Senin, 09 Februari 2015

MISTERI CINTA

(Bagi Tuti dan Danang)

Cinta itu rumit. Lebih rumit dari fisika Einstein. Karena melibatkan keseluruhan kemanusiaan kita. Ia melampaui pencernaan nalar dan kerap meruntuhkan kekokohan logika. Dihadapan cinta, nalar tak berdaya. Cinta merasuki hidup, membuncah emosi dan menggelorakan hidup.

Cinta, misteri tak bertepi. Melampaui misteri teori super string, teori fisika pasca Einstein yang lebih mirip puisi daripada ilmu. Multi tafsir dan tak pernah bisa dipahami secara tuntas. Meninggalkan celah gulita yang tak bisa sepenuhnya dimasuki, oleh siapa pun, kapan pun.

Misteri merupakan kekuatan cinta yang dahsyat. Karena kita tak pernah tahu asal, arah, tujuan dan polanya. Kita mengikuti kemana pun cinta mengalir. Menyerah pasrah pada kendalinya. Meski seringkali melukai dan meremukkan.

Misteri membuat cinta itu indah, karena memekarkan rasa penasaran. Menggoda kita untuk terus mencoba, akan kemana pada akhirnya. Walau kerap menyembulkan nyeri seperti diiris belati. Namun, daya tariknya membuat luka apapun tak begitu terasa, atau tak berasa lama.

Misteri cinta membuat kita betah menanti, meski sama sekali tak pasti apa yang akan terjadi. Waktu terasa beringsut lambat, hari-hari terasa panjang, resah dan harap silih berganti. Namun, getarannya membuat kita sanggup hadapi, apapun yang akan terjadi. Meski akhirnya perih melukai.

Menikmati misteri cinta bagai memasuki rumah hantu. Meski ada rasa takut, tetap dijelajahi, karena rasa ingin tahu, ada apa saja di dalamnya. Kejutan apa saja yang mungkin didapatkan. Sensasi seperti apa yang akan dirasakan. Seberapa besar detak dan debur jantung. Seberapa banyak teriakan akan terdengar, dan kengerian seekstrem apa yang akan dialami. Meski sangat menyiksa, tetapi ada rasa lega setelah dilampaui. Inilah daya tarik cinta yang misterius.

Misteri cinta akan terus memancing tanya. Apakah ini cinta atau sekadar saling perhatian karena masing-masing terjerat sepi? Apakah ini cinta yang pantas? Apakah ini bukan hanya peralihan perhatian karena beban pekerjaan yang menghimpit? Mengapa kita tetap terjarak padahal saling mencintai? Mengapa cinta tak mampu tembusi batas-batas yang kita buat sendiri? Adakah yang lebih mulia dan indah daripada cinta? Akan berapa lama cinta ini tertatih-tatih? Akan seperti apa akhirnya?

Misteri cinta adalah cuaca pancaroba. Tampaknya akan hujan ternyata panas. Dikira panas, rupanya hujan deras. Tak pernah bisa diprediksi. Namun ketakpastianlah yang membuatnya indah dan menakjubkan. Penuh pesona dan bikin penasaran, hati deg-degan dan menggelorakan gairah hidup. Inilah ketakpastian yang meski kadang menyesakkan dada, namun tetap indah.

Misteri cinta menawarkan ketegangan yang menggelisahkan, namun tetap mempesona. Terkadang mirip anak sekolah yang menunggu lonceng istirahat. Ingin segera ngabur keluar kelas, namun tetap harus fokus kerjakan tugas dari guru. Membayangkan betapa indah berkejaran setelah nikmati jajanan ringan.

Misteri cinta bagai pencuri yang menyelinap digulita malam. Mengendap dalam dingin, menunggu dan memastikan bahwa cukup aman untuk melakukan aksi. Ketegangan berbaur campur dengan khawatir dan harapan. Ada keasyikan, gairah dan cemas jadi satu.

Misteri cinta adalah sampan nelayan diombang-ambingkan gelombang samodra luas terbuka di bawah temaram bulan sabit. Tak akan pulang bila tak dapat tangkapan. Ini bukan tentang seberapa banyak yang didapat. Tetapi seberapa tahan berada dalam gelombang cinta yang tak pasti dan remang.

Misteri cinta adalah anggrek merah jambu yang tumbuh tak sengaja di belantara raya. Sangat indah dan mempesona. Namun, tak seorang pun yang dapat menikmati indahnya sampai tiba masanya layu dan gugur diterpa angin sore hari.

Misteri cinta adalah pusara tanpa nisan di tepi kali di antara pohon bambu yang lebat. Di dalamnya dikubur seorang perempuan yang wafat dilumat sepi, menunggu sang kekasih tak pernah kembali menyambangi.

Misteri cinta adalah pelangi menjelang senja, di antara semburat tembaga langit membara. Sangat indah, namun amat sekejab. Pesona luar biasa yang sekadar melintas menuju malam, saat semua sepi jadi belati yang mengiris hati. Ada air mata hangat, menjelang malam-malam panjang yang dirajut dengan doa-doa. Semoga kiranya Sang Maha Cinta mendengar keluh kesah hati yang dambakan bahagia bersamanya, walau hanya sekilas nafas.
Misteri cinta adalah embun pagi yang menempel di kelopak melati dan menguap kala mentari muncul setelah kokok ayam dan nyanyian burung. Sementara angin sepoi menggugurkan mawar dan kantil, serta menyebarkan bunga tanjung sepanjang jalan setapak menuju huma, rumah penantian yang sepi.

Misteri cinta adalah percikan air di taman hati yang terus menanti, tetes demi tetes harapan akan masa depan yang indah. Bagai kisah sang pangeran yang datang membawa mawar merah dan janji akan setia dalam cinta yang terjarak oleh jati diri yang berbeda.

MISTERI CINTA ADALAH HARAPAN BAHWA CINTA AKAN MEMBAWA BAHAGIA, MESKI NANTI DI SANA, DI SEBERANG KEMATIAN.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

setiap komentar yang masuk akan terkirim secara langsung ke alamat email pribadi Bapak DR. Nusa Putra, S.Fil, M.Pd