorbankan semua yang bersifat pribadi.
    Pertanyaan :
    1. Bagaimana cara mempertahankan kebugaran jasmani maupun rohani dalam kegiatan yang monotoni ?
    2. Apa saja yang membuat sebuah kegiatan atau aktivitas menjadi monoton?
    3. Bagaimana caranya keluar dalam dari keadaan terpuruk ?

    BalasHapus
  53. Ajeng Nur Aryani
    4915131416
    P. IPS. A 2013
    Memang keterbatasan orang berbeda beda dan selalu saja ada tirik jenuh bagi setiap orang, manusia juga perlu adanya rutinitas lain agar tidak terlalu bosan dengan apa yang ditekuninya selama ini, manusia yang memaksakan kehendaknya padahal tidak mampu akan berakibat fatal bagi dirinya sendiri, ada saatnya masa kejayaan yang yadinya menang sekarang berhenti sejenak untuk kalah kalah menang bukan pilihan tetapi rutinitas kita dan cara profesional kita bermain dan mengembangkan cara yang sydah ditekuni selama ini.

    Pertanyaan :
    1. Apakah dunia persepak bolaan sangat kejam?
    2. Bagaimana peran pemerintah luar negeri mengaggapi semua hal ini?
    3. Apa yang menhadi ciri khas para pemain?

    BalasHapus
  54. Anggi Ratna Furi
    P.IPS REG B 2013
    Benar adanya bahwa Alloh menciptakan setiap manusia dengan berbagai macam kekurangan atau keterbatasan. Pantas saja bila manusia tidak mampu selalu berjaya tidak mampu selalu dipaksa untuk menjadi seorang pemenang. Manusia punya rasa jenuh, bosan, dan ingin melakukan apa yang ingin dia lakukan sendiri. Pada dasarnya manusia diberi kesempatan untuk menjadi manusia seperti apa dan bagaimana, namun dalam hal tertentu manusia juga terikat dengan sebuah peraturan yang mewajibkan manusia berperilaku sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tak ada manusia yang tak diatur, tak ada manusia bisa hidup sendiri. Manusia membutuhkan orang lain maka dari itu manusia harus mampu mengontrol emosinya, harus mampu menjalin kerjasama dengan pihak lain. semua ini digambarkan dalam tim sepak bola yang orang orangnya harus mampu saling memahami , saling bekerjasama dan tentunya saling mengerti kekurangan satu sama lainnya, tidak memaksakan kehendak perorangan agar tidak terjadi perpecahan didalamnya.
    Pertanyaan :
    1. Apa yang harus dilakukan seseorang ketika berada dititik kejenuhan ?
    2. Bagaimana cara menyatukan isi pikiran setiap mausia atau setiap anggotanya dalam sebuah tim ?
    3. Mengapa masih banyak orang tidak bisa memahami perasaan orang terdekatnya ? apakah segala perasaan seseorang hanya bisa diketahui oleh dirinya sendiri dan oleh Yang Maha Menegetahui ?

    BalasHapus
  55. Nama : Nazia Maulia Amini
    Nim : 4915131373
    P.IPS Reg A 2013

    Keterbatasan manusia memang sudah manusiawi. setiap manusia sudah seharusnya mengetahui itu. kita tidak seharusnya menyalahkan siapa penyebab kekalahan itu, karena keterbatasan itu harus kita terima, bila perlu kita lengkapi apabila di dalam suatu klub atau saat kebersamaan di antara kita ada seseorang yang memiliki keterbatasan itu, bisa jadi keterbatasan seseorang menjadi kelebihan kita.
    1. Bagaimana cara menerima kekurangan kita?
    2. Dengan cara apa kita menyikapi kekurangan kita?
    3. bagaimana menerima kekurangan seseorang untuk melengkapi kekurangan kita?

    BalasHapus
  56. Nama : Rizky Rachmawati (4915131381)
    Kelas : P.IPS A 2013
    Manusia hanya bisa berusaha dalam melakukan berbagai tindakan di dunia ini dan yang menentukan berhasil atau tidak berhasil tindakan seseorang adalah Yang Maha Pencipta. Walaupun dalam klub sepak bola sudah mendatangkan pelatih yang profesional dan latihan terus menerus tetapi bila Tuhan belum memberikan kemenangan belum akan bisa menang. Tetapi dalam hal seperti ini kekalahan dan kemenangan sudah biasa dilalui. Dalam permainan sepak bola, jika dalam suatu klub terjadi kemenangan terus menerus hanya akan membuat kesombongan dalam klub tersebut. Kekalahan menjadikan pelajaran untuk kita supaya kita dapat mengintrospeksi diri kita dan merendam egois kita dalam klub. Tetapi biasanya jika suatu klub kalah dalam permainan, belum tentu di permainan-permainan berikutnya akan kalah juga. Biasanya setelah terjadi kekalahan, para pemain akan mudah lebih bersatu dan menahan emosi masing-masing. Sudah terbukti dalam kekalahan yang kita alami pasti ada hikmah yang dapat kita ambil.
    Pertanyaan :
    1. Bagaimana meredam para ego dari masing-masing pemain?
    2. Jika terjadi kekalahan, bagaimana cara meningkatkan semangat pemain agar tidak selalu terpuruk dalam kekalahan?
    3. Apa yang dimaksud dengan penyebab fundamental?dan contoh dalam setiap pemain seperti apa?

    BalasHapus
  57. WINDI MELANDINI
    4915131379
    P. IPS A 2013

    Saya memang bukan fans dari salah satu klub sepak bola tetapi saya mengetahui dari beberapa berita olahraga di televisi bahwa beberapa klub papan atas banyak yang terjungkal, terjatuh atau merosot hehe. Alasannya banyak, ada yang mengatakan karena faktor bergantinya pelatih, memang pelatih merupakan salah satu faktor sukses atau tidaknya sebuah tim baik di cabang olahraga sepakbola atau cabang olahraga manapun, sama halnya dengan pendapat bapak, terjadinya kemunduran bagi club seperti MU, Ac Milan, Barcelona karena ditinggalkan oleh pelatih yang berhasil mempertahankan dominasi dan kekuatan klub, dan menurut asumsi saya setelah bergantinya pelatih para pemain kurang nyaman dengan pelatih baru tersebut entah dari cara melatihnya atau hal yang lain. Tetapi ada hal yang tidak boleh dilupakan, bahwa manusia memiliki kemampuan terbatas, dan tidak akan selamanya berada di atas dalam kejayaan. Manusia harus ingat bahwa roda kehidupan itu akan terus berputar tidak selamanya berada diatas dan tidak selamanya berada dibawah,
    1. Jika kemampuan manusia terbatas, apakah ada kemungkinan untuk lebih berkembang lagi?
    2. Apa yang harus dilakukan jika kita mengetahui tentang keterbatasan kemampuan tersebut?
    3. Kemampuan manusia memang terbatas, tetapi mengapa manusia selalu ingin berada diatas? Dan melupakan bahwa suatu saat mereka juga akan terjatuh?

    BalasHapus
  58. SITI MARIA ULPAH
    4915131401
    P.IPS A 2013

    Well... setelah membaca tulisan Bapak. Saya kira Bapak mau menceritakan tentang kejayaan klub-klub itu. Memang benar sekali akhir-akhir ini klub diatas memang bermain sangat buruk bahkan sulit untuk dibayangkan. MU yang biasanya menjadi setan merah yang paling ditakuti oleh lawannya kini menjadi biasa saja. Awalnya saya mengira karena pergantian pelatih yang membuat mereka bermain dengan begitu jelek. Tetapi Bapak menjelaskan dengan detail bahwa manusia juga mempunyai rasa bosan sekalipun sudah dalam waktu yang lama. Setiap individu juga mempunyai kepentingan masing-masing dan juga cita-cita dalam hidupnya. Terlalu monoton jika selalu dia lagi dia lagi yang menang. Kejenuhan dan kebosanan pastilah ada. Tidak mungkin selama ini klub klub seperti mereka adem ayem saja nurut kata pelatih. Seorang atlet saja bisa bosan dalam latihan dan pertandingan. Mungkin klub-klub besar seperti yang sudah disebutkan juga ingin mencoba sesuatu yang berbeda dan keluar dari zona nyaman mereka.

    Pertanyaan:
    1. Apa yang sebaiknya dilakukan jika dalam berlatih mengalami rasa bosan dan jenuh dalam waktu yang lama?
    2. Dengan cara apa untuk mengembalikan semangat bertanding atlet jika untuk latihan saja mereka bosan?
    3. Apakah faktor pelatih mempengaruhi dalam sebuah kesuksesan? Bagaimana jika terjadi pergantian pelatih?

    BalasHapus
  59. APRI TRIWIBOWO
    P.IPS B 2013
    Sepak bola merupakan permainan yang menuntut kekompakan sebuah tim. Tim yang terdiri dari sebelas pemain tentulah para pemain tersebut mempunyai sifat dan karakter sendiri-sindiri. Sifat dan karakter yang berbeda-beda inilah yang menjadi problem dalam sebuah tim.
    Dalam sebuah permaianan sepak bola seorang pemain harus bisa menyesuaikan dengan pemain lain agar terjalin sebuah komunikasi yang baik supaya dapat memenangkan pertandingan. Kunci dari keberhasilan sebuah tim adalah terjalin komunikasi yang baik antar pemain. Komunikasi yang baik juga diperlukan dalam sebuah kehidupan dalam bermasrakat, agar tidak terjadinya konflik dalam masyarakat.
    Dalam sebuah tim seringkali komunikasi itu tidak berjalan dengan baik. S.ehingga, permainan menjadi kacau dan akhirnya tim tersebut mengalami kekalahan dalam sebuah pertandingan. Komunikasi yang tidak baik terjadi karena para pemain itu memiliki ego yang berbeda-beda. Sehingga, pemain harus bisa mengendalikan egonya masing-masing. Percuma jika pemain dengan gaji yang tinggi tapi dia tidak mampu mengontrol egonya dalam sebuah pertandingan. Itulah mungkin yang terjadi pada tim-tim raksasa saat ini. Komunikasi yang buruk menyebabkan mereka harus puasa gelar pada tahun ini. Itulah merupakan salah satu keterbatasan manusia bagaimana manusia kurang dapat mengontrol egonya, terlebih jika dalam suasana tensi yang tinggi.
    Manusia memang memiliki berbagai keterbatasan dan manusia haruslah menyadari keterbatasan itu. Tapi manusia juga mempunyai kelebihan, kelebihan bagaimana mengatasi keterbatasan itu.
    Pertanyaan :
    1. Bagaimana sebaiknya manusia menyikapi keterbatasan itu sendiri ?
    2. Kapan orang biasanya menyadari keterbatasan pada dirinya ?
    3. Apa yang menyebabkan orang memiliki keterbatasan ?

    BalasHapus
  60. Ayatusyifa Wulandari
    P. IPS A 2013
    4915131390

    Menurut saya mengenai tulisan bapak yang berjudul " MU, BARCELONA, CHELSEA, AC MILAN,...." sungguh mengartikan secara rinci mengenai fakta fundamental yang harus sepenuhnya disadari oleh manusia. Seringkali kita lupa bahwa kita adalah manusia yang memiliki keterbatasan, baik keterbatasan secara fisik maupun keterbatasan yang tak terlihat. Untuk klub sepak bola raksasa seperti yang sudah disebutkan di atas, memang tak salah apabila dari masing - masing kita memiliki keinginan untuk terus dipertahankan di dalam sebuah tim atau terus bertahan dalam sebuah kemenangan. Tidak salah jika kita ingin menjadi beda daripada yang lain, tapi seringkali perbedaan yang ingin kita tunjukkan justru menjadi pedang yang menusuk kita sendiri. Banyak sekali kejadian dalam sebuah tim sepak bola, terjadi perbedaan bahkan perselisihan di intern tim, namun jika kita sebagai manusia dapat menyadari secara penuh mengenai hakikat kita sebagai manusia yang terbatas, maka perselisihan itu mungkin dapat dibenahi sedikit demi sedikit. Yang terpenting adalah jangan pernah saling menyalahkan karena itu adalah hal yang justru akan merusak sebuah tim, tim apapun itu.

    pertanyaan :
    1. Bagaimana cara filsafat ilmu menjawab mengenai masalah yang kini sedang dihadapi tim sepak bola raksasa ?
    2. Adakah ilmu yang dapat menjelaskan mengenai fakta fundamental manusia mengenai keterbatasan ?
    3. Mengapa seringkali kekalahan pada diri seseorang ataupun tim terjadi disaat seseorang atau tim itu berada pada puncak kejayaan ?

    BalasHapus
  61. Lina Wati
    P.IPS B 2013
    Masa-masa kejayaan suatu klub sepak bola tak bertahan selamanya, ada pasang surutnya. Di era-era tertentu suatu klub sepak bola mengalami masa-masa keemasaannya, dan pasti masa keemasan tersebut akan berakhir karena sudah hukum alam, bahwa tidak selamanya seseorang maupun sebuah klub sepak bola berada diatas, pasti juga akan dibawah. Contohnya adalah barcelona. Lima tahun belakangan ini barcelona menjadi klub yang tak tertandingi di kancah Eropa, bersama Pep Guardiola, barca barhasil meraih 14 gelar selama 4 musim. Sungguh pencapaian yang luar biasa. Semenjak di tinggal Pep Guardiola masa-masa keemasan barca mulai berakhir, di tahun ini tak satu tropi pun berhasil diraih.
    Semua yang terjadi itu merupakan bukti keterbatasan manusia. Sehebat apapun manusia pasti ada keterbatasannya. Belajar dari hal itu mengingatkan manusia bahwa manusia tak ada yang sempurna, kita pun bahkan lebih kecil dari sebutir debu di mata Tuhan. Karena kesempurnaan hanyalah milik Tuhan. Dan untuk itu janganlah manusia menjadi sombong dan berpuas diri atas apa yang telah dicapainya.
    Pertanyaan :
    1. Seberapa mampukah manusia melampaui keterbatasannya?
    2. Seberapa lamakah manusia dapat bertahan di masa kejayaannya?
    3. Seberapa kuatkah manusia dapat bertahan di masa transisi dari masa kejayaan menuju masa berakhirnya kejayaan?

    BalasHapus
  62. INTAN BAHRIANI KHAER
    4915131391
    PIPS A 2013

    Konsistensi dalam jangka waktu yang sangat lama memang membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Setiap manusia pasti punya rasa bosan dan pasti akan merasakan dirinya berada di titik jenuh yang luar biasa. Titik jenuh itu bisa menggoyahkan semangat dan konsistensi yang telah mapan. Bosan dan jenuh adalah dua hal yang mampu menghancurkan segala hal yang telah sempurna. Hidup memang butuh perubahan, manusia butuh hal yang baru. Mengulangi kebiasaan yang sama secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama membuat daya tahan fisik dan psikis manusia mengendur jadi wajar saja ada istilah hidup itu berputar, karena tak selamanya sama.

    Pertanyaan:
    1. Bagaimana menciptakan konsitensi pekerjaan dalam waktu yang lama?
    2. Adakah manusia yang super dan tidak mengendur dalam segala aktivitasnya?
    3. Apakah manusia membutuhkan hal yang baru walau berkebalikan dengan kenyataan?

    BalasHapus
  63. Anzani Mutiara
    4915131398
    P.IPS A 2013

    “Tak Ada yang abadi” mungkin sebait lirik dari lagu noah mampu mewakili tulisan tersebut. segala pencapaian yang telah kita raih tidak akan selamanya akan selalu berada di posisi teratas, ada kalanya jatuh dan terinjak. Layaknya sebuah roda yang berputar, adakalanya kita berada di atas dan ada masanya kita berada di bawah. Fakta nyata dapat kita lihat pada klub-klub raksasa yang kini sedang berada di titik terbawahnya. Tidak selamanya raksasa akan terus menjadi raksasa, akan ada raksasa yang lebih besar dan kuat apabila kita tidak dapat melakukan sebuah inovasi untuk mempertahankan kesuksesan yang kita raih. Memang bagian yang tersulit dari memilki adalah mempertahankan. Kita mungkin memiliki segudang prestasi tapi apakah kita mampu untuk mempertahankannya. Itu semua tergantung dalam diri kita, jika kita memiliki semangat dan kerja keras yang tinggi maka prestasi tersebut dapat kita genggam. Namun jika kita terlalu menggengamnya maka pastilah suatu saat akan jatuh berhamburan. Obsesi untuk menjadi pemenang bukanah hal yang baik, nyatanya apabila kita kalah maka kita akan merasa kecewa dan kadang kala membuat kita putus asa.

    1. Bagaimana meredam ego pribadi ke dalam ego tim dalam membangun sebuah tim yang kompak ?
    2. Bagaimana cara kita memperthankan kesuksesan yang telah kita raih ?
    3. Sejauh mana kita dapat mempertahankan kesuksesan tersebut ?

    BalasHapus
  64. Nama : Septi Dwi Ambarwati
    NIM : 4915131371 (P.IPS A 2013)

    Menurut saya mengenai tulisan yang bapak tulis tidak sepenuhnya konkrit atau 100% nyata. Kenapa? Karena menurut yang saya ketahui MU, Barcelona, Chelsea, dan AC Milan itu menurun kualitasnya disebabkan oleh banyak faktor-faktor yang mempengaruhinya bukan hanya kelemahan fisik dasar manusia saja.
    Hal ini terbukti bahwa Barcelona mengalami penurunan baik secara permainan atau tidak menghasilkan kejuaraan (piala) dimusim ini. Hal ini disebabkan bukan karena pemainnya atau team yang solidaritas saja melainkan pemimpinyalah yang mempengaruhi keberhasilan team tersebut.
    Nyatanya presiden Barcelona itu melakukan korupsi terhadap teamnya sendiri. Hal ini sangat mempengaruhi stamina para pemainnya baik secara fisik, mental, psikologis, dan percaya diri. Dan tak lupa masalah pribadi yang mungkin dapat mempengaruhi kelihaian bermain di lapangan. Sedangkan MU dan AC Milan penyebabnya secara ringkas karena pelatihnya yang mungkin tidak cocok dengan kedua club tersebut.
    Perbedaan prinsip dan cara pengajaran dari pelatih-pelatih sebelumnya menjadi salah satu kendala sehingga strategi yang diterapkan oleh para pelatihnya tidak dapat diaplikasikan ke dalam permainan atau pertandingan bola saat bermain. Kekalahan Chelsea pada musim ini sama halnya para caleg-caleg yang tidak beruntung. Karena rasa percaya diri pada setiap pemainnya yang berlebihan dan menganggap remeh peserta atau team lainnya. Selain itu strategi pelatih tidak bersinergi dengan kekompakkan team Chelsea.
    Jadi, pada dasarnya semua jenis perlombaan baik secara individu maupun team harus membutuhkan semangat dan niat dari masing-masing hati para pemainnya. Selain itu, banyaknya latihan serta percaya diri juga sebagai faktor penentu, disamping kemampuan dasar manusia yang memang ada batasnya. Kita tidak boleh memaksakan kalo memang kita tidak mampu untuk melakukannya. Menurut saya, semua team sepak bola tidak hanya dilihat dari menang atau kalahnya saja tetapi dilihat dari perkembangannya dari tahun ke tahun, terdapat kualitas masing-masing dan kelebihan setiap pemain team seluruh dunia.




    Pertanyaan
    1. Menurut bapak perbedaan antara club di Indonesia dengan keempat club tersebut yang terdiri dari (MU, AC Milan, Barcelona, Chelsea) bagaimana? Jelaskan secara konkrit.
    2. Apakah pelatih sebagai faktor utama atas menang atau kalahnya dari permainan sepak bola?

    BalasHapus
  65. Adinda
    4915131389
    P.IPS A 2013

    Manusia tidak sempurna begitulah gambarannya. Manusia memiliki keterbatasan karena manusia adalah makhluk yang diciptakan sang pencipta lah mempunyai atas segalanya. Begitu pula dengan kesabaran. Sabar itu ada batasnya banyak sekali orang-orang yang berkata seperti itu. Tapi itulah sifat manusia dengan keterbatasan yang ia punya. Setiap manusia memiliki rasa ego nya masing-masing yang berbeda-beda. Tergantung bagaimana cara setiap orang yang mengendalikan rasa ego yang mereka miliki. Ada saatnya seseorang tidak bisa mengontrol emosinya saat sudah berada di titik puncak kesabarannya. Seperti halnya Klub-klub sepak bola raksasa yang saat ini puasa gelar pasti memiliki faktor penyebabnya namun, yang penting menurut saya dalam sebuah tim adalah seorang manager dan seorang captain didalam sebuah tim. Bagaimana seorang manager membentuk suatu karakter permainan dalam sebuah tim, dia adalah penggerak ke arah mana tim itu akan berjalan. Dia juga yang dapat menciptakan suasana positif, membangkitkan semangat para pemain. Tetapi pemimpin dalam sebuah tim juga penting dimana ia dapat mengelolah tim yang menciptakan sebuah solidaritas tim yang solid, serta mengarahkan dan mengontrol rekan-rekannya ketika sang pelatih tidak bisa ikut campur lagi di sebuah pertandingan yang sedang berlangsung. Jadi intinya semua yang terlibat dalam sebuah tim itu harus saling mendukung, saling percaya karena salah satu saja ada yang kontra maka akan meruntuhkan sebuah tim yang kokoh sekalipun. Karena kekokohan yang tercipta itu terbentuk dari kerjasama yang baik namun, tidak ada yang abadi tidak ada yang kekal roda kehidupan selalu berputar. Tak selamanya yang berada di atas akan terus di puncak, ia akan jatuh dan digantikan oleh yang lain yang memiliki tekad dan usaha yang keras.
    1. Bagaimana cara manusia mensiasati keterbatasan yang dimilikinya ?
    2. Apa yang perlu dilakukan seseorang untuk dapat menahan emosi dan egonya agar dapat dikendalikan dengan cara yang benar?

    BalasHapus
  66. mencermati wacana mengenai kemunduran dari klub-klub besar Eropa di atas, hal ini menyadarkan kita sebagai manusia bahwa kekajaan itu suatu hari betapa kuatnya ia lama-lama akan runtuh juga di makan waktu. wacana di atas bukan sekedar mengenai kekalahan baik itu Ac milan MU atau pun lainnya. tetapi suatu fenomena yang membuka pikiran kita betapa manusia itu memiliki keterbatasan.
    manusia itu di anugerahi akal dan pikiran yang cemerlang tergantung bagaimana kita mengasahnya. kekalalhan merupakan hal biasa dalam setiap peradaban zaman. kita lihat bagaimana keruntuhan kerajaan sriwijaya, majapahit dan yang lainnya. kita sebagai manusia mesti menyikapi kekalahan itu sebagai sikap manusiawi, sebagai sejarah yang harus di pelajari agar kelak tidak lagi ada pengulangan. meskipun ketika sesuatu hal yang besar tersungkur begitu saja, hal ini memang sulit di jalani namun ini lah faktanya.

    1. apa yang menyebab kan manusia mengalami kemunduran ?
    2. mengapa manusia sangat phobia terhadap kekalahan ?

    BalasHapus
  67. TEGUH AJI PUTRA ( 4915133436 )
    P.IPS B 2013

    Tidak ada yang tidak mungkin dalam dunia sepakbola ! Apapun bisa terjadi, hal ini bisa kita lihat dari dua klub raksasa Manchester United dan AC Milan, dua tim yang biasanya menorehkan prestasi luar biasa di kompetisi Eropa dengan pernah menyandang klub yang menjuarai kompetisi eropa sana kini tak lebih hanya sebagai tim pesakitan yang harus berjuang di kompetisi liganya masing-masing. Jangankan untuk bersaing untuk menjadi jawara di Liganya masing-masing, untuk masuk ke zona champions saja mereka tidak mampu alhasil kompetisi UCL pada musin depan kita tidak akan bisa menyaksikan dua klub ini bermain di UCL musim depan. Uang yang telah dihabiskan untuk belanja pemain yang berlabel bintang terkesan sia-sia terutama bagi klub seperti chelsea dan barcelona. ratusan juta pounds telah mereka habiskan untuk sebuah gelar musim ini tapi apa daya mereka benar-benar nihil gelar musim ini.

    1. Apa saja faktor yang menyebabkab sebuah klub dapat konsisten tiap musin agar tetap bisa bertahan mempertahabkan gelar ?
    2. Mengapa uang yang telah dihabiskan oleh chelsea dan barcelona tidak bisa menghasilkan gelar satupun ?
    3. Apa yang menyebabkan MAN.United tidak bisa masuk UCL musim depan padahal komposisi pemain pada musim ini tidak beda jauh dangan komposisi pemain pada musim lalu dimana mereka sukses mempersembahkan gelar EPL ke 20 ?

    BalasHapus
  68. Dari empat klub tersebut memang sudah waktunya ganti, mulai dari jajaran staff dan pelatih serta pemain yang sangat bagus, shingga memang perlu perubahan dan hasilnya memang sangat baik, contoh saja seperti Altiteco semua jajaran dan pelatih kompak dalam sebuah perubahan besar dan menuju panggung juara 1. Ada kalannya 4 klub tersebut menang dan juara, ada kalanya 4 klub tersebut terperosok sampai tidak dapat gelar sama sekali. Tidak ada sbuah sistem yang baik untuk menuju panggung juara, banyak problema yang merasakan di klub, mulai dari di tinggalkan pelatih seperti alex ferguson pensiun pelatih MU, maka dari pelatih saya sudah tidak di komandoin lagi dengan asalnya dan gabung pelatih baru, biasanya mempunyai kendala antara lain keakraban, tidak ada kekompakan, tidak mengenal sifat atau kriteria pemain. Maka tak jarang problema tersebut muncul dan tidak kompak menuju panggung juara.
    Pertanyaan:
    1. Apakah dengan kekompakan bisa menuju panggung juara atau dengan adanya bonus menjadi kompak untuk sebuah kemenangan?
    2. Bagaimana cara menanggulangi klub yang saat ini terpuruk dengan tidak mendapatkan gelar sama sekali?
    3. Siapakah dalang sebenernya yang membuat tidak kekompakan dan tidak mebuah kan hasil juara ?

    BalasHapus
  69. Manusia memang memiliki keterbatasannya sendiri-sendiri, begitu pula dengan para pemain bola klub raksasa tersebut. Mereka mungkin sudah lelah dengan segala pertandingan, dan mereka membutuhkan rehat sebentar untuk berkumpul dengan keluargannya. Untuk menumbuhkan kembali rasa semangat dirinya, yang telah hilang karena kelelahan dengan segala aktifitas mereka selama ini. Engga Cuma pemain pelatih juga membutuhkan liburan untuk merefreshing diri mereka, agar memiliki semangat dan kreatif kembali dalam segala pertandingan. Karena manusia tidak bisa seutuhnya dilatih untuk menjadi lebih baik, sebab para pemain dan pelatih juga manusia bukan robot yang bisa dilatih setiap saat.
    Pertanyaan
    1. Apa yang membuat para klub raksasa itu mengalami kemerosotan?
    2. Apakah ada yang membuat klub-klub raksasa dapat kembali lagi berjaya?
    3. Bagaimana menimbulkan mental juara pada setiap individu?

    BalasHapus
  70. Raras Elvinza
    4915131395
    P.IPS Reg A

    Terkadang setiap orang itu merasakan rasa puas terhadap pencapaian yang ada didalam dirinya. Hal ini didasarkan pada sifat manusia yang terkadang terlalu terlena atau terbuai terhadap apa yang diperoleh. Orang yang seperti itu biasanya selalu merasa puas dan bangga terhadap dirinya sehingga tidak menggali potensi yang ada pada dirinya tersebut. Roda terus berputar. Tidak selamanya yang berada di atas akan selalu di atas dan juga sebaliknya tidak selamanya yang berada di bawah akan selalu di bawah. Begitu juga dengan klub-klub sepakbola yang runtuh pada musim ini, padahal biasanya mereka selalu berada di puncak kejayaan dan menjadi juara. Seperti yang sudah dijelaskan dalam tulisan Bapak diatas, bahwa manusia tidak akan selamanya bertahan dalam aktivitas yang monoton dan juga sulit untuk mempertahankan solidaritas dalam suatu tim dalam waktu yang lama. Jadi, ada masanya klub-klub tersebut berada di bawah dan melakukan introspeksi diri atas kesalahan-kesalahan yang menyebabkan keruntuhan klubnya serta mempersiapkan kembali jiwa-jiwa yang baru untuk bersiap-siap mencapai puncak kembali.

    1. Faktor apa yang menyebabkan klub yang biasa langganan berbagai kejuaraan namun kini tak mendapatkan gelar juara apapun?
    2. Manusia adalah seorang makhluk yang penuh dengan keterbatasan, bagaimana cara mengendalikan keterbatasan seseorang tersebut?
    3. Dengan cara apa orang menyikapi kekurangan yang ada pada dirinya?

    BalasHapus
  71. nama : Ari Setiya Dewi
    kelas : P.IPS REG B 2013
    NIM : 4915133398

    jenuh itu bisa dijadikan alasan bagaimana manusia itu dapat berubah, berubah menjadi yang baik maupun yang kurang baik, seperti dalam hal bermain bola meskipun pelatihnya membeli dengan harga mahal bisa saja orang tersebut itu kurang baik karena merasa jenuh itu makannya orang yang tadinya terlihat bermain dengan baik menjadi kurang baik karena adanya aktivitas yang monoton seperti halnya main bola itu merupakan aktivitas yang monoton bagi si pemain bola maka dari itu ada kalanya mereka merasa jeubuh dengan aktivitas tersebut sehingga mereka menjadi menurun kualitas permainannya akibat dari adanya kegiatan yang monoton yang selalu dilakukan.

    pertanyaan :
    1. bagimana cara mengembalikan mental mereka agar mereka bisa naik kembali kualitas permainannya ?
    2. bagimana cara klub tersebut agar bisa mempertahankan gelarnya ?
    3. bagiamana cara orang melalui atau mengurangi keterbatasannya ?

    BalasHapus
  72. Nama : Rina Listiawati
    NIM : 4915131410
    Kelas : P.IPS A 2013

    Setiap sesuatu pasti mempunyai masa berlakunya. Tak akan selamanya berada dalam puncak dan kegemilangan. Hidup merupaka siklus yang terus dijalani oleh manusia dalam kehidupan setiap harinya. Dalam diri setiap manusia pastilah mempunyai kadar dan kemampuan tertentu, yang pastinya terdapat keterbatasan-keterbatasan tersendiri. Itulah sebabnya dalam semua bidang tak selamanya manusia dapat bertahan, apalagi dalam kasus sepak bola yang Bapak angkat diatas. Permainan sepak bola merupakan permainan tim dan dibutuhkan kekompakan serta kerjasama antaranggotanya. Harus mampu meredam ego masing-masing demi tujuan bersama. Namun lambat laun hal ini akan berubah karena kendala fisik dan mental yang bersifat sangat manusiawi dan tak terelakkan yang pastinya akan terjadi pada semua manusia. Tidak selamanya fisik dan kondisi manusia selalu prima dan optimal, akan ada masa dimana kondisi ini lambat laun menurun. Merupakan cara yang paling bijak dari kita ketika mampu menerima dan memaklumi itu semua.
    Pertanyaan :
    1. Bagaimana cara menyikapi dan menanggulangi klub sepak bola yang sekarang ini mengalami keterpurukan?
    2. Apakah kekompakan dapat dibeli oleh sebuah bonus dalam permainan?
    3. Kapan manusia akan mampu menerima jika segala sesuatu mempunyai masa berlakunya?

    BalasHapus
  73. Nama : Rina Listiawati
    NIM : 4915131410
    Kelas : P.IPS A 2013

    Setiap sesuatu pasti mempunyai masa berlakunya. Tak akan selamanya berada dalam puncak dan kegemilangan. Hidup merupaka siklus yang terus dijalani oleh manusia dalam kehidupan setiap harinya. Dalam diri setiap manusia pastilah mempunyai kadar dan kemampuan tertentu, yang pastinya terdapat keterbatasan-keterbatasan tersendiri. Itulah sebabnya dalam semua bidang tak selamanya manusia dapat bertahan, apalagi dalam kasus sepak bola yang Bapak angkat diatas. Permainan sepak bola merupakan permainan tim dan dibutuhkan kekompakan serta kerjasama antaranggotanya. Harus mampu meredam ego masing-masing demi tujuan bersama. Namun lambat laun hal ini akan berubah karena kendala fisik dan mental yang bersifat sangat manusiawi dan tak terelakkan yang pastinya akan terjadi pada semua manusia. Tidak selamanya fisik dan kondisi manusia selalu prima dan optimal, akan ada masa dimana kondisi ini lambat laun menurun. Merupakan cara yang paling bijak dari kita ketika mampu menerima dan memaklumi itu semua.
    Pertanyaan :
    1. Bagaimana cara menyikapi dan menanggulangi klub sepak bola yang sekarang ini mengalami keterpurukan?
    2. Apakah kekompakan dapat dibeli oleh sebuah bonus dalam permainan?
    3. Kapan manusia akan mampu menerima jika segala sesuatu mempunyai masa berlakunya?

    BalasHapus
  74. Fakhri Rizqi Ekaputera
    P.IPS 2014 B
    4915144088

    Kita melihat kembali yang terjadi di musim 2013-2014, Manchester City menjuarai Liga Inggris, Juventus menjuarai Liga Italia, dan Atletico Madrid yang menjuarai Liga Spanyol. Mereka adalah tim favorit yang sudah diprediksi akan menjuarai liga di negara mereka masing-masing.

    Manchester City perkasa tanpa diganggu oleh rival sekota, Manchester United yang tak terduga berada di posisi ke-7 klasemen akhir Liga Inggris. Juventus sudah menjadi favorit karena tetap konsisten seperti yang mereka lakukan di musim sebelumnya. Di Liga Spanyol, orang-orang menjagokan Barcelona dan Real Madrid. Tetapi Atletico Madrid memanfaatkan ketidakstabilan kedua klub jagoan tersebut dan meraih tropi liga.

    Bagi klub seperti Manchester United, AC Milan, ataupun Barcelona harusnya sadar adanya keterbatasan yang mereka alami. Keterbatasan itu harus segera diatasi dengan kelebihan yang mereka punya setelah menyadari apa yang menjadi kekurangan yang dialami.

    BalasHapus

setiap komentar yang masuk akan terkirim secara langsung ke alamat email pribadi Bapak DR. Nusa Putra, S.Fil, M.Pd