Ilmu itu terbatas.
Banyak orang yang mengagung-agungkan ilmu. Mereka sangat yakin ilmu bisa
menjelaskan segala hal, memecahkan semua masalah dan satu-satunya sumber
kepastian dan kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan. Keyakinan itu
didasarkan pada cara kerja ilmu yang bertumpu pada kajian rasional yang
menggunakan nalar dan pembuktian empiris yang bersandar pada fakta dan data
yang bisa dicerap panca indra. Karena itu bisa dicek atau diperiksa oleh siapa
pun secara terbuka. Inilah yang disebut sebagai transparansi ilmu. Ilmu
bersifat terbuka. Dengan demikian ilmu bersifat objektif, memperhatikan
objeknya. Tidak subjektif atau tergantung subjeknya.
Mereka yang
tingkat keyakinannya sangat tinggi sampai haqqul yakin bahwa ilmu merupakan
satu-satunya sumber kebenaran dan kepastian atau ilmu sebagai sumber kebenaran
dan kepastian tertinggi, sering disebut sebagai pengamut saintisme. Pada masa
lalu, saat ilmu pengetahuan moderen baru muncul dan berkembang pesat, penganut
saintisme ini jumlahnya sangat banyak. Mereka biasanya suka melecehkan agama,
dan berbagai cara fikir yang dikenal sebagai pandangan atau kearifan
tradisional. Karena agama dan kearifan tradisional tidak didasarkan pada
bukti-bukti empiris yang akurat dan pasti. Ada lebih banyak keyakinan daripada
bukti di dalamnya.
Kita tak dapat
membantah bahwa ilmu telah membawa kemajuan luar biasa pada manusia dan
peradabannya. Dengan dan melalui ilmu manusia sampai ke bulan, bertamasya ke
luar angkasa. Menikmati cara berkomunikasi yang mudah, murah dan mengglobal
berkat bantuan satelit. Mendapatkan kemudahan dalam pengobatan yang bisa
mengurangi rasa sakit dan penderitaan.
Ilmu membantu
manusia menguak banyak misteri alam dan dirinya sendiri. Sekarang kita tahu
struktur, fungsi, dan zat pembangun gen yang membawa sifat-sifat keturunan.
Pemahaman mendalam tentang gen bukan saja bisa digunakan untuk memutus rantai
penyakit keturunan, juga dapat membantu melahirkan generasi yang lebih
berkualitas secara fisik dan intelektual. Sebab kita sudah tahu makanan dan
kebiasaan apa saja yang bisa membantu gen berkembang dengan baik dalam rahim
ibu saat bayi sedang tumbuh kembang. Pemahaman mendalam tentang gen juga telah
melahirkan bayi tabung dan kloning. Bayi tabung
sangat membantu pasangan dan wanita yang mendapat kesulitan untuk
memiliki anak.
Khusus untuk
neurosains yaitu bidang ilmu yang mengkaji otak, telah terjadi kemajuan sangat
pesat dan luar biasa. Kini banyak misteri tentang otak sudah bisa diungkap.
Sebagai akibatnya pemahaman terhadap manusia, perilaku, dan karakternya semakin
mendalam. Oleh karena itu bisa dirumuskan berbagai model dan strategi terutama
dalam pendidikan dan pelatihan untuk menjadikan manusia makin baik, berfungsi,
dan bermakna dalam menjalani proses pembelajaran, pekerjaan dan kehidupan.
Sekarang ini sudah sangat berkembang metode yang dapat membantu orang yang
memiliki masalah perilaku dan kebiasaan-kebiasaan buruk untuk memecahkan
masalahnya. Sehingga mereka dapat menjalani hidup dengan perilaku dan kebiasaan
yang baik.
Ilmu memang
membuat hidup lebih mudah, praktis, bermakna, nyaman, dan bermutu. Tidak
mengherankan bila kepercayaan manusia pada ilmu terus meningkat dari waktu ke
waktu. Lihatlah inovasi piranti komunikasi yang berkembang sangat pesat sepuluh
tahun terakhir ini. Benar-benar sangat membantu manusia dalam semua bidang kehidupan.
Namun, ilmu bukan
tidak punya kelemahan dan keterbatasan. Hari-hari belakangan ini kita sama
menyaksikan betapa ilmu seperti tak berfungsi menghadapi hilangnya pesawat Malaysia.
Sejumlah negara yang memiliki teknologi canggih ikut serta dalam pencarian.
Beberapa kali satelit menangkap objek yang dinyatakan sebagai bagian dari
pesawat dan ternyata salah. Sementara itu sejenis robot canggih yang dilepas ke
kedalaman laut juga tak menghasilkan informasi apapun. Sampai sejauh ini
hilangnya pesawat itu masih merupakan misteri yang sangat gulita. Ilmu dan
teknologi tampak seperti tak berdaya.
Bukan kali ini
saja ilmu dan teknologi tampak tak berdaya dan tak berfungsi dengan baik.
Sewaktu erupsi Gunung Merapai 2010 juga terjadi hal yang sama. Pada saat itu
erupsi Merapi menunjukkan pola yang sama sekali berbeda dengan yang selama ini
terjadi. Keberbedaan itu sungguh sangat membingungkan para ahli dan mereka
sampai tidak mampu memprediksi akan seperti apa pola erupsi itu, dan seberapa
lama lagi erupsi akan berlangsung. Hal yang sama terjadi dengan Sibayak di
Sumatera Utara. Padahal kita tahu, sudah lama pemantauan gunung-gunung berapi
di Indonesia dilakukan dengan cara-cara ilmiah dan menggunakan teknologi
canggih yang berharga sangat mahal.
Kelemahan dan
keterbatasan ilmu juga sering terlihat sangat jelas dalam bidang pengobatan.
Betapa sering terjadi, setelah pemeriksaan si pasien secara lengkap dengan
semua teknologi yang ada dan berulang-ulang, penyakit belum juga ditemukan.
Bahkan sering terjadi salah diagnosis. Fakta inilah yang menjadi salah satu
pemicu banyak orang di seluruh dunia mulai beralih ke pengobatan alternatif
yang kebanyakan tidak didasarkan pada cara kerja keilmuan sebagaimana pengobatan
dan ilmu kedokteran moderen. Lucunya, pengobatan alternatif seringkali bisa
mendatangkan kesembuhan dengan lebih cepat dan murah.
Dalam konteks ini
sangat bisa dimaklumi mengapa penganjur posmodernisme menegaskan bahwa ilmu
pengetahuan moderen tidak lebih tinggi statusnya dibanding mitos, dan cara-cara
berfikir serta bertindak dalam masyarakat tradisional yang sama sekali tidak
ilmiah. Kaum posmo menyatakan salah satu kesalahan terbesar kaum moderen adalah
memberangus mitos dan meneguhkan pendapat bahwa logos lebih tinggi tinimbang
mitos. Logos itu benar dan mitos itu salah.
Kaum posmo selalu
tunjukkan berbagai anomali ilmu pengetahuan moderen dan akibat-akibat buruknya
pada manusia. Perang Dunia pertama dan kedua, serta kerusakan alam yang sangat
parah sampai merobek lapisan ozon yang melindungi kita dari bahaya cahaya
matahari merupakan bukti tak terbantahkan tentang anomali yang disebabkan oleh
ilmu dan teknologi moderen. Penggunaan berbagai zat kimia dalam bentuk narkoba
juga merupakan ujug anomali pemanfaatkan ilmu.
Ilmu kini ibarat
pisau sangat tajam yang justru mengiris nadi manusia sendiri. Karena itu sudah
saatnya manusia menggunakan kearifan dan tidak lagi mendewakan ilmu. Sudah
semakin mendesak kebutuhan untuk lebih menghargai kearifan lokal yang
berkembang pada masyarakat tradisional dalam menjalani hidup dan menyelesaikan
sejumlah masalah. Tentu saja kearifan lokal itu juga tidak begitu saja diyakini
dan digunakan. Harus tetap ada analisis kritis untuk memilah, memilih dan
mengolahnya sebelum dimanfaatkan secara bermakna.
Hamdan yusra
BalasHapusP.IPS B 2013
491533419
Ilmu memang merupakan merupakan hal yang penting dalam kehidupan, bayangkan jika tak ada yang namanya ilmu, pasti sangat kacau - balau. pada dasarnya ilmu di fungsikan untuk memudahkan manusia, membuat manusia menjadi tahu, paham. Namun Ilmu terkadang tak dapat mengungkap sebuah tabir yang tebal dan luas yang di dalamnya terdapat hal - hal yang menakjubkan yang berada di luar akal dan pemikiran manusia. Ini adalah ranah yang berada di luar ilmu. Yang hanya Tuhan yang maha mengetahui saja lah yang tahu akan kebenaran yang hakiki. Lalu bagaimana kita menyikapi hal - hal di luar jangkauan Ilmu?. Nah, di sini lah peranan iman, karena selain memiliki ilmu manusia juga di tuntut memiliki iman yang kuat untuk tetap dalam koridor yang bear dalam menjalani hidup ini.
1. bagaimana cara menambah ilmu yang baik tanpa hilang rasa iman kita?
2. lebih berperan mana, ilmu atau iman?
3. bagaimana cara menyeleksi ilmu - ilmu yang baik untuk kehidupan kita?
Nisrina haniah
BalasHapusPendidikan IPS NR 2012
491512760
Seiring berkembangnya zaman diringi dengan teknologi dan informasi, ilmu memiliki perkembangan yang cukup pesat. Jika ilmu tersebut dikembangkan maka akan menghasilkan sebuah produk atau inovasi dari produk tersebut. Terutama belakangan ini, maraknya perkembangan teknologi informasi yang dihasilkan oleh beberapa merek terkenal yang membuat kita lebih mudah untuk berkomunikasi satu sama lain.
Bahkan segala kebutuhan manusia merupakan hasil dari ilmu. Contohnya munculnya nuklir, nuklir merupakan hasil dari pemanfaatan ilmu. Akan tetapi, jika ilmu tersebut disalahgunakan tentu juga akan membahayakan manusia, seperti penemuan narkoba. Ilmu juga bersifat terbatas dimana ilmu tidak dapat memecahkan beberapa persoalan. Keterbatasan tersebut membuktikan kepada kita bahwa ilmu memiliki kelemahan yang tentu saja merugikan manusia.
Dian Kartika Hardiyanti
BalasHapus4915122537
PIPS A 2012
Ilmu berkembang dan mempermudah segala aktifitas manusia. Lewat ilmu lah kita dapat merasakan adanya globalisasi serta modernisasi. Namun, tidak serta merta kita menghamba pada ilmu. Bukankah ilmu juga memiliki keterbatasan seperti peralatan canggih bidang kedokteran nyatanya tidak semua dapat mengobati manusia sementara pengobatan tradisional atau mengambil obat dari alam nyatanya dapat menyembuhkan dibandingkan peralatan canggih dokter. Untuk itulah kita perlu menyadari keterbatasan ilmu. Perlu disadari secanggih apapun yang dapat kita buat yang merupakan aplikasi dari ilmu pengetahuan, tetap lebih canggih dan tak tergantikan dengan ilmu yang dimiliki oleh Tuhan. Kita perlu belajar dan mengaplikasikan ilmu tapi perlu menyadari bahwa ilmu memiliki keterbatasan.
Rumusan masalah :
1. Apakah ilmu dapat menjadi tolak ukur keberhasilan pada diri seseorang ? Mengapa demikian ?
2. Apakah ilmu memiliki peran dalam berbagai bidang terlepas dari kelemahan yang dimiliki oleh ilmu ?
3. Mungkinkah kecanggihan ilmu akan menghilangkan manusia suatu saat nanti ? Karena realitasnya kini mulai dibuat robot pembantu manusia yang dibuat melalui aplikasi ilmu.
Suratno Ariangga
BalasHapus4915122557
Pendidikan IPS A 2012
Manfaat Ilmu dalam kehidupan memang memiliki kontribusi yang sangat besar. Banyak ilmuan-ilmuan mengembangkan ilmu untuk menemukan temuan yang bisa mempermudah aktivitas manusia ataupun memprediksi kemungkinan peristiwa yang terjadi. Tapi dalam realitanya perkembangan ilmu pengetahuan malah sering disalah gunakan seperti Albert Enstein pernah menemukan teori relativitas, dengan ditemukan teori tersebut malah diselewengkan dalam pembuatan bom atom. Seperti peristiwa dibomnya kota Nagasaki dan Hiroshima yang meluluh lantangkan kedua kota tersebut serta menewaskan ribuan korban jiwa. Dalam bidang kedokteran ataupun ramalan cuaca, ilmu sering digunakan untuk memprediksi, baik untuk memprediks kesembuhan pasien ataupun memperkirakan cuaca yang akan terjadi pada hari esok. Tapi prediksi itu tak selamanya akurat, tak jarang banyak pasien tidak bisa disembuhkan walaupun dengan peralatan teknologi yang sangat canggih. Selain itu, banyak juga ramalan cuaca yang sering mpleset sehingga peristiwa yang akan terjadi tidak diketahui kebenarannya. Dari sini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa ilmu kebenarannya tak selalu mutlak, ada batasannya.
Saya sangat setuju dengan tulisan bapak, ilmu akan bermanfaat jika digunakan secara arif atau bijaksana, bukan menjadikan ilmu sebagai bencana. Menggunakan itu untuk keegoan sendiri tanpa memandang, apakah itu bermanfaat atau merugikan. Sekali lagi, itu kembali pada pemanfaatan ilmu tersebut. Disamping itu, kebenaran ilmu juga tak selamanya 100 %, jadi tak perlu mendewakan ilmu karena masih ada kebenaran yang haqiqi yaitu Kuasa Tuhan.
Dari pernyataan di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
a. Apakah kebenaran ilmu itu mutlak?
b. Bagaimana peran ilmu dalam kehidupan?
c. Bagaimana ilmu menjelaskan atau memprediksi peristiwa yang akan datang, padahal belum diketahui kebenarannya?
d. Bagaimana cara menggunakan ilmu secara arif dan bijaksana?
Nama : Zulia Trisna Sari
BalasHapusNIM : 4915122539
Prodi : Pendidikan IPS A 2012
Ilmu merupakan sumber kepastian dan kebenaran yang dapat dipertanggunjawabkan. Ilmu juga memiliki cara kerja yang rasional dan dapat membuktikan sesuatu secara empiris dan berdasarkan fakta. Ilmu dapat membuat hidup manusia lebih mudah, praktis, bermakna, nyaman dan bermutu. Tak heran bila banyak manusia yang mengagung-agungkan ilmu, karena ilmu tersebut dapat memenuhi kebutuhan mereka akan sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ilmu seperti di dewakan dalam kehidupan mereka, bahkan ada yang menganggap ilmu adalah segalanya dan mereka hanya percaya pada hal yang rasional dan masuk akal. Hal tersebut amat sangat disayangkan. Ilmu memang memiliki kelebihan, akan tetapi disamping semua kelebihan yang dimiliki ilmu. Ilmu juga memiliki sebuah kelemahan dan keterbatasan. Seperti contoh yang ada dalam kehidupan kita, semakin canggihnya teknologi yang ada akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan modern, dapat membawa dampak yang buruk dalam kehidupan manusia. Disini terlihat bahwa tak selamanya ilmu pengetahuan modern itu dapat membawa dampak yang negative bagi kehidupan manusia.
Pertanyaan
1. Apa yang melatarbelakangi ilmu itu memiliki kekurangan dan keterbatasan?
2. Mengapa pada zaman dahulu penganut saintisme suka melecehkan agama?
3. Apa yang menyebabkan perkembangan ilmu semakin maju seperti sekarang ini?
4. Mengapa semakin maju perkembangan ilmu dapat membuat manusia memiliki paham saintisme?
5. Bagaimana cara supaya kepercayaan manusia akan ilmu itu tidak mengganggu keyakinannya pada agama mereka?
NAMA : RENI NURJANAH
BalasHapusNIM : 4915131388
KELAS : P. IPS A 2013
Berbicara mengenai ilmu, kita sebagai manusia yang modern dituntut untuk mengaplikasikan berbagai ilmu dalam kehidupan sehari-hari dengan teknologi yang semakin canggih. Teknologi yang semakin canggih ini merupakan salah satu contoh kemajuan ilmu di era modernisasi seperti ini. Tetapi sayangnya, ilmu-ilmu yang sudah diteliti dan diuji kebenarannya ini seringkali disalah gunakan keberadaan manfaatnya. Misalnya saja ketika muncul ilmu-ilmu baru yang berusaha untuk memecahkan sebuah masalah yang terjadi tetapi malah semakin bertambah maslahnya, yaitu terjadi perdebatan dikalangan para ilmuan-ilmuan besar seperti ketika menemukan berbagai macam paradigma dalam sebuah penelitian. Mulai dari lahirnya metode Newtonian yang kemudian berujung pada positivisme yang memang menekankan pentingnya reduksi dan penyederhanaan. Tetapi sains Newtonian ini mendapat perlawanan dari para ilmuan dan para filsuf yang mempertanyakan dasar pijak dan cara kerjanya. Sains Newtonian ini mendapat perlawanan dari Capra dan Kuhn yang masing-masing mempunyai pandangannya sendiri-sendiri. Menurut Capra inilah yang disebut sebagai “Titik Balik Peradaban”, dan menurut Kuhn dalam terminologinya inilah yang disebut “Revolusi Paradigma”.
Melihat perdebatan sesama ilmuan rasanya itu merupakan hal yang wajar. Karena mereka merupakan orang-orang yang berilmu yang semuanya sama-sama tahu kelemahan dan kekurangan dari apa yang sedang dikritik sehingga menimbulkan perdebatan. Perdebatan-perdebatan seperti ini memang sangat sering terjadi di dalam menemukan sebuah ilmu, karena secara tidak langsung perdebatan yang berawal dari kritikan ini dapat dijadikan acuan atau motivasi di dalam melakukan sebuah penelitian dan menemukan ilmu-ilmu baru yang bermanfaat.
Kita sebagai manusia yang dilahirkan di dunia ini tentunya semua sama. Diberikan akal dan fikiran kepada Sang Maha Pencipta untuk menyerap dan memahami segala ilmu yang diberikan kepada para guru dan para dosen. Tujuannya agar kita semua menjadi orang yang berilmu dalam segala hal. Tidak hanya berilmu, kita juga diharuskan untuk memiliki moral yang baik terhadap siapapun dan dimanapun kita berada. Bayangkan saja ketika seseorang yang memiliki ilmu tetapi tidak memiliki moral yang baik apa jadinya orang tersebut. Bisa saja ia melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut bangsa ini (Pancasila) atau bangsanya masing-masing.
Sebagai contoh tindak kekerasan seksual yang dilakukan oleh salah satu guru di sekolah international (JIS). Kalau kita melihat secara logika, setiap guru itu pasti memiliki ilmu untuk disampaikan kepada siswa-siswinya. Tetapi lain halnya dengan salah satu guru di JIS ini, walaupun ia berilmu tetapi ia tidak bermoral. Akibatnya ia melakukan kekerasan seksual terhadap murid-muridnya yang masih dibawah umur. Jadi, setinggi apapun ilmu yang dimiliki oleh seseorang kalau orang tersebut tidak memiliki moral, hancurlah pendidikan bangsa ini.
Pertanyaan :
1. Apa perbadaan ilmu dengan pengetahuan? Lebih tinggi manakah derajatnya?
2. Haruskah ada perdebatan dalam setiap ilmu atau penelitian yang dilakukan oleh seorang ilmuan?
3. Bagaimana bapak mensiasati pendidikan di negara ini yang semakin lama semakin memudar nilai-nilai Pancasilanya?
NAMA : RENI NURJANAH
BalasHapusNIM : 4915131388
KELAS : P. IPS A 2013
Berbicara mengenai ilmu, kita sebagai manusia yang modern dituntut untuk mengaplikasikan berbagai ilmu dalam kehidupan sehari-hari dengan teknologi yang semakin canggih. Teknologi yang semakin canggih ini merupakan salah satu contoh kemajuan ilmu di era modernisasi seperti ini. Tetapi sayangnya, ilmu-ilmu yang sudah diteliti dan diuji kebenarannya ini seringkali disalah gunakan keberadaan manfaatnya. Misalnya saja ketika muncul ilmu-ilmu baru yang berusaha untuk memecahkan sebuah masalah yang terjadi tetapi malah semakin bertambah maslahnya, yaitu terjadi perdebatan dikalangan para ilmuan-ilmuan besar seperti ketika menemukan berbagai macam paradigma dalam sebuah penelitian. Mulai dari lahirnya metode Newtonian yang kemudian berujung pada positivisme yang memang menekankan pentingnya reduksi dan penyederhanaan. Tetapi sains Newtonian ini mendapat perlawanan dari para ilmuan dan para filsuf yang mempertanyakan dasar pijak dan cara kerjanya. Sains Newtonian ini mendapat perlawanan dari Capra dan Kuhn yang masing-masing mempunyai pandangannya sendiri-sendiri. Menurut Capra inilah yang disebut sebagai “Titik Balik Peradaban”, dan menurut Kuhn dalam terminologinya inilah yang disebut “Revolusi Paradigma”.
Melihat perdebatan sesama ilmuan rasanya itu merupakan hal yang wajar. Karena mereka merupakan orang-orang yang berilmu yang semuanya sama-sama tahu kelemahan dan kekurangan dari apa yang sedang dikritik sehingga menimbulkan perdebatan. Perdebatan-perdebatan seperti ini memang sangat sering terjadi di dalam menemukan sebuah ilmu, karena secara tidak langsung perdebatan yang berawal dari kritikan ini dapat dijadikan acuan atau motivasi di dalam melakukan sebuah penelitian dan menemukan ilmu-ilmu baru yang bermanfaat.
Kita sebagai manusia yang dilahirkan di dunia ini tentunya semua sama. Diberikan akal dan fikiran kepada Sang Maha Pencipta untuk menyerap dan memahami segala ilmu yang diberikan kepada para guru dan para dosen. Tujuannya agar kita semua menjadi orang yang berilmu dalam segala hal. Tidak hanya berilmu, kita juga diharuskan untuk memiliki moral yang baik terhadap siapapun dan dimanapun kita berada. Bayangkan saja ketika seseorang yang memiliki ilmu tetapi tidak memiliki moral yang baik apa jadinya orang tersebut. Bisa saja ia melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut bangsa ini (Pancasila) atau bangsanya masing-masing.
Sebagai contoh tindak kekerasan seksual yang dilakukan oleh salah satu guru di sekolah international (JIS). Kalau kita melihat secara logika, setiap guru itu pasti memiliki ilmu untuk disampaikan kepada siswa-siswinya. Tetapi lain halnya dengan salah satu guru di JIS ini, walaupun ia berilmu tetapi ia tidak bermoral. Akibatnya ia melakukan kekerasan seksual terhadap murid-muridnya yang masih dibawah umur. Jadi, setinggi apapun ilmu yang dimiliki oleh seseorang kalau orang tersebut tidak memiliki moral, hancurlah pendidikan bangsa ini.
Pertanyaan :
1. Apa perbadaan ilmu dengan pengetahuan? Lebih tinggi manakah derajatnya?
2. Haruskah ada perdebatan dalam setiap ilmu atau penelitian yang dilakukan oleh seorang ilmuan?
3. Bagaimana bapak mensiasati pendidikan di negara ini yang semakin lama semakin memudar nilai-nilai Pancasilanya?
Fani Nurdianti / 4915122538
BalasHapusPIPS 2012 A
Kebenaran ilmu dan kebenaran agama memang merupakan dua hal yang berbeda. Sifat kebenaran ilmu yang rasional dan empiris berbeda dengan sifat kebenaran agama yang terkadang sebenarnya kita hanya perlu meyakininya saja sebagai suatu keyakinan. Hal inilah yang kemudian masih sering diperdebatkan. Seseorang mencoba memperdebatkan agama dengan sifat yang dimiliki ilmu yakni rasional dan empiris. Padahal kita harus menyadari bahwa ternyata terdapat banyak hal yang terkadang tidak dapat dipecahkan oleh ilmu, karena sifat kebenaran ilmu tadi yang rasional dan empiris. Sedangkan di dunia ini juga terdapat banyak hal yang tidak rasional dan empiris yanga hanya bisa diyakini oleh kebenaran agama. Ini akan menyadarkan kita bahwa ilmu pun mempunyai keterbatasan dan menghindarkan kita dari sifat saintisme. Seperti yang dikatakan Einstein bahwa “Ilmu tanpa Agama adalah Buta. Agama tanpa Ilmu adalah Lumpuh”. Ini berarti bahwa kedua elemen ini mempunyai hubungan keterkaitan satu sama lain. Karena ilmu tidak dapat berkembang sendiri dan ilmu harus mempunyai pedoman yakni agama sebagai penentu tujuan karena ilmu juga tidak dapat menentukan tujuannya sendiri. dan agar ilmu dapat digunakan sebagaimana mestinya bagi kelangsungan hidup umat manusia bukan untuk disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
1. bagaimana kita dapat menghindari saintisme dan sinisme dalam kehidupan sehari-hari?
2. bagaimana kita dapat memanfaatkan ilmu dengan sebijaksana mungkin?
3. bagaimana kita dapat menyikapi dampak negative yang juga ditimbulkan ilmu (teknologi)?
Agustina Rahmawati
BalasHapusP.IPS. Reg B 2013
Ilmu memang mampu menyelesaikan banyak permasalahan. Ilmu dapat menguak masalah yang sebelumnya hanya misteri dan mitos. Ilmu menjelaskan semua dengan logis dan rasional, sehingga ilmu dianggap benar. Di negara-negara maju, ilmu dianggap paling penting karena dapat digunakan sebagai cara penyelesaian dan memajukan kehidupan. Bahayanya karena ilmu mempunyai peran yang besar, banyak orang yang menganggap ilmu adalah salah satunya kebenaran. Akhirnya agama mulai tersingkir kerena, dalam agama banyak ha-hal yang memang tidak dapat jelaskan dengan rasional dan lebih membutuhkan kepercayaan. Padahal orang-orang tahu bahwa ilmu dapat membawa dampak negatif dan membahayakan. Seperti bocornya nuklir di Jepang pada tahun 2011 di Fukushima. Adanya nuklir yang seharusnya dapat menghemat bahan bakar fosil malah membuat masalah. Akibat nulkir sangat membahayakan, radiasinya dapat secara langsung dan tidak langsung. Teknologi nuklir juga dapat menjadi senjata pemusnah massal. Ilmu memang sangat luar biasa. Namun, tidak seharusnya ilmu menjadi yang utama. Ada baiknya kita harus bisa adil, antara ilmu dan agama, ilmu dapat menyelasakan banyak hal dengan akal dan caranya yang sesuai dengan alur. Tetapi banyak di dunia ini hal-hal tertentu yang tidak bisa di jelaskan dengan akal. Dengan adanya ilmu juga kita semua harus lebih berhati-hati, perkembangan ilmu di segala bidang yang cepat dapat membuat perubahan manusia yang buruk. Jangan sampai ilmu yang di kembangkan manusia justru membodohkan manusia itu sendiri.
1. Apakah ada penganut saintisme di Indonesia?
2. Jepang terkenal sebagai negeri robot, mereka menciptakan robot guru untuk mengajar. Apakah mungkin suatu saat segala aktivitas manusia di gantikan robot?
3. Apakah mungkin karena perkembangan ilmu yang sangat canggih bumi ini hancur?
Titin Watini
BalasHapus4915133443
P.IPS B 2013
Ilmu adalah bagian dari pengetahuan, dalam hal ini pengetahuan lebih luas di bandingkan ilmu karena ilmu memiliki karakteristik yang memiliki ciri empiris dan rasional, empiris artinya harus berpengalaman dengan indra atau bisa di lihat maksudnya di sini bisa di buktikan oleh idra contohnya seperti surga dan neraka tidak bisa masuk dalam ilmu karena tidak bisa di buktikan oleh indra, kemudian rasional artinya bahwa ilmu itu masuk akal dan mempunyai bukti atau mencari sebuah kebenaran. Dalam hal ini seiring berkembangnya ilmu membuat kehidupan manusia lebih praktis dan nyaman namun dalam perkembangannya, manusia melupakan sisi negatif dari berkembangnya seperti dalam tulisan di atas perkembangan teknologi mengakibat menipisnya lapisan ozon mengakibatkan panasnya bumi. karena kebenaran ilmu yaitu probabilistik, tentatif dan relatif artinya bahwa ilmu itu kemungkinan bisa benar dan salah, berubah-ubah dan tidak mutlak seperti contoh erupsi gunung merapi 2010 polanya berbeda dengan pola yang selama ini terjadi sehingga ilmu memiliki kelemahan. Namun manusia haruslah menghargai kearifan lokal. menghargai, menjaga, memelihara dengan baik bumi ini.
1. Apakah mungkin manusia akan menggunakan dan menghargai kearifan lokal yang berkembang pada masyarakat tradisional ? karena pada faktanya manusia pada zaman sekarang sudah menggunakan kepraktisan dan kenyamanan dari perkembangan teknologi.
2. Bagaimana cara agar ilmu tidak mempunyai kelemahan ?
3. Apakah solusi dari perkembangan teknologi dan ilmu dari sisi negatif selain hanya dengan menggunakan dan menghargai kearifan lokal saja ?
nama : tresna nurfitri yanti
BalasHapusnim : 4915120347
kelas : pendidikan IPS A 2012
Ilmu memang sudah menjadi pedoman dalam berkehidupan apalagi di zaman modern seperti sekarang ini. Namun apakah pantas manusia mengenyampingkan kearifan-kearifan lokal yang ada, padahal sedikit banyak kearifan lokal menjadi inspirasi dalam penemuan-penemuan teknologi modern. Dalam menjalani kehidupan bermasyarakat tentu membutuhkan sebuah ilmu namun ada baiknya ilmu di sandingkan dengan kearifan yang ada sehingga pada akhirnya tidak menimbulkan masalah-masalah yang berakibat merusak tatanan kehidupan.
1. Apakah ilmu dapat merubah sebuah tatanan kehidupan ke arah yang negative?
2. Bagaimana seharusnya manusia menjalani hidup di zaman serba modern tanpa mengenyampingkan kearifan yang ada?
3. Apakah ilmu ikut andil pada rusaknnya moral bangsa?
Nama : Fani Novi Alvianta
BalasHapusNIM. : 4915133411
Pendidikan IPS B 2013
Ilmu? Ilmu memang memiliki arti yang luas. Memang benar, banyak sekali orang yang menganggap ilmu adalah segala-segalanya. Sampai ketingkat yang lebih kecil, seperti keluarga. Orang tua juga menganggap ilmu itu penting untuk anaknya. Memang tidak salah, namun hanya pandangan dan caranya yang terkadang salah. Banyak orang yang giat mencari dan memperbanyak ilmu, namun lupa akan hakikatnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki kekurangan. Tuhan memang menciptakan alam ini untuk dapat dipelajari dan dikembangkan oleh manusia. Namun Tuhan juga menugaskan kepada manusia untuk tidak berlebihan dan tidak melupakan-Nya. Seharusnya sebagai manusia yang menjadi khalifah di bumi, kita harus mampu menggunakan, mempelajari, dan mengaplikasikan ilmu dengan sebaik-baiknya yang sesuai dengan batasan-batasan yang telah diberikan Tuhan. Agar kita tidak melanggar semua aturan yang telah Dia tentukan dan menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk kita.
1. Bagaimana seharusnya cara yang baik untuk mengembangkan ilmu agar kita juga tidak melupakan agama dan kepercayaan kita?
2. Jika ilmu memiliki kelemahan seperti yang dijelaskan dalam tulisan Bapak, bagaimana seharusnya manusia bertindak? Apakah itu dapat menyadarkan mereka bahwa ada kekuasaan Tuhan yang lebih besar?
3. Menurut Bapak, contoh konkrit kearifan lokal seperti apa yang memiliki makna yang besar untuk kehidupan manusia?
SITI MARIA ULPAH
BalasHapus4915131401
P.IPS A 2013
Well… setelah membaca tulisan Bapak dengan judul ‘Ilmu, ya. Cuma segitu’ sepertinya Bapak menekankan bahwa tidak selamanya semua yang terjadi harus diukur dengan ilmu. Tidak selamanya semua yang terjadi menggunakan ilmu dan teknologi modern. Saya setuju dengan contoh yang Bapak sajikan tentang pesawat MH730 yang sampai saat ini belum juga ditemukan dimana keberadaannya. Berbagai bantuan dikirim untuk membantu menemukan pesawat yang hilang tersebut, tetapi belum juga dapat ditemukan dimana letaknya. Robot yang dilepas untuk mencari titik terang juga tak dapat menemukan dimana pesawat itu berada. Ini terbukti tidak selamanya ilmu itu dapat digunakan untuk mengukur atau menilai sesuatu. Memang logika itu merupakan sumber yang actual karena dapat dilihat dengan panca indera dan diterima oleh masyarakat. Tetapi jika manusia hanya menggunakan logika saja, sikap empati rasanya tidak akan timbul karena tidak ada yang mendasari sikap empati tersebut. Ilmu itu terbatas, tidak semuanya dapat diukur. Biarlah ilmu bekerja pada apa sesuai bidang yang diperlukan dan sesuai jalurnya. Tentang pemikiran atau alternative tradisional juga biarkan bekerja sesuai bidangnya. Tidak usah ada yang melebih-lebihkan bahwa yang ini lebih baik dari yang itu. Semuanya memiliki keterbatasan masing-masing. Biarkan sesuai jalurnya selama itu dapat bermanfaat untuk kehidupan masyarakat. Tinggal sikap manusialah yang harus memanfaatkan semua kearifan agar hidupnya lebih bermakna.
Pertanyaan
1. Bagaimana pendapat Bapak dengan orang yang berilmu tinggi tetapi mempunyai sifat yang buruk, suka meremehkan orang lain misalnya. Akankah ilmunya bermanfaat?
2. Bagaimana cara menyatukan antara ilmu dengan sikap bijaksana agar semuanya berjalan baik dan saling bermanfaat?
3. Apa pendapat Bapak tentang orang yang memiliki sikap bijaksana tetapi tidak berilmu?
INTAN BAHRIANI KHAER
BalasHapus4915131391
PIPS A 2013
Ilmu memang sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia, namun ilmu tidak mampu menguasai segala hal yang ada di dunia ini. Tidak ada yang mampu melampaui kekuasaan yang Maha Esa walau seluarbiasa apapun ilmu yang tercipta. Pada hakikatnya, ilmu diciptakan oleh manusia yang juga diciptakan oleh Sang Pencipta. Segala sesuatu memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing begitu juga dengan ilmu. Ilmu telah menjadi hal yang didewakan oleh hampir semua umat namun kita menjadi lupa dengan apa yang semestinya di syukuri. Ada beberapa hal yang tidak bisa diselesaikan dengan nalar manusia bahkan membuat banyak pemikiran yang salah nalar. Salah nalar dalam keilmuan bisa berakibat buruk bagi kelangsungan kehidupan manusia karena ilmu sudah menjadi hal yang sangat dipercayai di dunia ini. Apabila ada kesalahan pada ilmu maka akan menciptakan kesalahan pada pemahaman manusia itu sendiri. Sebagai manusia sepatutnya kita bijaksana dalam memilah dan memilih apa yang akan dikaji untuk dijadikan sebuah ilmu karena pada dasarnya kita hanyalah manusia yang bisa berusaha tapi Tuhan yang menentukan segala kepastian di dunia maupun akhirat. Saya setuju sepenuhnya atas tulisan Bapak tentang keterbatasan ilmu.
Pertanyaan:
1. Mengapa Ilmu yang menguasai dunia masih memiliki berbagai keterbatasan yang menjadikan ilmu tak berguna?
2. Apa sebenarnya yang harus kita lakukan apabila ilmu saja tidak mampu berbuat apa-apa?
3. Apa yang menjadikan sebuah ilmu memiliki keterbatasan yang tak terduga?
Annisa Ekafenty Ramadhania (4915131407)
BalasHapusPendidikan IPS A 2013
Ilmu memang sangat luar biasa manfaatnya. Ilmu sangat berperan dan memberi andil dalam kehidupan kita di dunia. Karena ilmu itu empiris dan rasional, maka banyak sekali kaum saintisme yang mendukung ilmu sangat memberi andil dalam peradaban manusia. Ilmu memberikan kecanggihan, kemudahan, dan segala sesuatu yang tidak mungkin kini menjadi ‘mungkin’. Namun, bukan berarti ilmu adalah tonggak satu-satunya dalam peradaban manusia. Karena, banyak sekali suatu permasalahan yang tidak bisa diselesaikan dengan ilmu. Banyak suatu penyakit serta alat pendeteksi yang memiliki kecanggihan tidak tertandingi. Tetapi tidak mampu untuk dapat mencari dan mampu menguak misteri tersebut. Hal ini dikarenakan ilmu memiliki keterbatasan. Kini saatnya manusia menggunakan kearifan dan tidak mendewakan ilmu. Sudah seharusnya manusia juga menggunakan semua kearifan yang ada agar kehidupan kita dapat lebih bermakna.
1. Jika pada masa depan ilmu sudah tidak dipercaya oleh sebagian masyarakat, apakah ilmu akan hilang dengan adanya perkembangan zaman yang semakin maju?
2. Mengapa dan atas dasar apa ilmu tidak bisa menjelaskan keberadaan Tuhan YME tetapi banyak masyarakat di dunia yang banyak memeluk agama dan percaya dengan adanya Tuhan YME?
3. Bagaimana menjadikan suatu ilmu menjadi sesuatu yang tidak mempunyai kelemahan dan kekurangan?
Nama : Natalia
BalasHapusNIM : 4915122536
Jurusan : Pendidikan IPS
Hidup ini memang suatu pilihan. Apakah kita memilih pada jalan yang benar atau salah. Ilmu dan pengetahuan juga demikian, bagaimana kita memilah untuk kita cermati dan terima serta di buang dan tidak menerima.
Pertanyaan :
1. Apakah ilmu gaib dan ilmu mistik itu berbeda? Apa yang melatarbelakangi kedua itu?
GUSTIANA RESTIKA
BalasHapus4915133413
P.IPS 2013 B
dalam hal ini sangat jelas diterangkan bahwa ilmu bukan segalanya. tidak semua hal bisa diselesaikan dengan ilmu. banyak hal yang tidak bisa dimengerti akal. sebenarnya manusia mempunyai perasaan dan pemikiran. lebih arif bila kita bisa menggunakan keduanya dan tidak membuat dominan salah satu dari hal tersebut.
1. mengapa ada orang yang lebih mengagung-agungkan ilmu?
2. orang yang berilmu tinggi pasti memiliki kecerdasan, tapi kenapa mereka tidak mempertimbangkan untuk menggunakan perasaan?
3, apakah orang yang cerdas atau berilmu tinggi berarti tidak mitos?
Nama : Pathurochmah
BalasHapusKelas : P.IPS Reguler B 2013
Ilmu adalah sebuah fakta takterbantahkan bagaimana dengan berkembangnya ilmu telah membawa manusia menjadi makhluk yang sangat menguasai bumi dengan segala kecanggihan dan teknologinya, Dengan ilmu seolah dunia ini tak terbatas dan semua jangkauan dunia bak di depan mata. Mereka yang mendewakan ilmu lupa mengenai satu hal bahwa ilmu berkembang atas dasar pemikiran manusia yang bisa saja salah kapapun, karena seperti kita tahu bahwa kodrat manusia adalah tempat salah adan lupa. Harusnya mereka paham bahwa ada Zat yang menciptakan manusia, yakni Tuhan. Jika manusia bisa merumuskan ilmu sebegitu canggihnya maka Zat yang menciptakan manusia pasti memiliki daya dan kekuatan yang jauh diatas manusia itu sendiri.
pertanyaan
1. Dapatkah ilmu menjadi bumerang bagi amnusia itu sendiri?
2. Jika kita menggunakan angka berapa persen ilmu dan kepercayaan itu berbanding?
3. Benarkah dengan berkembangnya ilmu semakin membuat manusia mementingkan segala sesuatunyya berdasarkan asas manfaat semata?
Nama : Cendy Juliana Dewi
BalasHapusNIM : 4915122528
Prodi : P.IPS A 2012
Assalamualaikum wr.wb
Setelah membaca tulisan bapak diatas menurut saya memang betul jika sebuah ilmu sangatlah penting dalam sendi-sendi kehidupan umat manusia dan mahluk hidup lainnya karena dengan munculnya ilmu-ilmu tersebutlah hal-hal yang sulit menjadi lebih mudah untuk dikerjakan, hal-hal yang tadinya kita pikir tidak akan pernah bisa atau mustahil menjadi hal yang dapat terwujud. Coba bayangkan dizaman sekarang apa yang tidak bisa kita dapatkan ? apa yang tidak bisa kita temukan ? mencari teman yang telah lama tidak bertemu dan keberadaannya sangat jauh dari kita pun sekarang dapat dengan mudah kita lakukan dengan perkembangan teknologi komunikasi yang semakin canggih. Berkeliling dunia bahkan sampai luar angkasa pun dapat kita lakukan di zaman ini karena tersedianya alat transpostasi yang makin superior. Ingin merubah tampilan wajah kita saat ini dapat terjadi secara mudah apa lagi alasannya kalau bukan ditemukkannya peralatan kedokteran yang maha canggih dan modern sehingga wajah yang tadinya rusak bisa menjadi halus dan penyakit kronis bisa disembuhkan dengan dengan ilmu-ilmu yang berhasil dikembangkan dalam dunia kedokteran. Dari apa yang saya ungkapkan tadi jelas sekali jika dimasa sekarang apapun bisa terwujud dengan adanya modernisasi dan perkembangan ilmu yang terus dilakukan oleh para ahli tak heran jika dimasa lampau banyak orang yang menganut saintisme karena mereka menganggap jika dengan ilmu lah semua hal dapat terlaksana dan diwujudkan, namun dibalik itu semua ada hal lain yang lebih besar dan terkadang sulit dijelaskan oleh akal sehat bahkan ilmu tak dapat menjawabnya. Buktinya banyak peristiwa-peristiwa yang telah terjadi contonya peristiwa hilangnya pesawat Malaysia, kita tahu jika hampir seluruh Negara-negara maju mengerahkan segala teknologi canggihnya untuk bisa menemukan peswat tersebut akan tetapi hasilnya nihil , selain itu zaman sekarang banyak bermunculan penyakit-penyakit aneh namun alat-alat canggih kedokteran dan ilmu yang dimiliki oleh para dokter tak mampu menjawabnya sekali lagi ini merupakan bukti jika ilmu yang selama ini kita dewakan ternyata memiliki kelemahan. Ternyata ilmu memiliki batasan untuk bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada didunia ini , jadi menurut saya semua hal yang terdapat di dunia ini pasti memiliki kelebihan dan kelemahan salah satunya adalah ilmu itu sendiri yang memiliki kelebihan disalah satu sisinya dan kelemahan pada sisi lainnya.
Pertanyaan :
1. Apa hal yang dapat dilakukan oleh manusia agar didalam hidupnya bisa memanfaatkan kearifan yang ada di dunia ini dan membuat hidupnya lebih bermakna ?
2. Bagaimana cara kerja ilmu membantu manusia menguak banyak misteri alam dan dirinya sendiri ?
3. Kita tahu jika ilmu telah banyak menjawab tantangan dalam problematika kehidupan, namun disisi lain ilmu juga memiliki keterbatasan, pertanyaan saya sampai manakah batasan tersebut ?
terima kasih
Nama : Vivich Husnul Khotimah
BalasHapusNIM : 4915131387
Jurusan : Pendidikan IPS A 2013
Mata kuliah : Filsafat Ilmu
Ilmu itu terbatas sama seperti manusia. Karena ilmu diciptakan oleh manusia yang memiliki kemampuan otak yang sangat luar biasa dengan segala keterbatasannya. disegala keterbatasan ilmu, ilmu sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia dan tentunya ilmu menjadikan hidup manusia menjadi lebih baik. Banyak fenomena alam dan masalah dalam kehidupan dijawab dengan sebuah ilmu, seperti untuk mendeteksi gempa, tsunami dan gunung meletus digunakan ilmu pengetahuan teknologi yang canggih untuk mengatasinya. Dalam kehidupan manusia ilmu membantu mengatasi segala problema kehidupan seperti ilmu soosial dan ilmu hukum yang mengatur segala polemik kehidupan.
Di samping ilmu manusia juga sangat dianjurkan untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya karena ilmu mampu menjadikan hidup manusia sangat bermanfaat dan memiliki martabat yang tinggi, bukan saja dimata masyarakat tetapi dimata Allah juga. Seperti yang saya ingat, Allah telah menjanjikan kepada manusia bahwa “Aku akan mengangkat beberapa derajat untuk orang yang menuntut ilmu”, di samping itu menuntut ilmu itu wajib bagi tiap-tiap muslim laki-laki dan perempouan. Contohnya manfaat ilmu dalam kehidupan manusia sehari-hari adalah untuk memasak, shalat, dan menaiki kendaraan itu ada ilmunya.
Ilmu pengetahuan selalu mengalami perkembangan seiring dengan peradaban manusia. Maka dari itu kita sebagai manusia yang telah diberikan sebuah daya kekuatan, otak, akal fikiran, dan tubuh yang sehat hendaklah mengembangkan otak kita untuk terus mengembangkan ilmu dan menerapkannya dalam kehidupan, agar kehidupan kita penuh dengan kebermaknaan dan tidak sia-sia. Otak kita harus terus diasah agar semakin berkembang dengan baik sehingga mengahasilkan sebuah kebaharuan dalam ilmu pengetahuan.
Pertanyaan :
1. Ilmu selalu mengalami perkembangan, tetapi mengapa walaupun ilmu mengalami perkembangan masih ada keterbatasannya?
2. Apa yang menyebabkan ilmu itu terbatas?
3. Bagaimana seharusnya manusia menutupi keterbatasan dalam ilmu pengetahuan?
Nama : Akhmad Rayhan Aditya
BalasHapusKelas/ NIM : PIPS 2013 A/ 4915131399
Assalamualaikum wr.wb
ilmu sangat membantu dalam kehidupan manusia, manusia dilahirkan untuk berpikir dan melahirkan inovasi - inovasi dibidang teknologi yang membantu kehidupan sehari - hari. zaman sudah modern juga harus dibarengi dengan pemikiran manusianya itu sendiri, jangan mau diberbudak oleh teknologi, beberapa dari kita sering menyalahgunakan teknologi yang ada seperti menonton televisi berjam - jam, coba bandingkan jika kita melakukan sebuah pekerjaan rumah kita bisa hitung berapa pekerjaan yang sudah kita lakukan?
setiap manusia memiliki ilmu yang berbeda, maka tak jarang menemui beberapa kegagalan, kesalahan dll maka dari itu sebagai manusia yang beragama kita tidak hanya mengandalkan kemampuan otak semata toh kita ada maha yang menghidupkan dan memberi petunjuk disaat menemui kebuntuan kita bisa menyerahkan segalanya dan tentunya kita harus selalu berusaha dan bekerja keras menemui titik temu dari apa yang kita hadapi, zaman kini sudah berubah dari era terbelakang sekarang terdepan dalam artian begini 15 tahun yang lalu di indonesia masyarakatnya tidak terlalu banyak memiliki kendaraan bermotor dan jalan raya terlihat hanya ada beberapa saja kendaraan bermotor namun berbeda dengan sekarang efek dari berkembangnya industri otomotif dan berkembangnya pemikiran - pemikiran yang melahirkan inovasi baru dan diterima dimasyaarakat permintaan sepeda motor tiap tahunnya meningkat tajam berdampak pada konsumsi bahan bakar kendaraan itu sendiri dan seperti kita ketahui setiap paginya dijalanan ibukota. ini yang sebetulnya dinamakan ilmu yang kurang memanfaatkan kearifan lokal di masyarakat(efek dari masyarkat tradisional setelah mengenal modernisasi).
pertanyaan :
1. seperti yang kita ketahui ilmu banyak membantu dalam kehidupan manusia tetapi kita tidak dapat memungkiri dari dampak negatif yang ditimbulkan, haruskah kita memilih daribagian ilmu ini ketimbang mempertahankan kearifan lokal itu sendiri??
2. siasat seperti apa yang harus kita jalani supaya bijak dalam mengambil keputusan dari efek keilmuan itu??
3. apakah ilmu saja yang menjadi patokan bahwa dalam mengambil keputusan manusia itu menjadi panutan??
Nama: Mamay Gumelar
BalasHapusNIM: 4915 12 2541
Kelas: P.IPS A' 2012
Sejatinya tak ada satupun hal di dunia ini yang sangat sempurna. Yang ada hanyalah nyaris sempurna. Oleh karena itu, dengan berbagai kekurangan dan kelebihan yang dimiliki kita harus mau untuk saling melengkapi satusamalainnya.
Begitupun hal yang dialami oleh ilmu pengetahuan. Dalam melakukan penelititan ilmiah saja, tidak ada ditemukan metode penelitian super. Karena setiap metode penelitian masing-masingnya memiliki keunggulan dan kelemahan. Hal ini menunjukkan serta menyadarkan kita bahwa, segala sesuatu pasti memiliki keterbatasan.
Berikut sejumlah pertanyaan terkait wacana di atas:
1. Apakah ada hubungannya ilmu pengetahuan dengan kearifan lokal?
2. Mengapa ilmu pengetahuan tidak mampu menjangkau hal-hal yang bersifat irasional dan tidak empiris?
3. Bagaimana seharusnya sikap kita terhadap keterbatasan ilmu pengetahauan?
Terima kasih
Nama : Yosi Afriani
BalasHapusNim : 4915122518
jika kita bicara mengenai ilmu memang tiada habisnya, karena ilmu dan pengetahuan bisa kita dapatkan dimana saja asalkan mau berusaha untuk menuntut ilmu, Fungsi ilmu dalam kehidupan memang sangat penting karena dengan ilmu pengetahuan maka hidup menjadi mudah, contoh nyatanya adalah seringkali kita mendengar cerita tentang seseorang yang mendapatkan harta banyak secara mendadak namun karena tidak mempunyai ilmu yang cukup dalam mengelolalanya maka secara cepat harta tersebut habis entah kemana, sebaliknya seseorang dari keluarga miskin dengan semangat mencari ilmu tinggi maka besar kemungkinan dikemudian hari akan mendapatkan harta berlimpah ketika sudah mempraktekan ilmunya. begitulah gambaran tentang arti pentingnya sebuah ilmu sehingga kita diwajibkan untuk mencari ilmu sejak lahir sampai masuk ke liang kubur, namun tujuan akhir hidup kita sebenarnya tentu bukanlah untuk mencari ilmu maupun harta tapi bagaimana mempergunakan segala fasiltas kehidupan yang ada untuk kelancaran ibadah sehingga dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun sesama. ilmu adalah hasil pemikiran/rasa keingintahuan seseorang terhadap sesuatu dengan melakukan percobaan dan hasilnya dapat dimanfaatkan oleh banyak orang dan merupakan sebuah hal atau sesuatu perkara yang menjadikan manusia tahu, mengerti dan bisa dalam semua aspek/bidang. Ilmu dizaman sekarang keberadaannya sangat berharga.. dalam menuntut ilmu, kita akan mendapatkan pengalaman yg sangat berharga dan juga pembelajaran dalam hidup. dengan ilmu jua kita belajar menghadapi orang lain, belajar bersosialisasi, mengerti akan nilai-nilai hidup, keagamaan dan masih banyak lagi, dan tentu saja hal itu tidak akan didapatkan jika hanya berdiam diri dirumah saja sejak lahir hingga sekarang. bahkan ada pepatah yang mengatakan tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri cina, maka dari itu tuntutlah ilmu setinggi-tingginya. namun, tidak sedikit pula ilmu yang dapat menyesatkan manusia, jika tidak dimanfaatkan secara baik. dengan kehadiran teknologi juga membuat decak kagum bagi kita, mereka2 yg dengan gampangnya membuat teknologi yang mutakhir, menciptakan ini itu dan menciptakan sesuatu yang belum pernah terfikir sebelumnya oleh kebanyakan manusia. Mungkin itu hanya wacana dan angan-angan kita tentang bagaimana perkembangan teknologi di masa akan datang. Walaupun sekarang sudah banyak penemuan yang sangat fantastis,tapi tidak memungkinkan kita untuk selalu berimajinasi dan bermodernisasi. Memang benar anggapan bahwa nantinya kita akan selalu dimanjakan dengan teknologi yang instan tanpa di sibukkan dengan cara-cara manual. Sekarang saja dampak itu sudah mulai dirasa. ya begitulah ilmu, selalu berkembang di kehidupan manusia untuk mempermudah segala aktivitas manusia jika tidak di salahgunakan fungsinya. Pada sebenarnya, kita selama ini telah mengalami kesalahan dalam memahami ilmu, telah membeda-bedakan ilmu. Padahal kita meyakini bahwa ilmu itu dari satu sumber dan semua ilmu bisa mengantarkan ahli-Nya kepada keimanan yang sempurna.
Oleh karena itu berbahagialah kita yang telah diberi kesempatan oleh sang pencipta untuk belajar lebih banyak ilmunya .
Pertanyaan :
1) mengapa ilmu seringkali dijadikan sebagai pedoman dalam menjelaskan segala hal?
2) bagaimana jika ilmu tidak dapat menjawab pertanyaan manusia dlm menguak banyak misteri alam, dan dirinya sendiri?
3) apa yang mesti dilakukan oleh manusia jika inovasi piranti komunikasi yang berkembang, membuat manusia mengalami kemunduran moral?
4) mengapa ilmu itu memiliki keterbatasan?
5) jika tidak di kaji dengan baik, mengapa ada ilmu yang bisa menyesatkan manusia?
Nama : Yosi Afriani
BalasHapusNim : 4915122518
jika kita bicara mengenai ilmu memang tiada habisnya, karena ilmu dan pengetahuan bisa kita dapatkan dimana saja asalkan mau berusaha untuk menuntut ilmu, Fungsi ilmu dalam kehidupan memang sangat penting karena dengan ilmu pengetahuan maka hidup menjadi mudah, contoh nyatanya adalah seringkali kita mendengar cerita tentang seseorang yang mendapatkan harta banyak secara mendadak namun karena tidak mempunyai ilmu yang cukup dalam mengelolalanya maka secara cepat harta tersebut habis entah kemana, sebaliknya seseorang dari keluarga miskin dengan semangat mencari ilmu tinggi maka besar kemungkinan dikemudian hari akan mendapatkan harta berlimpah ketika sudah mempraktekan ilmunya. begitulah gambaran tentang arti pentingnya sebuah ilmu sehingga kita diwajibkan untuk mencari ilmu sejak lahir sampai masuk ke liang kubur, namun tujuan akhir hidup kita sebenarnya tentu bukanlah untuk mencari ilmu maupun harta tapi bagaimana mempergunakan segala fasiltas kehidupan yang ada untuk kelancaran ibadah sehingga dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun sesama. ilmu adalah hasil pemikiran/rasa keingintahuan seseorang terhadap sesuatu dengan melakukan percobaan dan hasilnya dapat dimanfaatkan oleh banyak orang dan merupakan sebuah hal atau sesuatu perkara yang menjadikan manusia tahu, mengerti dan bisa dalam semua aspek/bidang. Ilmu dizaman sekarang keberadaannya sangat berharga.. dalam menuntut ilmu, kita akan mendapatkan pengalaman yg sangat berharga dan juga pembelajaran dalam hidup. dengan ilmu jua kita belajar menghadapi orang lain, belajar bersosialisasi, mengerti akan nilai-nilai hidup, keagamaan dan masih banyak lagi, dan tentu saja hal itu tidak akan didapatkan jika hanya berdiam diri dirumah saja sejak lahir hingga sekarang. bahkan ada pepatah yang mengatakan tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri cina, maka dari itu tuntutlah ilmu setinggi-tingginya. namun, tidak sedikit pula ilmu yang dapat menyesatkan manusia, jika tidak dimanfaatkan secara baik. dengan kehadiran teknologi juga membuat decak kagum bagi kita, mereka2 yg dengan gampangnya membuat teknologi yang mutakhir, menciptakan ini itu dan menciptakan sesuatu yang belum pernah terfikir sebelumnya oleh kebanyakan manusia. Mungkin itu hanya wacana dan angan-angan kita tentang bagaimana perkembangan teknologi di masa akan datang. Walaupun sekarang sudah banyak penemuan yang sangat fantastis,tapi tidak memungkinkan kita untuk selalu berimajinasi dan bermodernisasi. Memang benar anggapan bahwa nantinya kita akan selalu dimanjakan dengan teknologi yang instan tanpa di sibukkan dengan cara-cara manual. Sekarang saja dampak itu sudah mulai dirasa. ya begitulah ilmu, selalu berkembang di kehidupan manusia untuk mempermudah segala aktivitas manusia jika tidak di salahgunakan fungsinya. Pada sebenarnya, kita selama ini telah mengalami kesalahan dalam memahami ilmu, telah membeda-bedakan ilmu. Padahal kita meyakini bahwa ilmu itu dari satu sumber dan semua ilmu bisa mengantarkan ahli-Nya kepada keimanan yang sempurna.
Oleh karena itu berbahagialah kita yang telah diberi kesempatan oleh sang pencipta untuk belajar lebih banyak ilmunya .
Pertanyaan :
1) mengapa ilmu seringkali dijadikan sebagai pedoman dalam menjelaskan segala hal?
2) bagaimana jika ilmu tidak dapat menjawab pertanyaan manusia dlm menguak banyak misteri alam, dan dirinya sendiri?
3) apa yang mesti dilakukan oleh manusia jika inovasi piranti komunikasi yang berkembang, membuat manusia mengalami kemunduran moral?
4) mengapa ilmu itu memiliki keterbatasan?
5) jika tidak di kaji dengan baik, mengapa ada ilmu yang bisa menyesatkan manusia?
Nama : Annahal Eleista
BalasHapusNIM : 4915120350
Kelas : P.IPS A 2012
Setelah membaca tulisan yang berjudul “Ilmu ya cuma segitu”, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ilmu pengetahuan merupakan salah satu komponen yang paling utama digunakan untuk perjalanan kehidupan seluruh manusia di dunia ini. Adanya ilmu pengetahuan di dalam kehidupan manusia digunakan untuk memperbaiki kehidupan manusia menjadi suatu peradaban yang lebih baik lagi dibandingkan dengan peradaban terdahulu. Tetapi di dalam rangkaian tulisan disini, terdapat suatu penjelasan bahwa adanya beberapa manusia yang berpenganut saintisme atau dapat dikatakan sebagai manusia yang terlalu fanatik terhadap keberadaan ilmu pengetahuan di dunia ini. Manusia yang berfanatik terhadap keberadaan ilmu pengetahuan di dunia telah muncul pada masa peradaban kehidupan yang lebih modern, di mana semua cabang ilmu pengetahuan dapat dipergunakan seluruh manfaatnya untuk kemajuan berbagai hal yang menyangkut kehidupan peradaban manusia di masa sekarang dan di masa yang akan datang. Memang kita sebagai manusia yang hidup di dunia ini boleh saja memiliki ilmu pengetahuan untuk memperbaiki kehidupan masing-masing makhluk hidup, tetapi jika kita sudah fanatik terhadap suatu keberadaan ilmu tersebut maka banyak dampak negatif yang akan dihasilkannya. Seperti telah dijelaskan di dalam tulisan ini bahwa kaum saintisme atau kaum fanatik akan ilmu pengetahuan telah membawa dampak yang negatif yaitu menimbulkan suatu prasangka dan pelecehan terhadap hal-hal yang ada di dalam agama. Hal ini dapat terjadi lantaran karena kaum saintisme telah mengganggap dan percaya bahwa ajaran agama banyak yang bersifat non empris, tak nyata, dan tidak rasional dalam menangani berbagai fenomena alam yang terjadi di bumi ini. Maka dari itu, kaum ini terkadang melecehkan berbagai hal yang terdapat di dalam ajaran agama. Oleh sebab itu, dari hal inilah maka seluruh kaum saintisme lebih menganut dan terlalu percaya akan keberadaan ilmu pengetahuan disekeliling kehidupan mereka. Kenapa mereka mempercayainya?. Jawabannya adalah karena mereka percaya bahwa ilmu pengetahuan merupakan satu-satunya sumber kepastian dan kebenaran yang bersifat empiris, terbuka, rasional, dan obyektif.
Di dalam tulisan ini juga dijelaskan berbagai macam kelebihan atau manfaat yang dihasilkan dari ilmu pengetahuan untuk kehidupan seluruh manusia di dunia ini yaitu seperti salah satu cabang ini:
# Dalam cabang ilmu kedokteran : dari adanya ilmu maka dapat merekayasa genetika untuk keturunan dan memutuskan rantai penyakit yang dihasilkan oleh keturunan, dapat membuat racikan obat yang dapat mengurangi rasa sakit.
Tetapi dibalik adanya berbagai kelebihan yang dihasilkan oleh ilmu pengetahuan, ternyata terselip pula berbagai kekurangan atau kelemahan yang ada di dalam keberadaan ilmu pengetahuan tersebut terhadap kegunaannya di kehidupan manusia yaitu seperti : tak berfungsinya kinerja ilmu pada saat menghadapi masalah hilangnya pesawat malaysia, lalu ilmu juga tak mampu memprediksikan tentang seperti apa pola erupsi dan berapa lama erupsi tersebut berakhir di gunung merapi tahun 2010.
RUMUSAN MASALAH
1. Apa saja manfaat dari adanya ilmu pengetahuan yang dilihat dari sudut pandang secara umum dan dilihat pula dari sudut pandang manusia yang mengikuti kaum saintisme?
2. Bagaimana cara kerja ilmu pengetahuan agar dapat digunakan keberadaannya di dalam kehidupan peradaban manusia?
3. Bagaimana sifat yang dihasilkan dari keberadaan kelompok saintisme atau kelompok fanatik akan ilmu pengetahuan yang telah berkembang pada masa modern ini?
4. Apa saja manfaat yang dihasilkan dari adanya ilmu pengetahuan untuk peradaban seluruh manusia di dunia ini dengan dilihat dari sudut faktual atau kenyataannya?
5. Selain adanya berbagai manfaat yang dihasilkan dari ilmu pengetahuan terhadap peradaban manusia, adakah kelemahan yang dihasilkan dari adanya ilmu pengetahuan terhadap kehidupan manusia?
6. Adakah perbedaan antara berbagai pandangan yang dilihat dari sudut pandang kaum saintisme dengan sudut pandang kaum posmodernisme?
WINDI MELANDINI
BalasHapus4915131379
P.IPS A 2013
Ilmu merupakan sesuatu yang dapat menghasilkan produk dari pemikiran manusia dan produk tersebut berupa pengetahuan. Dengan adanya ilmu manusia dapat mempercanggih teknologi, menemukan inovasi, dengan adanya ilmupun Newton dapat menemukan gravitasi bumi, Charless Babbge menciptakan komputer dan masih banyak lagi penemuan yang lainnya. Sangat banyak sekali manfaat dari ilmu, bahkan tidak dapat terhitung jumlahya. Dari waktu ke waktu ilmu telah mengubah manusia dan peradabannya, dengan berbagai macam penemuan, dan manusiapun berkeinginan untuk terus mencari dan mencari untuk menemukan hal yang baru. Walaupun begitu ilmu sendiri mempunyai keterbatasan, seperti misalnya misteri segitiga Bermuda, sampai sekarang apakah sudah ada yang benar-benar menemukan dan membuktikan apa itu segitiga Bermuda? Dan apakah sudah ada yang benar-benar membuktikan ada apa di wilayah tersebut? Dan apa penyebab hilangnya pesawat dan kapal yang melintasi wilayah segitiga Bermuda? Selama ini penelitian terhadap segitigabermuda hanya menghasilkan presepesi dan dugaan tertentu, belum ada yang benar-benar membuktikannya. Ilmu memang terbatas tetapi seiring dengan berjalannya waktu ilmu akan terus berkembang, dan bisa saja suatu saat nanti dengan berkembangnya ilmu dan canggihnya teknologi dapat memecahkan misteri tersebut. Ilmupun tidak dapat dicampur adukan dengan agama, karena agama adalah soal keyakinan dan tidak dapat dibuktikan secara empiris.
1. Mengapa banyak orang yang mengagungkan ilmu? Dan apakah mereka sadar bahwa ilmu itu terbatas?
2. Jika penganut saintisme melecehkan agama apakah berarti mereka tidak mempercayai adanya tuhan? Dan apakah sama dengan para penganut atheis?
3. Apakah ada dampak negatif dari berkembangnya ilmu?
Windi Fauziah
BalasHapus4915122521
PIPS A 2012
di zaman modern seperti sekarang ini, tentula setiap manusia tidak bisa menyangkal atas berperannya ilmu. ilmu lah yang membuat kita mampu bertahan hidup di tengah arus globalisasi dan modernitas sekarang ini. namun ilmu juga lah yang membuat manusia melupakan asal-usul nya dan dari mana ia mendapatkan ilmu yang sekarang bermanfaat untuk semua orang. tidak seharusnya manusia menjadikan ilmu sebagai Tuhan karena ilmu itu tidak mampu menjangkau hal yang hanya dapat dijangkau oleh Tuhan.
pertanyaan:
1. apa yang membuat seseorang menjadi saintisme?
2. bagaimana caranya agar kita tidak menjadi saintisme di dalam kehidupan yang semakin modern ini?
3. bagaimana cara manusia tetap percaya terhadap ilmu namun juga tidak melupakan kearifan lokal?
INDAH WARDATUUSSA'IDAH
BalasHapusP.IPS REG 2012
4915122547
Ilmu merupakan suatu anugerah , suatu karunia yang Tuhan ciptakan untuk seluruh umatnya tanpa terkecuali namun bagaimana manusia itu sendiri menggunakan ilmu tersebut secara arif dan bijaksana . Ilmu bisa menjadi suatu pengetahuan yang dapat membuat perkembangan kehidupans emakin maju namun juga Ilmu bisa membuat seluruh manusia di muka Bumi ini silau akan keserakahan . ilmu selalu mengalami perkembangan dari setiap fasenya seperti halnya tekhnologi namun terlepas dari itu semua tetaplah pada dasarnya ilmu bukan Tuhan yang bisa mengetahui segalanya dan memecahkans egala rahasai rahasia yang ada di muka Bumi dengan mudah . bijaklah dalam menggunakan ilmu karena ilmu pengetahuan akan menjadi pedoman hidup jika yang menggunakan ilmu tersebut secara baik dan benar .
1. Bagaimana menjadi seseorang manusia yang mampu mengendalikan ilmu atau mempergunakan ilmu dengan baik dan benar dalam kehidupan sosial ?
2. Mengapa dengan Ilmu itu sendiri membuat begitu banyak perbedaan pemikiran dikalangan para ahli , bukankah ilmu itu bersifat bebas dan siapa saja bisa menggunakannya ?
3. Jika ilmu itu bersifat terbatas , lalu sampai batas mana ilmu itu dapat dikembangkan ?
Nama : Silvia Radita
BalasHapusNIM : 4915122560/Pendidikan IPS A 2012
Berarti semua kebenaran dan kepastian berasal dari ilmu yang ada. Pembuktian akan kebenaran juga disebabkan oleh ilmu. Tetapi seseorang yang percaya akan ilmu akan disebut sebagai saintisme. Hal tersebut seperti hal negatif jika kita mempercayai ilmu yang ada. Padahal banyak pembuktian secara positif yang telah di wujudkan oleh ilmu. Tetapi walaupun ilmu telah menjadi dasar dari kebenaran dan kepastian tetap saja masih memiliki kelemahan yang tidak dapat di kira oleh manusia.
Pertanyaan :
1. Seperti apa keyakinan yang ada di dalam kearifan tradisional ?
2. Ada lebih banyak keyakinan yang ada di dalam kearifan tradisional dari pada bukti – bukti di dalamnya, mengapa hal itu bisa terjadi ? mengapa ilmu tidak dapat menjelaskan bukti – bukti empiris tersebut ?
3. Apakah kelemahan dari ilmu tidak dapat diatasi ?
Nama : Nurkhasanah
BalasHapusNIM : 4915122553
Pendidikan IPS A 2012
Ilmu telah membawa kita kearah kemajuan dan peradaban tinggi manusia di dunia,terlihat dari semua sisi kehidupan manusia saat ini, mulai dari cara hidup, cara berkomunikasi,cara penyembuhan penyakit,dan lain-lain. Karena banyak kemudahan-kemudahan dalam kehidupan manusia saat ini bersumber dari ilmu,maka bukan hal yang mustahil jika banyak manusia yang mengagung-agungkan ilmu. Persepsi manusia yang seperti inilah berdampaknya pemikiran tradisionalsemakin tergeser,mitos-mitos, tahayul dll dianggap sesuatu yang kuno yang harus ditinggalkan atau tidak dipercayai lagi. Lalu memang benar tulisan yang ada ditulisan pak Nusa di atas bahwa banyak manusia yang telah mempercayai ilmu sebagai yang diagung-agungkan maka banyak pula manusia yang mulai berpikirn bahwa wejangan,nasehat atau pula pepatah jaman dahulu yang dianggap kuno padahal di dalam itu biasanya terdapat nilai-nilai kearifan yang patut dilestarikan, karena pemikiran yang mengagung-agungkan ilmu ini lah yang nantinya dapat memberikan dampak buruk, kita sebagai manusia seharusnya sadar bahwa semua yang ada di dunia ini pasti ada batasnya, begitu juga dengan ilmu, ilmu juga memiliki keterbatasan yang tidak mampu menjawab dimana keberadaan pesawat milik Malaysia, padahal di jaman sekarang ilmu serta teknologi telah berkembang sangat pesat, namun tetap memiliki keterbatasan-keterbatasan.
Terkait tulisan di atas,saya ingin menanyakan beberapa hal, yakni :
1. Mengapa manusia modern terkesan mendewakan ilmu ?
2. Bagaimana caranya agar kita sebagai manusia yang hidup di jaman globalisasi bisa menghindari saintisme ?
3. Apa saja dampak negative dari ilmu ? lalu bagaimana meminimalisir dari dampak negative tersebut ?
4. Ilmu sangat berkembang pesat saat ini, semua kehidupan manusia terbantu dengan adanya ilmu, lalu bagaimana peran manusia kelak? jika dengan ilmu ternyata mampu menyajikan robot sebagai pengganti manusia, misalnya saat ini sudah terealisasikan pada restoran-restoran ?
Terimakasih
Nama : Nia Fitriani
BalasHapusNIM : 4915122522
Pendidikan IPS A 2012
Seperti yang kita ketahui, bahwa ilmu sangat banyak memberikan manfaat bagi kemajuan hidup manusia. Semua hal yang menyangkut hajat hidup manusia dapat dikembangkan dan ditemukan oleh ilmu. Namun, tidak selamanya ilmu memberikan dampak positif bagi manusia karena ilmu juga memiliki keterbatasan. Seperti dalam bidang medis dan pengobatan, ilmu sering mengalami salah diagnosis penyakit yang diderita manusia. Contoh kasusnya seperti yang dialami seorang ibu di Sulawesi yang perutnya mengeluarkan kawat-kawat berkarat. Medis sudah melakukan operasi dan pengobatan semaksimal mungkin, namun kawat di perut ibu tersebut tidak kunjung hilang. Padahal pengobatan yang dilakukan menggunakan teknologi yang canggih. Hal ini membuktikan bahwa ilmu tidak selamanya dapat menyelesaikan masalah yang dimiliki manusia. Untuk itu, sebaiknya manusia tidak terlalu mendewakan ilmu.
Pertanyaan :
1. Apa yang menyebabkan ilmu memilki kelemahan dan keterbatasan?
2. Mengapa ilmu yang berkembang saat ini dapat memberikan dampak negatif pada manusia?
3. Bagaimana cara menyeimbangkan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat tradisonal dengan ilmu modern yang berkembang saat ini ddalam menyelesaikan sejumlah masalah kehidupan?
Devy Novianti
BalasHapus4915133402
P.IPS B 2013
Memang benar adanya ilmu itu terbatas, karena ilmu tersebut mempunyai sifat empiris dan rasional. Empiris, bahwa ilmu itu harus bisa dirasakan ataupun dibuktikan dengan indra. Rasional, bahwa ilmu itu harus masuk akal dan mempunyai kebenaran. Dengan berkembangnya ilmu membuat kehidupan manusia semakin lengkap. Ilmu membuat kehidupan manusia menjadi sempurna. Akan tetapi, ada hal yang dilupakan manusia dari sisi lain dari ilmu tersebut. Seperti contoh didalam tulisan ini, disebutkan bahwa dalam ilmu kedokteran dan pengobatan, sering terjadi salah diagnosis. Hal ini merupakan bahwa ilmu tidak sesungguhnya dapat membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari, dan tidak dapat mempermudah manusia, malah membuat manusia semakin terganggu. Kesimpulannya, tidak serta merta ilmu membawa dampak positif bagi manusia, manusia seharusnya tidak boleh terlalu menyombongkan ilmu, tidak boleh terlalu mengagung-agungkan ilmu karena ilmu seutuhnya tidak dapat membantu manusia secara keseluruhan. Pada masa sekarang ini seharusnya kita lebih mementingkan kearifan lokal sebagai wujud dari rasa menghargai kita terhadap alam yang telah memberikan kita banyak hal.
Bagaimana mengubah pandangan manusia bahwa ilmu itu tidak selamanya positif ?
Bagaimana cara kerja ilmu mengukur suatu bidang?
Bagaimana mengatasi kelemahan ilmu?
SITI ALAWIYAH
BalasHapus4915131385
Setelah membaca tulisan ini saya setuju dengan apa yang ditulis ole Pak Nusa. Ilmu memang memiliki kelebihan yang memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia seperti halnya kemudahan kita dalam berkomunikasi dengan oranglain dengan jarak jauh melalui handphone. Dengan kemajuan ilmu kita dapat dengan cepat mengetahui informasi yang terjadi di Negara lain melalui televisi ataupun internet. Masih banyak lagi kemudahan yang didapatkan manusia dengan kemajuan ilmu yang membuat teknologi –teknologi yang canggih.di dalam kelebihan yang dimiliki oleh ilmu. Namun ilmu juga memiliki keterbatasan sepertihalnya ilmu tidak bisa mengungkapkan dimana pesawat Malaysia yang hilang sampai saat ini. Semua itu menunujukan bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna. Ilmu yang dianggap dapat melakukan segahal tetapi ilmu juga memiliki keterbatasan.Ilmu membawa perubahan di dalam hidup manusia zaman sekarang. Manusia saat ini hanya memikirkan bagaimana caranya mereka dapat menciptakan barang- barang yang canggih. Mereka saat ini seperti menganggap bahwa dunia ini adalah sebuah surga. Mereka melupakan yang namanya agama. Mereka seakan menganggap agama sebagai suatu yang tidak penting mereka hanya mementingkan dunia saja. Dan yang lebih menyedihkan mereka melupakan lingkungan tempat mereka tinggal. Mereka mengeksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran. Mereka tidak memikirkan bagaimana dampak negatif yang ditimbulkan oleh teknelogi terhadap lingkungan. Mereka melupakan bagaimana masa depan buat anak dan cucu mereka kelak bila lingkungan yang mereka rusak akibat perbuatan mereka saat ini.Seharusnya manusia saat ini dapat memilah atau memilih teknologi apa yang dapat menciptakn barang – barang yang canggih tetapi tidak merusak lingkungan. Ataupun manusia menciptakan suatu alat yang dapat memperbaiki lingkungan yang sudah rusak dan menciptakan alat untuk membuat lingkungan alam kita tetap terjaga walaupun manusia terus menciptakan barang-barang yang canggih. Manusia sekarang juga harus memiliki agama. Mengapa demikian? Karena agama dapat menjadi pedoman mereka untuk menjalani hidup mereka. Bila mereka memiliki keinginan untuk menciptakan atau membuat suatu hal mereka akan memikirkan cara meminilasir bagaimana agar alat yang diciptakan tidak merusak lingkungan dan tidak melenceng dari ajaran agama.Agama juga dapat membuat manusia selalu bersyukur dengan apa yang mereka memiliki dan tidak membuat manusia menjadi manusia yang serakah.
1. Bagaimana kita sebagai manusia yang hidup dengan kecanggihan ilmu teknolgi yang tinggi dapat memegang prinsip kita untuk tetap menjaga lingkungan agar anak cucu kita dapat menikmati pula?
2. Mengapa manusia saat ini harus tetap menjaga tradisi dan budaya yang mereka miliki?
3. Bagaimana ilmu dapat membuat manusia dapat menciptakan teknologi yang sangat canggih saat ini?
Anggi Ratna Furi
BalasHapusP.IPS REG B 2013
setiap manusia mempunyai pandangannya masing masing mengenai penting atau tidaknya sebuah ilmu. bagi sebagian manusia ilmu dianggap hal yang sangat penting karena ilmu bisa mempermudah setiap pekerjaannya, mampu memecahkan masalahnya. bagi sebagian orang lagi ilmu dianggap biasa saja, karena ilmu dianggap tak bisa menyelesaikan semua hal masalah misal saja ilmu tak bisa mencegah terjadinya bencana alam. oleh karena itu perlu disadari bahwa ilmu tak selalunya membantu , ilmu tak selalunya harus diagung-agungkan. adakalanya kita harus melirik soal agama, soal kepercayaan, hidup ini tak hanya haus akan ilmu namun juga haus akan rasa iman rasa percaya adanya Tuhan yang lebih hebat dari segala semua ilmu yang ada.
1. mengapa ada orang yang sangat ambisius membuktikan kebenaran sebuah il mu ?
2. apakah ilmu bisa membantu kita menjadi rajin beribadah ?
3. apakah orang yang tidak memanfaatkan ilmu beserta kecanggihannya merupakan orang yang rugi ?
Indrianie Dewi (4915122544)
BalasHapusPendidikan IPS 2012
Ilmu pada dasarnya memang sangat diperlukan manusia untuk belajar. Agar manusia dapat memaknai dunia ini tercipta dan memanfaatkan hal-hal yang ada disekitar manusia secara bijaksana. Keberadaan ilmu yang menyebabkan manusia mengagungkan ilmu sebagai kebenaran dan kepastian tertinggi membuat manusia tidak memanfaatkan secara maksimal keberadaan ilmu tersebut. Ilmu memang sudah menciptakan berbagai kemudahan dalam kehidupan manusia tetapi kadang manusia sendiri tidak memperhatikan dampak buruk bagi kehidupannya. Seperti tulisan bapak, memang seharusnya manusia memanfaatkan semua kearifan agar hidup lebih bermakna dengan memilah, memilih, mengolahnya sebelum dimanfaatkan. Yang ingin saya tanyakan:
1. Apakah kebenaran dan kepastian dari ilmu dapat diperoleh hanya dari penelitian?
2. Bagaimana cara menggunakan ilmu secara bijaksana?
3. Bagaimana cara manusia memanfaatkan secara maksimal semua kearifan yang ada?
Eko Yulianto
BalasHapus4915122530
P.IPS 2012 A
Dari tulisan bapak diatas dapat saya katakan bahwa ilmu adalah suatu alat pengetahuan yang sifatnya hanya membantu dan memudahkan manusia saja. Tidak semua ilmu bisa memecahkan masalah seperti kata bapak Nusa contohnya hilangnya pesawat adam air di Majene Sulawesi Barat pada tanggal 1 januari 2007, lalu hilangnya pesawat MH 370 walaupun teknologi canggih telah dikerakan oleh para negara-negara maju untuk mencari keberadaan MH 370. Intinya adalah kita jangan mendewa-dewakan ilmu seperti pada era saintisme yang dimana ilmu diagung-agungkan sedangkan nilai-nilai agama dipinggirkan. Contoh lainya bahwa ilmu tidak bisa memecahkan masalah adalah dalam bidang medis banyak orang yang telah didiagnosa tidak bisa disembukan oleh pengobatan modern tapi bisa sembuh oleh pengobatan alternatif atau herbal. Dalam konteks ini bahwa manusia harus berpikir jernih bahwa menjaga kearifan lokal atau nilai-nilai luhur sangat penting agar tidak tergerus oleh kemajuan teknologi dan peradaban zaman.
Pertanyaan:
1)Apakah pada saat ini manusia lebih cenderung kearah modern atau postmodernisme?
2) Apakah manusia dalam hal ilmu pengetahuan bisa terus menembus batas-batas dalam ilmu itu sendiri, contohnya dalam kasus bayi tabung?
3) Sampai manakah batas-batas ilmu yang bisa dikembangkan oleh manusia?
4) Bagaimana Agama berperan dalam kemajuan ilmu pengetahuan?
5) Apakah manusia pada saat ini kembali pada zaman saintisme yang dimana ilmu kembali diagung-agunkan sedangkan agama dipinggirkan?
Nama : Dinta Fajryenti
BalasHapusNim : 4915131386
P IPS REG A 2013.
Keterbatasan kemampuan otak manusia juga membatasi cara berpikirnya. Ilmu yang dihasilkan manusia yang didapat melalui penelitian ataupun pengalaman tidak bisa digunakan untuk menyelesaikan semua persolan yang terjadi di dunia ini. Seperti contohnya penyakit aids yang sampai saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan penyakit tersebut, padahal berbagai macam research sudah dilakukan oleh para professor besar di dunia bahkan teknologi pun tidak dapat membuat obat penawar penyakit tersebut. Banyak masyarakat Indonesia menggunakan pengobatan alternatif untuk menyembuhkan berbagai penyakit, ada yang menggunakan obat herbal atau jamu, ataupun dengan hanya meminum air putih yang sudah dibacakan doa. Pengobatan tradisional sudah tidak asing di daerahku yaitu BANTEN. Banyak berbagai macam pengobatan tradisional disana, tentunya dengan menggunakan kekuatan spiritual dalam menyembuhkan pasiennya. Yang paling terkenal adalah di daerah Pandenglang, ada yang menggunakan racikan jamu yang diambil langsung oleh tabibnya dengan melakukan prosesi tertentu dalam pengambilannya, karena para masyarakat percaya bahwa tumbuhan yang ada di hutan ada yang menjaganya. Jadi saat kita mengambil harus meminta ijin terlebih dahulu. Ilmu mungkin sulit untuk menjelaskan peristiwa tersebut karena sulit diterima oleh akal pikiran kita.
Yang ingin saya tanyakan adalah apakah ilmu memiliki keterbatasan ? dimanakah keterbatasan ilmu tersebut ? mengapa demikian ?
Putri Inayah (4915120345)
BalasHapusP.IPS A 2012
Ilmu memang bersifat empiris dan rasional. Ilmu sendiri selalu bertentangan dengan mitos yang sebenarnya lebih dekat pada kehidupan masyarakat. Tetapi masyarakat modern sangat mengagung-agungkan kebeseran ilmu. berbagai penemuan dan kecanggihan teknologi semua berangkat dari suatu yang rasional dan memang dapat dibuktikan. Setelah membaca tulisan pak Nusa ini, saya pun menyadari bahwa ilmu itu terbatas. Tidak semua hal dapat dijelaskan oleh ilmu. Pak Nusa pun sudah menjelaskan dalam tulisan diatas beberapa contoh kasus yang tidak dapat ditembus oleh kecanggihan teknologi yang berangkat dari sebuah ilmu. Karena ada kalanya kita juga harus memahami mitos-mitos yang berkembang di masyarakat yang tidak sampai oleh nalar pikiran kita tetapi hal itu benar terjadi. Menurut saya hidup haruslah seimbang, jika kita memiliki agama pergunakanlah ilmu sesuai dengan porsinya jangan sampai menentang takdir yang diberikan Tuhan.
Pertanyaan yang ingin saya ajukan:
1. Apakah ilmu akan terus ada hingga akhir kehidupan manusia ?
2. Bagaimana eksistensi ilmu dalam kehidupan orang beragama ?
3. Bagaimana cara agar agama dan ilmu dapat berjalan berdampingan dalam era modern ini ?
ERVIANI DWI PUTRI
BalasHapusPIPS 2012 A
4915122545
perkembangan zaman memang membawa perubahan di segala aspek, termasuk ilmu dan pola pikir manusia, seiring berjalannya waktu banyak fenomena yang dapat dilihat dari perubahan ilmu, mulai dari semua dampak positif dan negatif dari ilmu tersebut, semua orang berhak untuk menilai serta memilih apa yang mereka percayai tetapi terlepas dari hal itu masyarakat dapat melihat bagaimana keuntungan dan kerugian yang ditimbulkan dari ilmu, sebagian dari mereka percaya akan ilmu tetapi sebagian lagi mereka percaya pada sang pencipta dan sesuatu yang berkaitan dengan mitos karena itu tidak ada yang dapat memaksa keyakinan seseorang. oleh karena itu sekalipun seseorang meyakini dan menganut saintisme mereka haruslah tetap melihat keadaan sekitar karena di dunia ini bukan hanya ilmu yang diagungkan tetapi ada hal yang lebih besar seperti kearifan lokal mereka yang sudah turun temurun yang dianggap lebih meyakinkan dibanding harus percaya seluruhnnya pada ilmu.jadi ilmu tidak sepenuhnnya sempurna ada kecacatan didalamnnya sehingga tak selalu berdampak baik untuk mengatasi segala masalah yang ada di bumi.
pertanyaan
1. bagaimana cara ilmu dapat selalu berkembang?
2. mengapa para ilmuan banyak yang menganut saintisme tanpa melihat kearifan lokal di sekitarnnya?
3. apakah ilmu eksak selalu berkaitan dengan dunia saintisme ?
Nama : Ayatusyifa Wulandari
BalasHapusKelas : P. IPS A 2013
menurut saya, mengenai tulisan bapak, yang berjudul " ilmu, ya cuma segitu " begitu menggugah pemikiran manusia selama ini akan keberadaan ilmu yang begitu diagungkan melebihi Tuhan. Ilmu memang tak dapat kita singkirkan dalam kehidupan kita, tetapi apa yang ada dan apa yang dijalani dan kita nikmati sebagai hidup tak melulu mengenai ilmu dan ilmu. Ada hal lain yang seharusnya kita perhatikan, yakni tak selalu menggunakan kelebihan dari ilmu yang ada untuk mengubah dunia tapi harus ada penyeimbang berupa kearifan lokal yang harusnya kita tetap jaga agar dunia tak berubah untuk merubah kita melainkan kitalah yang merubah dunia demi terciptanya kesejahteraan untuk semua. mengenai keyakinan agama dan kearifan tradisional tidak didasarkan pada bukti-bukti empiris yang akurat dan pasti, karena lebih banyak keyakinan daripada bukti di dalamnya menjelaskan bahwa tak selamanya yang terbukti ada dan akurat itu justru lebih baik bukan ? seperti adanya ilmu yang menjelaskan mengenai teori terbentunya bumi, banyak ilmuan yang menjelaskan mengenai hal itu sehingga terjadi perdebatan. Tapi kembali lagi keyakinanlah yang akan membuat seseorang itu akan meyakini keberadaan mengenai teori mana yang lebih benar dalam suatu ilmu tersebut.
dan mengenai ilmu, yang ada dan diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk membantu manusia menjalani hidup dan untuk menjadi khalifah di muka bumi juga pasti memiliki kekurangan dan keterbatasan. kekurangan dan keterbatasan yang ada bukan berasal dari Tuhan melainkan dari cara pandang manusia untuk menilai, menimbang dan merealisasikan ilmu tersebut dalam kehidupannya. karena apa yang ada pada manusia itu bukanlah yang paling sempurna. sehingga tak sepatutnya ilmu yang telah ada justru dijadikan point utama dalam kehidupan dan memisahkan antara agama dan penggunaan ilmu.
pertanyaan :
1. apakah yang mendasari manusia memisahkan antara kepercayaannya terhadap ilmu dan kepercayaannya terhadap agama ?
2. bagaimana filsafat ilmu menjelaskan mengenai keterbatasan ilmu yang diyakini semakin lama kemajuannya semakin pesat dalam kehidupan manusia ?
3. bagaimana ilmu itu sendiri dapat menilai bahwa kajiannya itu sudah akurat ?
4. apakah pembuktian empiris yang bersandar pada fakta dan data yang bisa dicerap panca indra sudah dianggap cukup ?
5. bagaimana ilmu menjelaskan menganai ilmu dan kearifan lokal yang seharusnya berkaitan satu sama lain justru terpisah karena dianggap berbeda aliran ?
laura turena
BalasHapus4915122549
Di dalam dunia semua mempunyai batasan tidak ada yang bisa mempunyai dan mengetahui tentang seluk beluk dalam dunia ini .dalam hal ini Ilmu termasuk mempunyai batasannya .Ia hanya bisa memberikan jawaban atas hal duniawi yang bisa kita lihat dengan mata kita .
Ketika kita berada dalam suasana yg genting dan tidak bisa dijelaskan dengan teori dari para ahli ,Ilmu tidak bisa Ikut campur tapi hati nurani kitalah yang berasal dari hubungan kita dengan Tuhan .
Semuanya mempunyai kelebihan dan kekeurangan tinggal bangaimana kita menggunakan semuanya secara baik dalam hal ini Ilmu .
Bila kita menggunakan nya secara buruk ,Dia yang memiliki kuasa atas Ilmu dan diri kita dan semuanya di dunia ini akan bisa marah yaitu Allah .
Ya diatas Ilmu ada yang lebih berkuasa yaitu Allah .dia adalah pemilik Ilmu tersebut karena dia yang memberikan kita pikiran .
1.Bangaimana cara Ilmu membuat beberapa orang tidak percaya lagi dengan Tuhan ?
2. Bangaimana Pandangan Agama tentang Ilmu dan sebaliknya ?
3.Bangaimana cara kita menyikapi Ilmu dan Teknologi saat ini ?
SYIFA WULANDARI
BalasHapusP.IPS REG B 2013
4915133405
Ilmu memang dapat menjelaskan apa saja yang terjadi di muka bumi ini, seperti fenomena-fenomena alam, mengapa bumi terjadi pergantian siang dan malam, mengapa bisa terjadi pasang dan surut air laut dan kejadian alam lainnya. Ilmu juga bisa menjelaskan berbagai macam penyakit yang semakin kejam dan semakin banyak jenisnya yang dapat mematikan manusia. Ilmu juga bisa menjelaskan cara-cara atau pengobatan seperti apa yang dapat mengobati penyakit-penyakit tersebut namun ada pula penyakit yang belum dapat ditemukan obatnya yaitu HIV Aids. Ya, sebegitu hebat ilmu itu dalam menjelaskan secara rasional dan empiris berbagai kejadian yang ada dimuka bumi ini dan sampailah pada perkembangan ilmu yang semakin pesat ini malah justru semakin banyak kita yang melupakan mitos dan kearifan tradisional yang dulu dipegang teguh oleh masyarakat. Ilmu sangat diagungkan dan didewakan dan menjadi satu-satunya yang dapat menjelaskan suatu kejadian dan penyebab kejadian itu. Padahal ilmu terbatas, terbatas dengan artian bahwa otak manusia yang menciptakan ilmu dan mengembangkannyalah yang terbatas. Jika tak ada manusia maka tak ada ilmu yang ada hanya Tuhan yang kekal abadi. Jadi, semua peristiwa, kejadian dan fenomena yang ada di alam ini memang bisa dijelaskan dengan ilmu namun kita harus percaya dan meyakini juga apa-apa yang menjadi mitos dan kearifan tradisional yang berkembang di masyarakat sehingga dengan penjelasan mendalam dan penelitian-penelitian dapat ditentukan hal-hal yang terjadi di bumi. Namun kita juga harus kembali lagi bahwa manusia itu terbatas dan hanya Tuhan yang menentukan semua usaha-usaha yang ada jadi jangan terlalu mengagungkan dan mendewakan ilmu dan menjadikannya sumber utama.
Pertanyaan:
1. Sebenarnya apa itu ilmu? dan bagaimana filsafat menjelaskan tentang ilmu?
2. Apakah didunia barat yang merupakan tempat perkembangan ilmu memiliki mitos-mitos dan kearifan tradisional setempat?
3. Apakah benar ilmu itu berasal dari dunia timur?
Terima kasih.
Eka Ma’rifah
BalasHapus4915131384
P.IPS A 2013
Ilmu selalu berkembang. Ilmu berkembang seiring perkembangan manusia. Manusia terus mengembangkan pemikiran sehingga terciptalah suatu ilmu. Ilmu bergerak maju sangat cepat. Ilmu telah merubah banyak aspek kehidupan manusia, ilmu juga memudahkan segala urusan manusia, bahkan yang dulunya masih dianggap sebagai misteri yang tak terpecahkan sekarang telah terbantahkan oleh ilmu. Ilmu memang telah berperan sangat besar dalam kemajuan manusia, tetapi ilmu bukanlah Tuhan yang sempurna, ilmu tetap memiliki kekurangan dan ketidakmampuan tentang suatu hal. Ilmu juga dapat berdampak negatif jika cara pemanfaatannya salah. Internet yang sekarang merajalela di semua kalangan, termasuk anak-anak yang belum waktunya. Internet memang sangat memudahkan kita, tetapi internet akan menimbulkan dampak negatif yang begitu dahsyat jika disalahgunakan. Misalnya, penyalahgunaan social media yang akhirnya mengakibatkan penculikan, kekrasan seksual, pembunuhan, dsb.
Semua memang kepada individu masing-masing dan tergantung padabagaimana kita memahami dan memanfaatkan suatu hal, termauk ilmu.
1. Apakah ilmu akan terus mendatangkan pertentangan?
2. Jika iya atau tidak, mengapa?
3. Bagaimana untuk meminimalisir dampak negatif ilmu?
FASSA FARHATUSSHOLIHAH PUTRI / 4915131374
BalasHapusP.IPS A 2013
ilmu juga bisa diatikan sebagai penerang dunia. Karena ibarat hidup tanpa ilmu maka kita akan hidup dalam sebuah kegelapan yang tanpa berujung. Oleh karena itu penting bagi kita untuk selalu mencari dan memperdalam ilmu supaya kita bisa mengikuti perkembangan zaman. Di dalam tulisan Bapak yang berjudul “Ilmu, ya cuma segitu” menekankan bahwa tidak semua ilmu yang ada di dunia ini bisa memecahkan permasalahan yang ada. Tidak sedikit permasalahan yag ada di dunia, contohnya saja dalam bidang medis sering sekali dokter mengungkapkan “jenis penyakit nya tidak terdeksi” bahkan ada dokter yang mengungkapkan “penyakit ini baru saya temukan, bahkan saya pun tidak tahu obat apa yang dapat menyembuhkannya”. Contoh ungkapan tersebut sudah jelas sekali bukan, bahwa tidak semua ilmu dapat mendeteksi segala hal yang ada. Bahkan orang yang memiliki ilmu pun ada saja yang tidak mengetahui segala hal yang ada. ilmu yang dimiliki seseorang memang berbeda-beda, begitupun cara kerja otak dan cara berpikirnya masing-masing memiliki batas. Maka dari itu segala permasalahan yang ada di dunia tidak semua terselesaikan dengan ilmu. Bahkan secanggih-canggihnya ilmu di zaman yang serba modern ini, tidak akan menyelesaikan permasalahan yang ada sekarang. Jika permasalahan yang ada di dunia terselesaikan dengan ilmu yang tinggi dan canggih, mungkin permasalahan yang ada di dunia sekarang ini akan cepat selesai dan tidak ada lagi permasalahan-permasalahan yang masih menggantung.
1. Apakah sebuah ilmu itu cukup untuk mengetahui kecanggihan teknologi?
2. Adakah dampak negatifnya dari sebuah ilmu?
3. Apakah segala aktivitas yang di lakukan seseorang bergantung pada tinggi rendahnya ilmu yang dimiliki?
FASSA FARHATUSSHOLIHAH PUTRI / 4915131374
BalasHapusP.IPS A 2013
ilmu juga bisa diatikan sebagai penerang dunia. Karena ibarat hidup tanpa ilmu maka kita akan hidup dalam sebuah kegelapan yang tanpa berujung. Oleh karena itu penting bagi kita untuk selalu mencari dan memperdalam ilmu supaya kita bisa mengikuti perkembangan zaman. Di dalam tulisan Bapak yang berjudul “Ilmu, ya cuma segitu” menekankan bahwa tidak semua ilmu yang ada di dunia ini bisa memecahkan permasalahan yang ada. Tidak sedikit permasalahan yag ada di dunia, contohnya saja dalam bidang medis sering sekali dokter mengungkapkan “jenis penyakit nya tidak terdeksi” bahkan ada dokter yang mengungkapkan “penyakit ini baru saya temukan, bahkan saya pun tidak tahu obat apa yang dapat menyembuhkannya”. Contoh ungkapan tersebut sudah jelas sekali bukan, bahwa tidak semua ilmu dapat mendeteksi segala hal yang ada. Bahkan orang yang memiliki ilmu pun ada saja yang tidak mengetahui segala hal yang ada. ilmu yang dimiliki seseorang memang berbeda-beda, begitupun cara kerja otak dan cara berpikirnya masing-masing memiliki batas. Maka dari itu segala permasalahan yang ada di dunia tidak semua terselesaikan dengan ilmu. Bahkan secanggih-canggihnya ilmu di zaman yang serba modern ini, tidak akan menyelesaikan permasalahan yang ada sekarang. Jika permasalahan yang ada di dunia terselesaikan dengan ilmu yang tinggi dan canggih, mungkin permasalahan yang ada di dunia sekarang ini akan cepat selesai dan tidak ada lagi permasalahan-permasalahan yang masih menggantung.
1. Apakah sebuah ilmu itu cukup untuk mengetahui kecanggihan teknologi?
2. Adakah dampak negatifnya dari sebuah ilmu?
3. Apakah segala aktivitas yang di lakukan seseorang bergantung pada tinggi rendahnya ilmu yang dimiliki?
Suci Ramadhaniyati (4915133404)
BalasHapusP. IPS B 2013
Ilmu adalah pengetahuan yang bersumber dari pengalaman, penelitian, studi kasus dan fenomena alam. Pada hakikatnya ilmu memiliki cara kerja yaitu, epistimologi, ontologi dan aksiologi dan ilmu brsifat tentatif, probabilistik dan relatif. Keterkaitan antara peristiwa gunung merapi dan jatuhnya pesawat tersebut dengan hakikat ilmu memang benar adanya bahwa ilmu memang tidak mutlak adanya. Terbukti bahwa ilmu dan teknologi yang merangkai dan menguraijelaskan tentang komponen - komponen pesawat, ternyata tidak sesempurna yang manusia bayangkan. Ilmu bisa saja salah dan memang memiliki keterbatasan. Terkait dengan erupsi merapi, keterbatasan ilmu dalam hal ini sangat kentara terlihat, di mana Tuhan Yang Maha Esa -lah yang berkehendak ketika peristiwa alam itu terjadi. Di sini peran ilmu hanya sebatas prediksi, tak luput dari kesalahan. Itulah sebabnya di sini kita sebagai manusia harus cerdas dalam memilah dan memilih ilmu. Keselarasan antara ilmu dan kepercayaan terhadap Tuhan harus tetap dijaga. Sebab, ilmu tidak sepenuhnya mutlak dan benar. Dan di sinilah peran manusia untuk memanfaatkan kearifan tersebut supaya lebih bermakna.
1. Apakah ilmu dapat menguasai segala aspek kehidupan?
2. Bagaimana ilmu mempersepsi jatuhnya pesawat dan erupsi merapi?
3. Dimanakah letak kesalahan ilmu dalam masalah kasus pesawat jatuh dan erupsi merapi?
Nama: Marsella Dwi Rahmah
BalasHapusNIM: 4915131394
Ilmu memang dianggap penting, orang yang berilmu juga lebih dihargai dizaman sekarang, lebih dianggap mempunyai kualitas didalam hidupnya. Tak jarang orang yang memiliki ilmu dihargai lebih tinggi didalam profesinya. Tetapi alangkah lebih sempurnanya jika kita mengimbanginya dengan iman. Seperti dalam hadist, Allah berfirman:
“…… niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…..” (Al Mujadilah:11)
Kita juga harus sadar, manusia adalah makhluk yang mempunyai banyak kekurangan. Begitu juga ilmu, tidak semua ilmu bisa mengungkapkan suatu masalah. Ilmu itu terbatas. Seperti contoh kasus pesawat Malaysia yang sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya. Menurut saya ini adalah kuasa tuhan, manusia telah berusaha menggunakan ilmu yang mereka punya tetapi harus ingat tuhan yang telah menentukan semua yang terjadi baik dibumi maupun diakhirat. Bencana yang terjadi juga tidakdapat diprediksikan dengan tepat kapan akan terjadinya. Orang yang berilmu tetapi tidak bermoral juga menurut saya bernilai minus. Ilmu itu harus diimbangi dengan moral dan akhlaqul karimah agar berjalan normal sesuai dengan koridornya.
1. Apa yang harus dilakukan jika ilmu tidak lagi berguna?
2. Mengapa ada orang yang lebih mempercayai ilmu dibanding dengan mitos?
3. Bagaimana menyelaraskan antara ilmu yang kita punya dengan moral yang baik?
Nama :Subur
BalasHapusNIM : 4915122559
Pendidikan IPS A 2012
memang kehebatan ilmu saat ini seakan tidak bisa terbendung lagi, dari penciptaan teknologi yang semakin canggih maupun teori ilmiah yang memudahkan banyak hal dalam kehidupan. ilmu juga sudah merasuk ke sendi-sendi kehidupan sebagai kebutuhan, akan tetapi ilmu itu sendiri tidak dapat merasuk keranah keyakinan(agama). Karena keyakinan merupakan hal abstrak, ini berbanding terbalik dengan ilmu yang menuntut hal yang bersifat konkrit. terkadang hal alamiah pun tidak bisa di jelaskan secara ilmiah, itulah salah satu kelemahan ilmu. Seperti yang dijelaskanpada tulisan di atas, ada saatnya kelak manusia akan kembali ke hal yang alami (herbal) yang dapat meruntuhkan kepopuleran ilmu secara ilmiah. karena paradigma manusia itu dinamis, tidak stagnan pada keyakinan terhadap ilmu saja. namun, mereka mencari hal lain yang tidak dapat dijangkau oleh ilmu sebagai bentuk kepuasan.
Rumusan Masalah
1. Apa yang menyebabkan ilmu tidak mampu menjangkau hal-hal yang abstrak dan tidak nalar?
2. Mengapa ilmu begitu rapuh dan tak berdaya saat menangani peristiwa jatuhnya pesawat dan fenomena alam lainnya?
3. bagaimana kita menyikapi semakin berkembangnya ilmu malah ancaman bagi kita sendiri?
nama : Sandi Alfi Febrianto
BalasHapusP.IPS 2012 A
terkadang ilmu menjadi panutan sekali bagi orang yang sudah mengenalnya, setiap permasalahan selalu di kaitkan dengan ilmu pengatahuan,seharusnya bisa kita sadari tidak semuanya permasalahan yang ada di dunia ini bisa di pecahkan oleh ilmu, banyak hal yang tidak bisa di pecahkan oleh ilmu. memang perkembangan ilmu sudah sangat besar kita rasakan manfaatnya seperti tulisan di atas banyak sekali manfaat dari ilmu tetapi kembali harus kita sadari ilmu hanya terbatas tidak semuanya ita harus mengacu pada ilmu pengatahuan kadang ilmu juga bisa salah.
seperti keyakinan apakah bisa di kaji dengan ilmu,apakah ilmu bisa melihat keyakinan seseorang atau yang ada di batin seseorang,menurut saya ilmu belum bisa menjamah daerah tersebut dan seorang saintifikpun belum bisa menjelaskan hal tersebut.
pertanyaan:
1.mengapa ilmu sangat menjadi patokan bagi setiap masalah yang ada di dunia ini?
2.apakah ada pengatahuan yang menjamak tentang kepercayaan?
3.bagaimana menhilangkan jiwa saintifik yang ada di dalam jiwa kita?
Irma Lutfiana (4915131378)
BalasHapusP.IPS A 2013
Ilmu sangat berguna bagi kehidupan manusia . Tanpa adanya ilmu kita tak akan tahu apa-apa. Ada hadits mengatakan bahwa tuntutlah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat. Ini berarti bahwa ilmu itu memang penting mulai dari kita lahir di dunia sampai wafat. Akan tetapi kita pun jangan terlalu mengagung-agungkan ilmu, menganggap bahwa ilmu dapat memecahkan segala problematis yang ada. Memang sudah banyak penemuan alat dan teknologi canggih karena ilmu, akan tetapi kembali lagi pada pernyataan Pak Nusa di atas bahwa ilmu itu terbatas. Selain memiliki kelebihan, ilmu juga memiliki kelemahan. Contohnya saja dengan berkembangnya ilmu, alat komunikasi sekarang ini semakin canggih. Dari berkembangnya ilmu yang melahirkan alat komunikasi yang canggih itu pulalah yang membuat banyak orang yang menyalahgunakannya. Ilmu tidak selamanya dapat menjawab semua permasalahan yang ada, masih ada kearifan tradisional yang terkadang masih dapat memberikan solusi atas semua permasalahan, meskipun dianggap irrasional karena tidak didasarkan bukti-bukti yang akurat. Walaupun begitu selain memanfaatkan ilmu setidaknya kita juga dapat memanfaatkan kearifan tradisional dengan cara analisis kritis terlebih dahulu.
1. Bagaimana cara supaya kita dapat mensinkronkan antara ilmu dengan kearifan tradisional?
2. Bagaimana mengubah pandangan seseorang yang mengatakan bahwa ilmu itu segalanya?
3. Sampai batas manakah ilmu itu berkembang?
Diandra Suma Zahara
BalasHapus4915122534
PIPS A 2012
Assalamu'alaikum wr.wb.
Memang benar bahwa ilmu banyak membawa perubahan dan manfaat pada seluruh aspek kehidupan manusia, mulai dari pekerjaan, kesehatan, komunikasi, perdagangan, dan kebutuhan lainnya. Semua aspek tersebut saat ini sudah dapat dilakukan oleh manusia karena adanya perkembangan ilmu dan teknologi sehingga manusia dapat melakukannya dengan cepat, mudah, murah, dan tidak membutuhkan banyak tenaga sehingga dapat juga menghemat waktu.
Namun, adakalanya ilmu dan teknologi memiliki kelemahan dan keterbatasan karena tidak mampu menjawab fenomena ataupun bencana yang terjadi sehingga ilmu dan teknologi terasa sia-sia. Hal itulah yang harusnya menyadarkan manusia bahwa ada keunggulan dari agama dan kearifan serta sebagai bukti keberadaan dan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Ilmu dan teknologi akan kalah dengan kebesaran Tuhan.Di sinilah manusia juga seharusnya lebih mendekatkan diri dengan Tuhan dengan tetap mempelajari dan menerapkan ilmu-ilmu yang bermanfaat.
Pertanyaan yang saya ajukan:
1) Faktor apa yang melatarbelakangi seseorang bersikap saintisme? Selain karena faktor ilmu dapat diuji dan dijelaskan secara empiris.
2) Bagaimana cara yang tepat untuk mencegah seseorang untuk memiliki sikap saintisme?
3) Bagaimana cara menyadarkan seseorang bahwa ilmu dan teknologi itu juga memiliki kekurangan dan keterbatasan?
Terimakasih, wassalamu'alaikum.
3)
Dessy Permata Sari
BalasHapus4915131417
P.IPS REG A
Ilmu merupakan pokok penting dalam bidang kehidupan manusia. Hampir semua aktivititas manusia menggunakan benda-benda teknologi canggih sebagai hasil dari perkembangan dan kerja ilmu. Di dalam keluarga, kita juga dituntut untuk menuntut ilmu sampai setinggi-tingginya karena ilmu memanglah aspek penting dalam kehidupan manusia, apalagi di era globalisasi ini. Namun ilmu tidak sepenuhnya dapat memberikan solusi dari berbagai masalah yang ada. Seperti hal nya dalam bidang kedokteran. Di dunia kedokteran terkadang dokter yang sudah memiliki ilmu dan pengalaman tinggi pun terkadang salah diagnose dan salah memberikan obat terhadap pasiennya. Padahal teknologi dan peralatan canggih sudah sangat mendukung dalam bidang kedokteran. Ilmu memberikan kemudahan, kecanggihan, dan selalu berevolusi yang tadinya tidak mungkin menjadi mungkin sehingga banyak manusia yang mendewakan ilmu. Banyak manusia yang mengagung-agungkan ilmu dan mulai melupakan Tuhan. Padahal Tuhan adalah pencipta dari segala yang ada. Manusia yang berusaha Tuhan yang menentukan. Jadi tidak sepatutnya manusia terlalu mengagungkan ilmu dan melupakan Tuhan-Nya yang padahal Dia lah yang menentukan dari segala apa yang ada.
1. Mengapa banyak manusia yang bergantung dan mendewakan ilmu?
2. Apakah hanya ilmu yang dapat memberikan solusi dalam persoalan hidup?
3. Mengapa ilmu begitu penting dalam kehidupan manusia?
tentulah harus diakui keberadaan teknologi di kehidupan ini mempengaruhi kehidupan manusia hampir di semua semua sektor. kendati demikian, ilmu tentu ada kelemahan di dalamnya. seperti apa yang telah diuraikan di atas bagaimana kegagalan teknologi dalam menangani kasus jatuhnya pesawat malaysia airline's , demikian juga dalam penanganan gunung sinabung. teknologi yang canggih dibuat oleh manusia tentunya, yang sebagaimana tentu ada kelemahan di dalamnya.
Hapus1. Apakah hal yang melatar belakangi seseorang itu rasional?
2.Bagaiman meng selaraskan pandangan antara tradisional dan rasionalistis?
3.Apa alternatif yang digunakan dalam pemecahan masalah jika ilmu atau teknologi tak sanggup menyelesaikannya?
Lina Wati
BalasHapus4915133424
P.IPS B 2013
Ilmu telah memberi kemajuan terhadap sejarah peradaban dunia, karena ilmu memang membuat hidup lebih praktis, mudah, bermakna, nyaman dan bermutu. Namun ilmu juga memiliki kelemahan dan kekurangan.
Dan disini sikap kita seharusnya adalah tidak mendewakan ilmu dan lebih arif dan bijaksana dalam memandang suatu ilmu. Dan jangan menganggap bahwa ilmu adalah kebenaran yang mutlak. Dan kita juga jangan terlalu mengesampingkan mitos, karena pada kenyataannya suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan cara medis bisa disembuhkan dengan pengobatan alternatif yang jelas-jelas tidak menggunakan cara kerja keilmuan.
Pertanyaan :
1. Mengapa ada suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan cara medis, tetapi bisa disembuhkan dengan pengobatan alternatif, faktor apa yang melatarbelakangi hal ini?
2. Apakah ilmu dapat merubah pola perilaku manusia?
3. Apakah ilmu nantinya bisa merubah dunia ke arah yang negatif?
Lina Wati
BalasHapus4915133424
P.IPS B 2013
Ilmu telah memberi kemajuan terhadap sejarah peradaban dunia, karena ilmu memang membuat hidup lebih praktis, mudah, bermakna, nyaman dan bermutu. Namun ilmu juga memiliki kelemahan dan kekurangan.
Dan disini sikap kita seharusnya adalah tidak mendewakan ilmu dan lebih arif dan bijaksana dalam memandang suatu ilmu. Dan jangan menganggap bahwa ilmu adalah kebenaran yang mutlak. Dan kita juga jangan terlalu mengesampingkan mitos, karena pada kenyataannya suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan cara medis bisa disembuhkan dengan pengobatan alternatif yang jelas-jelas tidak menggunakan cara kerja keilmuan.
Pertanyaan :
1. Mengapa ada suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan cara medis, tetapi bisa disembuhkan dengan pengobatan alternatif, faktor apa yang melatarbelakangi hal ini?
2. Apakah ilmu dapat merubah pola perilaku manusia?
3. Apakah ilmu nantinya bisa merubah dunia ke arah yang negatif?
Maya Yulia Dwi Putri Maranatha
BalasHapus4915122540
PIPS A 2012
manusia pada hakikatnya memang tidak dapat terlepas dari ilmu. tanpa kita sadari seluruh komponen di sekeliling kita berasal dari ilmu. tapi, karena penafsiran yang salah tentang ilmu sendiri, banyak manusia yang justru mendewakan ilmu. bahkan sampai mengabaikan agama karena dianggap agama tidak dapat diuji kebenarannya. pemahaman yang salah inilah yang membuat manusa makin terperangkap dalam jurang ilmu pengetahuan.
ilmu pengetahuan memang sejatinya memiliki manfaat yang baik untuk kehidupan manusia, namun bukankah sesuatu yang digunakan secara berlebihan juga dapat merusak? dalam hal inilah diperlukan kearifan manusia dalam memerangi kesalahpahaman akan ilmu, terlebih lagi akhir-akhir ini ilmu pengetahuan sudah tidak memperhatikan kearifan lokal padahal dalam keadaan saat ini kearifan lokal sangat dibutuhkan untuk menangani lingkungan kita.
dari tulisan diadiatas saya mengajukan 3 pertanyaan:
1. mengapa manusia dapat mendewakan ilmu?
2. mengapa ilmu dapat begitu merusak jika dimanfaatkan secara berlebihan?
3. bagaimana solusinya agar manusia tidak hanya berpusat pada ilmu, tetapi juga pada agama?
kartika sari berlian
BalasHapus4915122550
p.ips A 2012
Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat diuji dengan metode-metode tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi.
1. apakah setiap manusia harus memiliki ilmu ?
2. apakah dengan memiliki banyak ilmu menjadi tolak ukur manusia cerdas atau tidak ?
3. apakah ilmu yang di miliki manusia akan berpengaruh akan kehidupannya ?
Nama : Aditya Dovio Erlangga
BalasHapusNIM : 4915122531
Pendidikan IPS
Assalamualaikum Wr. Wb
Ilmu merupakan bagian dari kehidupan, dengan ilmu peradaban manusia semakin berkembang dengan ditunjang pula dengan pola fikir yang secara sistematis terbentuk secara rasional. Ilmu merubaha peradaban manusia kearah perkembangan yang maju. Dunia dengan ilmu adalah kesatuan yang tak dapat dipisahkan untuk memberdayakan manusia menjadi lebih baik. Dengan menggunakan ilmu yang dimiliki niscaya, manusia akan mengerti dan memahami hakikat kehidupan yang sebenarnya.
Ilmu menjadikan suatu kehidupan menjadi lebih berguna diantara pesatnya perkembangan zaman yang menuntut kehidupan maju. Perkembangan alat-alat teknologi menjadikan ilmu sebagai sesuatu yang terpenting dalam kehidupan manusia dengan keberadaannya. Namun dari semua itu, keberadaan ilmu memiliki kontradiksi dengan adanya hal-hal yang tak dapat diterima akal logis. Ilmu tak dapat berkaitan dengan ilmu Tuhan, memang secara realita yang terjadi, ilmu memiliki kedudukan diatas dari pola fikir manusia namun pada dasarnya Ilmu Ketuhanan tak dapat ditampik untuk menyelesaikan beberapa permasalahan yang ada dalam kehidupan manusia didunia.
Ini membuktikan bahwa ilmu Tuhan lebih pasti dan benar daripada ilmu didunia, manusiaa sudah selayaknya berpedoman pada ilmu Tuhan atas dasar realita ilmu dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan mengagungkan ilmu, manusia telah lupa dengan hakikat ilmu Tuhan yang pasti dan kebenarannya dalam membentuk pola fikir manusia dengan daya nalarnya.
Pertanyaan :
1. Apa yang menjadi kebenaran dalam realita masyarakat dipandang dari sudut keilmuan ?
2. Bagaimana kedudukan ilmu dengan ilmu yang telah dipelajari secara hakiki ( Ilmu Tuhan ) dalam menganalisa suatu fenomena masyarakat ?
3. Bagaimana sikap manusia dengan keberadaan ilmu dunia dan ilmu Ketuhanan ?
M Rio Malaha 4915120342 P.IPS 2012 A
BalasHapusIlmu pada dasarnya sangat baik dan berguna dalam kehidupan manusia, ilmu membawa manusia pada zaman yang sangat modern sampai pada saat ini. banyak penemuan penemuan yang terjadi karena kehebatan ilmu, oleh karena itu ilmu dianggap sebagai hal yang nyata yang mampu mengembangan kehidupan manusia, tetapi ilmu masih banyak memiliki kekurangan, ilmu tidak dapat mengjanhkau hal hal yang bersifat spiritual dan mitos, tetapi hal ini belum disadari oleh manusia, seharusnya manusia bisa menyadari hal yang paling mereka agung agung kan yaitu ilmu tidak sehebat apa yang mereka bayangkan. manusia masih mempunyai kepercayaan masing masing itu yang seharusnya disadari dan ditekanan kepada manusia dalam kehidupan sehari hari.
1. apakah ilmu dapat mengkaji semua persoalan manusia ?
2.. bagaimana cara kerja ilmu dalam memandang sebuah mitos ?
3. mengapa perkembangan ilmu tidak digabungkan dengan kepercayaan agama ?
RIZHA OCTAVIANI
BalasHapus4915127070
P.IPS B 2012
Ilmu bersifat terbuka. Dengan demikian ilmu bersifat objektif, memperhatikan objeknya. Tidak subjektif atau tergantung subjeknya. Karena itu bisa dicek atau diperiksa oleh siapa pun secara terbuka. Dari tulisan tersebut dapat dikatakan juga bahwa ilmu yang objektif berarti cara penggunaan metode ilmu tidak bergantung kepada yang menggunakan, tidak tergantung pada pemahaman secara pribadi.
Ilmu pengetahuan berkembang seiring dengan berkembangnya kebudayaan manusia yang berlangsung secara bertahap dan evolutif. Oleh karena untuk memahami strategi perkembangan ilmu, maka kita perlu mengetahui secara global sejarah perkembangan ilmu. Karena melalui sejarah perkembangan ilmu, kita dapat memahami makna kehadiran ilmu bagi umat manusia.
Kelemahan dan keterbatasan ilmu juga terlihat jelas dalam bidang teknologi dan kesehatan. seperti zaman globalisasi ini, teknologi makin berkembang begutupun berkembangnya ilmu yang mengikuti zaman. Disamping itu manusia harus lebih menghargai kearifan lokal yang berkembang pada masyarakat tradisional dalam menjalani hidup dan menyelesaikan sejumlah masalah.
Manfaat ilmu bagi manusia tidak terhitung jumlahnya. Sejak Nabi Adam hingga sekarang, dari waktu ke waktu ilmu telah mengubah manusia dan peradabannya. Kehidupan manusia pun menjadi lebih dinamis dan berwarna. Dengan ilmu, manusia senantiasa: mencari tahu dan menelaah bagaimana cara hidup yang lebih baik dari sebelumnya, menemukan sesuatu untuk menjawab setiap keingintahuannya, menggunakan penemuan-penemuan untuk membantu dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Manusia pun menjadi lebih aktif mengfungsikan akal untuk senantiasa mengembangkan ilmu yang diperoleh dan yang dipelajarinya. Selain itu berkat ilmu, manusia: menjadi tahu sesuatu dari yang sebelumnya tidak tahu, dapat melakukan banyak hal di berbagai aspek kehidupan, menjalani kehidupan dengan nyaman dan aman.
pertanyaan:
1. Bagaimana mengembangkan ilmu yang ada pada diri kita sesuai kemajuan zaman?
2. Apa dampak perkembangan ilmu bagi kehidupan?
3. Bagaimana cara memanfaatkan ilmu agar meningkatkan kesejahteraan manusia?
Ayu Anggraeni
BalasHapusP.IPS A / 2013
Saya setuju dengan pendapat bapak, bahwa secanggih apapun ilmu dan teknologi tidak akan mampu menjelaskan semua fenomena yang ada, ilmu tidak bisa sepenuhnya menjadi sumber kebenaran karena ilmu yang kita dapat baik itu bersifat rasional atau empiris, kedua - duanya memiliki keterbatasan.
Berdasarkan pendapat Afanasyef, seorang pemikir Marxist bangsa Rusia mendefinisikan ilmu adalah pengetahuan manusia tentang alam, masyarakat, dan pikiran. Ia mencerminkan alam dan konsep-konsep, kategori dan hukum-hukum, yang ketetapannya dan kebenarannya diuji dengan pengalaman praktis.
Ilmu yang didapat melalui logika berfikir ( rasional ) dan empiris memiliki keterbatan yaitu ilmu yang didapat berdasarkan logika berpikir memiliki keterbatasan dalam hal penalaran,dll. Hal ini dikarenkan otak manusia memiliki keterbatasan, sedangkan ilmu yang didapat melalui pengalaman indrawi memiliki keterbatasan pada kemampuan indrawi manusia. Hal ini dikarenakan panca indra manusia seringkali bersifat fatamorgana. contohnya ketika sendok yang dimasukan kedalam gelas yang berisi air, maka yang terlihat oleh indra penglihatan kita sendok itu bengkok atau melengkung. Peristiwa ini menunjukan betapa ilmu memiliki keterbatasan oleh karena itu kita tidak boleh beranggapan bahwa ilmu yang didapat melalaui logika berfikir ( rasional ) atau empiris lebih baik, justru yang harus kita kembangkan adalah ilmu yang didasarkan pada keduanya yaitu rasional dan empiris, agar ilmu itu lebih akurat. Selain itu ilmu memiliki sifat kebenaran yaitu probabilitis, tentatif dan relatif.
1. Bagaimana peran ilmu dalam memecahkan segala fenomena yang ada??
2. Jika ilmu itu tidak memiliki kebenaran yang pasti, maka ilmu yang selama ini kita pelajari masih bisa diragukan ?, lalu bagaimana cara menyikapi permasalahan tentang ilmu yang masih diragukan kebenarannya?
Anzani Mutiara
BalasHapus4915131398
P.IPS A 2013
Dengan adanya ilmu manusia dapat mengenali beragam permasalahan sehingga dapat memecahkan masalahnya. Manusia Dapat berfikir luas karena memiliki ilmu. Sejak kecil kita disekolahkan hingga ke perguruan tinggi hanya untuk mendapatkan sebuah ilmu. Ilmu pula lah yang telah membawa kita masuk ke dalam dunia yang lebih modern. Munculnya alat-alat yang kian canggih yang merupakan hasil dari kerja ilmu. Memang ilmu seakan paling tinggi kedudukannya, karena bersifat rasional dan empiris. Namun ada pula hal yang tidak dapat dijelaskan oleh ilmu, misalnya saja misteri hilangnya pesawat Malaysia yang hingga saat ini keberadaanya masih tanda tanya. Banyak para ilmuwan yang berusaha mencari pesawat tersebut dengan berbagai macam teknologi-teknologi dan pemikiran yang canggih, namun usaha tersebut masih bernilai nol. Perlu kita sadari bahwa tidak semua hal dapat dijelaskan dengan ilmu, memang ilmu itu penting bagi manusia namun ternyata ada hal-hal lain yang sulit dijelaskan dengan rasio. Adakalanya manusia menggunakan kearifan local yang dibuat oleh masyarakat tradisional dalam memecahkan suatu masalah, sesuai dengan pendapat Bapak yaitu agar manusia bisa lebih bermakna.
1. Apakah ilmu dengan kearifan local dapat bersatu ?
2. Mengapa jarang sekali orang yang mempercayai mitos sehingga cenderung lebih meninggikan ilmu ?
3. Dengan cara yang bagaimana kearifan local dapat memecahkan suatu masalah ?
Azizah Maharani
BalasHapus4915122561
P. IPS A 2012
Ilmu merupakan hal penting bagi kehidupan manusia , karena dengan adanya ilmu manusia menjadi lebih mudah beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu sangat menjadi sangat penting dalam kehidupan di zaman ini. Tanpa adanya ilmu tidak akan ada yang namanya zaman modern seperti ini, hampir semua bisa dibuktikan oleh ilmu, namun tentu saja tidak semua, ada beberapa hal yang didak bisa dijelaskan. Seperti halnya tentang segitiga Bermuda yang sampai saat ini keberadaannya tidak bisa dijelaskan oleh ilmu manapun, segitga Bermuda kerap dihubung-hubungkan hal aneh seperti lokasi kerajaan setan atau medan magnet dahsyat.
Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan sekarang manusia semakin ‘jenuh’, karena semuanya bisa dijelaskan oleh ilmu pengetahuan yang dalam konteks ini manusia serasa diperbudak oleh hasil dari ilmu itu sendiri, dengan ‘kejenuhan’ ini manusia kemungkinan kembali lagi memanfaatkan kearifan local seperti zaman terdahulu dan seperti masyarakat tradisional saat ini, karena kehidupan selalu mengalami siklus.
Pertanyaan:
1. Bagaimana tanggapan para penganut saintisme tentang fenomena yang tidak dapat dijelaskan oleh ilmu?
2. Apakah ilmu dan iman harus berjalan beriringan? Bagaimana jika keduanya tidak berjalan beriringan? Seperti halnya ilmu tanpa iman dan iman tanpa ilmu?
3. Semakin modern zaman, maka manusia bisa dikatakan semakin ‘jenuh’ dengan ilmu, karena manusia merasa diperbudak oleh hasil dari ilmu. Apakah nanti manusia akan kembali memanfaatkan kearifan local?
Rikky Leander
BalasHapusPIPS REG B 2013
4915133427
Dari tulisan Bapak diatas, Saya setuju dengan pernyataan bapak yang mengatakan bahwa ilmu memang bukanlah segala-galanya. Memang pada dasarnya ilmu diciptakan untuk memberikan suatu kebenaran secara pasti dan juga untuk mempermudah kehidupan manusia. Di zaman sekarang ini ilmu memang lah sangat dominan dalam mempengaruhi segala pola aktivitas yang dilakukan oleh semua orang yang ada di dunia ini. Semua orang baik dari golongan kecil, sedang, maupun besar, dewasa ini sangatlah tergantung pada yang namanya ilmu pengetahuan. Bisa kita bayangkan apabila kita hidup di dunia ini tanpa ilmu pengetahuan. Mungkin kita tidak akan bisa mengenal tentang listrik, lampu, telepon, tv, kendaraan, dan juga alat-alat canggih lainnya yang diciptakan dengan menggunakan ilmu pengetahuan. Kehidupan di zaman modern sudah pasti menggunakan ilmu pengetahuan. Itu mutlak dan tak dapat di tolak. Sebegitu pentingnya dan bermanfaatnya ilmu, sehingga hal ini membuat banyak orang yang hanya percaya jika suatu hal tersebut sudah dibuktikan kebenarannya dengan fakta-fakta yang ada. Mereka itulah yang dinamakan penganut Saintisme. Bahkan dalam hal urusan keyakinannya pun mereka selalu mengkaitkan dengan sebuah pemikiran yang logis, rasional dan tak perlu bantuan iman. Inilah salah satu kelemahan ilmu yang boleh saya tegaskan. Ilmu itu terbatas, tak mampu menjelaskan tentang suatu hal yang sakral, misteri-misteri ilahi, hilangnya pesawat malaysia, bahkan penyakit yang timbul pada seseorang tak mampu di diagnosis dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang canggih. Ilmu itu terbatas, pemikiran manusia memiliki daya keterbatasan dan ketidakmampuan dalam menjawab suatu kerahasian yang bersifat ilahi. Tetapi mengapa kita tidak peka sedikit saja terhadap sesuatu yang bernama kearifan lokal ? memang banyak orang yang berpresepsi bahwa kearifan adalah suatu hal yang tabu, dan sulit untuk diterima akal pikiran dengan logis. Sehingga banyak orang yang pergi dan beralih ke ilmu pengetahuan. padahal menurut saya presepsi itu belum tentu benar. Padahal bila kita bisa untuk memilih, milah dan menyaring segala sesuatu nya dengan sedikit saja menggunakan akal pikiran kita, kita akan dapat tahu manfaat akan sebuah kearifan yang ada.
Pertanyaan :
1. Mengapa ilmu begitu sangat memberikan pengaruh kuat bagi segala aktivitas manusia ? apa yang membuatnya ?
2. Ilmu itu memiliki kelebihan dan juga kekurangan, bagaimana cara mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada pada ilmu ?
3. Mengapa banyak orang yang tak peka dengan konsep kearifan lokal yang telah lama ada dan digunakan oleh nenek moyang kita terdahulu ? apakah konsep kearifan itu dinilai tidak lebih besar dari ilmu pengetahuan ?
4. Banyak orang di zaman modern kini, berbondong bondong untuk mencari dan menuntut ilmu setinggi-tingginya ? mengapa hal itu bisa terjadi ? mengapa segala sesuatunya harus didasarkan pada hal tersebut ?
5. ada ungkapan kata yang berbunyi seperti ini : “semakin tinggi tingkat pendidikan dan ilmu seseorang maka ia akan semakin dihormati oleh orang lain”, apakah konsep itu benar dan layak untuk diterima ?
NAMA : FANNY FITRIYANI
BalasHapusNIM : 4915131376
P.IPS A 2013
Seiring berkembangnya zaman, ilmu juga ikut berkembang mengikuti arus zaman. Semakin lama manusia semakin menguasai ilmu yang terkadang di luar logika kita. Penciptaan-penciptaan teknologi yang semakin canggih membuat kita semakin terpukau dengan kehebatan ilmu dan juga skill manusia yang dapat menciptakan teknologi yang sangat canggih dan dapat memudahkan pekerjaan manusia. Banyak orang yang berfikir bahwa ilmu dapat memecahkan semua masalah yang ada di dunia ini, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa semua yang ada di dunia ini pasti memiliki kelebikahan dan kekurangan masing-masing karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Ilmu juga memiliki kelemahan dan tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan ilmu. Namun, ilmu pasti akan lebih bermakna dan bermanfaat jika digunakan dengan baik dan tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang negative.
• Ilmu menghasilkan hal yang positif seperti menciptakan teknologi yang dapat memudahkan pekerjaan manusia, apakah ilmu tidak pernah menghasilkan hal-hal yang negative?
• Bagaimanakah penerapan ilmu dalam suatu permasalahan yang besar?
• Bagaimanakah jika ilmu tidak dapat memecahkan suatu masalah?
sartika oktaviani
BalasHapus4915127073
PIPS B 2012
Assalamualaikum,
Ilmu itu memang terbatas. Ilmu yang berkembang terkadang bisa membuat orang lupak akan agama yang dianggap tidak rasional karena menganggap segala sesuatu yang ada di agama tidak dapat di buktikan secara nyata atau empiris bahkan dengan berkembangnya ilmu muncul banyak penemuan yang melenceng dan tidak sesuai dengan ajaran agama islam seperti sulam alis dab bibir untuk kecantikan.
Oleh karena itu saya ingin menanyakan :
1. Bagaimakah cara agar ilmu dan agama seimbang dalam fikiran manusia?
2. Apakah dengan semakin berkembangnya ilmu agama akan ditinggalkan ?
Muhamad umar
BalasHapusPIPS A REG 2012
Disebut ilmu apabila sesuatu sudah teruji yang didasarkan oleh teoritis dan rasional. Dalam arti, ilmu tidak hanya pengetahuan tetapi harus empiris dengan mengumpulkan teori-teori. Dengan seiringnya waktu ilmu berkembang pesat sehingga manusia ingin berbincan-bincang tidak harus bertemu langsung hanya dengan berbentuk balok yaitu handphon orang dapat berintraksi .
Ilmu memiliki keterbatasan. Contohnya ilmu tidak bisa membuktikan hal-hal yang gaib hanya sekedar yakin saja.
1. Bagaimana seorang menjawab hal-hal yang bersifat terbatasnya ilmu ?
2. Apa dampak dari perkembangan ilmu yang sangat pesat ?
3. Bagaimanakah seorang ilmuwan menyikapi ilmu yang terbatas ?
Tri Satria
BalasHapus4915122548
PIPS A 2012
Ilmu pada dasarnya mempersiapkan seorang manusia unutk mencapai pada titik kesiapan fungsi manifestasi dan laten melalui jalur informal pendidikan. Sikap saintisme manusia terhadap ilmu pengetahuan lebih baik dihindarkan karena akan membuat manusia itu terbelenggu dalam suatu konsep yang dinamakan penelitia. seperti dalam pribahasa, diatas langit masih ada langit maka seperti itulah ilmu pengetahuan.
1. Mengapa manusia bangga akan ilmu pengetahuan yang dimilikinya ?
2. Bagaimana sikap yang harus kita lakukan apabila kita memiliki sikap saintisme yang berlebihan ?
3. Apa peranan aspek kehidupan lain seperti sosial dan agama bagi manusia yang menganut saintisme ?
Nururrizqi Yasyaaillah
BalasHapus4915120344
PIPS Reguler 2012
Assalamualaikum wr.wb
Ilmu dipandang sebagai cara untuk menjelaskan dan memecahkan suatu permasalahan. Orang yang berilmu belum tentu mampu untuk memecahkan masalah yang mereka hadapi sebab ilmu pasti punya kelebihan dan kekurangannya. Contoh nya didalam tulisan ini, kasus hilangnya pesawat Malaysia saja sampai saat ini belum terselesaikan dan terkuak penyebab hilangnya pesawat ini. Berbagai macam penyakit yang sudah ditangani oleh para ahli dokter professional pun penyakit itu belum bisa disembuhkan. Memang, tidak semua nya bisa diselesaikan oleh ilmu dan teknologi. Tentu, ada rahasia Allah dibalik itu semua. Kebesaran sang Maha Pencipta lah yang menjadi bukti bahwa fenomena atau bencana yang terjadi di dalam kehidupan kita, disitulah ada campur tangan dan kehendak Tuhan yang menjadi pengatur segalanya.
Pertanyaan yang ingin saya ajukan :
1. Sampai sejauh mana batas ilmu itu bisa dipergunakan oleh manusia?
2. Bagaimana caranya agar manusia menggunakan ilmu secara bijaksana dalam menyelesaikan suatu masalah kehidupan?
3. Bagaimana kita menyikapi adanya ilmu yang kita miliki dapat selaras dengan agama yang kita yakini sebagai pedoman untuk memecahkan masalah?
4. Bagaimana caranya agar manusia dapat mempertahankan kearifan lokal yang dimiliki ditengah berkembangnya teknologi yang maju dan modern?
Dewi Wahyuningsih
BalasHapus4915122520
PIPS Reg 2012
Ilmu pengetahuan berperan besar dalam memajukan peradaban manusia. Ilmu pengetahuan berkontribusi dalam berkembangnya cara kerja, pola berfikir serta teknologi modern. Kemajuan tersebut membawa dampak positif terhadap umat manusia. Memudahkan manusia dalam melakukan sebuah kegiatan, dan upayanya dalam menghemat waktu agar efektif dan efisien. Namun efek yang dibawa dari ilmu pengetahuan terkadang menyulitkan manusia itu sendiri. Penggunaan metode, cara ataupun teknologi yang tidak tepat justru membawa bencana dan kerusakan bagi kehidupan manusia.
Kearifan dan kebijaksanaan manusia dalam menghadapi ilmu pengetahuan tentunya diperlukan agar ilmu pengetahuan tetap berguna dan tidak menyimpang dari tujuan semula yaitu ilmu pengetahuan sebagai salah satu cara mempermudah pekerjaan manusia. Pemujaan terhadap ilmu pengetahuan secara berlebih akan menghilangkan manfaat dari ilmu pengetahuan tersebut.
Rumusan masalah :
1. Bagaimana menyikapi ilmu pengetahuan yang memiliki keterbatasan?
2. Apakah ilmu berperan terhadap perubahan moral serta norma masyarakat modern?
3. Bagaimana mengimbangi ilmu pengetahuan dengan kearifan lokal yang notabenenya berbeda pandangan?
4. Apakah yang mendasari ilmu pengetahuan sebagai sumber kebenaran dalam menjelaskan sesuatu?
Nama: Shafira Muthia
BalasHapusNIM: 40915122525
P.IPS A 2012
Seperti pada wacana diatas setiap manusia memang harus mempelajari ilmu yang ada dimuka bumi ini demi kemajuan hidupannya. Ilmu membantu manusia dalam mengungkap tabir misteri kehidupan yang berasal dari alam maupun lingkungan masyarakat. Tetapi ilmu hanya dapat mengungkap fenomena-fenomena yang bersifat realitas dan empiris. Hal ini menyebabkan jangkauan ilmu bersifat terbatas.
Dalam pandangan saintis, agama dan ilmu pengetahuan mempunyai perbedaan. Bidang kajian agama adalah metafisik, sedangkan bidang kajian sains atau ilmu pengetahuan adalah alam empiris. Agama itu berasal dari Tuhan, sedangkan ilmu pengetahuan dari alam. Ada hal yang tidak bisa dijawab oleh ilmu. Contohnya saja berdasarkan ilmu kedokteran seorang dokter memvonis pasiennya yang menderita kanker stadium akhir bahwa ia hanya dapat bertahan hidup selama satu bulan. Ternyata vonis dokter itu salah, penderita kanker stadium akhir tersebut dapat bertahan hidup hingga satu tahun.
Intinya kebenaran agama dan ilmu pengetahuan tidak selau harus dilihat dalam Konteks yang berseberangan, tetapi juga perlu dipikirkan bagaimana keduanya bersinergi dalam membantu kehidupan manusia yang lebih layak dan menghargai kearifan lokal yang bersifat tradisional.
Contohnya
Dari wacana diatas saya mengajukan beberapa pertanyaan yaitu:
1. Bagaimana mensinergikan antara agama dan ilmu pengetahuan dalam mengembalikan kearifan lokal?
2. Bagaimana pandangan penganut posmoderisme mengenai ilmu dan mitos?
Nama : Ulfa Suci Yanti 4915127079
BalasHapusJurusan : Pendidikan IPS B 2012
Ilmu memang dapat membantu kehidupan manusia menjadi lebih baik. sebagaimana yang telah disampakan oleh bapak nusa diatas bahwa ilmu telah membawa kemajuan luar biasa pada manusia dan peradabannya. Namun tidak dapat kita pungkiri bahwa ilmu juga memiliki kelemahan. Bahkan ilmu juga terbatas. Tidak semua masalah di dunia ini dapat diselesaikan dengan ilmu. Saya juga sangat setuju dengan perkataan bapak nusa yang mengatakan bahwa sudah saatnya manusia tidak lagi mendewakan ilmu. Sebaliknya kita harus memanfaatkan semua kearifan agar hidup kita lebih bermakna. Namun ada beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan .
1. Benarkah pendapat para kaum posmodernisme yang mengatakan bahwa ilmu pengetahuan moderen tidak lebih tinggi statusnya dibanding mitos ?
2. Seperti yang dikatakan oleh bapak nusa diatas, Kearifan lokal juga tidak boleh diyakini dan digunakan begitu saja. Harus tetap ada analisis kritis untuk memilah, memilih dan mengolahnya sebelum dimanfaatkan secara bermakna. Lalu Bagaimana cara mengelola kearifan lokal tersebut
Tria maulida agustiar
BalasHapus4915131404
p.ips a 2013
Memang ilmu itu sangat berkembang dan cepat apalagi di bidang pendidikan dan teknologi. Dalam pendidikan ilmu dapat mengubah manusia dalam bidang akademik jadi yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak mengerti menjadi mengerti, dan dapat menjelaskan perilaku yang salah dalam diri manusia dan bagaimana cara melakukan perbaikan dengan ilmu yang ada. Dalam bidang teknologi ilmu mempermudah pekerjaan manusia dan cara berkomunikasi dengan orang lain tanpa merasakan lelah dan letih. Tidak seperti dulu yang sulit dan memperlukan waktu. Perkembangan ilmu sangat membantu manusi, menolong manusia, dan mempermudah manusia dalam melakukan kegiatan. Tetapi ilmu tidak hanya memberikan kemudahan dan kelebihan yang baik bagi manusia, ilmu juga memberikan kesulitan pada manusia dan terdapat kelemahan yang sangat buruk. Contohnya sekarang manusia sulit untuk lepas dengan canggihnya teknologi dan kerusakan alam yang sangat parah. Seharusnya ilmu berkembang dengan diiringi kearifan lokalnya juga untuk menciptakan keseimbangan dalam berkembangnya sesuatu hal yang baru agar tidak terjadi kesalahan, jika terjadi kesalahan seharusnya dikaji dan diuji sebelum disebarkan. Bagaimana menciptakan kerarifan lokal ditengah masyarakat modern?? Apakah ilmu dengan kearifan lokal dapat bekerja sama dalam mengebangkan sesuatu yang baru dengan baik dan terjamin??
Nama : Anggie Nur Swastika
BalasHapusNo.Reg : 4915131406
Kelas : P.IPS A 2013
Ilmu itu harus rasional yaitu pemikiran yang logis atau masuk akal. Di sini ilmu berperan penting sebagai indikator pemahaman yang sesuai dengan penalaran yang masuk akal. Ilmu itu bersifat empiris, yang berarti yang sesuai dengan pengalaman indrawi. Pengalaman indrawi yaitu kita bisa merasakan, mendengarkan, dan melihat dari sisi ilmu. Ilmu bisa terbukti dari pengalaman yang terjadi di sekeliling kita. Kemudian ilmu itu sistematis yaitu secara berurutan, jelas dan terinci. Jika ilmu dibuat tidak berurutan maka ilmu tidak mempunyai makna yang tidak dimengerti.
Menurut saya ilmu harus diawali dengan pemikiran yang masuk di akal. Jika pemikiran tersebut sesuai dengan penalaran agar kita tidak salah nalar atau tidak salah menagkap ilmu yang sudah dibuat dengan sedemikian rupa. Ilu yang kita dapatkan memang berasal dari pengalaman yang sebelumnya sudah terjadi.
Pertanyaan
1. Mengapa kebanyakan orang salah menginterpretasikan ilmu yang digunakan untuk berbuat yang negatif. Mengapa dan solusinya bagaimana ?
2. Sering sekali ilmu yang sudah diterapkan namun tidak masuk di akal atau tidak dimengerti. Bagaimana kita untuk menentukan ilmu itu adalah ilmu yang salah nalar atau tidak dimengerti ?
3. Apa faktor yang mendasar ilmu itu bersifat rasional dan contohnya seperti apa ?
Arlietha Nofeliza (4915131392) PIPS A 2013
BalasHapusIlmu memang merupakan sesuatu yang penting dalam hidup manusia. Dengan ilmu bisa membawa kemajuan peradaban manusia. Ilmu menghasilkan sebuah penemuan baru yang tentunya bertujuan untuk menyelesaikan persoalan dan permasalahan. Seperti contoh dalam tulisan ini, yaitu adanya penemuan mengenai bayi tabung yang sangat membantu pasangan dan wanita yang mendapat kesulitan untuk memiliki anak. Ini merupakan salah satu manfaat yang didapatkan dari sebuah ilmu. Ilmu juga memberikan sebuah pencerahan dan perkembangan dalam kemajuan yang sangat besar dalam teknologi. Dengan kata lain bahwa ilmu merupakan sumber pemecah permasalahan dalam hidup manusia. Ilmu sangat membantu bagi manusia. Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa ilmu juga memiliki keterbatasan. Karena pada dasarnya ilmu diciptakan oleh manusia dan manusia merupakan makhluk yang memiliki banyak keterbatasan. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa pada hakikinya masih ada hal lain yang tidak bisa dijawab dengan sebuah ilmu. Seperti yang terdapat pada tulisan pak nusa lainnya yang berjudul “Penelitian dan Kebijaksanaan”. Inti dari tulisan tersebut adalah ada banyak sisi fundamental dalam kehidupan manusia yang tidak dapat dipecahkan dengan penelitian, namun hanya bisa diselesaikan dengan kebijaksanaan. Hal ini menunjukan bahwa ilmu bukan merupakan satu-satunya solusi dalam kehidupan manusia. Banyak sisi fundamental yang tidak bisa dijawab oleh ilmu. Oleh karena itu benar jika kita sudah saatnya menggunakan kearifan dan tidak lagi mengagungkan ilmu. Yaitu bahwa setiap permasalahan yang ada bukan hanya dapat diselesaikan hanya dengan sebuah ilmu melainkan kita harus meyakini masih ada kuasa Tuhan yang tentunya tidak bisa dijangkau hanya dengan ilmu yang selalu disertai dengan bukti. Ini adalah masalah keyakinan. Tentu saja jika kaitannya dengan kuasa Tuhan siapa yang mampu mengelakkan?. Dan satu lagi, bahwa harus tetap ada analisis kritis untuk memilah, memilih dan mengolahnya sebelum dimanfaatkan secara bermakna.
Pertanyaannya yaitu 1. Apakah saat ini ada ilmu yang menyelesaikan persoalan yang fundamental? 2. Bagaimana cara kita dalam mengatasi keterbatasan ilmu?
Nama : Rizky Rachmawati (4915131381)
BalasHapusKelas : P.IPS A 2013
Sebagai seorang manusia yang mempunyai suatu kelebihan dibandingkan makhluk hidup lainnya, kita harus bisa lebih baik menggunakan ilmu yang kita punya. Otak manusia apabila terus digunakan dalam hal-hal yang baik pasti kemampuan berfikir dan memori yang terdapat dalam otak akan terus bekerja. Tidak mudah menghilang begitu saja. Sekarang banyak sekali orang-orang yang salah dalam melaksanakan sebuah ilmu. Ilmu sekarang sudah mulai tercemar oleh tindakan orang-orang yang menyimpang. Sebenarnya mereka yang seperti itu sangat salah dalam mengartikan sebuah ilmu, mereka mengira bahwa ilmu yang mereka dapatkan sudahlah yang sangat benar. Sebagai seorang manusia harusnya kita sadar bahwa mempertahankan sebuah ilmu amatlah sangat sulit. Jika kita biarkan ilmu yang kita miliki maka kita akan menyesal dan akan menghilang begitu saja. Sebagai manusia yang mempunyai ilmu pengetahuan yang baik, seharusnya kita dapat membagi ilmu yang kita miliki untuk orang lain yang sangat memerlukan. Dengan begitu kita dapat menjadikan orang-orang semangat dalam mencari ilmu.
Pertanyaan :
1. Bagaimana cara mempertahankan ilmu yang kita miliki agar tidak dapat menghilang dengan cepat di otak?
2. Adakah tips agar kita senantiasa semangat dalam membagi ilmu yang kita miliki untuk orang lain?
3. Apa manfaat yang kita peroleh apabila kita dapat membagi ilmu yang kita miliki kepada orang lain?
Nama : Nur Cholis A.S
BalasHapusP.IPS B 2013
NIM :4915137156
Ilmu merupakah suatu hal yang berharga yang dimiliki manusia sebagai pendukung untuk berlangsungnya kehidupan manusia,berbagai kemudahan juga dapat diperoleh dengan adanya ilmu karena manusia dapat menciptakan berbagai alat untuk membantu aktifitas manusia itu sendiri.Zaman yang semakin maju membuat ilmu pengetahuan semakin meraja,semakin banyak pula umat manusia yang berbondong-bondong mempelajari dan mengembangkan ilmu pengetahuan seakan hidupnya dapat terpenuhi dengan menggunakan ilmu.Namun dapat kita akui bersama bahwa ilmu pengetahuan tidaklah sempurna,masih cukup banyak fenomena didunia ini yang belum terjawab oleh ilmu,masih banyak pula peristiwa-peristiwa yang sangat sukar diteliti menggunakan ilmu,mungkin memang ilmu ya Cuma segitu.Apa daya saat manusia menghadapi sebuah peristiwa baru yang mungkin ilmu itu sendiri tak mampu menjelaskannya,sebagai contoh adalah kasus pesawat MH370 yang hilang entah kemana dan saat ini masih belum diketahui keadaannya,dan juga kasus erupsi gunung merapi,kemudian juga peristiwa Tsunami yang selalu berpotensi mengancan apabila ada pergerakan dari lempeng bumi.
Dengan ilmu manusia dapat mewujudkan berbagai hal yang sebelumnya hanyalah khayalan,kisah Wright bersaudara dapat dijadikan contoh,dimana mereka menciptakan sebuah pesawat untuk terbang,hal yang sebelumnya merupakan sebuah khayalan belaka,namun dengan itu munculah suatu jalan untuk meraihnya.Namun belakangan cukup banyak ilmu pengetahuan yang disalahgunakan,seperti untuk memicu perang,membuat senjata mematikan,cyber crime,dan masih banyak lagi,manusia seakan lupa dengan tuhan dan lingkungan sekitarnya,bahkan untuk sekedar mengingat teman masa kecil saat mereka bermain mungkin saja lupa.Berawal dari ilmu pengetahuan,rajin pangkal pandai,pandai pangkal kaya,kaya dekat dengan berkuasa,dan sebagainya.Mungkin hal itulah yang sering membuat mereka lupa,sudah selayaknya manusia bersikap bijak dan menggunakan nalarnya dengan lebih baik lagi,agar kehidupan yang damai dapat tercapai.
1.Sampai sejauh mana ilmu dapat menemani langkah manusia ?
2.Bagaimanakah cara menyadarkan manusia yang lupa dengan sekitarnya,apabila ia telah dibutakan dengan ilmu dan ambisinya ?
3.Bagaimana perkembangan ilmu yang mendukung perubahan moral manusia ?
Nama : Nazia Maulia Amini
BalasHapusNim 4915131373
P.IPS Reg A 2013
Benar apa yang dikatakan oleh Pak Nusa. Ilmu bukanlah dari segalanya. Namun yang sangat mengherankan bagi saya. Dalam agama ilmu tinggikan. Nabi Muhammad Saw bersabda bahwa siapa yang memiliki ilmu maka akan diangkat derajatnya. Nah ilmu yang dimaksud Pak Nusa apakah sama dengan ilmu yang dianjurkan oleh Nabi? Jika Nabi menganjurkan seperti itu maka orang akan berbondong-bondong untuk mencari ilmu yang seluas-luasnya agar ilmu yang didapatkannya bermanfaat bagi dirinya dan disekitarnya. Dan dengan ilmu juga orang tersebut akan dianggap oleh disekitarnya orang yang memiliki kecerdasan. Maka secara perlahan derajat orang tersebut pun akan diangkat. Diangkat dan tidak diangkatnya derajat tersebut adalah wewenang Allah. Karena pada hakikatnya ilmu itu bersumber dari Allah. Allah lah yang berhak memberikan ilmu tersebut atau tidak sesuai dengan usaha dan ikhtiar orang tersebut.
Bener apa yang dikatakan oleh Pak Nusa, ilmu memilikikekurangan dan memiliki kelebihan. Kelebihan ilmu bisa mempermudah akses untuk komunikasi. Dari yang zaman dahulu kita sulit untuk berkomunikasi jarak jauh namun dengan ilmu kita dengan bebas komunikasi dengan jauh dan bisa bertatap muka langsung. Ilmu juga memilki kekurangan. Ilmu belum bisa menjawab pertanyaan yang sifatnya tidak terlihat oleh mata. Ilmu juga tidak bisa menjawab permasalah yang tidak bisa duji kebenarannya atau bereksperimen.
Selanjutnya MANUSIA HARUS MEMANFAATKAN SEMUA KEARIFAN AGAR HIDUPNYA LEBIH BERMAKNA. Memadukan antara ilmu dan mitos yang sudah mentradisi di masyarakat Indonesia. Supaya hidup manusia lebih bermakna dan bermanfaat lagi.
1. Apakah ilmu yang dijelaskan oleh Pak Nusa berbeda dengan ilmu yang diajarkan dan dianjurkan oleh Nabi?
2. Apakah pembedaa keduanya? Mengapa berbeda jika itu berbeda? Jika tidak berbeda apakah ada perbedaannya?
3. Apakah ketidakpuasan akan mengakibatkan ilmu semakin berkembang dan akan menemukan teori yang baru lagi?
Almira Maulidita Mathin
BalasHapus4915131411
P.IPS A 2013
Harus diakui bahwa teknologi telah mempengaruhi seluruh bidang kehidupan manusia. Tak lepas dari itu ilmu juga berperan aktif dalam perkembangan teknologi tersebut karena ilmu bergerak maju dengan pesat. Ilmu berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Ilmu juga memang membuat hidup lebih mudah, praktis, bermakna, nyaman, dan bermutu. Ilmu telah menjadi hal yang didewakan oleh hampir semua manusia namun ilmu juga memiliki kelemahan dan keterbatasan. Seperti contoh yang ada dalam kehidupan kita, dampak yang buruk atau negatif makin terasa dalam kehidupan karena efek dari kecanggihan teknologi itu sendiri.
pertanyaan :
1. Apakah ilmu sangat berperan penting bagi kehidupan sehari-harinya?
2. Ilmu sudah pasti kebenarannya tapi mengapa banyak juga orang yang mempercayai tentang mistis yang tidak ada kebenarannya?
3. Mengapa ilmu mempunyai keterbatasan?
Ajeng Nur Aryani
BalasHapusP.IPS A2013
4915131416
Ilmu ya cuman segitu ya menurut saya ilmu memang sangat terbatas kalau tidak adanya pengetahuan. Ilmu yang dimiliki banyak orang belum tentu juga dapat ermanaat bagi semua orang. Ilmu juga dapat disalah gunakan tergantung untuk kepentingan yang berbau dengan hal-hal yang negatif, ilmu juga tidak kesat mata. Pelajaran IPS juga termasuk bidang ilmu yang cukup mengesankan dimana ilmu-ilmu dari sejarah, geoqgrafi, sosiologi, dan ekonomi banyak sekali para ilmu yang menguasai dibidangnya masing-masing.Menurut saya iqni sama saja dengan restasi tinggi yang ada pada tulisan bapak, kalau tidak ada ilmu bagaimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan.
Pertanyaan :
1. Apakah ilmu yang dapat berguna untuk mencerdasakan anak bangsa ?
2. Apakah ilmu itu akan habis pada masanya ?
3. Apakah memang benar orang pintar mempunyai ilmu yangq tinggi dan apakah itu menyesatka atau tidak ?
Aulia Komala
BalasHapus4915133428
P.Ips REG B 2013
Ilmu adalah sebuah hasil atas usaha untuk mencari tahu tentang sesuatu hal. Rasa penasaran akan sesuatu bisa menimbulkan keinginan untuk meneliti, mengetahui tentang hal itu hingga akhirnya dari yang diketahui dan diteliti itulah muncul sebuah ilmu yang nantinya akan dipakai oleh manusia lain. Manusia memang memiliki kecerdasan akal yang lebih tinggi dibandingkan dengan hewan. Maka dari itu manusia bisa menggunakan akalnya itu untuk menciptakan barang bahkan sebuah ilmu. Namun namanya juga manusia, tidak ada yang sempurna. Maka ciptaan manusia pun sama halnya tidak ada yang sempurna, termasuk ilmu. Kebenaran ilmu mencakup probabilistik, tentatif, dan relatif. Mengapa kebenaran ilmu itu relatif? Karena pada dasarnya sebuah ilmu itu tidak hanya mentok pada titik yang ada. Namun bisa digali lagi lebih dalam sesuai kemampuan dan tujuan dari orang yang melakukannya. Dari kerelatifan ilmu inilah bisa muncul kesalahan-kesalahan pada ilmu tersebut. Seperti yang sudah dijelaskan oleh bapak bahwa ada beberapa kasus yang tidak bisa dijelaskan dan diselesaikan dengan menggunakan ilmu. Oleh karena itu ilmu bukanlah segala-galanya. Ilmu juga harus dibarengi dengan keimanan serta rasa peka kita terhadap lingkungan yang nantinya ilmu itu akan digunakan.
Pertanyaan:
1. Apa bisa ilmu berkembang dengan sendirinya tanpa ada campur tangan manusia yang menggali ilmu tersebut?
2. Bagaimana caranya ilmu bisa berkembang dengan pesat tanpa memperhatikan keadaan sekitarnya?
3. Mengapa manusia bisa menciptakan ilmu hingga sedemikian rupa? Apa nantinya ilmu akan berhenti pada titik yang sama atau tidak akan mengalami perubahan-perubahan dan kemajuannya?
Tulisan ini jelas bahwa sang penulis sangat mencoba menyeimbangkan antara kearifan atau ilmu tradisional (mitos), dengan sebuah ilmu pengetahuan modern. Ilmu iu memang tak terbatas, takkan ada habisnya bila kita terus mengikuti perkembangan ilmu itu sendiri. Ilmu memang dapat memasuki ke hampir seluruh bagian terkecil manusia. Ibarat pisau, ilmu memiliki sisi tajamnya dan sisi tumpulnya, kata yang menyebutkan bahwa “ilmu tak terbatas” memang tidak salah, namun ada hal yang tidak mampu dijawab oleh sebuah ilmu pengetahuan dan teknologi.
BalasHapusPertanyaan yang tersusun ketikan membaca tulisan ini ialah :
1. Mengapa dewasa ini orang lebih mengandalkan ilmu dan teknologi dibanding dengan kearifan yang telah ada sejak dahulu.?
2. Dimana letak perbedaan antara ilmu modern dengan ilmu tradisional.?
NAMA: NUR ANISA ATMAJA
BalasHapusPRODI: P.IPS.A.2013
NIM : 4915131383
Ilmu, berkembang dari waktu ke waktu. Mengikuti tatanan zaman yang semakin modern dan kompleks. Tak dapat dipungkiri bahwa ilmu dapat menjelaskan dan menguak suatu fenomena dan objek tertentu. Dan ilmu menjadi sebuah paradigma dan pedoman dalam mengerjakan sesuatu. Bahkan, terkadang jika ada seseorang yang mengerjakan tugas, seringkali ditanyakan keabsahan ilmu apa yang ia terapkan dalam mengerjakan tugas tersebut. Pertanyaannya, apakah ilmu itu bisa diterapkan dalam segala hal? Menurut saya, tidak semua hal dapat dijelaskan dengan ilmu. Hendaknya, mereka yang selalu mengagung-agungkan ilmu jangan sampai melupakan hal yang bersifat magis sekalipun. Hal yang magis ataupun spiritual dan kasat mata pun sampai diabaikan dan tidak dianggap keberadaannya. Padahal, hal-hal demikian juga memiliki keberadaan yang berpengaruh bagi kehidupan manusia. Meskipun hal yang bersifat spiritual tak dapat dicampur adukan dengan ilmu. Pemanfaatan ilmu memang baik, karena dengan ilmu kita lebih paham, mudah dan praktis dalam menjalankan aktivitas. Namun, pemanfaatan tersebut juga pastilah tidak akan selamanya sempurna tanpa cacat sedikitpun. Semua hal memiliki kelebihan dan kekurangan.
Pertanyaan:
1. Apakah ilmu dapat mengalami kebuntuan?
2. Bagaimana cara kerja ilmu dalam menyikapi hal yang sangat sulit jika harus dijelaskan dengan ilmu?
3. Lebih tinggi mana kedudukan antara ilmu dengan pengetahuan?
Terimakasih.
ELSA PRATIWI
BalasHapus4915133434
P. IPS
Benar sekali kecerdasan bisa saja berubah bagaimana kita menyikapinya bila kita tidak sering mengasahnya alhasil kecerdasasn kita akan berkurang, sebaliknya jika kecerdasan sering diasah alhasil kecerdasan kita bisa berubah bahkan meningkat tajam. Maka dari itu kita harus sering melatih otak kita dengan cara main game, mendengarkan musik dan banyak lagi caranya. Supaya kecerdasan kita tidak berkurang. Karena KECERDASAN TIDAK DAPAT DITUMBUHKEMBANGKAN SECARA INSTAN.
1. Kenapa teori tentang kecerdasan semakin lama semakin berkembang?
2. Dan apakah ada teori kecerdasan yang mutlak kebenarannya?
3. Apakah faktor lingkungan bisa mempengaruhi kecerdasan seseorang?
Siti Mastoah
BalasHapusP.IPS A 2013
Saya sangat setuju dengan tulisan pak nusa yang berjudul "ilmu ya cuma segitu" karena didalamnya membahas tentang ilmu. ilmu itu sifatnya dinamis, setiap perkembangan zaman pastinya ilmu selalu berubah dan lebih mengupayakan ke arah yang lebih baik. contohnya saja, pada zaman dahulu golongan darah O bisa mendonorkan darahnya ke semua golongan darah yang lain, namun seiring berkembangnya zaman, teknologi yang semakin canggih, dan banyak penemuan baru, maka sekarang golongan darah O tersebut dinyatakan tidak bisa mendonorkan darahnya ke golongan darah lain. hanya boleh mendonor ke sesama golongan darah O saja. hal ini dapat membuktikan bahwa ilmu itu sifatnya dinamis atau selalu berubah-ubah. selain itu juga, banyak orang atau ilmuan yang selalu berbondong-bondong mengungkap sebuah benda-benda atau keadaan yang ada di bumi dengan menggunakan ilmu. padahal tidak semuanya bisa diungkap dengan menggunakan ilmu. tidak semuanya harus di buktikan dengan fakta atau rasional. melainkan dengan cara keyakinan. manusia punya hati yang selalu membimbing ke arah kebenaran. banyak hal harus dicampur adukan antara keyakinan dengan logika. misalnya, di indonesia, seseorang wajib menganut agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. jika orang berpikir secara rasional atau mengikuti sebuah ilmu maka orang tersebut tidak akan percaya dengan adanya tuhan. karena secara logika sangat tidak masuk akal. namun karena manusia memiliki hati dan melakukan perenungan yang mendalam tentang adanya penciptaan alam di bumi, maka timbulah sebuah keyakinan dan mempercayai adanya tuhan. memang banyak juga yang kelebihan yang diberikan oleh ilmu. seperti mempermudah manusia dalam berkomunikasi dan lain sebagainya. namun masih banyak juga kelemahan dari ilmu tersebut.contohnya seperti kasus hilangnya pesawat malaysia yang sampai sekarang tidak diketahui keberadaannya. para ilmuan pun dibuat pusing, dan mengupayakan dengan berbagai teknologi canggih untuk dapat mengetahui keberadaan pesawat malaysia tersebut. namun samapai sekarang hasilnya nihil. berarti sangat jelas bahwa ilmu tidak bisa mengungkap semua misteri yang ada di bumi. oleh karana itu dapat disimpulkan bahwa ilmu itu bukanlah segalanya dan tidak pantas terlalu di agung-agungkan.
1. mengapa para ilmuan selalu mengagung-agungkan ilmu ?
2. bagaimana cara menyikapi orang yang selalu berpikir dengan logika dan harus dibktikan dengan ilmu ?
3. apakah ilmu itu akan terus berkembang sampai akhir zaman ?
Nama : Aminah Pertiwi
BalasHapusNIM : 4915127038
Pendidikan IPS Non Reguler 2012
llmu pengetahuan berkembang terus menerus, tanpa ada yang bisa membatasi nya. Perkembangan tersebut tidak sedikit banyak membantu kehidupan manusia. Mulai dari bangun tidur sampai kembali beristirahat, pekerjaan serta alat-alat yang kita gunakan adalah salah satu hasil dari berkembangnya ilmu tersebut. Kita tidak bisa memungkirinya, ilmu pengetahuan banyak membantu kehidupan sehari-hari kita. Tetapi, jika kita terlalu mengagungkan sebuah ilmu dan mengarahkan kita kepada saintisme yang menganggap ilmu sebagai satu-satunya kebenaran dan ilmu sebagai suatu yang sempurna itu juga tidak baik, karena sejatinya tidak ada sesuatu yang sempurna di dunia ini. Dan juga terbukti, ilmu pun tidak selamanya dapat menjelaskan sesuatu dengan benar dan jelas, seperti tulisan bapak diatas mengenai hilangnya pesat Malaysia yang bahkan seluruh dunia sudah ikut membantu dengan menggunakan seluruh teknologi terbaiknya ( yang merupakan hasil dari ilmu pengetahuan) pun sampai sekarang belum mampu untuk menemukan pesawat tersebut. Oleh karena itu yang harus kita lakukan adalah, manfaatkan ilmu yang ada dan yang terus berkembang ini dengan sebaik mungkin sebagai alat untuk terus menambah wawasan dan khasanah pengetahuan kita, akan tetapi jangan pernah kita menghilangkan kearifan lokal yang ada dengan mendewakan sebuah ilmu tersebut.
Ada beberapa pertanyaan yang ingin saya tanyakan :
1. Mungkinkah karna banyak nya perubahan yang membawa manfaat di setiap sendi kehidupan akibat adanya sebuah ilmu yang menjadikan manusia modern kini menganut paham saintisme?
2. Bagaimana cara manusia untuk memilah dan mempertahankan kearifannya dengan perkembangan ilmu yang semakin pesat?
RISMA ELISA
BalasHapusP IPS REG B 2013
4915133403
llmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. oleh karena itu ilmu memberikan segala informasi yang dapat menunjang kehidupan manusia di masa sekarang ataupun di masa depan. ilmu akan selalu berkembang dengan seiringnya wakjtu yang terus berkembang oleh karena itu saya sangat setuju dengan pesan Pak Nusa yaitu MANUSIA HARUS MEMANFAATKAN SEMUA KEARIFAN AGAR HIDUPNYA LEBIH BERMAKNA. akan tetatpi kita juga jangan memandang ilmu sebagai kebenaran yang mutlak dan hakiki karena terkadang ilmu akan berubah seiring berkembangnya teknologi yang membenarkan suatu ilmu tersebut.
1. bisakah ilmu mengerti keinginan manusia sebaimana manusia mengerti tentang ilmu ?
2. adakah cara kerja manusia yang bisa dilakukan tanpa harus menggunakan ilmu jikalau ilmu itu sendiri tidak bisa dijadikan suatu pembenaran ?
3. segala sesuatunya baik aktivitas atau apapun pasti menggunakan ilmu, adakah hal yang bisa dilakukan tanpa menggunakan ilmu ?
terima kasih
ilmu adalah hasil pemikiran atau rasa keingintahuan seseorang terhadap sesuatu dengan melakukan percobaan dan hasilnya dapat dimanfaatkan oleh banyak orang. Walaupun ilmu manusia sedikit tetapi mampu membuka rahasia alam semesta ini. Maka tidak mengherankan bahwa ilmu dapat menjelaskan sesuatu. Namun dalam memprioritaskan ilmu yang selalu menjadi nomer satu kita hendaknya tidak melupakan ilmu yang bersifat magis. Alangkah baiknya jika ilmu pasti di kolaborasikan dengan ilmu magis, sehingga keduanya dapat melengkapi satu sama lain. Apakah semua orang bias menciptakan ilmu? Jika dalam agama dan kearifan tradisional tidak didasarkan pada bukti empiris dan pasti, mengapa sebagian orang tetap ada yang menjadikan agama dan kearifan tradisional sebagai sumber keyakinan? Apakah semua yang terjadi selalu diukur dengan ilmu?
BalasHapusTeguh Aji Putra ( 4915133436 )
BalasHapusP.IPS B 2013
Ilmu dibedakan menjadi dua yakni ilmu (sains) alam dan ilmu sosial. Jika ilmu alam (sains) lebih bersifat statis dan tetap/pasti lain hal nya dengan ilmu sosial yang bersifat dinamis dan berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Namun demikian ilmu pengetahuan yang ada pada saat ini bisa dikatakan belumlah sempurna sebab pasti seiring berjalannya waktu ada pengetahuan-pengetahuan lainnya yang saat ini belum ditemukan manusia dimasa mendatang pasti bisa ditemukan oleh manusia. Hal yang mungkin saat ini mustahil mungkin saja bisa menjadi kenyataan dimasa yang akan mendatang sesuai dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, misalnya mungkin saja dimasa mendatang para ilmuwan bisa menemukan planet yang baru yang dapat dijadikan tempat tinggal, atau mungkin saja dimasa mendatang maanusia bisa menemukan alat yang bisa membantu manusia dalam waktu sekejap seperti yang ada di film doraemon. Tidak mustahil bukan dimasa mendatang seiring berkembangnya ilmu pengetahuan hal-hal tersebut dapat terwujud. Jaman dahulu saja orang mungkin mengatakan mustahil manusia bisa terbang, tetapi ilmu pengetahuan membantah itu semua dengan diciptakannya sebuah pesawat atau balon udara atau apa saja yang dapat membantu manusia untuk terbang diangkasa.
1. Mengapa Teknologi yang berkembang tergantun dari pada ilmu yang berkembang sesuai dengan zaman yang ada?
2. Apa yang menyebabkan ilmu dapat mempengaruhi kehidupan manusia sehari-hari?
3. Bagaimana cara agar ilmu yang kita miliki saat ini dapat berguna bagi masyarakat ?
Ade Nika Oktavia
BalasHapus4915131402
P. Ips Reg A 2013
Ilmu adalah sesuatu yang bermanfaat bagi diri manusia. Ilmu mempunyai banyak peran bagi kehidupan sehari-hari manusia. Seiring perkembangan zaman ilmu semakin canggih untuk diperolehnya. Begitu banyak para ilmuan yang menciptakan berbagai kreasi ilmu. Dalam islam pun dianjurkan untuk berilmu bagi umat muslim. Allah S.W.T membenci kebodohan karena itu bagi umat muslim dipertegas untuk menimba ilmu tanpa mengenal usia. Ilmu yang didapat agar bermanfaat harus diamalkan tidak hanya untuk dirinya sendiri. Seperti pada zaman nabi Muhammad SAW, ketika beliau diamanahkan sebagai risalah yang mengemban wahyu Allah S.W.T beliau melakukan dakwah yang berisi ilmu tentang agama islam untuk mengajak para umatnya agar masuk islam. Tetapi berbeda dengan zaman sekarang, orang banyak yang menyalahgunakan ilmunya demi kepentingan duniawi yang menyebabkan negara kita ini krisis moral dan ilmu sehingga semakin merugikan bangsa kita.
Apa perbedaan orang yang pintar dengan orang yang berilmu ?
Apakah orang yang berilmu kehidupannya akan selalu berjalan dengan lancar dan bermanfaat ?
Bagaimana cara menyadarkan diri kita untuk selalu menimba ilmu tanpa mengenal usia dan bagaimana agar ilmu itu bermanfaat, tidak disalahgunakan ?
Nama : Rina Listiawati
BalasHapusNIM : 4915131410
Kelas : P.IPS A 2013
Perkembangan ilmu pada masa modern kini semakin pesat. Ilmu menjadi hal yang sangat krusial pada masa kini, semua metode dan bidang tertentu pastilah memiliki ilmu untuk mengkajinya. Hal itulah menyebabkan ilmu dikatakan sebagai dewa dan alat pembenaran yang pasti, karena ilmu sulit terbantahkan. Ilmu sangat membantu dan pastinya mempermudah manusia dalam kehidupannya. Semua alat canggih diciptakan sebagai hasil dari perkembangan kecanggihan teknologi. Namun disamping itu, ilmu tidak selalu dan selamanya dapat membantu manusia, sebagai contohnya kasus yang telah Bapak tuliskan diatas. Jangan jadikan ilmu sebagai dewa dan diatas segala-galanya. Manusia sebaiknya tidak hanya mengandalkan ilmu dalam menjawab teka-teki kehidupan mereka. Adakalanya manusia itu bisa berpegang pada kearifan lokal yang dimiliki. Toh kita hidup tidak selalu berpegang ada fakta, adakalanya kita berpegang pada pengalaman yang telah kita alami dan kita rasakan, dan mungkin tidak semua orang merasakan pengalaman tersebut.
Pertanyaan:
1. Apakah ilmu yang justru malah menyesatkan manusia?
2. Bagaimana caranya agar kearifan lokal tidak hanya dipandang sebelah mata saja?
3. Apakah ilmu dapat menjawab semua problematika?
LIA APRILIA
BalasHapus4915131403
P.IPS.A.2013
berbicara tentang ilmu. ilmu kini sudah berkembang dari zaman ke zaman. ilmu juga mempunyai perkembangan. ilmu kini berkembang kembang dengan pesat, tetapi ilmu juga mempunyai kelemahan nya sama seperti halnya manusia yang mempunyai kelamahan-kelemahan karena ilmu juga terbatas. tak slaah jka kita sangat mengagung-agungkan ilmu karena tanpa ilmu kita tidak ada apanya. seperti seorang peneliti tanpa ilmu mereka tidak akan bisa meneliti apapun tanpa ilmu yang dimilikinya, dan juga ada pepatah mengatakan tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri china. tetapi semua ilmu itu memiliki keterbatasan.ilmu pasti akan lebih bermakna dan bermanfaat jika digunakan dengan baik dan tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang negative.
pertanyaan
1. mengapa manusia lebih bangga atas ilmu yang dimilkinya ?
2. apakah orang yang tidak berilmu dapat dikatakan terbelakang ?
3. apakah dengan semua ilmu dapat menmecahkan segala masalah yang ada di indonesia
Deasy Tiara
BalasHapus4915137254
Ilmu membangun peradaban manusia.mampu mempermudah segala pekerjaan manusia.ilmu terlihat hebat dan sempurna tetapi didunia ini tidak ada yang sempurna pasti ad keterbasatasannya,begitu pula dengan ilmu.Ilmu relatif,tentatif dan probabilistik.kebenarannya tidak mutlak.
1.bagaimana cara menggunakan ilmu dengan arif dan bijaksanan sementara di era globalisasi yang semakin mendunia semua cara seakan dihalalkan?
Menurut saya Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
BalasHapus1. Apakah ilmu selalu bersifat untuk saling bersinergi apa yang sudah kita dapat?
2. Bagaimana ilmu bisa secara instan atau ilmu hanya bisa secara otodidak?
3. Kenapa ilmu sangat digunakan, dan bermanfaat untuk orang lain?
hamdan yusra
BalasHapusP.IPS B 2013
Assalamualaikum wr wb.
Ada suatu entah di sebut apa, yang bunyinya "Iman, Ilmu, Amal". mungkin terdengar seperti sebuah slogan?, memang ini slogan SD saya, SDIT Yayasan Islam Ibnu Rusdy (YASIR), dan mungkin beberapa sekolah islam juga memakainya. dahulu saya di ajarkan oleh guru SD saya, ya walaupun agak lupa kalimat beliau secara lengkap, tapi intinya beliau mengajarkan atau memberitahu kami tentang konsep Ilmu. Bahwa iman tanpa ilmu adalah hampa, ilmu tanpa iman adalah kesesatan dan iman dan ilmu tanpa amal adalah omong kosong belaka.
1. bagaimana cara kita mendapatkan ilmu yang memberi syafaat terhadap kita dan menjauhkan kita dari hal-hal yang sifatya musyrik?
2. apa peran pendidik dalam hal ini
3. berapa presentase antara ilmu, iman ataupun amal?
Nama : Aginda Nabila Putri Yudia
BalasHapusNIM : 4915131408
P.IPS A 2013
Memang ilmu sangat penting bagi manusia, tanpa ilmu kita tidak dapat menjalankan segala peraturan-peraturan yang ada. Terkadang ilmu juga dapat menimbulkan masalah, seperti seorang dokter A yang mendiagnosis pasiennya dengan penyakit usus buntu, tetapi dokter B mendiagnosis pasien tersebut gagal ginjal. Masalah seperti ini dapat menimbulkan berbagai polemik, terutama dengan si pasien yang tidak cepat-cepat ditangani akan mengakibatkan penyakit yang lebih serius. Oleh karena itu banyak orang Indonesia yang menggunakan pengobatan tradisional daripada mereka harus pergi ke dokter yang terkadang salah memberikan diagnosis. Maka dari itu kita boleh saja percaya dengan ilmu, tetapi terkadang kita juga harus bisa membedakan mana ilmu yang bermanfaat dan mana ilmu yang tidak bermanfaat.
Pertanyaan:
1. Ada kah ilmu yang pasti, selain ilmu matematika?
2. Mengapa pengobatan jalur alternatif dapat menyembuhkan dengan lebih cepat?
3. Bagaimana cara kerja ilmu yang pasti?
Nama : Dinta Fajryenti
BalasHapusNim : 4915131386
P IPS REG A 2013
Pendidikan di Indonesia saya rasa memang kurang aman terutama dikalangan mahasiswa. Seperti pada kasus yang terjadi di STIP. Kasus tersebut membuat para mahasiswa merasa tidak aman dan orang tua mahasiswa STIP juga khwatir dengan keselamatan anaknya. Seharusnya pemerintah dapat mengungkap kasus ini secara lebih mendalam lagi karena akan membahayakan para mahasiswa lain dan akan merusak image STIP sendiri. Kasus ini terjadi karena kurangnya pengawasan dari pihak STIP. Dan yang perlu dilakukan sekarang oleh pemerintah adalah bagaimana cara menumbuhkan rasa aman kepada para mahasiswa yang lainnya dan para orang tua agar tidak khawatir lagi anaknya bersekolah di STIP. Dan dalam melalui kasus ini dapat menggunakan metode Kualitatif karena kasus ini harus diteliti secara mendalam dan dari sumber yang empiris.
Pertanyaan :
1. Bagaimana membangunan rasa aman saat kita menjadi junior , ketika mendapat tekanan dari senior?
2. Apakah metode yang tepat untuk mengkaji kasus ini ?
3. Apakah yang seharusnya dilakukan pemerintah dalam menangani kasus ini ?
Firman Surahman
BalasHapusPendidikan IPS B 2013
Sejatinya kebanyakan intelektual muda mengatakan ilmu pengetahuan adalah sebaik-baiknya dalam menemani langkah kehidupan manusia. Dari sebuah ilmu dan pengetahuan muncul dari otak manusia berbagai macam inovasi-inovasi yang tidak pernah terpikirkan. Namun bagi orang-orang pekerja keras non-pendidikan dalam arti tidak memiliki latar belakang pendidikan yang baik ilmu pengetahuan adalah sebuah otodidak pikiran. Dimana hanya dengan melihat kemudian dipraktekan maka itu disebut sebuah ilmu baginya. Ilmu pengetahuan sebenarnya dan seharusnya sederhana, tidak dibuat rumit sedemikian rupa. Kini ilmu dijadikan pembatas bukan jembatan, banyak orang berilmu yang sombong, merasa memiliki pendidikan diatas rata-rata lalu mengatakan kalian hanyalah sampah. Sesungguhnya dia sedang menjadi penampung sampah yang lebih menjijikan.
Pada hakikatnya manusia harus menguasai ilmu bukan sebaliknya dikuasai ilmu. Yang terjadi belakangan rasa egoisme yang tinggi muncul yang menyebabkan banyak terjadi penyalah pahaman. Menguasai banyak ilmu dan bersaing ketat,bukan untuk mendapatkan prestasi yang luar biasa melainkan hanya menunjukan siapa yang lebih pintar dan cerdas. Sepakat ketika kearifan harus dimanfaatkan sebaik mungkin, kenapa seperti itu ? Jika tidak, ilmu yang didapatkannya hanya tong kosong nyaring bunyinya, semua itu tak akan memiliki makna yang berguna bukan hanya untuk orang lain melainkan untuk dirinya juga tak bermakna.
1. bagaimana mengendalikan ilmu dalam keegoisan diri ?
2. apakah semua ilmu dapat dikaitkan dengan filsafat untuk ditelaah lebih dalam ?
3. cara yang ampuh untuk menangani agar kita menguasai ilmu bukan dikuasai ilmu ?