Sabtu, 18 Oktober 2014

GAY(A) BANGETS

Dhyana Pura, Seminyak, Kuta Bali, jalanan tidak terlalu besar, namun menjadi semarak pada malam hari. Ada lima club berjejer. Tampaknya khusus untuk gay. Sebagian besar pengunjungnya lelaki bertubuh atletis mengenakan celana pendek dan kaos ketat. Suara musik berdemtam keras, lampu warna-warni berkilauan diketemaraman.

Kelima club berlomba menyajikan musik keras. Pada klub yang paling ujung, ada pertunjukkan kabaret. Seorang yang bergaya Niki Minaj dengan rambut pirang menari dengan lincah ditemani dua lelaki bertubuh atletis yang hanya menggunakan kancut super mini. Di depan mereka, puluhan lelaki berjoget sambil berangkulan dan berciuman. Bukan cium pipi, tetapi cium bibir, sampai lengket oi. Sementara di kursi yang tersedia duduk sesama lelaki yang juga berciuman mesra. Dari dekat baru terlihat bahwa yang sedang menari bukan wanita. Tetapi wanita spesial. Nasi goreng disebut spesial karena ada telurnya. Begitupun wanita spesial ini, ada telurnya alias waria.

Luar biasa, ada puluhan lelaki spesial berpakaian seksi ala penyanyi Amrik. Ada yang bergaya Rihana, JLo dan Miley Cyrus. Mereka menari dan lipsing berpindah-pindah dari satu club ke club lainnya. Gaya menari mereka sungguh luar biasa. Licah meliuk-liuk, mengenakan sepatu hak tinggi, dan pakaian super seksi.

Di club sebelahnya ada tarian erotis. Penarinya dua lelaki bertubuh atletis hanya mengenakan kancut. Mereka memperagakan permainan seks ala gay. Berciuman dan saling menjilati tubuh. Sampai menjilati kemaluan dari bagian luar celana dalam supermini itu. Keduanya kemudian menarik seorang pengunjung. Lelaki bule tinggi tegap. Langsung saja baju dan celananya dibuka, hanya menggunakan kancut.

Kedua penari pria itu pun menciumi bibirnya dan seluruh tubuhnya, tak ketinggalan kemaluannya. Penonton bersorak, bertepuk tangan dan terus bergoyang. Musik semakin keras. Di club sebelahnya lagi yang menari adalah para pengunjung. Semuanya lelaki bule bertubuh tegap atletis. Begitu naik ke panggung tempat menari, mereka langsung melucuti seluruh pakaian dan hanya sisa kancut. Selanjutnya memperagakan gaya seks seperti kambing kawin. Di kursi- kursi yang tersedia para lelaki itu juga berciuman mesra.

Ada beberapa pasangan sesama wanita yang juga berpelukan dan berciuman. Ini memang dunia lain. Para lelaki bercinta dengan lelaki, dan para wanita bercinta dengan wanita. Lelaki dengan waria. Walah.

Di club yang satunya dua lelaki dengan mengenakan kancut dan selempang dari kulit di dada, mirip pakaian tentara dalam film-film klasik seperti Benhur, menari erotis. Ini sangat erotis. Mereka memeragakan hubungan seks sejenis yang heboh, binatang bengets. Tak lama para pengunjung, pria bule naik panggung, juga mencopot pakaian dan menyisakan kancut. Seluruhnya ada enam pria yang saling berpelukan dan berciuman. Seks gotong royong di panggung terbuka.

Menjelang tengah malam berdatangan lelaki bule tua, bersama mereka lelaki pribumi, masih ABG. Semua mereka berangkulan. Ketika berpapasan dengan teman, mereka berpelukan, ciuman pipi, dan bibir, wow. Lengket bangets.

Sejumlah pasangan gay bule, pribumi, bule dan pribumi berhimpun di lima club itu. Mereka secara terbuka mempertontonkan kemesraan yang berlebihan. Jalanan makin dipadati para lelaki dan waria. Semakin tengah malam yang berdatangan semakin banyak.

Beberapa pasangan, bule dan pribumi yang ketemuan di tempat ini segera pergi naik taksi. Tukang parkir yang orang Bali asli ketika di tanya mengapa pasangan itu buru-buru pergi, ia menjawab, mau eksekusi. Eksekusi rupanya istilah untuk menunjukkan akan melakukan hubungan badan.

Muncul empat lelaki berkulit hitam, bersama mereka lelaki pribumi masih ABG. Mereka datang masing-masing berangkulan dengan pasangannya.

Aku berdiri dekat dengan tiga orang lelaki ganteng yang sangat wangi. Lelaki yang dekat denganku, ku ajak bicara. Maaf, dek, rasanya wajah Anda sering saya lihat di mana ya? Ia menjelaskan bahwa ia pernah ikutan kompetisi jadi penyanyi di sebuah televisi swasta. Kemudian ia menunjukkan foto-fotonya bersama sejumlah penyayi pria terkenal dari handphonenya.

Dalam pembicaraan lanjutan ia menjelaskan bahwa ia semakin berani menunjukkan gaya hidupnya sebagai gay setelah berkenalan dengan para penyanyi itu. Ia menyebutkan sejumlah penyanyi dan pesohor pria yang gay dan pernah berhubungan dengannya. Tampak sekali ia bangga. Ia menunjukkan fotonya bugi dengan seorang pesohor pria.

Pria ABG asal Bali yang tadi datang dengan bule bercerita. Ia kini berusia 16 tahun. Sudah tiga tahun pacaran dengan pria bule asal Australia yang kini berumur 62 tahun. Ia sudah dua kali diajak jalan-jalan oleh pacarnya ke Australia. Pacarnya itu punya dua anak dan dua cucu di Australia.

Ia jadi gay karena diajari tetangganya yang juga jadi gay dan punya pacar pria bule asal Belanda. Hampir tiap akhir pekan ia kemari bersama pacarnya itu. Malam biasa nongkrong di kafe-kafe di Legian dengan para gay tua yang berasal dari mancanegara.

Ia juga punya pacar berusia dua puluhan tahun adal Jepang. Si bule baik, tapi soal seks selalu mengecewakan, jelasnya. Berkumpul di sini bisa berjumpa dengan sesama gay lebih asyik karena bisa joget rame-rame, paparnya.

Lelaki spesial yang bernama St kini berusia 27 tahun. Ia mengaku bukan lelaki lagi. Karena sudah operasi atas bawah. Gue gak punya ulekan lagi, udah diganti sumur, rincinya. Ia operasi di Australia dibiayai pacarnya yang kini menjadi suaminya. Kini suaminya berusia 67 tahun. Ia berasal dari Sumatera Selatan dan sudah sembilan tahun tidak pernah pulang ke keluarganya di Sumatera. Saya sudah diusir dari keluarga karena memilih jadi waria, katanya.

Di Bali ia memiliki usaha salon dan spa. Anak buahnya ada 12 orang. Akhir pekan  hadir di sini sebagai penghibur. Ia pintar menari. Bukan duitnya yang penting, tapi kumpul-kumpul dengan teman-teman senasib, jelasnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh waria asal Slipi Jakarta. Ia jadi penghibur di sini untuk cari duit guna operasi. Dia sudah operasi atas, tapi masih nyimprn ulekan. Meski punya pacar bule asal Jerman, tetapi ia suka berhubungan dengan tamu-tamu lain. Ngumpul di sini menyenangkan, bisa bareng-bareng teman sesama waria. Kita butuh selalu berkumpul untuk saling menjaga dan menguatkan, tegasnya.

Ada lagi lelaki ganteng muda usia. Lelaki ganteng mirip seorang bintang sinetron ini berusia 23 tahun. Badannya atletis, tampilannya necis. Ia berasal dari Tebet Jakarta. Ia bekerja di perusahaan asing dan menjadi pacar bosnya. Pria Inggris berusia 57 tahun. Ia memang sering ngumpul di tempat ini untuk menjalin hubungan baik dengan sesama gay. Berkumpul di sini sangat menyenangkan meski sebentar. Bisa curhat ama teman-teman dan jadi tahu kabar teman-teman senasib, jelasnya.

Tukang parkir yang berasal dari Badung bilang, Bali ini aneh. Banyak lelaki normal kalau kelamaan di Bali bisa jadi gay. Ini semuanya orang dari luar Bali, paparnya. Selain bule, yang paling banyak orang Jakarta. Tu waria, satupun tak ada orang Bali. Kebanyakan orang Jakarta. Ada dari Palembang, Surabaya dan Bandung. Ada juga dari Manado, paparnya.

Malam makin larut. Makin banyak rombongan yang datang. Mereka datang sambil bernyanyi. Ketika lewat, menyengat betul aroma bir dari mulut mereka. Saat bertemu sesama gay di depan club, mereka berpelukan dan berciuman. Sungguh ini dunia lain. Manusia-manusia yang berbeda. Semua perilaku yang terlihat malam ini, di tempat ini, menegaskan,

MANUSIA ADALAH MAKHLUK YANG PALING TAK TERDUGA.

15 komentar:

  1. Titis Pamulasari A.P
    4915141035

    Setelah saya membaca blog bapak yang ini saya teringat oleh seorang teman saya.Teman saya seorang perempuan tapi dia memiliki kepribadian aneh dia menyukai sesama jenis.
    Teman saya bercerita kepada saya bahwa dia menjadi penyuka semenjak dia di kenalkan oleh temannya yang penyuka sesama jenis. Sebagai teman saya berusaha untuk menarik dia ke jalan yang benar tapi dia selalu berkata bahwa dia sudah menikmati semuanya,dan apa yang dia mau pasti akan di turuti pacarnya yang tak lain seorang perempuan juga. Sempat saya diajak untuk berkenalan juga,ya saya memang di ajak kenalan tapi saya tidak punya niatan untuk mengikuti jejak teman saya.Mungkin memang benar faktor keluarga memang penting,teman saya berubah seperti itu karena di tinggal oleh ibunya. Kasih sayang keluarga memang penting dalam pembentukan kepribadian individu.

    BalasHapus
  2. Edward kurnadi
    P ips a
    Manusia adalah makhluk yang sangat merugi karna allah telah menciptakan manusia berpasangan lelaki dan perempuan dan pergaulan di bali amatlah anah jika tidak kuat iman dan taqwanya maka siapa pun bisa terbawa mungkin karna terlalu bebasnya sistem dibali

    BalasHapus
  3. Viddyaningsih
    P IPS A 2014
    4915141029

    Ass pak nusa .Tulisan yang Gaya (a) Banget sungguh tulisan yang membuat takjub sebinatang itukah perilaku manusia pada zaman sekarang yang katanya di bekali akal serta manusia manusia yang mempunyai materi yang lebuh cukup dan tentunya manusia manusia yang terpelajar, namun semua itu hanya menjadi bayangan semu saja sebagai kodratnya seorang manusia karaena pada dasrnya sekarang hampir beberapa pertsen manusia adaal;h binatang yang menyerupai manusia , tidak ada lagi yang namanya harga diri serta kesadaran untuk dirinya sendiri . dalam hal ini pun kita tak boleh menyalhakan siapa siapa karena pada dasarnya semua ini terbentuk karena manusianya sendiri .

    BalasHapus
  4. Caroline Siagian
    4915142803

    Cukup kaget setelah membaca tulisan ini. Ternyata sudah banyak manusia yang perilakunya seperti binatang. Padahal Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan tapi banyak sekali manusia yang menyimpang dari kodratnya, menurut saya pada dasarnya mereka seperti itu karena ada tekanan atau hasutan dari org dalam ataupun org luar. Sungguh disayangkan perilaku bejat seperti itu dibiarkan merajalela di Indonesia.

    BalasHapus
  5. Bersyukur, itulah yang tidak dilakukan oleh para waria. Apakah mereka tidak takut dengan dosa? apakah mereka tidak mensyukuri dengan kodrat yang sudah diberikan oleh Tuhan?
    bukankah yang sudah diberikan oleh Tuhan adalah yang terbaik untuk kita sebagai manusia. Saya bingung dengan jalan pikiran mereka mengapa mereka bisa melakukan seperti itu, apalagi sekarang mereka menjadi gay sudah terang terangan dan tidak malu untuk mengakuinya bahwa mereka sudah melakukan operasi kelamin dan menyukai sesama jenis. Dimana kah pikiran mereka? apa sebenarnya mereka adalah seekor binatang, karena tidak meggunakan akal nya untuk berfikir.
    Sri Rahayu
    P.IPS A 2014

    BalasHapus
  6. Tuhan telah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan agar mereka saling berpasangan, tetapi mereka menyia-nyiakan nikmat tuhan karena orientasi seks mereka adalah suka sesama jenis. Padahal jaman dahulu Tuhan telah menunjukkan azabnya kepada kaum nabi luth karena orientasi seks mereka suka sesama jenis.
    Melihat dari isi tulisan bapak, dijaman sekarang ini kita dituntut untuk memilih teman yang baik bagi kehidupan kita, saya pernah memiliki teman yang dia sendiri mengaku pecinta sesama jenis. Dia begitu karena salah gaul dan ajakan teman. Maka dari itulah dijaman sekarang ini kita harus pandai-pandai bergaul dan selalu mendekatkan diri dengan tuhan.

    Reza Priyantama
    PIPS B 2014

    BalasHapus
  7. Assalamu’alaikum wr.wb

    Nama : Yuni Shofarani
    Kelas : Pendidikan IPS B
    Nomor Registrasi : 4915142798

    Manusia adalah makhluk yang paling tak terduga? Saya sangat setuju dengan bapak. Padahal manusia dikatakan makhluk yang sempurna diantara makhluk lainnya. Bahkan lebih sempurna dari malaikat. Karena malaikat hanya diberi akal oleh Allah, sedangkan manusia dikatakan sempurna karena manusia diberi akal dan nafsu, tetapi kebanyakan nafsu ini disalah gunakan oleh manusia zaman sekarang. Tidak bisa menahan nafsu yang mereka miliki. Seperti orang yang berzina, mereka hanya memikirkan nafsu mereka dan tidak menggunakan akal pikiran. Orang yang berzina saja sudah dikatakan tidak menggunakan akal pikiran mereka, apalagi waria ataupun lesbi? Selain hanya menggunakan nafsu, mereka lebih tidak menggunakan akal mereka, jelas-jelas kita diciptakan berpasang-pasangan, bukan sejenis saja. Orang-orang ini termasuk orang yang kufur atas nikmat Allah, yang tidak menerima kodrat mereka yang diberikan Allah. Orang-orang seperti ini sangat disayangkan, seharusnya mereka bisa menggunakan akal pikiran dengan baik, bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain terutama bagi dirinya sendiri. Dan bukankah makin banyak laki laki yang menyerupai wanita ataupun wanita menyerupai laki-laki itu merupakan tanda kiamat sugra? Naudzubillah min dzalik

    Wassalamu’alaikum wr.wb

    BalasHapus
  8. Saya baru tahu kalau gaya orang pacaran gay separah itu. Mereka hanya mementingkan hal duniawi saja dan kesengangan semata. Mereka pun dengan bangganya bercerita kehidupan gay mereka. Apakah "urat malu" mereka sudah tidak ada? Bagi yang normal hanya bisa mengkerutkan alis dan geleng kepala saja bertanya-tanya "kok ada ya manusia seperti itu?" Yang saya tangkap dari tulisan bapak yaitu peran teman sangat menentukan. Rata-rata mereka gay karena dikenalkan oleh temannya yang gay. Sungguh ini penyakit yang menular dan pastilah makin banyak. Yang jadi pertanyaan apakah para gay ini bisa sembuh? Apa yang membuatnya bisa sembuh kalau ada?

    BalasHapus
  9. pusing pak saat membacanya sangat miris, dulu pada zaman HITLER orang seperti ini akan dihabisi bersama orang yahudi gipsi dan lainya, namun sekarang karena ada alasan HAM dan Liberal dimana orang bebas saja asal sama-sama suka dan mereka menjadi GAY dan WARIA mengandalakan HAM, ok lah jika Indonesia negara yang menghargai HAM tapi apakah HAM ini cocok dengan Indoonesia yang notabene nya negara AGAMIS dimana semua agama melarang berhubungan sesama jenis? dan catatan GAY dan sejenisnya Bisa merusak HUKUM ALAM dimana para manusia ditakdirkan untuk hidup berpasang-pasang. TAPI kalau GAY ? OGAH DEEH ULEKAN VS ULEKAN

    Achmad Sunandar P.IPS 2014 B

    BalasHapus
  10. Kita memang tidak pernah menduga sesuatu. Manusia saja bisa tidak terduga bahwa wanita yang benar-benar terlihat cantik ternyata waria. Ada juga pria yang benar-benar gayanya keren banget tetapi ternyata dia gay. Membacanya saja saya terkejut, mengapa mereka suka dengan sejenis?. Padahal didunia ini banyak sekali wanita. Allah menciptakan manusia untuk berpasang-pasangan dengan lawan jenis yaitu wanita berpasangan dengan pria. Mereka para gay sungguh tidak bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh Allah. Apa dibalik pikiran mereka dengan menjadi gay? benar-benar aneh. (Siti Nur Rosdiana , P.IPS A 2014)

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. Rijalul Fahmi
    4915145529
    P.IPS B 2014
    assalamuaalaikum wr wb
    setelah saya baca tullisan bapa, saya baru tahu dan sangat terkejut ketika ternayata ada club malam tempat berkumpulnya para gay seperti yang bapa ceritakan ini, saya tidak menyangka gay sudah merajalela di negara kita khususnya dibali, apa yang membuat ini terjadi, apakah ini karna moral bangsa kita sendiri yang sudah bobrok, atau faktor orang-orang asing yang membawa peyimpangan seks ini ke indonesia, atau ada faktor lain yang menyebabkan gay makin menjadi-jadi di indonesia, ada yang mau saya tanyakan, bapa bisa tau tempat ngumpulnya gay ini dari siapa? dan apakah masih banyak tempat serupa di indonesia?
    ada beberapa yang saya ingin kritisi, tulisan bapa agak fulgar untuk dibaca orang awam, memang maksud bapa dalam tulisan ini bagus untuk menyampaikan apa terjadi tapi bisa kah kata-katanya bisa diganti yang agar terdengar lebih enak, terima kasih mohon maaf bila ada salah kata

    wasalamualaikum wr wb

    BalasHapus
  13. Nama : Yulia Citra
    Kelas : P.IPS B 2014
    Ada rasa heran, aneh sekaligus kaget setelah membaca artikel gay ini. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa diluar sana terdapat banyak makhluk aneh yang bertingkah tidak sewajarnya contohnya suka sesama jenis. Dan lebih mengerikannya lagi hal ini sudah menjadi rahasia umum dikalangan masyarakat, dan kegiatan ini menyebar bagaikan virus terutama di kalangan masyarakat kelas atas. Yang masih menjadi pertanyaan adalah apa kepuasan yang didapat dari hubungan sesama jenis ini, namun bagi pelakunya tentu mereka memiliki berbagai alasan memilih menyukai sesame jenis dibanding lawan jenis.
    Banyak yang beranggapan orang gay dikarenakan faktor lingkungan.Saya menyetujui asumsi ini, karena lingkungan berperan penuh mempengaruhi perilaku seseorang. Dalam kasus gay ini, beberapa gay pun mengaku mereka diajak teman dan lama kelamaan mereka merasa nyaman dengan lingkungan baru mereka, sehingga ada yang sampai merubah kelaminnya saking nyaman dengan pasangannya. Mungkin kebanyakan dari kita mencibir perillaku mereka bahkan merasa jijik mendengar apalagi sampai melihat apa yang mereka lakukan. Tapi inilah efek komedernan yang salah penerapannya. Kita tidak dapat menghakimi mereka karena ini sudah pilihan mereka, namun kita dapat mendo’akan agar suatu saat mereka dapat bertaubat dan kembali ke jalan yang benar.
    Adapun sedikit kritik dari saya, ada beberapa kata yang terdapat kesalahan dalam pengetikan (typo). Namun artikel ini sangat memberi pengetahuan baru kepada kami bahwa dibalikin kemodernan dan masuknya budaya barat ke Indonesia terdapat beberapa kesalahgunaan dalam penerapannya.

    BalasHapus
  14. Achmad ramadhan

    Manusia di ciptakan oleh Allah SWT hidup berpasang pasangan laki - laki dan perempuan.

    BalasHapus
  15. Windarti
    P.IPS B 2014
    4915142816

    kemungkinan hal yang seperti ini dipengaruhi oleh masuknya budaya asing yang membawa dampak negatif ke indonesia khususnya di bali.
    banyak turis" yang membawa pengaruh buruk dan anak muda jaman sekarang gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat. unsur budaya barat hendaknya diserap secara selektif.

    BalasHapus

setiap komentar yang masuk akan terkirim secara langsung ke alamat email pribadi Bapak DR. Nusa Putra, S.Fil, M.Pd