Bagaimana cinta tumbuh? Dari mana asalnya? Ke mana cinta akan menunju dan berakhir?
Dulu katanya cinta dari mata turun ke hati. Berdasarkan penglihatan, yang bisa menimbulkan daya tarik fisik terlebih dahulu. Meskipun cinta pastilah tak pernah hanya berhenti pada yang melulu fisik.
Cinta dapat tumbuh bagai toge. Kacang hijau direndam semalaman, besok pagi menjelma toge. Toge tak pernag bertahan lama. Bila tak segera diolah, layulah. Mungkin inilah yang sering orang bilang cinta monyet. Cinta anak remaja yang cepat tumbuh secepat layunya. Bila cinta ini tumbuh pada orang dewasa, boleh jadi inilah model cinta satu malam yang populer lewat lagu dangdut.
Cinta bisa tumbuh bagai jamur di musim hujan. Sangat cepat, merebak di mana-mana. Menghiasi banyak tempat, kemudian segera layu. Ini cinta model don juan. Cinta para petualang yang selalu terkesima dan menghayati getaran cinta yang luar biasa. Para petualang cinta selalu mengejar getaran luar biasa cinta dengan cara selalu mencari cinta baru. Karena itu cintanya sungguh bagai jamur di musim hujan, cepat tumbuh, menyebar dan segera pula layu.
Cinta kerap tumbuh bagai jamur pada kulit. Tumbuh karena lembab, dan kulit tidak dijaga kebersihannya. Biasanya bila ada jamur pada kulit, kita biasa sembunyikan, karena malu rasanya bila dilihat orang. Tetapi ada yang sedep. Bila jamur mulai menggatal, maka makin digaruk, semakin nikmat. Kadang karena rasa nikmat itu sampai menimbulkan goresan luka. Seringkali kita enggan membersihkannya, karena dirasa jamus pada kulit tidaklah berbahaya. Namun terus kita tutupi, kita juga tahu bila jamur hendak dibersihkan akan ada rasa sangat perih dan ada luka yang membutuhkan waktu untuk kembali pada kenormalan. Kerap juga meninggalkan bekas yang tak sepenuhnya hilang dari kulit.
Cinta jamur pada kulit ini mungkin jenis cinta Sephianya Sheila on 7. Cinta pada kekasih gelap yang dinikmati tetapi tetap disembunyikan. Disadari sebagai penyakit, namun justru dipelihara, karena digaruk sedep. Seringkali jadi sedep-sedep nyungsep. Pembunuhan yang dilakukan sejumlah orang yang diduga diotaki oknum pejabat BPK agaknya masuk dalam kategori ini.
Cinta sering juga tumbuh bagai lumut pada batu atau dinding. Sangat cepat menutupi permukaan. Lumut akan cepat tumbuh di tempat terbuka, namun tetap lembab. Kelembaban adalah prasyarat bagi tumbuhkembangnya lumut. Karena itu lumut tidak bisa tumbuh di banyak tempat. Hanya pada tempat yang sungguh lembab. Bila terpapar panas mentari dan kelembabannya terganggu, lumut akan langsung kering dan mati. Ini mungkin cinta khusus yang tumbuh karena pengkondisian seperti dengan rekan kerja karena sudah lama terbiasa bersama atau sering ketemuan di tempat fitnes dan club malam, diskotik, bahkan di commuter dalam perjalanan pulang-pergi setiap hari kerja atau kuliah. Seperti yang juga banyak dialami tukang bajaj atau supir taksi dengan penjaga warteg. Artis yang lagi pengambilan gambar, pengacara dan asisten atau juru bicaranya. Cinta tumbuh karena kondisi tertentu saja.
Cinta juga bisa tumbuh bagai rumput ilalang. Liar, tumbuh di semua tanah liar. Akan terus tumbuh meski tak ada yang memerhatikan. Kerap kali, bila telah terlalu banyak, tinggi dan menyemaki semua tanah, rumput ilalang dibakar habis di bawah terik. Justru pembakaran habis-habisan itu segera akan menumbuhkan kembali ilalang liar dengan lebih cepat dan lebih banyak.
Barangkali ini model cinta para play boy, yang bisa tumbuh liar di mana dan kapan saja. Cinta yang bagai ilalang lebih banyak melukai. Dan segera tumbuh lagi dengan sangat cepat begitu dipapras habis sampai ke akarnya. Sebab pada dasarnya memang gampang tumbuh dan berkembang justru di tanah liar.
Cinta kerap tumbuh bagai tanaman palawija yang juga berumur pendek dan tergantung musim. Ada yang cocok ditanam pada musim panas, ada pula yang bagus tumbuhnya pada musim penghujan. Palawija meski tumbuh dalam jangka pendek tetapi selalu mendatangkan hasil berupa sayur atau buah.
Mungkin ini model cinta para lelaki Timur Tengah yang mencari pasangan kontrak di daerah Puncak. Cinta semusim yang membawa penghasilan lumayan, sangat tergantung berapa lama dan bayaran kontraknya.
Ada pula cinta yang tumbuh bagai pohon pepaya. Berumur lebih panjang dibanding tanaman palawija dan menghasilkan buah yang banyak. Bahkan daun dan bunganya pun bermanfaat.
Boleh jadi ini model cinta mereka yang menikah siri. Kisaran waktunya lebih panjang daripada cinta model kontrak di Puncak. Konsekuensinya hasilnya juga lebih banyak. Mungkin pengalaman Angel Lelga yang gagal jadi anggota legislatif dengan Bang Rhoma yang gagal jadi capres dapat dijadikan contoh. Kita tidak tahu apakah hubungan mantan presiden PKS yang telah berusia lanjut dan dipenjara karena suap dengan pasangan abgnya dapat masuk kategori ini.
Cinta bisa tumbuh bagai pohon kelapa, kelapa sawit, dan karet. Dibutuhkan waktu yang sangat panjang untuk merawatnya dengan telaten. Selama masa yang panjang itu sama sekali tak ada yang dihasilkan, hanya memelihara dan merawat musim demi musim. Pastilah dalam masa yang sangat panjang itu ada gangguan musim dan hama. Selalu ada ancaman bisa mati sebelum menghasilkan. Namun, bila saatnya menghasilkan atau berbuah, maka akan terus menghasilkan dalam masa yang juga sangat panjang. Manfaat yang tak ada habisnya. Pelepah kelapa bahkan bisa digunakan untuk berbagai keperluan.
Boleh jadi inilah model cinta pasangan yang memelihara cinta dalam susah dan senang, serta tetap setia selama hayat dikandung badan. Cinta yang menjadi kisah-kisah romantis dan inspiratif seperti cinta Habibie dan Ainun.
Cinta bisa pula tumbuh kembang bagai rumput laut. Rumput laut memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa. Sekotor apapun air laut, rumput laut tetap bisa tumbuh. Rumput laut sungguh hidup dalam dan bersama gelombang yang tak pernah henti. Rumput laut justru dibesarakan oleh gelombang yang terus bergumul, menghempas dan menghentak.
Ini model cinta yang sulit. Cinta yang semakin mekar dan kuat karena tantangang yang luar biasa. Berapa banyak pasangan yang sabar menunggui dan merawat orang yang dicintai meski tak ada lagi harapan. Agaknya sulit melupakan kisah cinta Nita Tilana yang akhirnya direnggut oleh kanker rahim, setelah melewati masa yang sangat sulit.
Cinta kadang tumbuh bagai manggrove atau huta bakau. Menggrove sangat sulit tumbuhnya. Butuh perawatan yang luar biasa. Butuh waktu sangat panjang untuk memastikan bahwa manggrove dapat terus hidup. Namun bila berhasil hidup manggrove bisa terus berkembang. Tidak seperti pohon lain yang menghasilkan buah atau apapun yang bisa dimanfaatkan. Manggrove tak menghasilkan apapun. Tetapi keberadaannya dapat menjaga keseimbangan lingkungan, menjamin keselaran agar lingkungan tetap terjaga.
Ini ibarat cinta ibu pada anak. Cinta tanpa pamrih yang justru terus tumbuh dalam tantangan dan rintangan. Cinta yang tak berharap balasan. Cinta tulus murni sebagai ungkapan kasih sayang, dan tanggung jawab. Cinta yang bagai langit tak bertepi. Cinta yang berorientasi pada pemeliharaan dan perawatan penuh kasih. Cinta tanpa pamrih apapun.
Tentu masih banyak model tumbuh kembang cinta yang lain seperti anggrek liar di belantara. Hidup dan berkembang sendiri, indah tapi tak ada yang peduli sampai akhirnya layu dan mati. Cinta yang tumbuh bagai benalu yang hidup justru dengan mencuri makanan dari pohon lain, ada yang bisa sama-sama hidup, namum ada pula yang secara perlahan membunuh induk semangnya.
CINTA TUMBUH DENGAN BANYAK CARA, YANG SEJATI ADALAH YANG MEMBUAHKAN KEBAHAGIAAN.
Arlietha Nofeliza (PIPS A'13)
BalasHapusCinta? Cinta tumbuh bagai bunga mawar yang sedang mekar di taman. Indah jika di pandang. Menawan jika diperhatikan. Harumnya yang khas. Ingin rasanya memetik dan merawatnya. Memetiknya pun tidak semudah seperti memetik dedaunan. Membutuhkan kehati-hatian jika kita ingin memetiknya. Duri tajam pada tangkai bunga mawar tersebut akan memberikan rasa perih dan terluka jika kita tiada berhati-hati dikala memetiknya. Begitu pula dengan merawatnya, butuh kesabaran dan penuh kasih sayang. Jika kita merawatnya dengan dengan ketidaksudian sama saja dengan merusak dan mematiikan bunga nan cantik itu.
Ini ibarat cinta pada umumnya. Cinta tumbuh, mengalir begitu saja. Sangat indah jika ketika kita mulai merasakannya. Semua terasa bahagia dan ingin rasanya memilikinya. Tapi kita harus siap dengan segala konsekuensi jika kita menyelusup kedalamnya. Sakit hati, patah hati, kecewa, cemburu, dan lainnya yang merupakan suatu kewajiban dan kepastian akan kita jumpai dan harus dilalui. Butuh kesiapan dan membutuhkan kesucian hati untuk menerima segalanya.
Cinta itu tumbuh bagai sebuah kentut yang akan keluar ketika berada di tempat umum. Tempat umum yang bebas, terbuka. Ingin sekali mengeluarkannya. Jika tidak dikeluarkan akan membuat perasaan yang tidak enak, jika dikeluarkan akan merasakan sebuah kenikmatan dan kelegaan yang luar biasa. Tapi membutuhkan sebuah keyakinan dan keberanian untuk mengeluarkannya. Begitu pula dengan cinta. Sangat menyesakkan jika tidak diungkapkan. Sebuah kebahagian jika mampu mengutarakannya. Sebuah kepedihan jika tak terbalaskan. CINTA. (C)razy(I)mpossible(N)ice(T)roble(A)mazing. Hehe
pertanyaannya : Apakah cinta dapat diteliti oleh sebuah penelitian?
Apakah semakin kita mencari hakiki dari cinta semakin sulit untuk mendapatkan maknanya?
Cinta . . .
BalasHapusAda baiknya sebelum mencintai orang lain lebih baik mencintai diri kita sendiri. Cinta kepada diri sendiri yaitu bagaimana kita dapat bertanggug jawab terhadap apa yang kita lakukan, menerima segala kekurangan dan bersyukur tentang segala kelebihan yang dimiliki oleh diri kita, berpegang teguh pada prinsip diri bahwa segala perkataan akan ada konsekuensinya.
Cinta . . .
Cinta bukan tentang “tolong bawakan belanjaanku” itu namanya nge-bossy.
Cinta bukan tentang “tolong belikan aku ini itu” itu namanya matre.
Cinta bukan tentang “antar aku pulang” “aku akan mutusin kamu kalau kamu ngga mau nurutin aku” itu namanya egois.
Cinta itu sederhana, ego yang membuatnya tidak sederhana.
Cinta itu tidak pernah salah, ego yang membuat kita terlihat salah.
Cinta itu sederhana, seperti lagunya Gotri . . . . .
“Cinta itu sederhana
Bukan jodoh mau bilang apa
Cinta tak bisa di paksa
Bukan jodoh kita bisa apa
Dunia tak melulu cinta
Semua akan indah bila tiba saatnya”
cinta dapat dirasa namun tak dapat dilihat seperti yang dirasakan bagi setiap insan ketika melihat seseorang yang dicintainya bahagia maka ia akan berbahagia pula.
BalasHapusdalam hidupnya manusia takan terlepas dari cinta, oleh sebab itulah cinta merupakan salah satu karunia tersebesar yang Allah berikan kepada manusia. cinta tak mesti kepada lawan jenis, bahkan binatang pun bisa merasakan cinta pula, seperti yang terjadi pada anjing haciko yang setia menunggu makam majikannya hingga bertahun tahun lamanya.
cinta manusia tertulus ialah berasal dari ibu dan bapak, merekalah yang paling setia mencintai kita dengan kondisi apapun diri kita. keberadaan cinta takan terlepas dari adanya kepedulian. cinta tanpa peduli bagaikan sayur tanpa garam. namun, adanya cinta kian lama kian disalah gunakan terutama kepada para ABG banyak dari mereka yang mengatas namakan "CINTA" untuk berbuat hal yang tak sepantasnya untuk seumuran mereka, akhirnya keluarga pula yang harus menanggung akibatnya.
cinta juga membutuhkan logika, tanpa logika cinta malah akan merusak bukannya menjaga.
dari tulisan bapak diatas, saya ingin mengajukan sebuah pertanyaan, yaitu :
"perasaan cinta yang seperti apakah yang seharusnya dimiliki oleh seorang manusia?"
Berbicara mengenai cinta memang tidak ada habisnya seperti yang diungkapkan oleh bapak, ada banyak sekali perumpamaan yang mengibaratkan arti sebuah cinta. apa itu cinta? mengapa dengan kehadiran sebuah cinta semua makhluk ciptaan yang kuasa berbeda bahkan sampai tidak mengenali dirinya sendiri? siapa yang disalahkan jika hal ini sudah terjadi. maka dari itu peliharalah kemurnian cinta yang sesungguhnya agar perumpamaan cinta yang telah disebutkan diatas dapat mengartikan cinta yang sesuangguhnya. :)
BalasHapus